Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Wabup Suiasa Lepas Atlet Pencak Silat Kontingen Bali ke PON Aceh-Sumut 2024

BALIILU Tayang

:

atlet silat pon badung
LEPAS KONTINGEN PON: Wabup Ketut Suiasa sekaligus Ketua Umum Pengprov IPSI Bali saat melepas Atlet Pencak Silat Kontingen Bali ke PON XXI Aceh-Sumut di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Senin (2/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati I Ketut Suiasa yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali melepas Atlet Pencak Silat Kontingen Bali yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024, bertempat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Senin (2/9). Atlet Pencak Silat Kontingen Bali yang akan berlaga di PON tahun ini berjumlah 15 dan didampingi oleh 6 pelatih.

Sebagai bentuk motivasi dan dukungan kepada atlet dan pelatih, Wabup Ketut Suiasa didampingi Bendahara Umum Pengprov IPSI Bali AA Ngurah Rahmadi dan Ketua Harian IPSI Bali sekaligus Manajer Tim Pencak Silat PON Bali Bagus Jagra Wibawa, menyerahkan secara langsung uang saku sebesar Rp. 1 juta kepada masing-masing atlet dan pelatih pencak silat.

Wabup Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pelatih, karena telah mendidik dalam mempersiapkan para atlet yang akan berlaga pada PON tahun ini. Disampaikan pula bahwa sekarang ini, para atlet tidak lagi berpikir tentang adu kekuatan, skill dan teknik, karena hal tersebut sudah ada pada tahapan latihan, untuk saat ini diharapkan para atlet lebih fokus terhadap mentalitas dan kejiwaan atau psikologis sebelum bertanding. Hal-hal yang dapat mengganggu kejiwaan sebelum bertanding diharapkan untuk ditinggalkan terlebih dahulu.

“Karena lelah hati dan pikiran itu, lebih menguras tenaga daripada lelah fisik. Faktor inilah yang juga menjadi salah satu menentukan juara, karena kalau lelah secara pikiran dan hati maka power atau kekuatan kita bisa menjadi lemah. Saya harapkan juga kepada adik-adik untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, guna mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak bermaksud untuk tidak berinteraksi dengan yang lainnya atau mengasingkan diri tapi demi mengamankan perjuangan dan mimpi kalian untuk bertanding di PON kali ini,“ ungkapnya.

Baca Juga  Kunjungan Mendes PDTT RI ke Desa Bongkasa Pertiwi

Dijelaskan juga bahwa, pengurus Pengprov akan mendampingi dan membantu para atlet ketika berlaga di PON tahun ini, dimana Cabor Pencak Silat akan bertanding di Kota Medan, Sumatera Utara. Diharapkan pula untuk menjaga kekompakan serta tetap menjaga komunikasi sebagai tim, apa pun yang menjadi kendala para atlet maupun pelatih untuk dikomunikasikan para jajaran Pengprov IPSI Bali karena target pada PON tahun ini IPSI Bali meraih 3 emas untuk para atletnya.

“Ajang PON ini adalah pesta buat kalian, jangan anggap PON ini adalah neraka buat kalian. Nikmatilah pesta kalian ini. Anggaplah musuh itu adalah lahapan kalian dan bahan pesta kalian. Seperti filosofi singa, dari sekian banyak binatang di hutan kenapa singa dianggap si raja hutan, binatang yang lebih besar badannya dari singa banyak, yang lebih cepat dari singa juga banyak, yang lebih licik dan lihai ada, singa sebagai raja hutan karena singa melihat binatang lain seperti santapannya dan binatang lain tidak memiliki niatan seperti singa. Jadikanlah musuh kalian sebagai santapan terenak, bukan kalian yang menjadi santapan. Selamat bertanding dan sukses untuk kalian semua,” ujar Suiasa memberikan semangat.

Ketua Harian IPSI Bali Bagus Jagra Wibawa dalam laporannya menyampaikan selaku putra dan putri dalam IPSI Bali meminta doa restu yang terbaik kepada Ketua Umum beserta jajaran Pengprov IPSI Bali, apa yang menjadi harapan dari seluruh Perguruan Pencak Silat yang ada di Bali kepada para atlet yang akan bertanding pada 6 September mendatang bisa mencapai target yang ditentukan serta para atlet dapat bertanding secara maksimal. Dijelaskan pula, bahwa pada PON tahun ini, ada pengurangan jumlah wasit, dimana pada PON sebelumnya jumlah wasit dari IPSI Bali ada 3, namun di tahun sekarang hanya 2 wasit saja.

Baca Juga  Sosialisasi Pembentukan Desa "Getting to Zero" di Kecamatan Mengwi

“Neraka itu harusnya di tempat latihan, dan surga itu ada di medan laga, saya lihat mata dan wajah para atlet bersinar semua, sudah tidak sedih lagi. Ingatlah singa adalah raja hutan. Kita akan masuk ke hutan maka kita akan menjadi raja di sana. Mohon kepada para wasit yang dari IPSI Bali memberikan masukan-masukan kepada kami, apa yang kami perlu lakukan dan mohon juga untuk memantau para atlet Pencak Silat Kontingen Bali. Sebagai pendekar kita tidak mau curang dan juga tidak mau dicurangi. Para atlet sudah latihan dengan maksimal dan semoga bisa menampilkan yang baik di medan laga. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan pengurus Pengprov IPSI Bali,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Gubernur Koster akan Wujudkan Wall Panjat Tebing di Pulau Bali

Bali Siap Sebagai Tuan Rumah World Climbing Series Tahun 2027

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Ketua FPTI Bali Putu Yudi Atmika di Jayasabha Denpasar.
TERIMA PENGPROV: Gubernur Bali Wayan Koster menerima Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, yang diketuai Putu Yudi Atmika pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Mendapat laporan terkait Bali yang belum memiliki Wall Panjat Tebing bertaraf internasional, membuat Gubernur Bali Wayan Koster mempersiapkan sarana olahraga yang menyerupai tebing alam ini dengan jenis utama seperti bouldering, lead, dan speed, untuk segera diwujudkan pada tahun 2027 mendatang.

Gubernur Koster berpandangan, olahraga panjat tebing memiliki daya tarik yang sangat tinggi di Bali, selain juga mampu melahirkan atlet dunia, seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Kabupaten Buleleng, olahraga ini akan mampu menjadi destinasi sport tourism dunia di Pulau Dewata.

Untuk mewujudkannya, Gubernur Koster pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar memastikan ke Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika bahwa wall panjat tebing bertaraf internasional ini akan dianggarkan, terkait tempat/venue-nya agar dikaji lebih matang.

“Saya berharap, kegiatan kejuaraan dunia panjat tebing ini bisa dilaksanakan di Bali sesuai informasi yang disampaikan Ketua FPTI, Pak Yudi. Saya akan support dengan fasilitas yang diperlukan berupa wall panjat tebing, kalau bisa tahun 2027 sudah bisa Bali menjadi tuan rumah dunia event panjat tebing. Ini sangat Saya dukung, karena selaras dengan program sport tourism yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali, karena Bali memiliki nama baik sebagai destinasi wisata dunia,” tegas Gubernur Koster.

Sebelumnya, Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia Bali, Putu Yudi Atmika melaporkan ke Gubernur Bali, Wayan Koster bahwa Bali beberapa kali melewati event World Climbing Series, karena dunia belum melihat adanya fasilitas wall panjat tebing yang memadai di Bali sebagai syarat untuk menjadi tuan rumah olahraga panjat tebing dunia.

Baca Juga  Kunjungan Mendes PDTT RI ke Desa Bongkasa Pertiwi

Pihaknya berharap, Pemerintah memprogramkan prasarana ini, karena dampaknya sangat positif, selain mencetak bibit atlet berkualitas dan berdaya saing, Bali akan menjadi destinasi sport tourism dunia, khususnya pada bidang olahraga panjat tebing.

“Kami siap dorong tekad Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster untuk mewujudkan wall panjat tebing ini, sehingga Bali siap menjadi tuan rumah World Climbing Series,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha dan Desa Sumerta Kaja Jadi Juara

Wahana Pembibitan Atlet dan Penguatan Kolaborasi

Loading

Published

on

By

Penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 ditandai penyerahan piala, piagam, dan tabungan Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar
PENUTUPAN TURNAMEN: Pelaksanaan penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Turnamen Tenis Meja serangkaian Hari Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi berakhir setelah laga puncak yang digelar di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. Ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi wahana pembibitan dan pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar. Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali kepada para pemenang.

Adapun para juara Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Kota Denpasar Tahun 2026 pada masing-masing kategori, yakni Kategori Beregu Antar Desa dengan Juara I diraih Desa Tegal Kertha, Juara II Kelurahan Panjer, serta Juara III bersama Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja. Selanjutnya, pada Kategori Ganda Antar Desa, Juara I diraih Desa Sumerta Kaja, Juara II Kelurahan Dauh Puri, serta Juara III Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.

Untuk Kategori Pelajar Putra U-13 Tahun, Juara I diraih Kadek Bayu Nararya Satya, Juara II I Made Gede Rafa Laksmana Wira Cahyana, serta Juara III I Kadek Danesha Artha Suputra dan Danur Eka Pratama. Sementara pada Kategori Pelajar Putri U-13 Tahun, Juara I diraih Putu Aricia Trisnayu, Juara II Ni Putu Prasida Putri Wibawa, serta Juara III Ni Komang Meida Sasmita Prastesya dan Ni Putu Bintang Gustiani.

Pada Kategori Pelajar Putra U-19 Tahun, Juara I diraih Komang Andri Vandita, Juara II I Kadek Alit Putra Yasa, serta Juara III I Made Yuga Praditya dan Kadek Yoga Priananta Chandra Bhuwana. Sedangkan pada Kategori Pelajar Putri U-19 Tahun, Juara I diraih Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi, Juara II Putu Putri Indah Cahyani, serta Juara III Vidi Prasinta Dewi dan Dewa Ayu Oso Surya Harum Genetri. Seluruh pemenang memperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri ‘’Karya Ngenteg Linggih’’ Pura Taman Suci Darmasaba

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wahana mempererat sinergi dan kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana pembibitan serta pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar.

“Penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat edukasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong-royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Penyerahan Hibah Tanah Pemprov Bali di Kabupaten Badung

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa selain bertujuan mempererat silaturahmi antarpemangku kepentingan perpajakan di Kota Denpasar, ajang ini juga menjadi wahana edukasi sekaligus pengenalan sejak dini mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak serta manfaat pajak bagi pembangunan daerah.

“Turnamen ini juga kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya membayar pajak. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Nobar Final, Panitia “All Out” Siapkan 3 Layar Lebar

Published

on

By

Banner partai final FIFA World Cup 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pada Sesi Final Piala Dunia FIFA 2026 para kesebelasan yang bertanding di laga perebutan posisi runner 2, runner 1 serta sang jawara niscaya akan berusaha all out menyuguhkan performa terbaik mereka. Tak mau kalah, Panitia Kolaborasi Kodam IX Udayana – Kadin Bali – Polda Bali – Pemprov Bali – Pemkot Denpasar pun menambah semangat untuk all out menghadirkan sajian Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 yang bertajuk Festival Rakyat 2026 agar semakin semarak dan meriah di Lapangan Puputan Badung Kota Denpasar.

“Untuk sesi 3rd Position Minggu, 19 Juli 2026 jam 02.00 WITA dan Final di Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WITA kita tambahkan 2 layar lebar di sisi kiri kanan panggung utama,” jelas Ketua Kadin Bali Made Ariandi didampingi Ketua Panitia Ketut Angpribawa serta Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma pada Sabtu (18/7) siang. Hal ini untuk menambah kemeriahaan acara nobar yang digelar sejak 15 Juli 2026 di Lapangan Puputan Badung ini. “Melihat antusiasme warga dan pertandingan yang akan menghadirkan tim – tim unggulan dunia, kita perkirakan penonton akan membludak,” ujarnya.

Ditambahkannya, penambahan layar sebagai upaya memberikan sajian Nobar terbaik bagi masyarakat penggemar bola Bali. “Karena pada sesi-sesi sebelumnya penonton sangat ramai, berdesak-desakkan di depan 1 layar utama,” ujar Ketua Kadin yang sudah menjabat untuk kedua kalinya ini. Penambahan menjadi 3 layar lebar juga untuk mengantisipasi membludaknya penonton di sesi Final yang pasti ingin menyaksikan laga terbaik dari masing-masing grup kesayangannya secara beramai-ramai.

Tim acara, Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma menyatakan bahwa Festival Rakyat : Bazzar UMKM, Pentas Seni dan Nobar yang bekerjasama dengan para UMKM juga akan all out di sesi tersebut.

Baca Juga  TPID Badung Bersiap Antisipasi Dampak El Nino

“Khususnya yang menyediakan makan dan minum, akan buka sepanjang gelaran kedua babak selama 2 hari terakhir tersebut,” ujarnya.

Pihaknya berharap para penonton tidak perlu khawatir kekurangan makanan dan minuman, stand-stand yang ada sekarang pun akan all out mendampingi penonton yang hadir ujarnya. “Ada sekitar 80- an UMKM makanan minuman dari 100 UMKM yang berpartisipasi dalam event ini dan sebagian besar stand makanan minuman sudah bersedia hadir saat sesi Nobar nanti,” pungkas pria kelahiran Singaraja ini.

Bahkan pihaknya menambah 1 mobil toilet dari Pemkot Denpasar melengkapi 1 unit yang telah disiapkan Kodam IX Udayana “Semua persiapan tambahan ini tentunya demi meningkatkan kenyamanan masyarakat Bali yang ingin menyaksikan laga tim terbaiknya dalam Nobar kali ini, tegas mantan wartawan ini. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Bali, khususnya bola mania untuk hadir beramai-ramai dalam event yang memang ditujukan untuk memberikan hiburan kepada rakyat secara cuma-cuma ini. “Mari meriahkan gelaran acara dari rakyat dan untuk rakyat ini secara bersama-sama dan bergembira semua,” tegasnya.

Banner perebutan tiga besar FIFA World Cup 2026. (Foto: ist)

Kolaborasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 bertajuk Festival Rakyat 2026 ini juga didukung PLN UID Bali, Perum Bulog, PMI Bali, Bank Indonesia bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) serta kalangan dunia usaha lainnya. Gelaran ini juga menjadi semakin meriah dan semarak dengan kehadiran berbagai acara panggung. Mulai dari band-band anakanak, remaja hingga dewasa unjuk aksi kebolehan bermain musik dalam menghibur pengunjung. “Antara lain SuperBeatz, Six Aura, Thunder Wave, Twenty Ten, Starlight, Kalafaa, Slow Avenue, Sparkle Five, Rahwana dan DK481,” ujarnya. Band-band anak-anak remaja dan dewasa ini menunjukkan aksi panggung yang memukau penonton, tak kalah dengan band populer.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Penyerahan Hibah Tanah Pemprov Bali di Kabupaten Badung

“Adapula sajian zumba, line dance dari LIDI (Line Dance Indonesia) dan dansa dari IODI Bali yang akan menghibur dengan atraksi yang memikat penonton” tambah Kadis Kominfos Gde Wirakusuma. Termasuk Band Kodam IX Udayana yang selalu tampil prima sejak hari pertama hingga akhir event ini. Kehadiran para pengisi panggung ini sangat diapresiasi panitia dan masyarakat karena mampu menyajikan hiburan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan para band dan musisi papan atas.

Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki C. Satari, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di berbagai daerah, termasuk di Bali. Menurutnya, kegiatan Nobar tidak hanya menjadi ajang hiburan olahraga, tetapi juga merupakan strategi TVRI dalam memperluas jangkauan siaran hingga ke wilayah terluar Indonesia.

“Nonton bareng menjadi momentum penting untuk menghadirkan siaran publik yang inklusif, menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui keterlibatan UMKM di berbagai daerah,” ujarnya.

Melalui semangat kebersamaan yang dibangun dalam setiap titik nobar, TVRI berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi perayaan sepak bola yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat Indonesia, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Stasiun TVRI Bali Ir. I Gede Mustito, M.Si menyatakan bahwa selain mendukung penyelenggaran Nobar di berbagai tempat, pihaknya juga menyiapkan Nobar bagi masyarakat di Stasiun TVRI Bali Renon.

Kegiatan tersebut akan dikemas dengan berbagai kegiatan seru, Fun Games dengan hadiah merchandise serta kehadiran tenant kuliner UMK yang diharapkan semakin menambah semarak suasana.

Kegiatan Nobar final ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial yang positif, memperkuat rasa kebersamaan masyarakat, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal. Selain itu, momentum Piala Dunia diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas di Bali.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri ‘’Karya Ngenteg Linggih’’ Pura Taman Suci Darmasaba

Antusiasme masyarakat Bali terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga 17 Juli 2026, TVRI mencatat sebanyak 272 titik nonton bareng (Nobar) telah tersebar di seluruh wilayah Bali, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca