Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Terima Tim Verifikasi Kota Sehat Pusat

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya negara
SERAHKAN CINDERAMATA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan cinderamata usai menerima Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari Pemerintah Pusat, Kamis (14/9) di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima tim verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari Pemerintah Pusat di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Kamis (14/9).

Sebanyak tiga orang tim verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari pemerintah pusat hadir langsung di Kota Denpasar. Ketiganya yakni Ketua Tim, Inez Ayu Dhamiera yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri RI, Diana Nurhayati yang  berasal dari Kementerian Kesehatan RI, serta Ana Suryana yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali Dewa Putu Alit, Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kadis Kesehatan Denpasar, dr Anak Agung Ayu Agung Candrawati.

Dalam pertemuan tersebut tim verifikasi Kabupaten/Kota Sehat pusat langsung melakukan verifikasi lapangan sesuai dengan 9 indikator penilaian Kota Sehat Kota Denpasar. Adapun beberapa lokasi yang disasar diantaranya Gedung Graha Sewaka Dharma, Dharma Negara Alaya, Pura Agung Lokanatha, SDN 17 Dauh Puri, hingga tempat usaha.

Walikota Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali dengan jumlah penduduk mencapai 726.800 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 5.770 jika/km persegi. Hal ini tentu menimbulkan dampak lingkungan fisik, sosial, ekonomi dan budaya yang dapat memicu berbagai masalah seperti kepadatan lalulintas, pencemaran udara, hingga kebersihan lingkungan.

Lebih lanjut dijelaskan, melalui penyelenggaraan Kota Sehat Kota Denpasar, pembangunan kesehatan dilaksanakan dengan memperhatikan dinamika kependudukan, epidemiologi penyakit, perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan IPTEK, serta globalisasi dan demokratisasi dengan semangat kemitraan, kerja sama lintas sektor serta mendorong peran aktif masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan Visi Kota Denpasar yaitu kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju, dimana kesehatan masyarakat menjadi salah satu program prioritas,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Temu Usaha

Dikatakan Jaya Negara, Kota Denpasar saat ini untuk kelima kalinya mengikuti verifikasi Kabupaten/Kota Sehat. Dimana, pada Tahun 2011 Denpasar mendapatkan penghargaan Swasti Sabha kategori Padapa dan pada Tahun 2013 mendapatkan penghargaaan Swasti Sabha Kategori Wiwerda.

“Pada Tahun 2015 dan 2017 kami memperoleh penghargaan Swasti Sabha kategori Wistara dan harapan kami di tahun ini bisa kembali meraih penghargaan Swasti Sabha kategori Wistara sesuai dengan proses dan capaian dari 9 tatanan Kota Sehat dalam mewujudkan kota bersih, nyaman, aman dan sehat, sehingga kesehatan untuk semua dapat segera tercapai,” ujarnya.

Ketua Tim Verifikasi Kabupaten Kota Sehat, Inez Ayu Dhamiera menyampaikan verifikasi lapangan sebagai tahap lanjutan hasil dari bedah dokumen yang telah disampaikan melalui virtual.

“Kami hadir langsung bersama tim melakukan verifikasi lapangan untuk mendapatkan data pasti di lapangan, atas pelaksanaan 9 indikator tatanan Kota Sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Walikota Denpasar memiliki komitmen dalam penyelenggaraan Kota Sehat Kota Denpasar yang telah dapat kita lihat dari dokumen dan pemenuhan 9 indikator tatanan Kota Sehat Kota Denpasar.

“Kami juga memberikan apresiasi atas penanganan stunting di Kota Denpasar, serta dari hasil verifikasi lapangan Kota Sehat ini akan kami jadikan penilaian serta Denpasar dapat meraih prestasi dalam Kota Sehat di Indonesia,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek Handphone Personel, Cegah Judi Online dan Pinjaman Online

Published

on

By

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek HP Cegah Judi Online
PEMERIKSAAN HANDPHONE: Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., Selasa (8/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., sebagai langkah pengawasan dan pencegahan terhadap keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online ilegal, Selasa (8/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pembinaan internal untuk memastikan seluruh personel menggunakan perangkat komunikasi secara bijak serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng citra institusi Polri.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. “Ini merupakan langkah pencegahan sekaligus pengawasan internal. Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. Apabila ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pemeriksaan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penerapan sanksi disiplin maupun kode etik sesuai tingkat pelanggarannya,” tegas Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, disiplin dan kehormatan institusi. “Jangan sampai kesalahan pribadi berdampak pada tugas dan nama baik institusi. Gunakan teknologi secara bertanggung jawab, jauhi judi online dan pinjaman online ilegal. Polsek Denpasar Selatan akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan pembinaan secara konsisten,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Walikota Jaya Negara Teken MoU dengan BPSDMP Kemenhub
Lanjutkan Membaca

NEWS

Enam Kebakaran Terjadi dalam Sehari, Damkar Buleleng Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Published

on

By

Damkar Buleleng Tangani Enam Kebakaran dalam Sehari
PEMADAMAN: Personel Dinas Damkarmat Buleleng saat melakukan pemadaman api di salah satu rumah penduduk yang terbakar. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Enam kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng dalam sehari, Senin (7/9/2026). Peristiwa tersebut masing-masing terjadi di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Desa Pangkung Paruk dan Ularan di Kecamatan Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga, serta Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng bergerak cepat melakukan penanganan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Gede Arya Suardana, dikonfirmasi Selasa (8/9/2026), mengatakan enam kejadian tersebut memiliki karakteristik berbeda. Tiga kejadian merupakan kebakaran lahan, masing-masing seluas sekitar 50 are di Desa Ularan dan 30 are di Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa dan di Desa Pangkung Paruk. Sementara tiga kejadian lainnya merupakan kebakaran rumah di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, dengan bagian yang terbakar meliputi dapur dan bangunan rumah, kemudian di Jalak Putih LC 8 Blok B yang terbakar atap, rumah, kompor dan pakaian, lalu kebakaran rumah di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan respons menjadi hal penting dalam penanganan kebakaran, terutama pada kondisi kemarau dan ketika angin cukup kencang karena api sangat mudah membesar dan merambat,” ujar Arya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan enam kejadian tersebut, petugas menggunakan total sekitar 5 tangki air. Sebanyak satu tangki digunakan untuk memadamkan kebakaran lahan di Ularan, tiga tangki di lokasi kebakaran lahan Banjar Dinas Konci, Tigawasa serta Pangkung Paruk, dan satu tangki untuk penanganan kebakaran rumah di Gitgit.

“Dari laporan yang kami terima, petugas dapat melakukan pemadaman dalam waktu relatif cepat setelah tiba di lokasi. Untuk kebakaran lahan di Ularan, pemadaman berlangsung sekitar satu jam, di Tigawasa sekitar satu jam 40 menit, sedangkan kebakaran rumah di Gitgit dan LC serta di Desa Bengkel dapat ditangani sekitar 45 menit,” ungkap Arya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Atma Wedana Desa Adat Serangan

Menurut Arya, respons cepat tersebut penting untuk memastikan api tidak menjalar ke area lain maupun bangunan di sekitar lokasi. Terlebih, kebakaran lahan di wilayah pedesaan berpotensi meluas apabila kondisi vegetasi kering disertai hembusan angin.

“Kami terus mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan kecepatan, keselamatan dan ketepatan dalam melakukan penanganan. Tujuannya bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melokalisir agar tidak meluas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari tiga kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa. Kerugian material juga dapat ditekan karena petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima informasi. Untuk itu, masyarakat diminta segera menghubungi Damkarmat apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Musim kemarau saat ini, kami mengimbau masyarakat agar benar-benar berhati-hati terhadap sumber api. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan, pastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman, serta jangan meninggalkan api tanpa pengawasan. Kondisi angin kencang sangat mudah membuat api kecil menjadi kebakaran besar. Segera laporkan apabila terjadi kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat,” pungkas Arya dikutip dari laman bulelengkab.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Evaluasi Provinsi, Ketua TP. Posyandu Badung Paparkan Transformasi Layanan 6 SPM

Published

on

By

Ketua TP Posyandu Badung Ikuti Lomba Posyandu Provinsi
IKUTI WAWANCARA: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9).

Kegiatan ini berfokus pada penilaian kesiapan daerah dalam melakukan transisi besar menuju Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, tim juga menilai kemampuan daerah dalam mengintegrasikan kearifan lokal Bali untuk mengatasi isu kesehatan krusial, seperti penanganan stunting dan kesehatan lansia.

Proses penilaian ini diuji langsung oleh Tim Penilai Provinsi Bali yang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi memaparkan secara rinci konsep, strategi, dan implementasi nyata transformasi Posyandu yang telah berjalan di Kabupaten Badung.

Ditemui seusai acara, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang penilaian kompetisi, melainkan forum diskusi berharga untuk menyamakan persepsi mengenai penerapan transformasi Posyandu 6 SPM di tingkat akar rumput.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi kita semua. Kita pastikan apakah pemahaman dan pelaksanaan Posyandu 6 SPM ini sudah berjalan serentak dan sama di setiap desa, kelurahan, hingga kecamatan di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan inovasi unggulan yang dikembangkan di Badung, yaitu program Badung Peduli Residu serta pelaksanaan rutin Temu Wirasa Kader yang merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah inovatif ini dirancang untuk memperkuat pemahaman, sinkronisasi, dan memperkokoh kapasitas seluruh kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat demi mewujudkan warga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (gs/bi)

Baca Juga  Jajaran Dekranasda Barito Selatan Lakukan Studi Tiru ke Dekranasda Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca