Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Wabup Suiasa Lepas Atlet Pencak Silat Kontingen Bali ke PON Aceh-Sumut 2024

BALIILU Tayang

:

atlet silat pon badung
LEPAS KONTINGEN PON: Wabup Ketut Suiasa sekaligus Ketua Umum Pengprov IPSI Bali saat melepas Atlet Pencak Silat Kontingen Bali ke PON XXI Aceh-Sumut di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Senin (2/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati I Ketut Suiasa yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali melepas Atlet Pencak Silat Kontingen Bali yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024, bertempat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Senin (2/9). Atlet Pencak Silat Kontingen Bali yang akan berlaga di PON tahun ini berjumlah 15 dan didampingi oleh 6 pelatih.

Sebagai bentuk motivasi dan dukungan kepada atlet dan pelatih, Wabup Ketut Suiasa didampingi Bendahara Umum Pengprov IPSI Bali AA Ngurah Rahmadi dan Ketua Harian IPSI Bali sekaligus Manajer Tim Pencak Silat PON Bali Bagus Jagra Wibawa, menyerahkan secara langsung uang saku sebesar Rp. 1 juta kepada masing-masing atlet dan pelatih pencak silat.

Wabup Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pelatih, karena telah mendidik dalam mempersiapkan para atlet yang akan berlaga pada PON tahun ini. Disampaikan pula bahwa sekarang ini, para atlet tidak lagi berpikir tentang adu kekuatan, skill dan teknik, karena hal tersebut sudah ada pada tahapan latihan, untuk saat ini diharapkan para atlet lebih fokus terhadap mentalitas dan kejiwaan atau psikologis sebelum bertanding. Hal-hal yang dapat mengganggu kejiwaan sebelum bertanding diharapkan untuk ditinggalkan terlebih dahulu.

“Karena lelah hati dan pikiran itu, lebih menguras tenaga daripada lelah fisik. Faktor inilah yang juga menjadi salah satu menentukan juara, karena kalau lelah secara pikiran dan hati maka power atau kekuatan kita bisa menjadi lemah. Saya harapkan juga kepada adik-adik untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, guna mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak bermaksud untuk tidak berinteraksi dengan yang lainnya atau mengasingkan diri tapi demi mengamankan perjuangan dan mimpi kalian untuk bertanding di PON kali ini,“ ungkapnya.

Baca Juga  MPP Badung Dapat Kunjungan Dua Menteri

Dijelaskan juga bahwa, pengurus Pengprov akan mendampingi dan membantu para atlet ketika berlaga di PON tahun ini, dimana Cabor Pencak Silat akan bertanding di Kota Medan, Sumatera Utara. Diharapkan pula untuk menjaga kekompakan serta tetap menjaga komunikasi sebagai tim, apa pun yang menjadi kendala para atlet maupun pelatih untuk dikomunikasikan para jajaran Pengprov IPSI Bali karena target pada PON tahun ini IPSI Bali meraih 3 emas untuk para atletnya.

“Ajang PON ini adalah pesta buat kalian, jangan anggap PON ini adalah neraka buat kalian. Nikmatilah pesta kalian ini. Anggaplah musuh itu adalah lahapan kalian dan bahan pesta kalian. Seperti filosofi singa, dari sekian banyak binatang di hutan kenapa singa dianggap si raja hutan, binatang yang lebih besar badannya dari singa banyak, yang lebih cepat dari singa juga banyak, yang lebih licik dan lihai ada, singa sebagai raja hutan karena singa melihat binatang lain seperti santapannya dan binatang lain tidak memiliki niatan seperti singa. Jadikanlah musuh kalian sebagai santapan terenak, bukan kalian yang menjadi santapan. Selamat bertanding dan sukses untuk kalian semua,” ujar Suiasa memberikan semangat.

Ketua Harian IPSI Bali Bagus Jagra Wibawa dalam laporannya menyampaikan selaku putra dan putri dalam IPSI Bali meminta doa restu yang terbaik kepada Ketua Umum beserta jajaran Pengprov IPSI Bali, apa yang menjadi harapan dari seluruh Perguruan Pencak Silat yang ada di Bali kepada para atlet yang akan bertanding pada 6 September mendatang bisa mencapai target yang ditentukan serta para atlet dapat bertanding secara maksimal. Dijelaskan pula, bahwa pada PON tahun ini, ada pengurangan jumlah wasit, dimana pada PON sebelumnya jumlah wasit dari IPSI Bali ada 3, namun di tahun sekarang hanya 2 wasit saja.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri ‘’Pujawali’’ di Pura Prajapati Banjar Babakan Kangin Desa Gulingan

“Neraka itu harusnya di tempat latihan, dan surga itu ada di medan laga, saya lihat mata dan wajah para atlet bersinar semua, sudah tidak sedih lagi. Ingatlah singa adalah raja hutan. Kita akan masuk ke hutan maka kita akan menjadi raja di sana. Mohon kepada para wasit yang dari IPSI Bali memberikan masukan-masukan kepada kami, apa yang kami perlu lakukan dan mohon juga untuk memantau para atlet Pencak Silat Kontingen Bali. Sebagai pendekar kita tidak mau curang dan juga tidak mau dicurangi. Para atlet sudah latihan dengan maksimal dan semoga bisa menampilkan yang baik di medan laga. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan pengurus Pengprov IPSI Bali,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Harumkan Nama Bangsa, Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja Raih Dua Medali Emas di SEASA Shooting Championship 2026

Published

on

By

kodam udayana
TAMPIL GEMILANG: Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja, Danton II Kidemlat Rindam IX/Udayana, tampil gemilang pada nomor 25 meter rapid fire pistol men ajang SEASA Shooting Championship 2026. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Kodam IX/Udayana di kancah internasional. Dalam ajang 48th SEASA Shooting Championship yang berlangsung di Taipei pada 3–13 Juni 2026, prajurit yang keseharian bertugas di Rindam IX/Udayana berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih dua medali emas sekaligus.

Adalah Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja, Danton II Kidemlat Rindam IX/Udayana, yang tampil gemilang pada nomor 25 meter rapid fire pistol men. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, ia sukses mempersembahkan 1 medali emas kategori individu serta 1 medali emas kategori beregu (team), mengungguli para penembak terbaik dari berbagai negara peserta.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H., yang menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Rindam IX/Udayana tidak hanya unggul dalam kemampuan militer, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional melalui disiplin, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan.

“Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten, disiplin tinggi, serta dukungan penuh dari satuan. Kami sangat bangga atas capaian yang telah diraih dan berharap ini menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus berprestasi,” ungkap Danrindam.

Di sela kesibukannya saat dihubungi via telepon, Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga, perhatian serta pembinaan dan arahan dari Danrindam IX/Udayana, serta semangat kebersamaan dari rekan-rekan satuan yang terus memotivasinya.

Lebih lanjut, setelah kembali dari kejuaraan, Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja bersama tim akan melanjutkan program pembinaan dan latihan berkelanjutan sebagai persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Bendesa/Kelian Desa Adat Se-Badung

Sementara itu Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution, turut memberikan apresiasi atas capaian gemilang tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih prajurit Rindam IX/Udayana merupakan kebanggaan tidak hanya bagi satuan, tetapi juga bagi seluruh jajaran Kodam IX/Udayana dan bangsa Indonesia.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa prajurit TNI AD, khususnya di jajaran Kodam IX/Udayana, memiliki kualitas, daya saing, serta mental juang yang tinggi di tingkat internasional. Ini adalah hasil dari pembinaan yang berkesinambungan, disiplin latihan, serta dukungan kuat dari satuan dan keluarga,” ungkap Kapendam.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga profesionalisme, serta berkontribusi positif dalam setiap penugasan maupun kompetisi yang diikuti. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Lepas 1.275 Atlet dan Official Menuju Porjar Provinsi Bali

Published

on

By

LEPAS KONTINGEN: Pemerintah Kabupaten Buleleng secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Buleleng untuk berlaga pada Porjar Provinsi Bali Tahun 2026 yang akan berlangsung di Denpasar pada 5–10 Juni 2026, bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis (4/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Buleleng untuk berlaga pada Porjar Provinsi Bali Tahun 2026 yang akan berlangsung di Denpasar pada 5–10 Juni 2026, bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis (4/6).

Dalam laporan Ketua Kontingen yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, dijelaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Buleleng pada Porjar Provinsi Bali merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pelajar, menumbuhkan sportivitas, disiplin, serta mempererat persaudaraan antar pelajar se-Bali.

Kontingen Porjar Kabupaten Buleleng Tahun 2026 diperkuat oleh 1.275 personel yang terdiri atas 1.048 atlet dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK, 191 pelatih dan official, serta 36 panitia dan pendamping. Para atlet akan bertanding pada 38 cabang olahraga resmi dan cabang olahraga ekshibisi.

Buleleng menargetkan mampu mempertahankan posisi tiga besar pada ajang Porjar Provinsi Bali dengan raihan 134 medali emas atau meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, ditargetkan sebanyak 75 persen atlet yang berlaga mampu menyumbangkan medali bagi Kabupaten Buleleng.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna yang juga sekaligus sebagai Ketua KONI Buleleng, menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua atlet dan jajaran yang telah mempersiapkan kontingen dengan baik. Ia menegaskan bahwa para atlet yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Buleleng yang akan membawa nama daerah di tingkat provinsi.

Wabup Supriatna juga menyatakan dukungannya terhadap target yang telah ditetapkan. Menurutnya, target tersebut mencerminkan semangat dan komitmen seluruh komponen kontingen, mulai dari panitia, pelatih, official hingga atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Buleleng. Ia berharap pengelolaan kontingen dapat berjalan optimal, prestasi atlet meningkat, dan suasana saling mendukung terus terjaga selama pelaksanaan Porjar.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri ‘’Pujawali’’ di Pura Prajapati Banjar Babakan Kangin Desa Gulingan

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Porjar Kabupaten Buleleng. Selamat bertanding, selamat berjuang, bawa pulang medali dan buat Buleleng bangga,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Supriatna secara resmi melepas Kontingen Porjar Kabupaten Buleleng Tahun 2026 untuk mengikuti Porjar Provinsi Bali. Dengan semangat “Buleleng Paten, Tangguh, Juara”, seluruh atlet diharapkan mampu menunjukkan prestasi terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Ratusan Pembalap Ramaikan BMX Drag Race Jembrana, Bupati Kembang: Wadah Positif Kikis Balap Liar

Published

on

By

bmx drag race
BMX DRAG RACE : Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan depan Kantor Bupati Jembrana untuk berlaga dalam ajang BMX Drag Race Jembrana, Minggu (31/5). (Foto: ist)

Jembrana, baliilu.com – Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan depan Kantor Bupati Jembrana untuk berlaga dalam ajang BMX Drag Race Jembrana, Minggu (31/5).

Kompetisi adu cepat yang berlangsung sengit ini tidak hanya menarik minat talenta lokal, namun juga penunggang besi dari luar daerah seperti Banyuwangi, Denpasar, hingga Buleleng. ​Ajang bergengsi ini dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, serta Kapolres Jembrana, Kadek Citra Dewi Suparwati.

Untuk menjamin sportivitas dan akurasi tinggi, panitia menerapkan teknologi digital terkini berupa aplikasi VRally (Rally and Drag Timer) sebagai mesin pencatat waktu otomatis. Penggunaan teknologi ini memastikan seluruh hasil balapan berjalan dengan jujur, transparan, dan fair play.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan acara ini. Ia berharap kompetisi resmi seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda Jembrana untuk menyalurkan bakat dan adrenalin mereka di jalur yang tepat.

​”Kami ingin memfasilitasi hasrat dan jiwa balap pemuda Jembrana dengan benar. Melalui event resmi seperti ini, diharapkan tidak ada lagi aksi balap liar di jalanan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Saya minta kegiatan ini agar rutin dilaksanakan,” ujarnya.

​Lebih lanjut, Bupati Kembang menekankan bahwa ajang ini juga memegang misi penting dalam sektor pariwisata daerah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendorong Jembrana sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism dan otomotif.

​”Melalui acara ini, kita ingin Jembrana semakin dikenal luas sebagai kota dengan daya tarik wisata otomotif, yang pada akhirnya mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jembrana,” imbuhnya.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Pimpin Rakor Kelangkaan LPG 3 Kg di Badung

Bukan sekadar kompetisi biasa, event ini menjadi wadah positif bagi generasi muda Jembrana untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, sekaligus menekan aksi balap liar yang meresahkan. Yang paling menarik perhatian adalah pengujian perdana inovasi daerah dengan aplikasi “VRally Drag Timer” yang direkayasa langsung oleh Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana.

​Sementara itu, Ketua Panitia BMX Drag Race Jembrana, Putu Prastya, memaparkan bahwa antusiasme peserta pada gelaran kali ini sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 157 pembalap ikut ambil bagian dalam kompetisi ini.

​”Total ada 157 peserta yang mendaftar. Kami membaginya ke dalam tiga kategori utama, yaitu Kategori Pemula sebanyak 26 peserta, Kategori Junior 79 peserta, dan Kategori Senior sebanyak 52 peserta,” ucapnya.

​Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana serta seluruh aparat keamanan yang menjaga kondusivitas acara. ​”Saya berharap, semoga ke depannya event drag race ini bisa terselenggara dengan jauh lebih ramai, sukses, dan semakin luas dalam mewadahi para pecinta motor balap,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca