Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 di Bali (3/7), Kasus Positif Bertambah 272 Orang, Pasien Sembuh Naik 178 Orang

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 per Sabtu (3/7) terjadi pertambahan terkonfirmasi positif sebanyak 272 orang terdiri dari 239 orang melalui transmisi lokal, 32 PPDN dan 1 PPLN. Sembuh sebanyak 178 orang dan 4 pasien meninggal dunia.

Dengan demikian jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut. Terkonfirmasi positif  51.143 orang, sembuh 47.422 orang (92,72%), dan meninggal dunia 1.581 orang (3,09%). Kasus aktif per hari ini menjadi 2.140 orang (4,18%).

Untuk mempercepat penanganan pandemi, pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 2.276.758 orang dan vaksin 2 sebanyak 748.548 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 3.682.360 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 657.054 dosis.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Uye), tanggal 3 Juli 2021 sampai dengan Selasa (Anggara Paing, Bala) 20 Juli 2021. Dengan berlakunya Edaran ini, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Hal lain yang diatur antara lain, sebagai berikut: a. pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, dan tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara daring/online; b. pelaksanaan kegiatan pada sektor non-esensial diberlakukan 100% (seratus persen) Work From Home (WFH); c. pelaksanaan kegiatan pada sektor :

Baca Juga  Update Covid-19 di Bali (1/9), Pasien Sembuh Bertambah 399 Orang, Total 90,77 Persen

I. Esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non-penanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor diberlakukan 50% (lima puluh persen) maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat;

II. Esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25% (dua puluh lima persen) maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat;

III. Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen); dan

IV. Untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam serta kegiatan pada pusat perbelanjaan mall, pusat perdagangan ditutup sementara.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan serta diimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Temu Wirasa Stakeholders Bank Indonesia 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bali yang Lebih Kuat, Berdaya Tahan, serta Inklusif

Published

on

By

BI Bali Gelar Temu Wirasa Stakeholders 2026
TEMU WIRASA: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali saat menyelenggarakan Temu Wirasa Stakeholders 2026 dengan tema “Data Pramana, Bali Rahayu: Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Bali yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” di Denpasar, 23 Oktober 2026. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Temu Wirasa Stakeholders 2026 dengan tema “Data Pramana, Bali Rahayu: Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Bali yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” . Kegiatan ini menjadi forum apresiasi sekaligus penguatan kemitraan antara Bank Indonesia dengan para responden survei, mitra liaison, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, BUMN, media, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berperan penting dalam penyediaan data dan informasi perekonomian Bali.

Kegiatan dibuka oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi, pelaku usaha, serta responden yang menjadi mitra strategis Bank Indonesia dalam pelaksanaan survei dan kegiatan liaison. Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh responden dan mitra yang secara konsisten berkontribusi menyediakan data serta informasi ekonomi yang berkualitas guna mendukung penyusunan asesmen dan perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menegaskan bahwa data merupakan fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan yang efektif dan responsif terhadap dinamika perekonomian daerah. Ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan tepat waktu menjadi kebutuhan strategis dalam mendukung pengambilan keputusan, baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha. Selain itu, Gubernur Bali juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat penggunaan produk lokal Bali, termasuk produk pertanian, perikanan, UMKM, wastra, dan kerajinan daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur ekonomi Bali yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menyampaikan bahwa data dan informasi yang diperoleh melalui berbagai survei serta kegiatan liaison memiliki peran strategis sebagai leading indicator dalam membaca perkembangan ekonomi secara lebih dini sebelum data resmi tersedia. Berbagai informasi yang disampaikan oleh rumah tangga, dunia usaha, pelaku sektor properti, perbankan, asosiasi, maupun instansi strategis lainnya memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi terkini dan prospek perekonomian Bali.

Baca Juga  Update Covid-19 di Bali (22/7), Kasus Transmisi Lokal Tembus 1.023 Orang, Pasien Sembuh 652 Orang

Menurut Achris Sarwani, kontribusi para responden tidak hanya menghasilkan data statistik, namun juga menjadi masukan penting dalam proses analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan. Informasi yang diperoleh dari para responden sering kali menjadi sinyal awal dalam mengidentifikasi peluang maupun risiko perekonomian, sehingga memungkinkan Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah antisipatif secara lebih cepat dan tepat.

Bank Indonesia mencatat bahwa perekonomian Bali tetap menunjukkan kinerja yang kuat di tengah berbagai tantangan global dan domestik. Pada tahun 2026, ekonomi Bali diprakirakan tumbuh dalam kisaran 5,4–5,9% (yoy) dengan inflasi yang tetap terjaga dalam sasaran nasional 2,5±1%. Kinerja tersebut didukung oleh kuatnya aktivitas pariwisata, konsumsi rumah tangga, investasi, serta sinergi yang erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan pembelajaran bersama, Temu Wirasa Stakeholders 2026 juga menghadirkan sesi berbagi wawasan bersama Prof. Rhenald Kasali yang mengangkat tema mengenai kepemimpinan, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta pentingnya pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan. Sesi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang.

Melalui penyelenggaraan Temu Wirasa Stakeholders 2026, Bank Indonesia Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi dengan seluruh mitra strategis. Sinergi yang kuat dalam penyediaan data dan informasi diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas asesmen ekonomi, memperkuat efektivitas kebijakan, serta mendukung terwujudnya perekonomian Bali yang lebih maju, inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolresta Denpasar Turun Langsung Laksanakan Pengaturan Pagi di Simpang Kebo Iwa Gatot Subroto Barat

Published

on

By

Judul Gambar Kapolresta Denpasar Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Kebo Iwa
PENGATURAN LALIN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., saat turun langsung melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari di Simpang Kebo Iwa, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Senin (26/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)  

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari di Simpang Kebo Iwa, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Senin (26/10/2026).

Kegiatan pengaturan pagi tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pada jam sibuk, khususnya saat masyarakat mulai beraktivitas, berangkat bekerja, maupun mengantar anak ke sekolah.

Kapolresta Denpasar turun langsung ke lapangan guna memastikan arus lalu lintas berjalan tertib dan lancar. Kehadiran pimpinan Polresta Denpasar di tengah masyarakat juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas serta meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan di kawasan persimpangan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Melalui kegiatan rutin pengaturan pagi ini, Polresta Denpasar terus berupaya mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Polresta Denpasar mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Hari Ini, Denpasar Nihil Penambahan Kasus Positif Covid-19 dan Kasus Meninggal Dunia
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terima Laporan 110, Polsek Dentim Gerak Cepat Bubarkan Keributan di Seputaran Jl. Raya Puputan

Published

on

By

Polsek Dentim Tindaklanjuti Laporan 110 soal Keributan di Jalan Raya Puputan
TINDAKLANJUTI LAPORAN: Personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan call center Polri 110 terkait keributan di seputaran Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Alfamart kawasan Bajra Sandhi, Jl. Raya Puputan, Denpasar Timur, Minggu (25/10/2026) malam. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan call center Polri 110 terkait adanya keributan di seputaran Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Alfamart kawasan Bajra Sandhi, Jl. Raya Puputan, Denpasar Timur, Minggu (25/10/2026) malam.

Menindaklanjuti informasi tersebut, UKL (Unit Kecil Lengkap) Polsek Dentim bersama Samapta Polresta Denpasar dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Nyoman Padu didampingi Padal Ipda I Nyoman Yasa, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang lebih luas.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan dan mengamankan situasi. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada sekelompok anak muda yang terlibat keributan agar membubarkan diri dan kembali ke tempat tinggal masing-masing guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya persuasif tersebut mendapat respons sehingga situasi berhasil dikendalikan dan kelompok yang terlibat keributan telah membubarkan diri.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui layanan 110, menjadi bagian penting dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Laporan masyarakat merupakan informasi penting bagi Kepolisian untuk segera melakukan tindakan di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Update Covid-19 di Bali (1/9), Pasien Sembuh Bertambah 399 Orang, Total 90,77 Persen
Lanjutkan Membaca