Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wabup Badung Resmikan TPSSS-B3 di TPST Mengwitani

Atasi Ancaman Limbah Rumah Tangga Berbahaya

Loading

BALIILU Tayang

:

TPST Mengwitani
RESMIKAN: Wabup Bagus Alit Sucipta saat meresmikan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Di tengah meningkatnya ancaman limbah berbahaya dari rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah konkret dengan meluncurkan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6). Fasilitas ini menjadi role model yang disiapkan secara khusus untuk menampung limbah rumah tangga berbahaya sebelum dikelola lebih lanjut oleh pihak berizin.

Diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, peluncuran TPSSS-B3 dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Acara ini dihadiri Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali Nusra, Kadis Kehutanan dan LH Provinsi Bali, Kepala OPD Perangkat Daerah Kab. Badung, Camat se-Badung, Perbekel/Lurah se-Badung, Ketua GOW Kab. Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, pengelola TPS3R, Bank Sampah, serta pegiat lingkungan.

Wabup Bagus Alit Sucipta mengatakan, persoalan sampah merupakan tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pengalaman Badung menghadapi persoalan sampah pasca penutupan TPA Suwung membuktikan bahwa masalah lingkungan dapat diatasi ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama.

“Badung bukan hanya etalase pariwisata Bali, tetapi juga etalase pariwisata Indonesia di mata dunia. Apa yang terjadi di Badung akan cepat menjadi perhatian publik, termasuk persoalan sampah. Karena itu, menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menuturkan, kesadaran masyarakat memilah sampah dari sumber kini terus meningkat di berbagai wilayah. Menurutnya, faktor terpenting keberhasilan pengelolaan tetap berada pada perubahan perilaku masyarakat.

“Saat ini masyarakat sudah mulai terbiasa memilah sampah. Mereka bahkan aktif menanyakan jadwal pengangkutan dan menyiapkan sampah dalam kondisi terpilah. Ini menunjukkan edukasi yang selama ini dilakukan mulai membuahkan hasil. Sehebat apa pun teknologi yang kita miliki, jika sampah tidak dipilah sejak dari rumah tangga, maka proses pengelolaannya tidak akan berjalan optimal. Kesadaran masyarakat adalah fondasi utama keberhasilan pengelolaan sampah,” ucapnya.

Baca Juga  Pimpin Aksi Bersih di Kuta, Bupati Adi Arnawa Evaluasi Pengelolaan Sampah Pasca 1 April

Wabup juga mengatakan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang mewujudkan Badung yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Kita akan terus menghadapi berbagai tantangan, termasuk sampah rumah tangga dan kiriman sampah saat musim angin barat. Namun saya yakin, selama pemerintah dan masyarakat tetap kompak, setiap persoalan dapat kita selesaikan bersama. Semangat gotong-royong inilah yang harus terus kita jaga,” kata Bagus Alit Sucipta.

Sementara itu, Kepala Dinas LHK Badung Made Rai Warastuthi mengungkapkan, timbulan sampah spesifik rumah tangga yang mengandung B3 seperti baterai bekas, limbah elektronik, lampu neon, oli, cat, aerosol, hingga obat kadaluarsa terus meningkat.

“Selama ini masyarakat masih kesulitan menentukan tempat pembuangan limbah B3 rumah tangga. Melalui TPSSS-B3 ini, kami menyediakan fasilitas aman agar limbah berbahaya tidak bercampur sampah domestik biasa. Fasilitas ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus mendukung Program Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) di Badung,” jelasnya.

Ia berharap TPSSS-B3 Mengwitani dapat menjadi role model di Bali melalui kolaborasi dengan desa, TPS-3R, dan bank sampah. Rangkaian peringatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan donor darah bersama PMI Kabupaten Badung yang melibatkan petugas kebersihan serta staf DLHK. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Badung Hadiri Rakor Tingkat Menteri

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rakor Tingkat Menteri terkait Pengembangan Wilayah Bali di Kantor Gubernur Bali
HADIRI RAKOR: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri Rakor Tingkat Menteri terkait Pengembangan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait Pengembangan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7). Pertemuan ini fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, pariwisata, dan tata lingkungan di Pulau Dewata.

Acara dihadiri jajaran Menteri, Wakil Menteri, dan pejabat Kabinet Merah Putih, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur Bali Wayan Koster, Sekda Bali Dewa Made Indra, serta Bupati/Walikota se-Bali.

Dalam arahannya, Menko Infrastruktur Agus Harimurti menekankan pentingnya keseimbangan antara peningkatan pariwisata dan pelestarian alam agar tidak tereksploitasi. Destinasi pariwisata harus merata agar tidak membebani daya dukung satu kawasan saja.

Menteri AHY juga menyoroti masalah konektivitas dan kemacetan yang kerap viral, terutama saat musim liburan di wilayah Bali Selatan. “Tentu bicara konektivitas ini meliputi banyak hal seperti kemacetan, yang sering juga akhirnya menjadi isu viral. Dan kita tidak boleh menunggu viral baru melakukan aksi. Kita harus menyiapkan berbagai alternatif solusi terkait koridor konektivitas yang reguler, terutama di wilayah Selatan. Karena sering sekali kemacetan terjadi, terutama pada saat high season, masa Nataru, dan libur sekolah. Kemudian antar-kabupaten, kota, antar-wilayah juga belum optimal benar. Ini harus kita perkuat. Kita pastikan infrastruktur yang memiliki daya tahan dan juga berkelanjutan bisa membuka peluang ekonomi baru dan sekaligus memastikan tidak ada yang dikorbankan,” ujarnya.

Sementara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyambut baik rakor ini sebagai momentum memperkuat sinergi pusat dan daerah demi pembangunan berkelanjutan. Adi Arnawa menegaskan Badung sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur baru agar tidak ditinggalkan wisatawan. Salah satu inovasi yang disiapkan adalah opsi water taxi untuk mengurai kemacetan di kawasan Canggu.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Dampingi Kunjungan Menko Pangan ke TPST Mengwitani

“Ada beberapa titik lokasi yang memang ternyata ini yang menjadi akses kemacetan selama ini di Bali, contoh akses kita menuju Canggu, malahan kami dengan water taxi yang disampaikan tadi Pak Ditjen tadi, salah satu alternatif transportasi untuk mengatasi ketika kemacetan di Canggu, saya kira ini memang menjadi satu hal yang urgent sekali, sehingga itu akan menjadi satu trust buat kita, pariwisata kita,” ujar Adi Arnawa.

Selain urusan macet, Bupati mengapresiasi Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU atas pemasangan penahan gelombang (breakwater) di Pantai Kuta. Ia mengusulkan agar proyek tersebut dilanjutkan hingga ke Canggu. Badung juga berharap dukungan anggaran pusat untuk pembangunan jalan baru yang menyambung dari Jalan Gatot Subroto Barat menuju Canggu.

“Karena kelihatannya kalau itu tidak kita lakukan, ini akan menambah macet. Nah, kami berharap untuk upaya ini, kalau bisa, pemerintah pusat ikut membantu. Karena bagaimanapun juga, ini salah satu menjadi biang kemacetan kami di Badung. Dan jujur, masalah kemacetan di Bali ini kan ada di Badung dan di Denpasar,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rasniathi Adi Arnawa Lantik Ketua TP PKK Tiga Kecamatan

Tekankan Sinergi dan Inovasi Demi Kesejahteraan Keluarga di Badung

Loading

Published

on

By

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa melantik Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan
LANTIK: Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi melantik Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta, dan Kecamatan Kuta Selatan di Ruang Rapat Madya Gosana, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi melantik Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Ketua TP PKK Kecamatan Kuta, dan Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Selatan. Acara berlangsung di Ruang Rapat Madya Gosana, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (20/7). Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nomor: 302/KEP/PKK.KAB.BD/VII/2026 tanggal 13 Juli 2026, tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik yakni Nyonya Yeni Tirtayasa sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Nyonya Yulia Dewi Agus Suantara sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kuta dan Nyonya Made Seniwati Laksana sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Selatan.

Turut hadir menyaksikan pelantikan ini Kepala OPD terkait, Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Badung, Camat Kuta Utara, Camat Kuta, Camat Kuta Selatan, Sekretaris II TP PKK Kabupaten Badung, para Perbekel dan Lurah di lingkungan ketiga kecamatan, serta jajaran pengurus dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para ketua lama yang telah mengabdi, mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk memajukan gerakan PKK di wilayahnya masing-masing. Hasil kerja keras dan dedikasi yang telah dibangun menjadi fondasi berharga bagi kelanjutan program ke depan.

Kepada para pengurus baru yang baru saja dilantik, ia berharap dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab, semangat pengabdian, serta membawa angin segar dan inovasi dalam setiap pelaksanaan 10 program pokok PKK.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Dampingi Kunjungan Menko Pangan ke TPST Mengwitani

“PKK adalah garda terdepan dalam upaya peningkatan kualitas keluarga, dari kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur. Khususnya di wilayah Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan yang memiliki karakteristik masyarakat dan tantangan tersendiri, diperlukan kepekaan, kreativitas, serta kerja sama yang erat antar-semua pihak,” ujarnya.

Rasniathi mengharapkan agar Ketua TP PKK Kecamatan menjadi teladan, mitra yang andal bagi pemerintah, dan sahabat yang dekat dengan masyarakat.

“Jalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen, dengar aspirasi warga, dan hadirkan solusi yang nyata. Kita berharap dengan kepemimpinan baru ini, gerakan PKK semakin kuat, bergerak lebih cepat, dan membawa perubahan positif demi mewujudkan keluarga Badung yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berakhlak mulia,” harapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Dekranasda Badung Buka Pelatihan Pengemasan Produk Industri Pangan

Serahkan Bantuan Alat Pengemasan kepada Pelaku IKM

Loading

Published

on

By

Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Pelatihan Pengemasan Hasil Produk Industri Pangan di Sading
PELATIHAN: Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Pengemasan Hasil Produk Industri Pangan di Ruang Rapat Kantor Lurah Sading, Kecamatan Mengwi, Senin (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Pengemasan Hasil Produk Industri Pangan dalam rangka Sub Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pembangunan Sumber Daya Industri. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Lurah Sading, Kecamatan Mengwi, Senin (20/7), dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, narasumber, serta 39 peserta yang merupakan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dari Kelurahan Sading.

Pelatihan yang dilaksanakan selama empat hari ini merupakan wujud komitmen Pemkab Badung melalui kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk IKM, khususnya pada sektor industri pangan. Pada kesempatan tersebut, Ny. Rasniathi Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan alat pengemasan kepada para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas produk industri pangan lokal.

Dalam sambutannya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dapat hadir sekaligus bertemu langsung dengan para pelaku IKM di Kelurahan Sading. Menurutnya, produk olahan pangan yang dihasilkan masyarakat Sading memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan produk dari daerah lain. Berbagai produk seperti jajanan kering, jajanan basah, hingga aneka olahan pangan lainnya telah lama menjadi potensi unggulan masyarakat setempat.

“Yang perlu terus ditingkatkan adalah kualitas kemasan produk agar lebih menarik, informatif, dan memenuhi standar keamanan pangan. Kemasan yang baik harus mencantumkan masa kadaluarsa, menjaga higienitas produk, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan kemasan yang lebih profesional, produk akan memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Badung Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Sampah, Dorong Peran Aktif Sektor Horeka

Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Badung terus memberikan dukungan kepada pelaku IKM, tidak hanya melalui pelatihan dan bantuan peralatan, tetapi juga dengan memfasilitasi promosi produk melalui berbagai kegiatan pameran dan event di Puspem Badung. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media sosial agar jangkauan pemasaran semakin luas. Pelaku IKM juga didorong untuk melengkapi identitas usahanya, seperti kartu nama maupun media promosi lainnya, sehingga memudahkan konsumen untuk mengenal dan menghubungi pelaku usaha.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, I Made Rai Suarimbawa, melaporkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didukung sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Badung atas dukungan yang diberikan dalam penyelenggaraan pelatihan sebagai salah satu upaya memperkuat dan mengembangkan industri kecil dan menengah di Kabupaten Badung. Pelatihan pengemasan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kemasan produk agar lebih aman, higienis, memiliki daya simpan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan daya saing dan nilai jual produk di pasaran.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Badung,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca