Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Giri Prasta Dampingi Menhub Tinjau Pelayanan Nataru di Pelabuhan Gilimanuk

BALIILU Tayang

:

Wagub Giri Prasta
DAMPINGI KUNJUNGAN: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Senin (29/12). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Senin (29/12). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan serta memantau pergerakan wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, khususnya arus keluar-masuk Bali.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Perhubungan dan rombongan turut didampingi Kepala Kantor Basarnas Bali, jajaran TNI Angkatan Laut, Polair, serta Brimob Polda Bali. Rombongan tiba pada siang hari dan langsung meninjau sejumlah titik pelayanan strategis, mulai dari jalur masuk kendaraan hingga Posko Pelayanan Terpadu Natal dan Tahun Baru di kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Selain melakukan pengecekan lapangan, rombongan juga membagikan sebanyak 80 paket bingkisan kepada para pengguna jasa penyeberangan. Para penumpang tampak antusias menerima bingkisan tersebut. Tidak hanya kepada penumpang, Menteri Perhubungan dan Wagub Giri Prasta juga menyerahkan paket tali kasih kepada para personel yang bertugas di Posko Pelayanan Terpadu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus wisatawan selama masa libur panjang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi puncak arus libur Nataru, termasuk menjelang perayaan Tahun Baru.

“Hari ini saya bersama Wakil Gubernur Bali, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aryo Suryo, serta Kapolda Bali hadir langsung untuk melihat kesiapan para pemangku kepentingan dalam menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru. Kesiapan rekan-rekan di lapangan sangat penting untuk memberikan layanan terbaik bagi saudara-saudara kita yang mudik maupun berlibur,” ujarnya.

Baca Juga  Giri Prasta Ajak Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forum TJSL Bersinergi Entaskan Kemiskinan di Bali

Menhub menambahkan, meskipun arus libur telah berlangsung, masih terdapat potensi peningkatan pergerakan masyarakat menjelang dan setelah perayaan Tahun Baru. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, terutama terkait keselamatan pelayaran.

“Kita masih memiliki momentum Tahun Baru. Kita harus mengantisipasi masyarakat yang berlibur maupun yang kembali dari liburan, baik dari maupun menuju Bali. Saya mengimbau seluruh pihak agar memastikan seluruh kapal yang digunakan benar-benar laik, hingga ke hal-hal terkecil. Cuaca belakangan ini juga kurang bersahabat, sehingga antisipasi serta penyampaian informasi cuaca harus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aryo Suryo menyampaikan bahwa pengamanan Nataru tahun ini dilakukan melalui empat klaster utama, yakni jalan tol, jalan nasional dan arteri, pelabuhan dan bandara, serta pusat-pusat keramaian, termasuk tempat ibadah dan kawasan wisata.

“Secara umum kondisi cukup terkendali. Arus lalu lintas di jalan tol, bandara, stasiun, hingga tempat wisata berjalan lancar. Bahkan sekitar 64 persen kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta. Hal ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi seluruh pihak, sehingga perayaan Natal dan persiapan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman dan tertib,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi arus balik serta pergerakan wisatawan lanjutan pasca Tahun Baru, termasuk di jalur penyeberangan menuju dan dari Pulau Bali.

Sebagai salah satu pintu utama masuk Bali dari Pulau Jawa, Pelabuhan Gilimanuk menjadi titik krusial selama periode Nataru. Berdasarkan pantauan lapangan dan data sementara operator penyeberangan, pergerakan penumpang dan kendaraan selama libur Nataru tahun ini cenderung meningkat dibandingkan hari normal, seiring tingginya minat masyarakat untuk berwisata ke Bali.

Baca Juga  Hadiri Mahasabha Bendesa Manik Mas, Wagub Giri Prasta Harap Lahir Program yang Bermanfaat dan Terpilih Pengurus yang Amanah

Pergerakan penumpang kapal di jalur penyeberangan ASDP Gilimanuk–Ketapang mulai menunjukkan peningkatan pasca-Hari Raya Natal 2025. Arus penyeberangan dari Bali ke Jawa terpantau lebih padat dibandingkan sebaliknya, menandakan mulai terjadinya arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berdasarkan data produksi ASDP Ketapang, tercatat sebanyak 32.570 penumpang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dalam dua hari pasca-Natal.

Di sisi lain, selama periode yang sama, sebanyak 26.810 penumpang menyeberang menuju Bali. Adapun total kendaraan yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang mencapai 6.508 unit, dengan rincian kendaraan roda dua sebanyak 1.593 unit, kendaraan roda empat 2.963 unit, bus 330 unit, serta truk sebanyak 1.622 unit. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tingkatkan Disiplin ASN, Tim GDN Badung Gelar Sidak Jam Kerja

Published

on

By

Asisten Administrasi Umum I Wayan Wijana bersama Kepala BKPSDM Badung I Wayan Putra Yadnya melakukan sidak jam kerja ASN di lingkungan Setda Badung, Senin (3/8).
SIDAK: Asisten Administrasi Umum I Wayan Wijana bersama Kepala BKPSDM Badung I Wayan Putra Yadnya saat melakukan monitoring dan sidak ke berbagai unit kerja di lingkungan Setda Badung, Senin (3/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Menindaklanjuti aturan kewajiban jam kerja dan penjatuhan sanksi bagi pelanggar sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021, Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) Kabupaten Badung melakukan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai unit kerja di lingkungan Setda Badung, Senin (3/8).

Kegiatan pemantauan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala BKPSDM Badung I Wayan Putra Yadnya, Inspektur I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, Kepala Bagian Hukum, beserta para pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Asisten Administrasi Umum Setda Badung I Wayan Wijana, menyampaikan bahwa agenda pengawasan ini berjalan beriringan dengan fase uji coba sistem absensi mobile baru. “Sidak ini bertujuan memastikan ASN menaati jam kerja sekaligus memastikan mereka telah mengunduh dan memasang sistem aplikasi absensi yang dikembangkan Dinas Kominfo,” jelas Wijana.

Menurutnya, penegakan disiplin ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk mengoptimalkan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat. Ke depan, data dari aplikasi absensi tersebut akan diintegrasikan langsung dengan sistem e-kinerja harian setiap pegawai. “Pemantauan dan sidak seperti ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan disiplin dan budaya kerja ASN,” tegas Wijana.

Melalui integrasi ini, Pemkab Badung berharap pelaporan aktivitas harian, kehadiran apel, hingga pelaksanaan tugas pokok fungsi (tupoksi) ASN dapat terdokumentasi dan dievaluasi secara lebih transparan dan akuntabel. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Bali dan Walikota Denpasar Hadiri Upacara Pemelaspasan Pura Telaga Waja, Pura Kahyangan Badung, Desa Adat Denpasar
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN 2 Kuta Utara

Bunda Narkoba: Bangun Benteng Pertahanan Dalam Diri Anak Badung

Loading

Published

on

By

Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 2 Kuta Utara, Senin (3/8).
SOSIALISASI: Bunda Antinarkoba Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 2 Kuta Utara, Senin (3/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar di SMP Negeri 2 Kuta Utara, Senin (3/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan membangun kesadaran dan kewaspadaan sejak dini di lingkungan pendidikan, agar generasi muda terhindar dari jeratan penyalahgunaan zat berbahaya yang merusak masa depan.

Acara berlangsung dengan interaktif dan penuh perhatian, menghadirkan narasumber ahli yaitu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, serta perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung. Turut hadir Kepala Sekolah SMPN 2 Kuta Utara, para guru, serta seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat.

Dalam sambutan, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa masa remaja adalah masa emas yang penuh potensi sekaligus rentan terhadap pengaruh buruk dan pergaulan bebas. “Kalian adalah harapan keluarga, kebanggaan daerah, dan penerus bangsa yang kelak akan memajukan Kabupaten Badung. Jangan pernah biarkan keinginan mencoba, rasa ingin tahu yang salah, atau tekanan pergaulan menghancurkan masa depan yang cerah itu lewat narkoba,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh siswa untuk berani berkata tidak pada segala bentuk tawaran narkoba, memperkuat iman dan karakter, mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti belajar, berolahraga, berkarya, dan berorganisasi yang sehat. Ia juga menekankan pentingnya saling peduli antar teman, berani berbagi cerita kepada orang tua dan guru jika menghadapi masalah, serta memahami bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga memutus cita-cita dan merugikan masa depan seumur hidup.

“Pemkab Badung bersama instansi terkait akan terus menggencarkan penyuluhan dan sosialisasi di setiap jenjang sekolah tanpa henti. Tujuannya agar terbangun benteng pertahanan yang kuat dalam diri setiap anak Badung yakni sehat, cerdas, berkarakter, bebas narkoba, dan siap mewujudkan generasi emas yang kita cita-citakan,” tambahnya.

Baca Juga  Hadiri Mahasabha Bendesa Manik Mas, Wagub Giri Prasta Harap Lahir Program yang Bermanfaat dan Terpilih Pengurus yang Amanah

Kepala Sekolah SMPN 2 Kuta Utara Ida Bagus Nyoman Segarayoga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini. Ia menyatakan komitmen pihak sekolah untuk menjadikan lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan bebas narkoba sebagai prioritas utama, serta akan terus mendukung program pembinaan karakter dan kesehatan bagi seluruh warga sekolah. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong “Atma Wedana” Massal Jadi Model Gotong-royong, Tegaskan Komitmen Perkuat Desa Adat Bali

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Upacara Pitra Yadnya Atma Wedana, Ngaben dan Nyekah Massal di Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (2/8).
HADIRI UPACARA: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Upacara Pitra Yadnya (Pranawa) Atma Wedana, Ngaben dan Nyekah Massal yang diselenggarakan Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (2/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Upacara Pitra Yadnya (Pranawa) Atma Wedana, Ngaben dan Nyekah Massal yang diselenggarakan Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (2/8). Kehadiran Gubernur Bali menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelestarian adat, tradisi, agama, dan budaya Bali melalui penguatan peran desa adat sebagai pilar kehidupan masyarakat Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Wayan Koster secara simbolis melaksanakan prosesi ngayeg tirta yang diiringi para pemangku sebagai bagian dari rangkaian upacara suci penyempurnaan atma leluhur.

Di hadapan krama adat dan peserta upacara, Koster menilai pelaksanaan Atma Wedana secara massal merupakan solusi yang sangat baik karena mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong-royong dalam menjalankan yadnya.

Atma Wedana ini solusi yang sangat baik. Bersamaan dilakukan untuk 18 sawa. Bagus sekali dan harus terus dikembangkan sebagai bentuk gotong-royong agar pelaksanaan upacara tidak menjadi beban personal bagi masyarakat,” ujar Koster.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bali akan terus hadir mendukung desa adat sebagai benteng pelestarian budaya sekaligus penguatan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Bali.

Koster mengungkapkan, dukungan tersebut telah diwujudkan melalui berbagai kebijakan, termasuk pemberian hibah aset pemerintah kepada desa adat yang dinilai mampu mengelola lahan secara produktif.

“Saat Bendesa dan panitia beraudiensi kepada saya, saya langsung setuju membantu. Seperti saat pembangunan TPS-3R maupun hibah tanah milik Pemprov. Kalau ada lahan pemerintah yang tidak produktif dan lebih bermanfaat dikelola desa adat, saya berikan kepada desa adat agar lebih produktif. Kita ngayah bersama desa adat,” katanya.

Ia menegaskan aset yang dihibahkan harus dikelola secara profesional dengan tetap berlandaskan aturan adat melalui pararem sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutannya.

Baca Juga  Giri Prasta Ajak Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forum TJSL Bersinergi Entaskan Kemiskinan di Bali

Koster juga mencontohkan keberhasilan optimalisasi pengelolaan aset pemerintah di kawasan pariwisata. Menurutnya, nilai kerja sama pengelolaan lahan di kawasan ITDC meningkat signifikan dari sekitar Rp 7 miliar per tahun menjadi Rp 57 miliar per tahun setelah dilakukan pembenahan tata kelola.

“Pengelolaan seperti ini akan terus ditingkatkan agar memberikan manfaat maksimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Desa adat juga silakan mengajukan hibah atas nama desa adat dengan aturan yang jelas sehingga aset bisa menghasilkan dan dirawat dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan desa adat tidak hanya memiliki tanggung jawab pada aspek sekala, tetapi juga niskala, sehingga harus diperkuat agar tetap berdaya menghadapi perkembangan zaman, terutama bagi Desa Adat Bualu yang berada di kawasan strategis pariwisata Nusa Dua.

“Desa adat harus kuat. Apalagi Desa Bualu berada di kawasan komersial dan pariwisata. Gotong-royong antara desa adat, pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi harus terus dijaga. Saya yakin dengan menjaga desa adat, leluhur akan memberikan jalan yang baik bagi Bali ke depan,” katanya.

Upacara Atma Wedana tahun 2026 di Desa Adat Bualu dipuput oleh Ida Pedanda Putra Telaga. Upacara ini merupakan bagian dari pelaksanaan Pitra Yadnya yang bertujuan menyucikan sekaligus menyempurnakan atma para leluhur sebagai wujud sradha dan bhakti umat Hindu.

Ketua Panitia atau Prawartaka Karya, Ketut Nesa, menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Bali, pemerintah, dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga pelaksanaan upacara berlangsung lancar dan sukses.

Ia menjelaskan rangkaian karya diawali dengan prosesi pengabenan pada 16 Juli 2026, sedangkan upacara nyekah dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026.

Tahun ini, upacara diikuti 18 sawa dalam prosesi Atma Wedana serta 114 sawa yang mengikuti upacara nyekah. Seluruh rangkaian kegiatan menelan biaya sekitar Rp 1,7 miliar yang berasal dari urunan krama Desa Adat Bualu dan dukungan donasi dari berbagai pihak.

Baca Juga  Empat Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap RAPBD 2026 dan Raperda Penyertaan Modal Perseroda PKB

Gubernur Koster sendiri secara langsung menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta rupiah sebagai simbolisasi dukungan terhadap pelaksanaan upacara tersebut. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca