Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Walikota Jaya Negara Hadiri “Karya Padudusan Wraspati Kalpa Agung” di Banjar Gunung Pemogan

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya Negara
HADIRI KARYA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri “Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Wraspati Kalpa Agung” di Linggih Ida Ratu Gede Begawan Penyarikan, Banjar Gunung, Desa Adat Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Sabtu (25/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh makna spiritual menyelimuti pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Wraspati Kalpa Agung di Linggih Ida Ratu Gede Begawan Penyarikan, Banjar Gunung, Desa Adat Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Sabtu (25/10). Upacara yang bertepatan dengan Rahina Tumpek Uduh ini turut dihadiri oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.

Tampak hadir pula anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira, Anggota DPRD Denpasar Anak Agung Gede Putra Ariewangsa, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Selatan Ida Bagus Made Purwanasara, jajaran perangkat desa adat serta tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa menjadi wujud dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelestarian adat dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara mengapresiasi semangat krama Banjar Gunung yang dengan penuh gotong-royong dan kebersamaan mampu melaksanakan karya yadnya berskala besar tersebut.

“Upacara seperti ini bukan hanya wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa menyama braya di tengah masyarakat. Inilah nilai luhur yang menjadi kekuatan Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Panitia I Nyoman Suparta, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Walikota Denpasar dan Wakil Walikota Denpasar serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun gotong-royong dalam pelaksanaan karya ini. Ia menjelaskan bahwa Karya Padudusan Wraspati Kalpa Agung ini merupakan momentum penyucian selesainya pemugaran Balai Banjar Gunung dan penyempurnaan linggih pura agar Ida Bhatara sesuhunan berstana dengan penuh kerahayuan.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Pimpin Apel Peringatan HUT Ke-79 Proklamasi Kemerdekaan RI di Kota Denpasar

Karya ini bisa terlaksana berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung, Pemkot Denpasar dan semangat ngayah warga yang luar biasa. Semua krama, tua maupun muda, ikut turun tangan sejak persiapan hingga pelaksanaan. Kami berharap melalui yadnya ini, Banjar Gunung senantiasa diberikan kerahayuan dan keseimbangan,” ujar Sudiarsa.

Rangkaian upacara yang dipuput oleh Ida Pandita Mpu Wajradara Dwijananda Griya Kasogatan Wajramandala, Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari Griya Wanasari Sanur ini turut diisi dengan berbagai tarian wali seperti rejang dewa, dan topeng wali.

Sebagai penutup, Walikota Jaya Negara dan Wakil Walikota Arya Wibawa bersama seluruh undangan melaksanakan persembahyangan bersama. Walikota Jaya Negara juga menandatangani prasasti dan penyerahan punia. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Bupati Badung Hadiri “Karya Mamungkah” dan “Padudusan Alit” di Dadia Penitangan Jimbaran

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menghadiri Puncak Karya Mamungkah dan Padudusan Alit di Dadia Penitangan, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan.
HADIRI KARYA: Bupati Adi Arnawa menghadiri Puncak Karya Mamungkah, Padudusan Alit di Dadia Penitangan, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (5/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Puncak Karya Mamungkah, Padudusan Alit, Ngunggahang Dewa Pitara dan Ngikup Dewa di Dadia Penitangan, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (5/8). Karya tersebut dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Sanur bersama pemangku setempat, serta dihadiri anggota DPRD Badung I Made Sudira, Camat Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran, Kelihan Adat dan Dinas Banjar Perarudan, dan krama pengempon.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas semangat gotong-royong dan kebersamaan krama Perarudan dalam menyelenggarakan karya suci tersebut. Menurutnya, pelaksanaan yadnya merupakan sebagai bentuk wujud pelestarian nilai-nilai agama, adat, dan budaya Bali yang harus terus dijaga.

“Saya bersyukur dapat hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyaksikan langsung pelaksanaan karya suci ini. Semoga melalui pelaksanaan karya ini, kita semua senantiasa diberikan kerahayuan, kesehatan, serta keseimbangan alam semesta,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh krama untuk terus menjaga persatuan dan semangat menyama braya untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat seperti yang sudah diwariskan. Selain itu, mengingat Kabupaten Badung, khususnya wilayah Kuta Selatan, merupakan destinasi pariwisata, Bupati mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan lingkungan, dan mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung keberlanjutan sektor pariwisata. Selain menjaga kelestarian adat, budaya, dan warisan leluhur, pemerintah juga terus membangun infrastruktur, termasuk membuka sejumlah ruas jalan baru di beberapa titik strategis sebagai upaya mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Sementara itu, Manggala Karya I Wayan Warta menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah berkenan hadir serta memberikan doa dan dukungan terhadap pelaksanaan karya suci tersebut. Ia menjelaskan bahwa rangkaian karya telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, diawali dengan berbagai tahapan upacara, di antaranya matur piuning karya, melaspas tetaring lan uparengga, nunas tirta, hingga pelaksanaan upacara-upacara lainnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak HUT Ke-42 Desa Dangin Puri Kauh

Lebih lanjut disampaikan bahwa Dadia Penitangan Jimbaran saat ini diempon oleh sebanyak 104 Kepala Keluarga (KK) yang secara bersama-sama bergotong-royong dalam melaksanakan seluruh rangkaian karya hingga puncak pelaksanaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Walikota Jaya Negara Hadiri “Karya Padudusan Agung” di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kesiman

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Pemelaspasan Agung rangkaian Karya Ngenteg Linggih di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kesiman.
HADIRI KARYA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Pemelaspasan Agung, rangkaian dari pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Melaspas, Mendem Pedagingan, dan Caru Manca Kelud di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (4/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pelaksanaan Pemelaspasan Agung rangkaian dari Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Melaspas, Mendem Pedagingan, dan Caru Manca Kelud di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (4/8). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Penglingsir Puri Agung Kesiman Anak Agung Ngurah Kusuma Wardhana, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta sejumlah tokoh adat dan undangan lainnya.

Di sela-sela pelaksanaan upacara, Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas semangat ngayah yang ditunjukkan krama Desa Adat Kesiman. Menurutnya, pelaksanaan karya ini menjadi bukti nyata kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan para leluhur. Pada kesempatan tersebut, Walikota juga menyerahkan punia serta mengikuti prosesi Mendem Pedagingan di Palinggih Ratu Agung.

Jaya Negara mengatakan, Karya Padudusan Agung tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan yadnya, tetapi juga memperkuat semangat menyama braya di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kebersamaan yang terjalin dalam setiap proses persiapan menjadi cerminan bahwa warisan leluhur akan tetap lestari apabila dijaga dengan rasa tulus, gotong-royong, dan pengabdian yang berkelanjutan,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Bendesa Adat Kesiman, Ketut Wisna menjelaskan, rangkaian karya telah dipersiapkan secara bertahap oleh Krama Pemaksan Bumi Kebonkuri yang terdiri atas empat banjar. Rangkaian tersebut meliputi Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Pemelaspasan Agung, Manca Kelud, Mendem Pedagingan, Muput Caru Manca Kelud, hingga Ngusaba Dalem yang akan mencapai puncaknya pada Anggara Kliwon Medangsia, 11 Agustus 2026.

“Pada Selasa, Anggara Pon Merakih tanggal 4 Agustus 2026 dilaksanakan Upacara Pemelaspasan Agung yang dipuput dua Sulinggih yakni Ida Pedanda Gde Putra Bajing, Grya Tegal Jingga Lebah, dan Ida Pedanda Darma Kerti, Grya Saraswati Batuan,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Upacara Melaspas dan Pasupati Pelawatan di Pura Dalem Penataran Sumerta

Lebih lanjut ia menjelaskan, tahapan awal karya diawali dengan pelaksanaan Pemelaspasan Agung (Manca Kelud) yang dirangkaikan dengan Mendem Pedagingan (Pelinggih). Prosesi ini menjadi simbol penyucian seluruh pelinggih beserta sarana upacara yang telah selesai dibangun maupun direnovasi, sekaligus memohon keselamatan agar seluruh rangkaian karya berlangsung lancar sesuai sastra agama. Menurutnya, pelaksanaan karya juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarkrama melalui semangat ngayah yang melibatkan seluruh unsur masyarakat adat.

Lebih lanjut, Ketut Wisna menambahkan bahwa Karya Padudusan Agung memiliki makna mendalam sebagai upaya menyucikan bhuana alit dan bhuana agung, sekaligus memperkokoh sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya yang berstana di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kesiman.

“Seluruh tahapan karya telah disusun secara rinci dengan melibatkan sulinggih, pemangku, prajuru adat, sekaa, dan krama pengempon, sehingga pelaksanaannya diharapkan berlangsung tertib, khidmat, serta tetap berpedoman pada pakem adat dan dresta yang diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Purnama Sasih Karo, Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan Bersama

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati I Made Dirga melepaskan burung usai persembahyangan di Pura Luhur Batukaru.
LEPAS BURUNG: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga melepaskan burung ke alam liar usai melaksanakan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan dilanjutkan di Pura Luhur Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Rabu (29/7). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Dalam rangkaian Persembahyangan Purnama Sasih Karo, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga melaksanakan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan dilanjutkan di Pura Luhur Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Rabu (29/7).

Persembahyangan turut diikuti oleh Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Setda, jajaran pimpinan perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, serta para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Persembahyangan diawali dengan doa bersama di Padmasana Kantor Bupati Tabanan yang dipuput oleh Jero Mangku Pura Pusat Kota Tabanan. Selanjutnya, rombongan melanjutkan rangkaian persembahyangan di Beji Pura Luhur Batukaru sebagai prosesi penyucian diri, sebelum menghaturkan sembah bhakti bersama di utama mandala Pura Luhur Batukaru. Rangkaian persembahyangan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Melalui momentum suci Purnama Sasih Karo, Bupati Sanjaya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk menjadikan persembahyangan bersama sebagai sarana memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus momentum introspeksi dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai spiritual harus senantiasa menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan agar seluruh kebijakan dan program pembangunan berjalan dengan tulus, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Hari ini kita bersama-sama menghaturkan bhakti di Pura Luhur Batukaru sebagaimana rutin dilaksanakan setiap Hari Purnama. Saya mengajak seluruh jajaran agar momentum persembahyangan ini tidak dimaknai sekadar sebagai rutinitas seremonial, melainkan sebagai penguatan sradha dan bhakti, sekaligus wujud komitmen kita dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta memohon keselamatan, kerahayuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya di sela-sela kegiatan persembahyangan.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak HUT Ke-42 Desa Dangin Puri Kauh

Momentum Purnama Sasih Karo menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk senantiasa menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta sesuai nilai-nilai Tri Hita Karana. Semangat spiritual tersebut diharapkan terus menjadi landasan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang harmonis, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca