Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wabup Ketut Suiasa Hadiri Pelantikan Pengurus PDHI

BALIILU Tayang

:

pelantikan pengurus phdi
HADIRI PELANTIKAN: Wabup Ketut Suiasa saat menghadiri pelantikan pengurus PDHI Cabang Bali periode 2023-2027 di Ruang Rapat Kertha Gosana Puspem Badung, Sabtu (6/1). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mewakili Bupati menghadiri pelantikan pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali periode 2023-2027 dengan tema “PDHI Bali Solid Bersinergi Mewujudkan Kesehatan Masyarakat Melalui Kesehatan Hewan yang Tangguh” bertempat di Ruang Rapat Kertha Gosana Puspem Badung, Sabtu (6/1). Pada kesempatan tersebut Pemkab Badung melalui Wabup Suiasa menerima plakat dari Ketua PDHI periode 2023-2027 drh. Dewa Made Anom.

Turut hadir Ketua Umum PDHI Pusat Dr. drh. Muhammad Munawaroh, Ketua PDHI Cabang Bali periode 2019-2023 yang diwakili oleh drh. Gede Asrama, Ketua PDHI periode 2023-2027 terpilih drh. Dewa Made Anom serta undangan lainnya.

Wabup Ketut Suiasa mengatakan, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung memberikan apresiasi, bangga dan senang bahwa PDHI khususnya PDHI Cabang Bali telah mampu menunjukkan serta membuktikan diri sebagai organisasi yang dinamis, karena sudah mampu melaksanakan konsolidasi organisasinya melalui proses-proses musyawarah. “Terjadinya proses pelantikan pengurus sekarang ini adalah suatu hasil produk dari proses musyawarah. Dimana dalam musyawarah PDHI Cabang Bali tentu akan dibahas terkait dengan pertanggungjawaban pengurus lama, penyusunan rencana kerja dan peninjauan terhadap pengurus itu sendiri. Dengan terlaksananya pelantikan pengurus, suatu bukti bahwa kedinamisan dan bukti konsolidasi PDHI Cabang Bali sudah terlaksana dengan baik, tentu atas dasar binaan, motivasi dan arahan dari Pusat,” ujarnya.

Pemkab menyambut baik dan merasa senang karena bisa berkontribusi, bekerjasama dengan seluruh dokter hewan se-Bali bersinergi dengan Ketua Umum PB-PDHI Pusat ini merupakan suatu momentum untuk menguatkan komitmen agar kinerja pemerintah, masyarakat bersama PDHI Cabang Bali.

“Dokter hewan memiliki peran krusial setidaknya ada 3 hal, pertama dokter hewan kami ajak dan senantiasa menjaga dan memonitor tentang pangan ternak yang baik dan berkualitas, kedua kami ajak dalam penanganan penyakit yang disebut dengan zoonosis, karena ini juga akan menyelamatkan manusia seperti dalam penanganan PMK, Rabies, LSD dan ASF, terakhir tidak kalah pentingnya dokter hewan kita ajak untuk memberikan atensi, perhatian pada hewan-hewan peliharaan kesayangan-kesayangan mengingat masyarakat kita banyak sekali penghobi memelihara binatang, astungkara semua tantangan dan penyakit hewan di Badung bisa dikendalikan,” kata Suiasa.

Baca Juga  Peringatan HDI di Badung, Wabup Suiasa: Perteguh Komitmen Bangun Kesetaraan Hak-hak Disabilitas

Sementara Ketua Umum PB-PDHI Pusat Muhammad Munawaroh sangat menyambut baik kegiatan ini dan saya berharap banyak dengan Pengurus PDHI Cabang Bali yang baru untuk mampu berkolaborasi dengan pemerintah. Fokus sementara bagaimana PDHI berperanan dalam membebaskan rabies dari pulau Bali. Bali merupakan pulau yang sangat istimewa dimana harus mampu memberikan keselamatan kepada para turis yang datang ke Bali.

“Saya meminta program pertama kali yang harus dituntaskan adalah bagaimana PDHI berperanan membebaskan Bali dari Rabies, dan saya yakin itu bisa dilaksanakan dengan jumlah anggota PDHI Bali yang lebih dari 1.000 orang,” ucapnya.

Pengurus PDHI Cabang Bali yang baru Dewa Made Anom mengucapkan terimakasih kepada Bupati Badung yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wabup Ketut Suiasa karena sudah banyak mensupport dalam kegiatan pelantikan pengurus PDHI Cabang Bali Periode 2023-2027.

“Harapan kami ke depan Pemkab Badung tetap membantu dalam menjalankan tugas apa yang jadi program pemerintah. Program kami bisa mewujudkan serta mendukung apa yang menjadi program pemerintah untuk membebaskan Bali bebas rabies. Saya berharap Pemkab Badung bisa membantu dan mewujudkan tempat pelayanan kesehatan hewan, semoga kedepannya apa yang jadi permohonan kami bisa dipertimbangkan,” pintanya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolresta Denpasar Berikan Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial di Yayasan Bunga Bali

Published

on

By

polresta denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., menyerahkan bantuan saat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Yayasan Bunga Bali yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.111, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polresta Denpasar menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Yayasan Bunga Bali yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.111, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (22/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., didampingi para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Denpasar.

Bakti Kesehatan ini merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pemberian layanan kesehatan serta bantuan sosial yang bermanfaat secara langsung, khususnya bagi para lansia, penyandang disabilitas, dan penyandang tuna rungu yang berada di Yayasan Bunga Bali.

Kapolresta Denpasar langsung meninjau berbagai hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh para penghuni yayasan. Kerajinan tersebut merupakan karya para lansia, penyandang disabilitas, dan tuna rungu yang dipasarkan kepada para pengunjung maupun di pusat oleh-oleh wisata sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi dan kreativitas penghuni yayasan.

Selanjutnya, Kapolresta Denpasar meninjau pemeriksaan kesehatan kepada para penghuni yayasan. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para lansia dan penyandang disabilitas tetap terjaga serta memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, Kapolresta Denpasar juga menyerahkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada para penghuni Yayasan Bunga Bali. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kapolresta Denpasar menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi seluruh penghuni yayasan.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Peresmian ‘’Soft Launching’’ SPKLU Solar Charging Station

“Semoga kegiatan bakti kesehatan dan penyaluran bantuan sosial berupa sembako yang kami laksanakan hari ini dapat memberikan manfaat bagi Bapak, Ibu, serta seluruh keluarga besar Yayasan Bunga Bali. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi bentuk kepedulian, kebersamaan, dan perhatian kami kepada saudara-saudara sekalian. Semoga seluruh warga yayasan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebahagiaan, serta semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Kapolresta.

Melalui kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Denpasar kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu Purbaya: Penguatan Fiskal Daerah Dorong Pertumbuhan Lebih Merata

Published

on

By

penguatan fiskal daerah
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Penguatan fiskal daerah menjadi salah satu instrumen yang penting untuk meningkatkan kualitas belanja dan mendorong pertumbuhan yang lebih merata. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026).

“Oleh karena itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif,” ungkap Menkeu dalam rapat yang membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027 tersebut.

Optimalisasi pendapatan daerah dilakukan dengan penguatan kemandirian dan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), penguatan basis data serta pemetaan dan optimalisasi potensi PDRD berbasis kewilayahan dan sesuai karakteristik daerah. Selain itu juga melalui transformasi tata kelola PDRD dengan mengedepankan penguatan kelembagaan, peningkatan aparat perpajakan tersertifikasi, penguatan pengawasan, dan percepatan digitalisasi.

Sementara itu, peningkatan kualitas belanja dilakukan dengan penguatan fokus transfer ke daerah berbasis kinerja, refocusing belanja daerah untuk mendukung belanja yang berdampak besar, dan penguatan sinergi belanja Kementerian/Lembaga, transfer ke daerah, dan APBD. Kemudian pengembangan skema pembiataan kreatif dilakukan dengan sinergi pendanaan untuk mendorong alternatif pembiayaan, skema pembiayaan konsesional sebagai tools afirmasi, KB DBH sebagai instrumen pembayaran pinjaman daerah, dan mendorong pemanfaatan small scale PPP project dan kerja sama antardaerah.

Untuk memastikan penguatan fiskal daerah berjalan efektif dan berkelanjutan, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintah juga terus memperkuat kerangka Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) melalui berbagai reformasi tata kelola keuangan. Upaya tersebut mencakup standardisasi proses bisnis transfer ke daerah, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan sinergi fiskal pusat dan daerah, hingga penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) regional.

Baca Juga  Audiensi Prajuru Pura Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung Pagan Denpasar

Selain itu, pemerintah mendorong penguatan akuntabilitas melalui sistem monitoring dan evaluasi yang lebih terintegrasi. Pengembangan manajemen risiko fiskal daerah juga terus didorong agar stabilitas dan kesinambungan fiskal dapat terjaga dalam jangka panjang.

“Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Published

on

By

Imperial College
TERIMA DELEGASI: Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

Baca Juga  FKH Unud dan PDHI Turun Bantu Vaksinasi PMK di Gianyar

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca