Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wakil Gubernur Giri Prasta: Ormas Harus Jadi Garda Damai Bali

HUT Ke-22 Baladika Bali Tegaskan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

Loading

BALIILU Tayang

:

hut baladika
HADIRI HUT: Wakil Gubernur Bali sekaligus Dewan Pengawas DPD Pusat Baladika Bali, I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Baladika Bali, Selasa (5/5), di Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Lingkungan Negara Kelod, Sading, Mengwi, Badung. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Baladika Bali, Selasa (5/5), di Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Lingkungan Negara Kelod, Sading, Mengwi, Badung, berlangsung penuh makna dengan perpaduan antara refleksi organisasi, aksi sosial, dan penegasan arah masa depan. Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, momentum ini menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan titik konsolidasi untuk memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.

Ketua Panitia HUT, Komang Merta Jiwa, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa peringatan ini merupakan ruang refleksi sekaligus penguatan jati diri organisasi. “Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menata langkah ke depan, mempererat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai perjuangan,” ujarnya di hadapan para undangan.

Ia juga menggarisbawahi bahwa organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang pembelajaran yang membentuk karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Dalam suasana yang sarat makna, Komang Merta Jiwa mengingatkan tantangan yang dihadapi Bali saat ini, mulai dari dinamika global hingga ancaman terhadap nilai-nilai adat dan budaya lokal.

“Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat nilai-nilai tersebut. Organisasi ini harus menjadi kekuatan yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai aksi nyata. Penyerahan bantuan kemanusiaan kepada penyandang disabilitas menjadi momen emosional yang menggambarkan sisi humanis organisasi. Tak hanya itu, Baladika Bali juga menyerahkan bantuan lingkungan berupa 35 tong komposter dan 2.000 kantong komposter kepada warga Kelurahan Sading sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber. Di sektor kemanusiaan, kerja sama dengan PMI Bali menghasilkan 345 kantong darah, menjadikan kegiatan donor darah ini sebagai salah satu yang terbesar di Bali.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Sampaikan Penjelasan Raperda RPJMD dan Pertanggungjawaban APBD 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Bali

Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Umum DPD Baladika Bali, I Bagus Alit Sucipta, menegaskan bahwa usia 22 tahun adalah fase kematangan organisasi yang harus diisi dengan kontribusi nyata. “Ini momentum memperkuat soliditas dan memastikan kita benar-benar hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Ketua Umum DPP Aliansi Bali Angunggah Shanti, AA Ketut Suma Widana, yang menekankan pentingnya menjaga citra organisasi melalui tindakan nyata. “Jawab stigma dengan aksi. Tunjukkan bahwa kita hadir untuk masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan, dan tetap bersatu dalam mencapai tujuan, yang tentunya harus diiringi doa,” katanya.

Dewan Pembina Baladika Bali, I Nyoman Gde Sudiantara, turut mengingatkan akar sejarah organisasi yang dibangun dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat sejak awal. “Nilai dasar ini harus tetap kita jaga dan perkuat untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Sorotan utama tertuju pada penegasan Wakil Gubernur Bali sekaligus Dewan Pengawas DPD Pusat Baladika Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang menyampaikan pesan kuat dan tajam terkait peran organisasi kemasyarakatan di Bali.

Menurutnya, HUT ke-22 ini harus dimaknai sebagai momentum konsolidasi dan evaluasi menyeluruh. “Ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum untuk memperkuat organisasi, mengevaluasi program, isu strategis yang ada di masyarakat, dan memastikan kita benar-benar hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa organisasi harus mampu menjadi penjaga stabilitas sosial dengan menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepedulian di tengah masyarakat. “Yang dikenang masyarakat bukan apa yang kita ucapkan, tetapi apa yang kita lakukan,” ujarnya, menegaskan pentingnya aksi nyata dibanding wacana.

Dalam penyampaiannya yang penuh energi, Wagub Giri Prasta juga menyoroti pentingnya kekompakan sebagai fondasi utama perjuangan organisasi. “Kalau kita tidak bersatu, setengah perjuangan kita sudah hilang. Namun, kalau kita kompak bersatu, setengah perjuangan kita sudah berhasil. Tidak ada yang tidak mungkin,” katanya.

Baca Juga  Wagub Bali Dukung PERTINA Lahirkan Atlet Berprestasi

Ia bahkan mendorong organisasi untuk terus membina kader-kader terbaik yang mampu menembus posisi strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Saya melihat banyak sumber daya manusia yang luar biasa di sini. Tinggal bagaimana kita membina, menjaga integritas, dan tetap loyal pada organisasi,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya pembinaan karakter untuk menghapus stigma negatif terhadap organisasi kemasyarakatan. “Kita harus buktikan bahwa kita adalah kekuatan sosial yang bermartabat, bukan sebaliknya,” tandasnya.

Rangkaian kegiatan yang sarat nilai sosial dan kebersamaan ini menjadi refleksi bahwa Baladika Bali tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat.

Di usia ke-22, organisasi ini menunjukkan bahwa kekuatan sejati tidak hanya terletak pada jumlah anggota, tetapi pada soliditas, nilai, dan kontribusi nyata yang diberikan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Hadir di Buleleng

Putri Koster Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan, Ketahanan Pangan, dan Kepedulian Sosial

Loading

Published

on

By

Ketua TP PKK Putri Koster menghadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Buleleng bersama masyarakat penerima bantuan.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat hadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, kembali menggulirkan program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan menyambangi masyarakat di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). Melalui kegiatan tersebut, masyarakat menerima berbagai bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pengolahan pangan lokal, serta ajakan untuk berpartisipasi aktif mendukung pembangunan mulai dari tingkat desa hingga provinsi.

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa program Bergerak dan Berbagi merupakan kelanjutan dari program yang telah dijalankan TP PKK Provinsi Bali pada periode sebelumnya. Program ini bertujuan memperkuat peran PKK sebagai penggerak masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami hadir untuk menyapa sekaligus mengajak masyarakat bergerak. Bergerak artinya mengetahui apa yang harus dilakukan, mendukung program kepala desa, bupati, hingga visi dan misi Gubernur Bali. PKK tidak hanya mengajak, tetapi juga memberi contoh melalui aksi nyata,” ujarnya.

Selain Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali juga menjalankan sejumlah program lain, antara lain Berbelanja dan Berbagi yang dilaksanakan secara bergiliran di kabupaten/kota, serta Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu.

“Tujuannya adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk meluangkan waktu membersihkan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing. Budaya ini perlu dibangkitkan karena belakangan ini waktu masyarakat banyak tersita akibat penggunaan gawai secara berlebihan,” jelasnya.

Khusus di Desa Tejakula, Ny. Putri Koster menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pengelolaan garam tradisional yang semakin maju setelah Pemerintah Provinsi Bali menerbitkan regulasi mengenai tata kelola garam tradisional. Menurutnya, kebijakan tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi garam tradisional Bali untuk dipasarkan karena telah memiliki izin edar sehingga dapat dimanfaatkan secara lebih luas, termasuk oleh sektor perhotelan dan restoran.

Baca Juga  Tetap Jaga Akar Budaya, Wagub Giri Prasta Pesankan Anak Muda Jauhi Mabuk dan Narkoba

“Restoran dan hotel kini banyak menggunakan garam tradisional Bali karena rasanya lebih gurih dan kaya. Ini menjadi peluang besar bagi petani garam Tejakula,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardani Sudjitra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ny. Putri Koster beserta rombongan yang secara konsisten menyambangi seluruh kabupaten/kota di Bali melalui program sosial tersebut.

Ia mengatakan bahwa berbagai program yang menjadi arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali telah diimplementasikan di Kabupaten Buleleng, mulai dari penyaluran bantuan sosial, penguatan ketahanan pangan keluarga, pengolahan pangan lokal, hingga pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Buleleng serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada para penerima manfaat yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi kegiatan.

Pada setiap lokasi kegiatan juga diserahkan berbagai bantuan lainnya, yakni 50 paket Gemarikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu bagi masing-masing 10 balita dan 10 ibu hamil oleh PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, 20 paket multivitamin bagi masing-masing 10 balita dan 10 lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan tenaga medis dari rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Bali. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan pembagian vitamin kepada masyarakat. Selain itu, Bali Chef Community memberikan pelatihan memasak kepada ibu-ibu PKK dan remaja dengan memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Baca Juga  Wagub Bali Dukung PERTINA Lahirkan Atlet Berprestasi

Melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali berharap masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai fondasi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali yang berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung Pedungan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung, Pedungan, Denpasar.
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Ngresi Gana Ngingkup, dan Caru Manca Kelud di Merajan Kawanan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung, Banjar Sawah, Kelurahan Pedungan, Rabu (5/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Ngresi Gana Ngingkup, dan Caru Manca Kelud di Merajan Kawanan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung, Banjar Sawah, Kelurahan Pedungan, Rabu (5/8).

Suasana upacara berlangsung khidmat dengan diikuti para panglingsir, prajuru adat, semeton Pratisentana Sira Arya Kanuruhan, serta masyarakat sekitar. Rangkaian yadnya yang dipersiapkan secara gotong-royong mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, rasa bhakti umat, sekaligus komitmen bersama dalam menjaga kesucian tempat suci dan mempererat ikatan persaudaraan antarkrama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, serta tokoh masyarakat setempat.

Di sela-sela kegiatan, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan semeton yang telah melaksanakan karya dengan penuh ketulusan melalui semangat ngayah. Menurutnya, pelaksanaan upacara keagamaan bukan hanya menjadi bentuk sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, namun juga menjadi media untuk memperkuat nilai kebersamaan, persaudaraan, serta menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Pelaksanaan upacara keagamaan tidak hanya menjadi wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi ruang memperkokoh nilai kebersamaan yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa berharap semangat menyama braya, gotong-royong, dan pelestarian adat istiadat Bali senantiasa dijaga oleh seluruh masyarakat. Di tengah dinamika perkembangan zaman, keberlangsungan tradisi diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga jati diri budaya Bali sekaligus mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis sesuai nilai-nilai Tri Hita Karana.

Sementara itu, Manggala Karya, I Ketut Urip Darmadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi penyemangat bagi seluruh semeton dalam menyukseskan rangkaian karya yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Baca Juga  DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Ke-17, Bahas Raperda RPJMD dan Pertanggungjawaban APBD 2024

“Puncak karya dipuput oleh Ida Pedanda Gede Cawu Putra Manuaba dari Grya Anyar Manuaba, Cawu Blayu. Usai puncak karya, rangkaian upacara akan dilanjutkan dengan prosesi penganyaran,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua TP PKK Denpasar Bersama Ketua GOW Panen Bawang Merah dan Jagung Manis di Subak Intaran Barat

Published

on

By

Ketua TP PKK Antari Jaya Negara bersama Ketua GOW Ayu Kristi Arya Wibawa memanen bawang merah dan jagung manis bersama anak-anak PAUD di Subak Intaran Barat.
PANEN BAWANG MERAH: Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, didampingi Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa melaksanakan panen bawang merah dan jagung manis bersama anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Subak Intaran Barat, Rabu (5/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa melaksanakan panen bawang merah dan jagung manis bersama anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Subak Intaran Barat, Rabu (5/8). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keceriaan sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak sejak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi, serta undangan lainnya.

Kegiatan panen bersama ini merupakan bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Dengan turun langsung ke lahan pertanian, anak-anak diajak mengenal proses budidaya tanaman, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen, sehingga tumbuh rasa cinta terhadap alam, lingkungan, dan hasil pertanian lokal.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, mengatakan bahwa edukasi pertanian sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter anak yang peduli terhadap lingkungan dan menghargai proses menghasilkan pangan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar memanen, tetapi juga memahami bahwa setiap hasil pertanian diperoleh melalui kerja keras dan kesabaran. Harapannya, mereka semakin mencintai alam, menghargai petani, dan terbiasa mengonsumsi pangan sehat,” ujarnya.

Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyampaikan bahwa pembelajaran di luar ruang seperti ini mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan tersebut juga melatih kerja sama, rasa ingin tahu, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga  Wagub Bali Hadiri Penyampaian Pandangan DPRD Bali atas Dua Raperda Strategis KIP dan ASKP

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar mengatakan bahwa keterlibatan anak-anak PAUD dalam kegiatan panen merupakan salah satu bentuk edukasi pertanian yang efektif. Melalui pengalaman langsung di lapangan, diharapkan akan tumbuh generasi yang lebih peduli terhadap sektor pertanian dan mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kegiatan panen bawang merah dan jagung manis ini menjadi wujud sinergi antara TP PKK Kota Denpasar, GOW Kota Denpasar, Dinas Pertanian Kota Denpasar, TPID Kota Denpasar serta lembaga PAUD dalam mendukung program edukasi berbasis lingkungan dan penguatan ketahanan pangan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna membentuk generasi muda yang sehat, peduli lingkungan, dan mencintai pertanian sebagai bagian dari kehidupan. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca