Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Wabup Suiasa Buka Kejuaraan Bola Voli Ekasila Cup I

BALIILU Tayang

:

Kejuaraan Ekasila Cup
HADIRI PEMBUKAAN: Wabup Ketut Suiasa menghadiri pembukaan Kejuaraan Bola Voli Ekasila Cup I di Lapangan Bola Voli Ekasila, Banjar Culag Calig, Desa Mengwitani, Mengwi, pada Kamis (25/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri pembukaan Kejuaraan Bola Voli Ekasila Cup I yang diadakan oleh Banjar Culag Calig dan didukung oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Badung, bertempat di Lapangan Bola Voli Ekasila, Banjar Culag Calig, Desa Mengwitani, Mengwi, pada Kamis (25/7). Acara ini diikuti oleh 32 klub bola voli dari Kabupaten Badung dan Tabanan.

Turut hadir mendampingi Wabup Ketut Suiasa, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perwakilan PBVSI Badung, Perbekel Desa Mengwitani I Nyoman Suardana beserta seluruh perangkat desa, Kelian Dinas Banjar Culag Calig I Ketut Gede Setiadi Putra, dan Kelian Adat Banjar Culag Calig I Made Suparma. Pada kesempatan ini juga, sebagai bentuk dukungan atas kejuaraan ini Wabup Ketut Suiasa menyerahkan Bantuan Kesra bidang olah raga sebesar Rp. 30 juta yang diterima langsung oleh Ketua Panitia I Putu Adi Sanjaya dan disaksikan seluruh undangan serta para hadirin.

Wabup Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Banjar Culag Calig karena selalu membuat kegiatan yang penting dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya olahraga di Kabupaten Badung, serta masyarakat Banjar Culag Calig selalu kompak di berbagai kesempatan, dan kekompakan itu merupakan suatu kekayaan dalam membangun semua hal, contohnya turnamen voli kali ini.

“Mewakili Bupati, saya berharap kalian kompak, jika sudah kompak, pasti pekerjaan berat akan terasa ringan, tetapi jika kita tidak kompak, pekerjaan ringan sekalipun akan terasa berat. Jadi saya harapkan agar tetap menjaga kekompakkan dan kebersamaan agar masyarakat banjar ini bisa beraktifitas dengan baik,” ujarnya.

Wabup Ketut Suiasa juga mengharapkan untuk acara ini tidak berhenti di tahun ini tetapi akan terus ada di tahun-tahun selanjutnya, dikarenakan kegiatan ini merupakan daya dan kekuatan untuk membangun SDM dan membangun prestasi di bidang olahraga khususnya di bidang Bola Voli dikarenakan masyarakatlah yang menjadi komunitas terbesar dalam memberikan kekuatan moral dan psikis yang besar untuk semua komponen pelaku bola voli sehingga dapat meraih prestasi dapat diwujudkan.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Lomba Penjor di Tanjung Benoa

“Saya juga ingin berterima kasih kepada para pecinta, pegiat, dan pemerhati bola voli Kabupaten Badung karena telah tiga kali mendapat medali emas berturut-turut di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali. Ini merupakan prestasi yang luar biasa karena tentu tidak mudah bisa mendapat medali emas 3 kali berturut-turut,” ungkapnya.

Ketua Panitia I Putu Adi Sanjaya dalam laporannya menyampaikan bahwa maksud diselenggarakan kegiatan ini untuk pembinaan dan pengembangan olahraga yang merupakan bagian dari upaya peningkatan semangat dan kreativitas generasi muda. Dijelaskan pula, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan wadah bagi generasi muda agar dapat membentuk karakter dalam kehidupan bermasyarakat, dan memberikan ruang untuk meningkatkan kreativitas generasi muda dalam bidang olahraga serta sebagai hiburan untuk masyarakat umum Provinsi Bali khususnya di Kabupaten Badung.

“Adapun sumber dana untuk persiapan turnamen ini yaitu dari bantuan Pemerintah Kabupaten Badung, sponsor dan partnership dan kas Banjar Culag-Calig. Adapun dana yang kami keluarkan dalam persiapan pelaksanaan turnamen ini sebesar Rp. 176.881.000,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Kalahkan Dinas PUPRKIM, Disdikpora Bali Juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV

Published

on

By

Tim Disdikpora Bali juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV usai mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali di Lapangan GOR Ngurah Rai, Denpasar.
JUARA: Tim Disdikpora Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV setelah mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Tim Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV. Gelar tersebut diraih setelah Disdikpora mengalahkan Tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore.

Disdikpora memastikan kemenangan melalui pertandingan yang berlangsung dramatis. PUPRKIM lebih dahulu unggul lewat satu gol pada babak pertama. Disdikpora kemudian memberikan perlawanan sengit hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1 menjelang berakhirnya babak kedua dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Pada perpanjangan waktu kedua, Disdikpora berhasil mencetak gol kemenangan sekaligus memastikan gelar juara. Sementara itu, PUPRKIM harus puas finis sebagai runner-up, disusul Tim BPBD Provinsi Bali di posisi ketiga.

Selain memperoleh trofi, tim juara I, II, dan III juga menerima hadiah uang tunai yang merupakan pemberian pribadi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Juara I menerima hadiah sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta, dan juara III Rp5 juta. Trofi dan hadiah diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Final Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV juga dimeriahkan executive match yang mempertemukan Tim Jersey Merah melawan Tim Jersey Putih. Tim Jersey Merah yang dikomandoi Sekda Dewa Made Indra tampil dominan dan menang telak dengan skor 8–0.

Kompetisi ini telah berlangsung sejak 27 Juli 2026. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Pegawai (PSP) Pemprov Bali, sekaligus Ketua Panitia Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV, I Kadek Adi Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan keakraban dan soliditas antar pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Temu Wirasa PKVHI Kabupaten Badung

Kompetisi tersebut diikuti 30 organisasi perangkat daerah (OPD), meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti 27 OPD. Pertandingan digelar selama delapan hari pada sore hari agar tidak mengganggu jam kerja maupun pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Terpilih secara Aklamasi, Surya Kurniawan Pimpin Perpani Badung Periode 2026-2030

Antarkan Panahan Badung Kembali Berdiri di Podium Tertinggi Porprov Bali 2027

Loading

Published

on

By

Dr. I Gede Surya Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026-2030 dalam Muskab di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8).
AKLAMASI: Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Badung memasang target tinggi setelah memilih Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si sebagai ketua baru periode 2026–2030. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8), Surya langsung dihadapkan pada misi besar mengembalikan dominasi Badung di ajang Porprov Bali 2027.

Muskab tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mengevaluasi capaian organisasi sekaligus menyusun strategi pembinaan atlet menuju pesta olahraga provinsi yang akan digelar di Kabupaten Buleleng.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III KONI Badung I Wayan Sukerta mewakili Ketua Umum KONI Badung, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng, jajaran pengurus Perpani Badung, perwakilan klub panahan, serta pengurus KONI Badung.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI Badung yang dibacakan I Wayan Sukerta, ditegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Menurutnya, target Perpani Badung tidak cukup hanya mengirim atlet ke Porprov, tetapi wajib menghadirkan atlet-atlet yang siap bersaing memperebutkan medali emas. Apalagi pada Porprov Bali 2025 lalu Badung harus puas finis di posisi kedua dengan raihan empat medali emas, sembilan perak, dan lima perunggu.

“Target kami jelas, Perpani Badung harus kembali memburu gelar juara umum. Atlet yang diturunkan harus benar-benar siap bertanding dan mampu menghasilkan medali emas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng menilai fondasi prestasi panahan Badung sudah cukup baik. Namun, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah untuk mengembalikan posisi Badung sebagai kekuatan utama panahan Bali.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri ‘‘Karya Melaspas‘‘ di Puri Agung Carangsari

Dalam waktu dekat, kata Teneng, atlet Badung akan menghadapi Kejuaraan Provinsi dan Kejuaraan Nasional Panahan Senior yang menjadi ajang penting mengukur kualitas sekaligus mematangkan persiapan menuju Porprov.

Usai sidang pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, tujuh klub panahan yang memiliki hak suara, yakni SAC, BCA, MGA, Bintang Berlian, MAB, Arsa, dan Gandawa, secara bulat menerima laporan kepengurusan lama sekaligus menetapkan I Gede Surya Kurniawan sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.

Surya Kurniawan menegaskan kepengurusan yang akan dibentuk segera difokuskan pada percepatan program pembinaan atlet. Ia bersama tim formatur yang melibatkan unsur Pengprov, pengurus sebelumnya, dan perwakilan klub akan menyusun struktur organisasi agar program persiapan Porprov dapat langsung berjalan.

Sekretaris DPRD Badung itu mengakui waktu menuju Porprov Bali 2027 sudah semakin singkat. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, hingga orang tua atlet bersatu membangun ekosistem pembinaan yang solid.

“Fokus utama kami adalah meningkatkan prestasi atlet. Waktu menuju Porprov sangat terbatas sehingga seluruh elemen harus bergerak bersama agar Badung kembali menjadi kekuatan utama panahan Bali,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru dan target yang dipasang cukup tinggi, Perpani Badung kini memasuki fase pembuktian. Ukuran keberhasilan tidak lagi sebatas sukses menggelar organisasi, melainkan mampu mengantarkan panahan Badung kembali berdiri di podium tertinggi Porprov Bali 2027. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Rip Curl Cup Ke-23, Dorong “Sport Tourism” Badung

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8).
BUKA KOMPETISI: Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). Pembukaan ajang tahunan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Badung.

Acara dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Pengelola Kawasan Labuan Sait Made Wijana, perwakilan Padang Padang Boardriders, serta manajemen Rip Curl. Kompetisi yang mempertemukan 12 peselancar top Indonesia dan 12 peselancar dunia ini berlangsung 1–31 Agustus 2026.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Rip Curl dalam menggelar kejuaraan dunia ini. “Kegiatan hari ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sekaligus sebagai sarana promosi sport tourism yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum,” ungkap Bupati Badung.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah mengatasi kemacetan dan mendukung Event Internasional, Pemkab Badung kini tengah membangun akses jalan baru sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter dari Labuan Sait menuju Jimbaran.

“Ini bentuk komitmen saya selaku Bupati dalam mengatasi kemacetan di seputaran Labuan Sait, saat ini kami sedang membangun jalan dari Labuan Sait menuju Jimbaran sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter. Mudah-mudahan pada kejuaraan ke-24 tahun depan, aksesnya akan jauh lebih tertib, nyaman, dan aman,” ujar Adi Arnawa.

Guna menjaga kelestarian lingkungan, Bupati juga mengimbau semua pihak menjaga kebersihan pantai. “Mari kita jaga Bali ini dari sampah plastik,” tegasnya. Bupati optimistis momen high season dan event global ini mampu menggenjot kunjungan wisatawan hingga akhir tahun.

Baca Juga  Perayaan HUT Ke-62 PWRI Provinsi Bali

Sementara itu, General Manager Rip Curl, James Hendy, berterima kasih kepada Pemkab Badung, tokoh masyarakat, dan Padang Padang Boardriders. Ia menjelaskan, ajang ini bertujuan memberikan panggung bagi peselancar lokal untuk bersaing di level internasional.

“Alasan kami memulai event ini adalah untuk menonjolkan talenta selancar lokal Indonesia. Banyak peselancar terbaik dunia sebenarnya tinggal di sini, tetapi dulunya bakat mereka tidak terlihat oleh dunia luar. Melalui ajang ini, kami menghadirkan peselancar internasional untuk membantu mengangkat profil peselancar Indonesia ke panggung global,” ungkap James Hendy.

Hendy menambahkan, sejarah mencatat jumlah peselancar Indonesia yang menjuarai Rip Curl Cup justru lebih banyak dibandingkan peselancar internasional, membuktikan kualitas luar biasa atlet lokal.

Jadwal tanding menggunakan sistem It’s On When It’s On yang hanya dimulai saat kondisi ombak mencapai kualitas terbaik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca