Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Jadi Tuan Rumah Pertemuan Dekan FIB Perguruan Tinggi Se-Indonesia

BALIILU Tayang

:

fib unud
Pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) se-Indonesia yang dihadiri Rektor Unud Prof. Antara ditutup sesi foto bersama. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana menjadi tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) se-Indonesia bertempat di Ruang Batukaru, Hotel Inna Sindhu Sanur, Denpasar pada Jumat (29/7/2022).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU, dihadiri oleh para Dekan dan para Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia serta para Koordinator Program Studi di Fakultas Ilmu Budaya Unud.

dekan FIB Unud
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. (Foto: Ist)

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum., dalam laporannya menjabarkan sejarah tergagasnya pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia ini. “Perkumpulan Dekan FIB tergagas di tahun 2019 dan pertemuan-pertemuan sebelumnya terbatas pada pertemuan daring. Sebelumnya kami mengadakan pertemuan terkait cara membuat Lembaga Akreditasi Mandiri dengan mengundang Ketua BAN PT. Berdasarkan pertemuan tersebut, salah satu yang dibutuhkan adalah deklarasi dari seluruh dekan FIB di Indonesia,” papar Satyawati seraya optimis hasil pertemuan ini akan berdampak positif bagi seluruh Fakultas Ilmu Budaya yang hadir.

Salah satu perwakilan Dekan FIB se-Indonesia, yakni Dekan FIB Universitas Airlangga, Prof. Dr. Purnawan Basundoro, M.Hum. menyampaikan bahwa tujuan pertemuan ini adalah menyambung kembali hasil pembicaraan pada pertemuan-pertemuan dekan sebelumnya. Yakni upaya untuk membentuk lembaga akreditasi mandiri karena di masa depan akreditasi prodi harus dilakukan oleh LAM.

“Seluruh akreditasi yang harus dilakukan untuk Prodi nanti harus dilakukan oleh lembaga akreditasi mandiri. Oleh karena itu, diharapkan hari ini bisa membentuk embrio dari lembaga akreditasi mandiri untuk lingkup humaniora,” ujar Basundoro.

Rektor Unud Prof. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU. (Foto: Ist)

Sementara itu, Rektor Unud Prof. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada para Dekan yang telah berkesempatan hadir karena telah memilih Unud sebagai tuan rumah pertemuan ini. Prof. Antara juga menyatakan bahwa FIB Unud adalah salah satu fakultas kebanggaan civitas akademika Unud karena FIB merupakan cikal bakal dari Universitas Udayana itu sendiri.

Baca Juga  FIB Unud dan Disbud Denpasar Implementasikan Kerja Sama Melalui Kegiatan Magang Mahasiswa

Prof Antara mengapresiasi gagasan pembentukan asosiasi Dekan FIB se-Indonesia serta pembentukan LAM PT untuk prodi-prodi humaniora. “Harapan saya, niat baik kita bersama ini segera diamini oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga nanti, sudah percaya diri, akan membentuk asosiasi yang manfaatnya luar biasa bagi kita semua, katakanlah dari segi akademik dan non-akademik,” ujarnya.

Para Dekan Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia yang hadir, yakni dari Universitas Udayana, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jember, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, Universitas Halu Oleo, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Mulawarman, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Khairun, dan Dekan FKIP Universitas Jambi secara bersama-sama mendeklarasikan pembetukan organisasi asosiasi Dekan FIB seluruh Indonesia dengan nama Asosiasi Dekan Humaniora Indonesia (ADHI).

Setelah deklarasi pembentukan ADHI, acara dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART ADHI, pembahasan dan deklarasi pembentukan LAM-PT Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia dengan nama Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Humaniora (LAM-PTHum). Acara disusul dengan pemilihan Pengurus Asosiasi Dekan Humaniora Indonesia (ADHI) dengan keputusan memilih (1) Dekan FIB Universitas Udayana Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. sebagai Ketua, (2) Dekan FIB Universitas Airlangga Prof. Dr. Purnawan Basundoro, M.Hum.  sebagai sekretaris dan (3) Dekan FIB Universitas Sumatera Utara Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A. sebagai bendahara.

Selain pengurus ADHI, pada kesempatan yang sama juga terpilih Pembentuk Embrio LAM PT Humaniora yakni Dekan FIB Universitas Andalas Prof. Dr. Herwandi, M.Hum. dan Dekan FKIP Universitas Jambi Prof. Dr. M. Rusdi, S.Pd., M.Sc. Disepakati pula bahwa Yogyakarta akan menjadi tempat pertemuan ADHI pada tahun 2023. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4719-Fakultas-Ilmu-Budaya-Unud-Jadi-Tuan-Rumah-Pertemuan-Dekan-Fakultas-Ilmu-Budaya-Perguruan-Tinggi-se-Indonesia.html (gs/bi)

Baca Juga  Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra BRIN Berikan Sosialisasi di FIB Unud

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Mantapkan Tata Kelola Kerja Sama, FIB Unud Sambangi FBSB UNY

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  FIB Unud Terima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin Makassar

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  117 Orang Mahasiswa Asing dari 18 Negara Ikuti BIPAS di Universitas Udayana

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca