Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Giri Prasta Hadiri Pertemuan Ilmiah Kedokteran Olahraga Indonesia–Malaysia di Bali

BALIILU Tayang

:

Wagub Giri Prasta
TINJAU PAMERAN: Wagub Giri Prasta berkesempatan meninjau pameran alat-alat olahraga dan kesehatan saat menghadiri “10th Annual Scientific Meeting for Indonesian Sport Medicine Association (PDSKO) 2025” yang dirangkaikan dengan “2nd Malaysian–Indonesia Sport Symposium 2025”, bertempat di Hotel Plaza Sanur, Denpasar, Jumat (31/10).  (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, menghadiri kegiatan 10th Annual Scientific Meeting for Indonesian Sport Medicine Association (PDSKO) 2025 yang dirangkaikan dengan 2nd Malaysian–Indonesia Sport Symposium 2025, bertempat di Hotel Plaza Sanur, Denpasar, Jumat (31/10).

Kegiatan ilmiah bergengsi ini diikuti sekitar 200 peserta serta narasumber internasional dari berbagai negara, termasuk Italia, Belanda, dan Malaysia. Acara ini menjadi wadah untuk memperbarui pengetahuan, memperkuat kolaborasi lintas profesi, dan membahas kemajuan ilmu kedokteran olahraga di kawasan Asia Tenggara.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Giri Prasta menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas nasional maupun daerah, termasuk di Provinsi Bali. Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan masyarakat melalui pemerataan tenaga dokter spesialis, pengembangan sarana dan prasarana kesehatan, serta pelaksanaan program berbasis kearifan lokal.

“Bali kini tidak hanya mengandalkan pariwisata konvensional, namun tengah bertransformasi menjadi Central Wellness Tourism yang mengintegrasikan pariwisata dengan kesehatan dan kebugaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wagub Giri Prasta menjelaskan berbagai terobosan yang tengah dijalankan, seperti penguatan layanan kesehatan tradisional, pendirian klinik desa, pelaksanaan program Bantuan Hidup Sehat Bahagia, hingga pemberian insentif bagi kader masyarakat. Menurutnya, seluruh upaya tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Bali yang sehat, bahagia, dan sejahtera lahir batin.

Pada kesempatan itu, Wagub Giri Prasta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi dan profesional kesehatan dalam penyusunan serta pelaksanaan program prioritas daerah.

“Kontribusi tenaga ahli dan akademisi sangat penting untuk mempercepat pencapaian target peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Apalagi saat ini, tantangan kesehatan tidak lagi bersifat lokal, melainkan sudah menjadi isu global. Karena itu, kita tidak boleh lengah dan harus terus beradaptasi agar tidak tertinggal dari perkembangan dunia,” tegasnya.

Baca Juga  Wagub Bali Minta Penguatan Layanan Rehabilitasi Narkoba, Terima Kunjungan Komite III DPD RI

Pemerintah Provinsi Bali, lanjutnya, mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ilmiah seperti ini karena memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan olahraga.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada panitia karena telah memilih Bali sebagai tuan rumah kegiatan ini. Kami berharap semakin banyak konferensi nasional maupun internasional yang digelar di Bali, karena selain menjadi ajang berbagi ilmu, kegiatan seperti ini turut memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism dan wellness destination dunia,” ujarnya.

Ia juga mendorong para dokter spesialis untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan berada di Bali untuk berwisata dan menikmati keindahan alam serta budaya yang menjadi daya tarik utama Pulau Dewata.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), Dr. dr. Rika Haryono, Sp.KO., Subsp.A.L.K.(K), dalam sambutannya menyampaikan bahwa terapi regeneratif kini menjadi harapan baru dalam dunia kedokteran olahraga karena mampu mempercepat proses pemulihan jaringan dan penyembuhan cedera, khususnya bagi atlet dan masyarakat aktif.

“Melalui seminar dan workshop ini, kami ingin memperbarui pengetahuan, berbagi pengalaman klinis, dan memperkuat kolaborasi antarprofesi. Bali kami pilih karena memiliki harmoni antara aktivitas fisik, kesehatan, dan budaya — simbol keseimbangan yang merepresentasikan semangat sport tourism,” jelasnya.

Ketua Panitia, Dr. Muhammad Ikhwan Zein, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan acara ini.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami dapat menyelenggarakan forum ilmiah internasional ini di Pulau Bali yang indah. Kami meyakini bahwa kedokteran olahraga dapat menjadi media utama untuk mendukung kesehatan masyarakat dan meningkatkan prestasi atlet nasional,” ungkapnya.

Baca Juga  Pertukaran Pemuda Antarprovinsi di Gianyar Resmi Ditutup

Usai menghadiri acara, Wagub Giri Prasta berkesempatan meninjau pameran alat-alat olahraga dan kesehatan yang digelar di area kegiatan, serta berdialog dengan peserta dan pelaku industri kesehatan olahraga.

Pertemuan ilmiah tahunan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarprofesi, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kedokteran olahraga dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Giri Prasta Ajak Umat di Masjid Agung Al-A'La Gianyar Bersinergi Membangun Bali Damai

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Hadiri ‘’Pujawali’’ Pura Luhur Natar Sari

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Wagub Bali Minta Penguatan Layanan Rehabilitasi Narkoba, Terima Kunjungan Komite III DPD RI

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca