Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Gelar Sosialisasi Wirausaha Merdeka Kemdikbudristek

Kembangkan Jiwa Kewirausahaan dan Daya Kerja Mahasiswa

Loading

BALIILU Tayang

:

kembangkan
Universitas Udayana melalui Biro Kemahasiswaan secara maraton di hari yang sama Rabu (20/7/2022) menyelenggarakan 2 (dua) kali sosialisasi terkait Program Wirausaha Merdeka Kemdikbudristek di Universitas Udayana. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Universitas Udayana melalui Biro Kemahasiswaan secara maraton di hari yang sama Rabu (20/7/2022) menyelenggarakan 2 (dua) kali sosialisasi terkait Program Wirausaha Merdeka Kemdikbudristek di Universitas Udayana Tahun 2022 secara daring melalui aplikasi Cisco Webex.

Sosialisasi pertama mengundang para Dekan, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, para Koordinator Program Studi, calon Dosen Pendamping Lapangan (DPL), serta mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana. Berselang satu jam dilaksanakan sosialisasi kedua dengan mengundang para pimpinan PTN/PTS se-Bali.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud. Menghadirkan narasumber Ketua Tim Pokja MBKM Dr. I Ketut Sardiana dan Ketua Unit Pengembangan Kewirausahaan Dr. Sagung Chandra Yowani.

Program Wirausaha Merdeka merupakan salah satu dari delapan bentuk Program Kampus Merdeka Kemdikbudristek yang mana program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Program wirausaha merdeka berkolaborasi dengan perguruan tinggi pelaksana mengembangkan pembelajaran wirausaha yang mampu mengasah jiwa kewirausahaan, mendorong peningkatan  pengalaman wirausaha dan peningkatan kemampuan daya kerja mahasiswa. Berbeda dari Program MBKM lainnya program ini tidak mensyaratkan IPK minimum. 

kembangkan
Ketua Unit Pengembangan Kewirausahaan Unud Dr. Sagung Chandra Yowani. (Foto: Ist)

Ketua Unit Pengembangan Kewirausahaan Unud Dr. Sagung Chandra Yowani melaporkan bahwa kegiatan ini ditangani oleh Tim Pokja MBKM berkerja sama dengan EDC Unud untuk membangun atau mengajarkan mahasiswa untuk memahami karakter dalam kewirausahaan.

Kegiatan ini yang akan diselenggarakan selama 1 semester di semester ganjil tahun 2022 ini dan dalam pelaksanaannya dimohon support dari para pimpinan fakultas agar nantinya kegiatan ini dapat direkognisi menjadi kegiatan akademik sehingga dapat dikonversi dan diakui 20 SKS.  Program ini akan lebih banyak proses pembelajaran dalam kewirausahaan daripada menjual produk. Sejalan dengan hashtag yang digaungkan yaitu ‘’Mari Bergabung Bersama Universitas Udayana, Membangun Mainset Bukan Sekedar Omzet’’.

Baca Juga  Musrenbang FMIPA Unud Tentukan Arah dan Kebijakan Rencana Kerja TA 2023
kembangkan
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof. Ngakan Putu Gede Suardana. (Foto: Ist)

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Ketua Pokja MBKM dan Ketua EDC Unud yang telah berjuang berkompetisi sehingga Universitas Udayana dipercaya menjadi salah satu  dari 17 perguruan tinggi sebagai Penyelenggara Program Wirausaha Merdeka dan merangkul perguruan tinggi di sekitarnya utamanya wilayah Bali, NTT, NTB. Sasaran program ini sebanyak 750 orang mahasiswa dengan sebaran 450 orang mahasiswa Unud dan 300 orang mahasiswa di luar Unud, didampingi oleh 75 orang dosen pendamping lapangan, 35 UKM dan mentor serta 35 konsultan bisnis. 

Wakil Rektor dalam kesempatan ini juga mengajak para pimpinan PTN/S di Bali serta para Dekan di lingkungan Unud untuk mendorong para mahasiswa masing-masing yang memenuhi syarat untuk ikut bergabung dalam program ini. Sehingga, dapat menciptakan wirausaha muda yang berkarakter, tangguh dan tentunya hal ini dapat menunjang Indikator Kinerja Utama masing-masing Perguruan Tinggi. Baik Unud sendiri sebagai penyelenggara maupun perguruan tinggi asal mahasiswa. Dimana dalam IKU 1 perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang mendapatkan pekerjaan yang layak salah satu caranya dengan berwirausaha.

Demikian juga pada IKU 2 yaitu mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar di luar kampus. Maka itu Wakil Rektor mengimbau khususnya bagi para dekan dan koprodi di lingkungan Unud  agar dapat menghargai effort dari mahasiswa dengan merekognisi program ini sebanyak 20 SKS.

“Terlebih itu Bapak Rektor telah banyak memfasilitasi dan mensupport kegiatan MBKM, ibaratkan mobil beliau sudah tancap gas, maka dari itu diharapkan kita semua dapat mengimbangi jangan sampai ada roda yang kempes sehingga menghambat perjalanan,” ungkap Wakil Rektor.

“Untuk itu dimohon support dan kerja samanya agar program ini tidak terkendala hanya karena masalah pendataan seperti mahasiswa yang belum terdaftar dalam PD Dikti maupun masalah administrasi seperti nilai yang tidak bisa dikonversi,” tambahnya.

Baca Juga  Unud Gelar UTBK Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Profesi, Pascasarjana, dan PPDS Semester Ganjil 2022

Selanjutnya para narasumber memaparkan terkait hal yang melatarbelakangi program ini, tahapan program, jadwal penyelenggaraan maupun detail persyaratan dan teknis cara untuk memdaftarkan diri. Informasi selengkapnya juga selalu diupdate pada Instagram @WMK_unud. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4690-Kembangkan-Jiwa-Kewirausahaan-dan-Daya-Kerja-Mahasiswa-Universitas-Udayana-Gelar-Sosiasilasi-Wirausaha-Merdeka-Kemdikbudistek.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Kuliah Umum Prodi Ilmu Komunikasi, Era digital dan Industri Kreatif Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Menuju ‘’Word Class University’’, Unud Gencarkan Pembangunan Infrastruktur

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Kuliah Umum Prodi Ilmu Komunikasi, Era digital dan Industri Kreatif Indonesia

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca