Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi Program Perekonomian, UMKM dan Ekonomi Kreatif

BALIILU Tayang

:

de
Wabup Ketut Suiasa foto bersama pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif, Sabtu (23/4) di ruang pertemuan Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung. (foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin Rapat Koordinasi membahas tentang Program Perekonomian, UMKM dan Ekonomi Kreatif, Sabtu (23/4) di ruang pertemuan Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung.

Ada dua hal yang menjadi topik bahasan, pertama mengenai isu minyak goreng yang kini masih berkembang di masyarakat dan mencarikan langkah riil guna mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga. Kedua membahas mengenai program UMKM dan ekonomi kreatif, dengan menghadirkan pihak ketiga yang nantinya sebagai mitra pemerintah yang siap memberikan support kepada anak muda yang bergerak di bidang UMKM  baik dari sisi pengetahuan, konsep pemasaran hingga dukungan permodalan.

Rapat koordinasi dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kadis Sosial, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kabag Ekonomi, perwakilan dari Dinas Pariwisata serta Rico Tampenawas sebagai CEO Eazy Property selaku pihak ketiga.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Suiasa menyampaikan, bahwa rapat koordinasi dengan lintas perangkat daerah ini sebagai upaya menyikapi isu yang berkembang di masyarakat khususnya kelangkaan minyak goreng yang sudah menjadi isu nasional. Menyikapi kelangkaan minyak goreng, Suiasa memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat dalam hal ini Bapak Presiden yang sudah mengambil langkah-langkah riil, mulai dari membuat standarisasi harga, kebijakan terbaru dengan menyetop ekspor bahan baku minyak goreng, secara hukum sudah menangkap mafia minyak goreng dan memberikan BLT minyak goreng kepada masyarakat sebesar 300 ribu.

Untuk di Badung sendiri, setelah melakukan evaluasi serta mendapat masukan dari perangkat daerah terkait, tampak dari segi ketersediaan minyak goreng sudah cukup dan semakin meningkat. Namun yang menjadi masalah adalah dari sisi distribusi, karena dari pemantauan oleh Satgas Pangan diketahui distribusi yang langsung ke pasar dan ke masyarakat kurang lancar dan berdampak pada kenaikan harga. Dari permasalahan yang ada, Wabup Suiasa menegaskan, pihaknya akan membuat edaran untuk mengingatkan kepada distributor agar melakukan percepatan dan kelancaran distribusi ke pasar-pasar maupun ke masyarakat. Selain itu Pemkab Badung akan mengefektifkan Satgas Pangan yang komandonya ada di Kepolisian untuk melakukan kontrol sekaligus menindak pihak-pihak yang sengaja menimbun bahkan menghambat distribusi. Terakhir dalam upaya mengantisipasi lonjakan harga menjelang Idul Fitri, akan dilakukan intervensi pasar dalam bentuk pasar murah maupun kegiatan lainnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Kejuaraan Bola Voli Ekasila Cup I

Di sisi lain, mengenai UMKM, Wabup. Suiasa menyebutkan bahwa sudah menjadi visi-misi Pemkab Badung untuk memberdayakan sektor UMKM di Badung, sehingga menjadi salah satu sektor andalan dan unggul serta menjadi sektor dasar ekonomi masyarakat.

Menurutnya, untuk menciptakan UMKM unggul diperlukan lima hal yang disebut 5M yaitu Man, Manajemen, Market, Material dan Money. Untuk mewujudkan hal ini akan dikembangkan konsep kemitraan, dimana pihak pemerintah akan menyiapkan partner bagi UMKM yang diarahkan secara profesional. Dengan adanya partner yang sudah professional ini diharapkan terjadinya pendekatan yang friendly dan familiar.

“Pemerintah akan menyiapkan anak-anak muda yang kreatif, inovatif yang sudah berhasil dan memiliki kepedulian untuk pembinaan keberhasilan anak muda untuk berusaha dari UMKM ini. Melalui kegiatan ini kita ingin mencetak orang-orang yang disiplin, punya semangat bagus bergerak di bidang usaha UMKM dan siap menjadi profesional serta berperilaku sebagai orang yang memiliki sikap mental dan daya pikir yang profesional. Ini menjadi salah satu langkah strategis kita untuk memajukan UMKM di badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bina Vokalia Bali Juara I di Tokyo

Gubernur Koster: Bukti Kemampuan Seni Generasi Muda Bali di Kancah Internasional

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Audiensi Bina Vokalia Bali
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026) pagi. Audiensi tersebut berlangsung menyusul keberhasilan Bina Vokalia Bali meraih juara I kategori Children’s Choir A-1 dalam ajang The 8th Tokyo International Choir Competition di Tokyo, Jepang. Gubernur didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana.

Pelatih Bina Vokalia Bali, Putri Faradini Baihaqi, menyampaikan bahwa kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang. Bina Vokalia Bali tampil mewakili Indonesia dengan melibatkan 37 penyanyi muda asal Bali berusia 4–13 tahun.

Dalam kompetisi tersebut, Bina Vokalia Bali berhasil meraih juara I kategori Children’s Choir A-1. Selain itu, kelompok paduan suara anak tersebut juga terpilih sebagai salah satu finalis pada babak Grand Prix, bersaing dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Bina Vokalia Bali. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi Bali sekaligus Indonesia karena generasi muda Bali mampu menunjukkan kemampuan dan bakat seni mereka di panggung internasional.

“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak Bina Vokalia Bali. Prestasi ini membanggakan karena telah mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat internasional,” ungkap Gubernur Koster.

Keberhasilan Bina Vokalia Bali menjadi salah satu bukti potensi generasi muda Bali dalam bidang seni, khususnya seni vokal. Pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut juga membuka kesempatan bagi para penyanyi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Bali lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Pembinaan seni sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya. (gs/bi)

Baca Juga  Lolos dalam Cittakriya Bali Kerthi Nugraha, Tiga Perajin Denpasar Dinilai Tim Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Badung

Published

on

By

Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS
PENINGKATAN KAPASITAS: Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung di Ruang Rapat Kantor MDA Kabupaten Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung, Kamis (24/9).

Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas surat Majelis Desa Adat Provinsi Bali Nomor 554/MDA-Prov Bali/VII/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Langkah ini seiring dengan dilaksanakannya proses pergantian dan penetapan Prajuru PAKIS, baik di lingkungan MDA Kabupaten Badung maupun MDA Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Panyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Patengen Agung MDA Provinsi Bali, Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Panyarikan MDA Badung, serta para Prajuru PAKIS Kecamatan se-Kabupaten Badung. Hadir pula sejumlah narasumber yang memberikan pembinaan secara langsung kepada para peserta.

Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan bahwa kehadiran seluruh jajaran prajuru yang baru ditetapkan merupakan wujud tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian adat istiadat di lingkungan krama istri.

“PAKIS adalah wadah yang menaungi seluruh krama istri di setiap Desa Adat. Peningkatan kapasitas ini menjadi langkah awal agar PAKIS senantiasa berjalan selaras, terkoordinasi, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur,” tegasnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh kebersamaan antar-prajuru, memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab, serta memperkuat komitmen seluruh jajaran PAKIS dalam mengabdi kepada Desa Adat, krama, dan masyarakat Kabupaten Badung.

Melalui bekal pemahaman yang utuh dari pembinaan ini, setiap Prajuru diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus pengayom bagi seluruh warga perempuan di wilayah masing-masing, demi mewujudkan keluarga yang harmonis dan menjaga kelestarian budaya Bali di tengah arus perubahan zaman. (gs/bi)

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Kejuaraan Bola Voli Ekasila Cup I

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Atasi Macet Gatsu Barat – Canggu, Pemkab Badung Dalami Solusi Terowongan Bawah Tanah

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Bahas Rencana Terowongan Bawah Tanah Canggu
TERIMA AUDIENSI: Bupati Wayan Adi Arnawa menerima audiensi PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung mendalami rencana pembangunan infrastruktur terowongan (Tunnel) bawah tanah sebagai alternatif solusi mengurai kepadatan lalu lintas pada koridor strategis Gatsu Barat–Kerobokan-Canggu.

Pendalaman dilakukan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui audiensi lanjutan bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). Pertemuan ini membahas aspek teknis, kapasitas, estimasi investasi, skema pembiayaan, hingga tahapan implementasi.

Koridor Gatsu Barat–Canggu mendapat perhatian khusus seiring pertumbuhan permukiman, ekonomi, dan pariwisata yang menekan kapasitas jalan permukaan.

“Pembangunan infrastruktur bawah tanah menjadi salah satu alternatif yang perlu kami kaji untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas tanpa melakukan intervensi lahan permukaan dalam skala besar. Kita ingin menghubungkan jalur-jalur strategis seperti Canggu dengan infrastruktur bawah tanah yang ke depan dapat diintegrasikan dengan moda transportasi modern,” ucap Adi Arnawa.

Bupati menegaskan, keterbatasan ruang di Badung membutuhkan pendekatan infrastruktur yang adaptif terhadap tata ruang dan mobilitas jangka panjang.

“Karena itu, aspek konektivitas, kapasitas jaringan, keberlanjutan lingkungan, kebutuhan masyarakat, hingga efisiensi pembiayaan harus dihitung sejak tahap awal. Rencana ini harus ditempatkan dalam kerangka perencanaan transportasi, bukan semata proyek konstruksi,” tegasnya.

Di sisi lain, inovasi ini juga harus berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatian regulasi dan pengadaan. “Yang kita dorong adalah perencanaan yang matang, baik dari sisi teknis, efisiensi biaya, pembiayaan maupun regulasi pengadaannya. Karena ini merupakan infrastruktur strategis, setiap tahapan harus dihitung secara komprehensif,” jelas Bupati Adi Arnawa.

Hasil pembahasan akan menjadi referensi penyusunan roadmap dan studi kelayakan (feasibility study) untuk menilai kelayakan proyek dari aspek teknis, ekonomi, finansial, lingkungan, kelembagaan, serta kesesuaian peraturan perundang-undangan sebelum masuk tahapan berikutnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Terima Audiensi PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar

Dalam audiensi tersebut, tim STECS Xu Xuelin bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara Suprapto memaparkan sejumlah alternatif konfigurasi satu hingga tiga terowongan. Dari sisi teknologi konstruksi, STECS memaparkan penggunaan Tunnel Boring Machine (TBM). Metode ini masih akan dikaji berdasarkan karakteristik geologi, kedalaman, struktur tanah, dan keselamatan permukaan.

Selain teknologi, dibahas juga alternatif skema pembiayaan, termasuk penerapan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Skema tersebut memerlukan kajian kelayakan dan penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

Audiensi dihadiri Sekda Badung I.B. Surya Suamba, Asisten II I Made Agus Aryawan, jajaran Kepala Dinas PUPR, Bappeda, BPKAD, perwakilan Dinas Perhubungan, Bagian Kerja Sama, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Bagian Hukum Setda Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca