Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar

Wujud Komitmen Denpasar Kota Toleransi, Berikan Pelayanan kepada Semua Agama

Loading

BALIILU Tayang

:

PELETAKAN BATU PERTAMA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata saat menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar yang dilaksanakan pada Minggu (28/4) di gereja setempat. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar yang dilaksanakan pada Minggu (28/4) di gereja setempat. Peletakan batu pertama tersebut dilaksanakan sebagai penanda awal dimulainya pengerjaan fisik renovasi Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, para Pendeta GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Ketua MPUK Kota Denpasar, Pdt. Chandra Sulistyo, Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, AA Ngurah Gede Dharma Putra Atmadja, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bishop GKPB, Nyoman Agustinus menjelaskan, renovasi Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana guna memberikan kenyamanan beribadah bagi Umat Kristen. Dimana, renovasi ini akan menjadi sejarah dalam perjalanan Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar yang diharapkan mampu menjadi momentum untuk meningkatkan rasa toleransi.

Dalam kesempatan tersebut Agustinus juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan ini. Dimana, pihaknya berharap seluruh tahap pembangunan dapat berjalan lancar dan dengan adanya sarana dan prasarana tempat ibadah yang memadai dapat memberikan kemanfaatan, terutama dalam beribadah serta membina iman.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Bapak Walikota dan Bapak Bupati Badung serta Ketua DPRD Badung, semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar serta memberikan kemanfaatan dalam mendukung pelaksanaan ibadah umat,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengucapkan selamat atas pembangunan Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar ini. Tentunya hal ini menjadi momentum untuk meneguhkan Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan berkeadilan bagi semua umat.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 1 Orang

Dikatakannya, pembangunan gedung gereja ini bukanlah pembangunan biasa, melainkan sebuah proses spiritual dan pembentukan iman. Sehingga dengan pelaksanaan pembangunan ini diharapkan membawa kesegaran baru, penghayatan baru dalam mengikuti ajaran kristus di Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar.

“Tentu kami mengapresiasi semangat gotong-royong para jamaat, serta terimakasih atas bantuan Pemkab Badung, semoga melalui pembangunan ini dapat meneguhkan Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan bagi masyarakat serta semua umat beragama,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Pelatihan PBB-P2, Sekda Surya Suamba Tegaskan Pentingnya Akurasi Pendataan

Published

on

By

Sekda Surya Suamba Buka Pelatihan PBB-P2 di BDK Denpasar
PELATIHAN: Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh Sekda Badung IB Surya Suamba di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10).

Pelatihan hasil kerja sama BKPSDM Badung dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar ini diikuti 40 peserta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung. Ajang ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menggali potensi perpajakan, memperbarui basis data, serta mengoptimalkan sistem pemungutan demi mendukung kemandirian fiskal daerah. Diklat dijadwalkan berlangsung dari 26-30 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Sekda Badung Surya Suamba menegaskan pentingnya akurasi pendataan di lapangan. Ia menyoroti tantangan terkait perbedaan kondisi fisik bangunan di lapangan dengan luasan yang tercatat pada basis data PBB-P2. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan strategi pengelolaan serta penilaian pajak yang presisi di lapangan. Pendataan dan pendataan PBB-P2 yang optimal akan menguatkan pendapatan daerah, yang hasilnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Badung,” ujar Surya Suamba.

Sekda juga mendorong pemanfaatan teknologi serta sinergi lintas instansi, seperti integrasi sistem pendataan tata ruang dan perizinan untuk mempermudah proses verifikasi tanpa menyulitkan masyarakat maupun investor.

Sementara itu, Kepala BDK Denpasar Rakhmindyarto melaporkan pelatihan ini dirancang untuk membekali aparatur dengan teknik penilaian, pemetaan, dan integritas tinggi. Para peserta akan dibimbing langsung oleh tenaga ahli, di antaranya Penilai Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Bali Susiana Rahmawati serta Kepala Seksi Pengawasan IV KPP Pratama Badung Utara Koharudin Abdillah. (gs/bi)

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Karya Ngenteg Linggih lan Mapadudusan Alit’’ Griya Budha Purnawati Banjar Gemeh Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Edukasi Pencegahan Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Badung Ajak Siswa SMPN 3 Mengwi Terapkan Pola Hidup CERDIK

Published

on

By

Ketua YKI Badung Beri Pembinaan Kanker di SMPN 3 Mengwi
PEMBINAAN: Ketua YKI Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna di SMP Negeri 3 Mengwi, Senin (26/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) di SMP Negeri 3 Mengwi, Senin (26/10). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan HUT Ke-44 sekolah setempat dan Bulan Bahasa guna meningkatkan kesadaran pola hidup sehat sejak dini.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi mengajak para siswa menerapkan pola hidup CERDIK (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres) sebagai langkah preventif penanggulangan kanker.

“Anak-anak harus mulai membiasakan pola hidup sehat sejak dini. Mulai dari rutin memeriksakan kesehatan, menjauhi rokok dan vape, rajin beraktivitas fisik, menjaga pola makan, cukup beristirahat, hingga mampu mengelola stres. Kalian juga bisa menjadi duta kesehatan dengan menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Nyonya Rasniathi menekankan bahwa siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan rumah. Selain edukasi kesehatan, ia turut mengingatkan para siswa untuk mengamalkan semangat Sumpah Pemuda dengan menjauhi perilaku perundungan (bullying) serta bahaya narkoba.

Sejalan dengan Bulan Bahasa, Ketua YKI Badung juga mengajak generasi muda menguasai bahasa asing untuk tantangan global, namun tetap wajib melestarikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali alus sebagai identitas daerah.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 3 Mengwi, Ni Ketut Puji Astari, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan pembinaan PKTP ini. Pihaknya berharap kegiatan ini memberikan bimbingan konkret bagi siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik di sekolah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sebanyak 28 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Luncurkan Inovasi ‘Badung Celang’

Kukuhkan Rasniathi Adi Arnawa Jadi Bunda Literasi Keuangan

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Luncurkan Program Badung Celang
BADUNG CELANG: Bupati Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan program inovasi daerah bernama "Badung Celang" di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (26/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Daerah 2026, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan program inovasi daerah bernama “Badung Celang“ (Badung Cerdas Mengelola Keuangan). Agenda strategis ini dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Badung yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (26/10).

Pencanangan program baru serta pengukuhan tersebut ditandai dengan prosesi penyematan selempang Bunda Literasi Keuangan secara langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar acara seremonial belaka, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab besar dalam membentengi ketahanan keluarga serta masyarakat dari risiko kejahatan keuangan digital maupun jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

“Pengukuhan hari ini bukanlah sekadar seremonial. Bunda Literasi Keuangan memiliki tanggung jawab besar untuk menyusun program-program nyata yang menjangkau tingkat kecamatan, desa hingga unit terkecil yaitu rumah tangga. Ibu rumah tangga memiliki peran sentral dalam mengelola tata kelola keuangan keluarga. Jika literasi keuangan keluarga kuat, kita dapat mempercepat terwujudnya Kabupaten Badung yang cerdas dan sejahtera,” tegas Bupati.

Adi Arnawa juga menyoroti pentingnya edukasi keuangan bagi kalangan ASN dan P3K agar lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan formal. Ia mendorong sinergi program TPAKD dengan sektor strategis daerah seperti pemberian insentif bagi para petani serta penguatan UMKM guna meminimalisir alih fungsi lahan di Gumi Keris.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung selaku Sekretaris TPAKD Kabupaten Badung I Made Agus Aryawan, menyampaikan laporan bahwa kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 ini dilaksanakan untuk mendongkrak pemahaman serta perluasan akses masyarakat terhadap produk atau layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan terjangkau. Keberhasilan program “Badung Celang” ini nantinya akan diukur secara berkala melalui perubahan pemahaman dan perilaku ekonomi masyarakat di lapangan.

Baca Juga  Ganggu Ketertiban Umum, Pedagang Tumpah di Kawasan Pasar Sanglah Ditertibkan

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, jajaran Kepala OPD di lingkup Pemkab Badung, para camat, perbekel, serta lurah se-Kabupaten Badung. Hadir pula Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman, pimpinan PT Pegadaian Kantor Wilayah Provinsi Bali, Kepala BPD Bali Cabang Badung dan Mangupura, serta Ketua DWP Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba bersama jajaran pengurus PKK. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca