Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Dampingi Kunker Menteri LH Jumhur Hidayat di Denpasar

Tanam Pohon Langka Hingga Dialog, Apresiasi Kawasan Tukad Bindu Sebagai Keberhasilan Komunitas Jaga Lingkungan

Loading

BALIILU Tayang

:

walikota jaya negara
DAMPINGI MENTERI LH: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat di Kawasan Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman, Denpasar, Selasa (9/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat di Kawasan Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman, Denpasar, Selasa (9/6). Dalam kunjungan tersebut, Menteri LH, Jumhur Hidayat bersama jajaran turut menanam pohon langka, yakni cendana, gaharu dan pala serta berdialog bersama komunitas masyarakat peduli lingkungan.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Pejabat Utama Kementerian LH, Kadis DLHK Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara (Pusdal LH Bali Nusra) saat ini dijabat oleh Ni Nyoman Santi, Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, Plt. Kadis PUPR Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, komunitas masyarakat peduli lingkungan serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan local wisdom yang sangat berharga dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan salah satu contoh yang patut diapresiasi adalah yang dilakukan oleh Tukad Bindu di Denpasar. Kearifan lokal yang tumbuh dari masyarakat terbukti mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun kesadaran kolektif untuk merawat sungai dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Model seperti ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat,” ujar Jumhur Hidayat.

Menurutnya, keberhasilan Tukad Bindu menjadi bukti bahwa tata kelola sungai yang baik dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga setempat.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Tukad Bindu yang telah berhasil membangun partisipasi masyarakat melalui pendekatan local wisdom dalam tata kelola lingkungan, khususnya pengelolaan sungai. Upaya ini tidak hanya menjaga fungsi ekologis sungai, tetapi juga memperkuat nilai sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun Kepemimpinan Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa

Jumhur menambahkan bahwa praktik baik yang dikembangkan di Tukad Bindu layak menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Sehingga apa yang dilakukan di Tukad Bindu dapat diadopsi dan direplikasi oleh berbagai daerah sebagai contoh tata kelola sungai yang berbasis partisipasi masyarakat dan kearifan lokal.

“Pemerintah mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif serupa agar pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan selamat datang kepada Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, di Kota Denpasar. Menurutnya, kehadiran Menteri LH menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Lingkungan Hidup di Kota Denpasar. Kehadiran beliau merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan yang selama ini kami lakukan bersama masyarakat,” ujarnya.

Jaya Negara menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, serta masyarakat perlu terus dioptimalkan demi menjaga keberlangsungan ekologi dan kelestarian lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Menteri sudah berkenan menerima usulan, saran, dan masukan dari komunitas peduli lingkungan di Kota Denpasar. Tentu hal tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan bagi kami dalam meningkatkan tata kelola lingkungan ke depan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis berbagai program pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pertahankan WTP 12 Kali Beruntun, Bupati Kembang Tegaskan Fokus pada Penguatan Tata Kelola APBD Jembrana

Published

on

By

bupati kembang
TERIMA LHP LKPD 2025: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (8/6/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diterima langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (8/6/2026).

Meskipun mencetak capaian gemilang, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan penekanan kuat bahwa opini WTP ini jangan hanya dipandang sebagai sebuah piala penghargaan, melainkan sebagai standar kewajiban yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.

“WTP yang kita raih hari ini sebenarnya melalui proses yang panjang. Kita sudah mulai mendapatkan opini WTP ini sejak 12 tahun yang lalu dan berhasil mempertahankannya hingga kini. Namun, opini WTP bukanlah sebuah piala prestasi, melainkan standar kewajiban yang memang harus dipenuhi melalui komitmen dan kerja keras yang konsisten, bahkan mutlak untuk terus ditingkatkan untuk tata kelola APBD yang lebih baik,”tegas Bupati Kembang usai acara.

Kembang juga menyebut WTP adalah standar minimum transparansi yang wajib dipenuhi, jadi bukan sekadar ajang pamer penghargaan. Capaian ini dinilai sebagai pelecut kerja bersama agar lebih baik lagi ke depan.

“Capaian ke-12 ini merupakan buah dari koordinasi dan kerja sama yang kokoh antara Pemkab Jembrana dan DPRD Kabupaten Jembrana beserta segenap stakeholdernya,” sambungnya.

Selanjutnya Pemkab Jembrana berkomitmen penuh untuk menjadikan catatan dan rekomendasi BPK sebagai bahan evaluasi demi perbaikan tata kelola ke depan.

Diantaranya, Anggaran APBD akan terus dioptimalkan melalui langkah-langkah efisiensi belanja dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mewujudkan visi Jembrana Maju, Harmoni, Bermartabat.

Baca Juga  Meriahkan Hardiknas, Walikota Jaya Negara Buka Lomba Magender Wayang

Penyerahan LHP ini dilakukan serentak oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali yang juga berhasil mempertahankan predikat WTP.

Satria Perwira mengingatkan agar seluruh kepala daerah tidak cepat berpuas diri. Selain wajib menindaklanjuti rekomendasi dari BPK, pemerintah daerah dituntut untuk merancang program yang dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Capaian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota diharapkan tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas kinerja demi pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ucapnya.

Turut hadir mendampingi Bupati Jembrana dalam prosesi penyerahan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Made Budiasa serta Inspektur Kabupaten Jembrana Ni Wayan Koriani. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Raih Opini WTP Ke-12 Kali Berturut-turut, Jadikan Dorongan Tingkatkan Kinerja

Published

on

By

wtp buleleng
TERIMA LHP LKPD 2025: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ngurah Arya hadir langsung menerima LHP LKPD TA 2025 yang diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira, Senin (8/6) di Kantor DPRD Provinsi Bali. (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Pada Rapat Paripurna ke-39 DPRD Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah LKPD Tahun Anggaran 2025, Kabupaten Buleleng berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ngurah Arya hadir langsung menerima LHP LKPD TA 2025 yang diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira, Senin (8/6) di Kantor DPRD Provinsi Bali.

Opini WTP ke-12 kali berturut-turut ini menjadi bukti komitmen Pemkab Buleleng dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap standar akuntansi pemerintahan. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras, integritas, dan sinergi seluruh Pimpinan Perangkat Daerah serta aparatur di lingkungan Pemkab Buleleng.

Bupati Sutjidra menegaskan, raihan WTP ini tidak boleh membuat lengah, melainkan harus menjadi pendorong untuk berkinerja lebih baik lagi.

“Opini WTP ke-12 kali ini adalah hasil kerja kita bersama. Namun ini bukan tujuan akhir. Justru harus menjadi motivasi dan energi baru agar kita terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan tata kelola pemerintahan, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin prima dan pembangunan daerah berjalan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh OPD menjadikan hasil pemeriksaan BPK sebagai bahan evaluasi dan perbaikan. Setiap rekomendasi harus ditindaklanjuti secara serius agar pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel dan bebas dari potensi penyimpangan.

Pemkab Buleleng berkomitmen menjadikan opini WTP sebagai fondasi untuk mewujudkan good governance dan clean government. Dengan pengelolaan keuangan yang disiplin dan akuntabel, diharapkan setiap program pembangunan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Buleleng.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Pimpin Apel HUT Ke-67 Provinsi Bali di Kota Denpasar

Turut hadir mendampingi Bupati Buleleng, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Inspektur Daerah, Kepala BKAD, serta Kepala OPD terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Laksanakan Penyegaran Organisasi Melalui Sertijab Pejabat Satuan

Published

on

By

Kodam IX/Udayana
SERTIJAB: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana yang berlangsung khidmat bertempat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Selasa (9/6/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana yang berlangsung khidmat bertempat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan guna meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta kinerja satuan dalam menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

Upacara yang berlangsung dengan penuh nuansa kebanggaan dan penghormatan tersebut turut diwarnai prosesi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana sebagai simbol penghormatan dan wujud kecintaan terhadap satuan sebagai wadah pengabdian. Tradisi ini mencerminkan rasa bangga, loyalitas, dedikasi, serta penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan, kehormatan, dan jiwa korsa yang tertanam selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Prosesi tersebut juga menjadi penegasan komitmen untuk terus menjaga nama baik satuan dan nilai-nilai Praja Raksaka di manapun penugasan dilaksanakan.

Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Brigjen TNI Subagyo W.G. beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama melaksanakan tugas di lingkungan Kodam IX/Udayana. Pangdam menilai berbagai kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Kodam IX/Udayana. Selanjutnya Brigjen TNI Subagyo W.G. mendapat amanah sebagai Staf Khusus Kasad.

“Atas nama pribadi dan seluruh warga Kodam IX/Udayana, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Subagyo beserta istri yang telah mendedikasikan pengabdian yang luar biasa selama ini,” ujar Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada para pejabat baru, yakni Kolonel Inf Muhamad Dariyanto sebagai Irdam IX/Udayana, Kolonel Ckm dr. I Nyoman Indrawan, Sp.PD., FINASIM. sebagai Karumkit Tk. II Udayana Kesdam IX/Udayana, serta Kolonel Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa sebagai Wadanrindam IX/Udayana. Kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu memberikan energi, gagasan, dan semangat baru dalam mendukung kemajuan organisasi.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri HUT Ke-18 Komunitas Beduda

Pangdam meyakini para pejabat yang menerima amanah jabatan memiliki pengalaman dan kapasitas yang memadai untuk menjalankan tugas dengan baik. Ia menekankan pentingnya melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pejabat sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi dan terobosan baru guna meningkatkan kualitas kinerja satuan serta memperkuat peran Kodam IX/Udayana dalam mendukung kepentingan pertahanan negara di wilayah Bali, NTB, dan NTT.

“Segera pelajari tugas, temukan terobosan dan gagasan baru serta berikan warna positif yang lebih segar guna meningkatkan kinerja satuan. Tanamkan tradisi satuan sebagai pengingat integritas Prajurit Praja Raksaka sejati,” tegas Pangdam.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan personel dan organisasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas satuan, serta memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Serah terima jabatan merupakan momentum strategis dalam proses regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi, serta menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi peningkatan kinerja Kodam IX/Udayana dalam mendukung tugas pokok TNI AD,” ujar Kapendam.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri Kasdam, Kapoksahli, para Danrem, Danrindam, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli, para Dan/Kabalakdam  IX/Udayana, Ketua, Wakil Ketua dan pengurus Persit KCK PD IX/Udayana, serta undangan lainnya.

Rangkaian acara serah terima jabatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat dari seluruh perwira yang hadir. Pergantian ini bukan sekadar rotasi tugas biasa, melainkan momentum penting bagi Kodam IX/Udayana untuk terus menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas kinerja organisasi di masa mendatang. (gs/bi)

Baca Juga  Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyangging” Metatah Massal Banjar Tunjung Sari

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca