Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Lantik 12 Pejabat Eselon II Hasil Lelang, Dukung Penyegaran Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan

BALIILU Tayang

:

de
LANTIK: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara melantik Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II B) hasil lelang terbuka, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkot Denpasar pada Selasa (25/1) di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi melantik 12 Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II B) hasil lelang terbuka pada Selasa (25/1) di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan Rotasi 222 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkot Denpasar yang dilanjutkan dengan penandatanganan Fakta Integritas dan kesanggupan untuk melakukan pengembangan diri.

Tampak hadir Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kajari Denpasar, Yuliana Sagala, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Upacara Pelantikan ini selain secara offline juga dilakukan secara online melalui zoom.

Dimana, 12 Pejabat Eselon II yang dilantik yakni Jabatan Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, Jabatan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I  Raka Purwantara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar I Wayan Budha.

Selanjutnya, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar I Gde Made Bhaju Pravita, M.M., Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar Dr. Ni Putu Kusumawati, Jabatan Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar I Nyoman Artayasa, Jabatan Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kota Denpasar I Gusti Ayu Ngurah Raini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar  Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja,  dan Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Bawa Nendra.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara ‘’Ngelingga’’ Prasasti Serangkaian Pujawali Pura Taman Sari

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menggugah kesadaran para ASN Kota Denpasar baik yang hadir sekarang maupun yang saat ini sedang bertugas di perangkat daerah.  Hal ini bahwasanya mutasi, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan kewajaran dari sebuah dinamika kehidupan organisasi, guna pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Tidak ada hal  yang lain,  bahwa  dinamika ini lebih diutamakan untuk pemantapan, peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik Kota Denpasar agar tetap berjalan dengan baik, dan yakinlah apa yang dilakukan ini sudah tentu dilakukan dalam koridor meritokrasi,” ujarnya.

Karenanya, Jaya Negara menekankan ASN Kota Denpasar selayaknya selalu meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan mengasah potensi diri sehingga dapat bersama-sama berkarier berdasarkan kemampuan dan pencapaian kinerja tertinggi.

“Dampak pandemi Covid-19 yang masih terasa, memunculkan berbagai tantangan baru tak terduga yang kompleks dengan ekspektasi masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi ini dibarengi pula dengan derasnya transformasi teknologi di era revolusi industri,” jelasnya. 

Jaya Negara berharap ASN Kota Denpasar terus mengembangkan cara kerja baru yang efisien, memperkokoh sikap melayani yang cepat dan efektif, serta memberikan solusi yang tepat. Saat ini, tidak ada lagi batasan ruang dan waktu dalam bekerja di era digital. Sehingga dibutuhkan ASN yang inovatif dalam menerjemahkan tuntutan layanan masyarakat yang dinamis dengan tetap berpegang pada kejujuran dan spirit sewakadarma guna menguatkan reformasi birokrasi menuju good governance. 

Pihaknya menekankan, sumpah dan janji yang telah diucapkan hendaknya menjadi alarm diri sebagai penguat integritas dalam bekerja. Pejabat yang dilantik dan ASN di Kota Denpasar seluruhnya harus memiliki nilai dasar yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga kedepannya ASN senantiasa memegang teguh core values dalam bekerja dengan berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. 

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ida Ayu Trisnawati, SST, M.Si.

“Sejalan dengan core values itu, pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan dan situasi kerja di tempat baru. saudara juga harus  memberdayakan seluruh resources  yang dimiliki serta bekerja kolaboratif bernafaskan vasudhaiva kutumbakam  dengan berbagai jejaring yang ada,” jelasnya.

“Saya meyakini dengan keikhlasan bekerja, ini akan memberi nilai kemanfaatan sebesar-besarnya. Sehingga pemerintah Kota Denpasar dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Putri Koster Tinjau Telajakan Desa Adat Batu Lantang, Berikan Apresiasi Rp 20 Juta untuk Warga

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan usai meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan usai meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi.

Sambil berbincang dengan warga setempat, ia tampak berkeliling meninjau telajakan yang sebelumnya telah ditata dan ditanami berbagai jenis tanaman hias oleh warga desa. Sesekali, ia juga memberikan masukan mengenai cara penataan telajakan agar tampak asri dan enak dipandang.

“Jika menanam tanaman, daunnya dipangkas terlebih dahulu untuk mengurangi stres air dan mendorong pertumbuhan akar,” jelasnya sambil memangkas daun tanaman yang tampak layu karena baru ditanam menggunakan gunting dahan.

Menurutnya, jenis tanaman yang dipilih juga harus diperhitungkan agar terlihat menarik dan tidak saling tumpang tindih dengan tanaman lainnya. Selain itu, pemeliharaan dan pemupukan juga harus mendapat perhatian yang baik.

Pupuk organik hasil pengelolaan sampah rumah tangga, lanjutnya, sangat bermanfaat untuk membantu menyuburkan tanah sekaligus memberikan nutrisi bagi tanaman di sekitar rumah. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk semakin giat melaksanakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).

Sebagai bentuk perhatian dan sesuai dengan janjinya saat meninjau pelaksanaan Kegiatan Kul-Kul PKK dan Posyandu di Desa Adat Batu Lantang pada 5 April 2026 lalu, Ny. Putri Koster memberikan apresiasi sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung kepada Bendesa Adat Batu Lantang.

“Kalau dulu Ibu berjanji memberikan hadiah Rp 10 juta, sekarang Ibu tambahkan menjadi Rp 20 juta,” ujarnya.

Ia menyerahkan sepenuhnya pengelolaan dana tersebut kepada masyarakat, baik untuk pemberian penghargaan kepada warga dengan penataan telajakan terbaik maupun untuk membenahi telajakan yang masih perlu ditata di wilayah Desa Adat Batu Lantang.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Darul Huda

“Tapi pesan Ibu satu, telajakan ini harus terus dirawat. Ibu ingin telajakan di Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali. Kemudian, untuk tiga telajakan lainnya, nanti Ibu akan tinjau kembali pada bulan Desember,” janjinya.

Sementara itu, Bendesa Adat Batu Lantang, I Made Sarpa, menyampaikan terima kasih atas perhatian Ny. Putri Koster kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang. Ia mengatakan bahwa apresiasi yang diberikan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk semakin rajin merawat telajakan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, juga menyerahkan bantuan sebanyak 200 kilogram beras kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Harapan yang Tumbuh di SRMP 17 Tabanan: Kisah Orang Tua Menyambut Masa Depan Anak

Published

on

By

prabowo di tabanan
HADIR DI SEKOLAH RAKYAT: Presiden Prabowo Subianto bersama orang tua siswa yang hadir di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026, tersimpan kisah-kisah perjuangan keluarga yang kini menemukan secercah harapan melalui program Sekolah Rakyat. Bagi banyak orang tua, sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan jalan bagi anak-anak mereka untuk meraih masa depan yang selama ini terasa begitu jauh.

Ni Putu Yuniawati menjadi salah satu orang tua yang merasakan langsung manfaat kehadiran Sekolah Rakyat. Dengan mata berbinar, Yuniawati menceritakan bahwa sang anak, Rizky kini memiliki cita-cita yang jelas. Rizky ingin menjadi insinyur pertanian. Bagi Yuniawati, mimpi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus harapan agar anaknya dapat meraih kehidupan yang lebih baik.

“Sekarang saya harap anak-anak saya tuh biar bangga mencapai tujuannya mereka sekolah karena kami orang tak punya. Saya mengucapkan sama Pak Presiden banyak terima kasih membantu orang-orang yang tak mampu,” ujar Yuniawati penuh haru.

Kisah serupa datang dari I Nyoman Sukonado, seorang buruh tani yang hadir dalam gelar griya sebagai orang tua calon siswa. Dengan penghasilan yang tidak menentu, jika ada pekerjaan, Sukonado selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak-anaknya. Dari enam orang anak yang dimilikinya, lima anak sebelumnya terpaksa berhenti sekolah setelah jenjang SMP.

“Saya juga berterima kasih banyak sekali kepada Bapak Prabowo yang punya program sebesar ini, membiayai masyarakat miskin seperti saya, biar bisa anaknya menimba ilmu. Saya banyak-banyak terima kasih,” ungkap Sukonado.

Bagi Sukonado, pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarganya. Ia berharap sang anak kelak dapat memperoleh pekerjaan yang baik dan membantu keluarga di masa depan.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Menyapa dan Berbagi dengan Penyandang Disabilitas

Sementara itu, Ni Putu Megayani menyaksikan sendiri bagaimana Sekolah Rakyat membantu mengembangkan potensi anaknya, Ni Made Ayu Arini. Sejak bersekolah di SRMP 17 Tabanan, Arini terus menunjukkan prestasi, termasuk di bidang olahraga.

Sebelum masuk Sekolah Rakyat, Arini telah mencatatkan prestasi pada cabang lompat jauh tingkat provinsi. Setelah bersekolah di Sekolah Rakyat, bakatnya terus berkembang dan kini ia juga berprestasi di cabang bulu tangkis.

“Saya sangat bangga kepada anak saya karena anak saya bisa mandiri dan dia berprestasi di sekolah rakyat ini dan saya sangat bangga kepada anak saya sendiri karena dia bisa mandiri dan dia tidak mau menyulitkan saya sama bapaknya,” kata Megayani.

Sebagai seorang ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Megayani mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program Sekolah Rakyat. Ia bahkan berharap anaknya yang lain juga dapat memperoleh kesempatan serupa pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Prabowo telah mendirikan sekolah rakyat ini. Terima kasih Pak Prabowo atas semua yang diberikan kepada saya. Saya ingin anak saya tidak seperti saya yang tidak bisa membaca dan menulis. Saya ingin anak saya sukses nantinya, dan saya ingin anak saya melebihi diri saya sendiri,” tuturnya.

Kisah Yuniawati, Sukonado, dan Megayani menjadi gambaran nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan harapan bagi keluarga-keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mengejar cita-cita mereka.

Bagi para orang tua tersebut, kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus keluarga mereka. Di balik setiap ruang kelas, tumbuh harapan-harapan besar yang kini perlahan mulai menemukan jalannya. (gs/bi)

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ida Ayu Trisnawati, SST, M.Si.

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Di SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Tanamkan Pesan Pendidikan, Disiplin, dan Karakter

Published

on

By

prabowo di tabanan
MOTIVASI: Presiden Prabowo Subianto memotivasi para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, saat melakukan kunjungan pada Minggu, 7 Juni 2026. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kepala Negara mengajak para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, mencintai orang tua, serta membangun karakter yang baik sebagai bekal meraih masa depan.

Di hadapan para siswa, guru, dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo menekankan bahwa pendidikan dan kedisiplinan merupakan kunci untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Kepala Negara mengingatkan bahwa setiap anak merupakan harapan bagi keluarga yang telah bekerja keras demi masa depan mereka.

“Kamu harus nanti angkat orang tuamu, kamu harapan orang tuamu. Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua. Selalu rukun sama kawan, selalu baik sama orang lain, sopan santun,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak para siswa untuk menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan menghargai sesama. Menurut Presiden, sikap saling menghormati dan hidup rukun menjadi fondasi penting dalam mencapai keberhasilan.

“Jangan sekali-sekali jelek-jelekin orang, jangan benci orang lain. Hidup dengan baik. Rukun itu kunci dari keberhasilan,” tutur Presiden.

Selain kepada para siswa, Presiden Prabowo turut berpesan kepada kepala sekolah dan para tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Kepala sekolah, laksanakan tugasmu dengan sebaik-baiknya, didik anak didikmu dengan sebaik-baiknya, teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik,” pesan Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Walikota Jaya Negara Apresiasi Gelaran Bali Rockin Blues Festival di Kota Denpasar
Lanjutkan Membaca