Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (20/11) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang

BALIILU Tayang

:

de
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih bergerak dan menunjukkan tren yang fluktuatif. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh Covid-19. Pada Jumat (20/11) diketahui kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 15 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 16 orang yang tersebar di 11 wilayah desa/kelurahan.

Berdasarkan data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan di dua wilayah desa/kelurahan. Yakni Kelurahan Pedungan dan Desa Sumerta Kelod yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 3 kasus baru. Disusul Desa Sumerta Kaja yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 2 orang. Sedangkan sebanyak 8 desa/kelurahan lainnya mencatatkan penambahan kasus masing-masing 1 orang dan sebanyak 32 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar, Jumat (20/11) menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. Sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya yang cukup tinggi.

 “Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus positif bertambah 16 orang dan kasus sembuh bertambah 15 orang,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan beragam upaya akan terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Update Covid-19 (13/12) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang

“Mari bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Dengan demikian, secara kumulatif  perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukkan angka sebagai berikut. Yakni kasus positif tercatat sebanyak 3.612 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 3.350 orang  (92,75 persen), meninggal dunia sebanyak 82 orang (2,27 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  180 orang (4,98 persen).

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (eka)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Polsek Kutsel Jalani Tes Urine Mendadak

Published

on

By

polsek kutsel
PEMERIKSAAN URINE: Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K., S.H., M.H. bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bali melaksanakan saat pemeriksaan urine terhadap seluruh personel Polsek Kuta Selatan, Kamis (30/4/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Dalam upaya menjaga disiplin serta memastikan personel bebas dari penyalahgunaan narkoba, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K., S.H., M.H. bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bali melaksanakan pemeriksaan urine terhadap seluruh personel Polsek Kuta Selatan, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita di Aula Polsek Kuta Selatan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini dihadiri Kabid Propam Polda Bali beserta jajaran, Tim Biddokkes Polda Bali, Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., Wakapolsek, para Kanit, Panit, serta seluruh personel Polsek Kuta Selatan.

Setibanya di Mako Polsek Kuta Selatan, rombongan Kabid Propam Polda Bali disambut oleh Wakapolsek Kuta Selatan bersama para Kanit. Selanjutnya, pada pukul 10.15 Wita, tim Biddokkes langsung melaksanakan pemeriksaan urine kepada seluruh personel sebagai bentuk pengawasan internal dan penegakan disiplin di lingkungan Polri.

Pemeriksaan berlangsung tertib dan lancar, dan pada pukul 10.50 Wita seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilaksanakan. Rombongan Kabid Propam Polda Bali bersama tim Biddokkes kemudian meninggalkan lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel Polsek Kuta Selatan dinyatakan negatif atau nihil dari penyalahgunaan narkoba. Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan integritas dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Update Covid-19 (13/12) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sambut Satu Abad Pariwisata Bali, Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026, Targetkan 10 Ribu Peserta

Published

on

By

Jatiluwih Fun Run
PERSIAPAN JATILUWIH FUN RUN: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama usai memimpin rapat persiapan "Jatiluwih Fun Run 2026” yang merupakan kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar, Rabu (29/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin rapat persiapan “Jatiluwih Fun Run 2026” yang merupakan kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar, Rabu (29/4).

Agenda ini menjadi langkah awal menyongsong peringatan 100 tahun pariwisata Bali pada 2027, sekaligus memperkuat promosi destinasi unggulan Bali melalui perpaduan olahraga, budaya, dan pariwisata berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa Jatiluwih Fun Run yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 harus dirancang sebagai magnet bagi wisatawan dan pelari dari luar Bali, bukan sekadar event lokal. Ia menilai potensi peserta sangat besar dan bisa melampaui target awal.

“Jatiluwih running harus fokus menarik wisatawan atau pelari dari luar Bali. Ini harus didorong. Saya kira pesertanya bisa lebih banyak, 10 ribu masih memungkinkan. Karena ini digagas pelaku pariwisata, maka kolaborasi dengan travel agent harus diperkuat untuk menarik lebih banyak orang datang ke Bali,” tegas Koster.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola acara yang profesional, terutama menyangkut kesiapan teknis di lapangan, agar event berskala internasional tersebut berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta.

Dukungan penuh juga datang dari Bank Indonesia Provinsi Bali. Kepala Perwakilan BI Bali Erwin Soeriadimadja menyatakan pihaknya siap segera berkoordinasi dengan panitia guna mendukung penyelenggaraan event yang dinilai memiliki nilai tambah kuat karena menggabungkan olahraga, budaya, pertanian, dan kepedulian lingkungan.

Pembatasan Plastik dan Medali dari Bahan Daur Ulang

Menurutnya, Jatiluwih sebagai kawasan sawah warisan budaya dunia menawarkan pengalaman berbeda bagi peserta, sekaligus sejalan dengan penguatan citra Bali sebagai destinasi hijau. BI juga mendorong penerapan kebijakan ramah lingkungan seperti pembatasan plastik sekali pakai serta penggunaan medali berbahan daur ulang, termasuk limbah uang kertas, sebagai simbol inovasi waste management Bali.

Baca Juga  Update Covid-19 (13/12) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang

“Perpaduan budaya, olahraga, dan pertanian di Jatiluwih akan menjadi experience yang unik. Aspek lingkungan harus dikedepankan, termasuk pembatasan plastik dan medali dari bahan daur ulang agar Bali benar-benar menonjolkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ASITA Bali I Putu Winastra menjelaskan Jatiluwih Fun Run 2026 merupakan bagian dari rangkaian besar menuju satu abad pariwisata Bali pada 2027. Mengusung tema The Journey Begins from Jatiluwih, event ini dirancang sebagai titik awal promosi destinasi wisata unggulan (DTW) di seluruh kabupaten/kota Bali melalui konsep sport tourism.

Jatiluwih dipilih karena reputasinya sebagai destinasi kelas dunia dan situs warisan budaya UNESCO yang dinilai aman, nyaman, serta memiliki lanskap persawahan ikonik. Event ini akan menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5K dan 10K, dengan konsep fun run and race yang terbuka bagi pelari profesional maupun masyarakat umum.

“Running kini menjadi gaya hidup global. Melalui Bali Tourism Run, kami ingin memperkenalkan destinasi unggulan di setiap kabupaten, dimulai dari Jatiluwih. Ini bukan hanya event olahraga, tetapi juga promosi pariwisata berkelas internasional yang berkelanjutan,” kata Winastra.

Penyelenggara menargetkan sedikitnya 2.000 peserta pada pelaksanaan ajang yang dihelat kedua kalinya ini, dengan optimisme jumlah itu dapat terus bertambah seiring dukungan pemerintah dan industri pariwisata. Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada Mei 2026.

Selain menonjolkan panorama jalur persawahan Jatiluwih, acara ini juga dirancang mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pengurangan sampah plastik serta optimalisasi pelibatan UMKM lokal.

Dengan sinergi pemerintah, industri pariwisata, dan lembaga keuangan, Jatiluwih Fun Run 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan strategis Bali yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi sport tourism dunia menjelang perayaan Satu Abad Pariwisata Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (13/12) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tekankan Kinerja dan Inovasi Bermutu, Bupati Sanjaya Lantik 21 Pejabat di Lingkungan Pemkab Tabanan

Published

on

By

Bupati Sanjaya
LANTIK PEJABAT: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya berfoto bersama usai melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Rabu (29/4). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Rabu (29/4). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC) Kominfo Tabanan dilaksanakan secara hybrid, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Denpasar, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Sekda dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan.

Adapun pejabat yang dilantik, terdiri dari 3 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 13 orang Jabatan Administrator, dan 5 orang Jabatan Pengawas. Pelantikan ini merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi serta pengisian jabatan guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik, sehingga diharapkan para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, serta mampu menunjukkan kinerja yang profesional, inovatif, dan berintegritas.

Bupati Sanjaya menegaskan, bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan kompetitif. Mulai dari tahapan seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah hingga wawancara akhir, sehingga pejabat yang terpilih merupakan talenta terbaik yang siap mengemban amanah jabatan.

“Jabatan yang saudara emban bukan diperoleh secara instan, melainkan melalui proses objektif yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja nyata, dedikasi tinggi, dan komitmen kuat dalam menjalankan tugas,” pinta Sanjaya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat birokrasi yang adaptif dan profesional. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan periode 2025–2030, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Baca Juga  Update Covid-19 (13/12) di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang

Untuk itu, Sanjaya berpesan kepada khususnya pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan melakukan akselerasi kinerja, menciptakan inovasi dalam pelayanan publik, menjaga integritas dan loyalitas, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Tunjukkan bahwa saudara siap bekerja dan memberikan kontribusi nyata. Jangan bekerja secara monoton, tetapi ciptakan inovasi yang mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab serta keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kerja bersama yang terintegrasi,” tegasnya.

Ia juga sangat berharap hal ini segera bisa diimplementasikan di tempat kerja masing-masing. Kinerja para pejabat akan dievaluasi secara berkala guna memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan target pembangunan dapat tercapai dengan baik.

“Seperti yang sering saya sampaikan. Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperintah, dan tanggung jawab tanpa harus diminta,” tegas orang nomor satu di Tabanan tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca