Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Warga Klungkung Bangga Punya Gubernur Bali Wayan Koster

Satriya Diyakini Ikuti Jejak Koster Pimpin Dua Periode

Loading

BALIILU Tayang

:

Wayan Koster
BERTEMU KADER: Wayan Koster selaku ketua DPD PDI Perjuangan Bali saat turun langsung bertemu pengurus dan kader PDIP di Klungkung belum lama ini. (Foto: Ist)

Klungkung, baliilu.com – Warga Klungkung merasa bangga memiliki Gubernur Bali 2025-2030 terpilih Wayan Koster dan wakilnya Nyoman Giri Prasta. Klungkung yang dikenal sebagai basis partai Gerindra bisa kembali dimenangkan paslon yang diusung PDI Perjuangan Bali, Koster-Giri.

Tak hanya untuk Bali, warga juga bangga karena Bupati Klungkung yang diusung PDIP Made Satria dan Tjok. Surya berhasil memenangkan pertarungan Pilbup Klungkung 2024. PDIP akhirnya kembali memimpin Klungkung.

Krama Klungkung kini percaya diri dengan linier Koster-Giri dan Satriya. Rasa itu terlihat ketika Koster selaku ketua DPD PDI Perjuangan Bali turun langsung bertemu pengurus dan kader PDIP di Klungkung belum lama ini.

“Hidup pak Koster. Kami di Klungkung bangga punya Gubernur Bali Wayan Koster,” seru ratusan warga yang hadir dalam roadshow Koster bertemu pengurus, kader, relawan dan simpatisan di Klungkung.

Dukungan krama sungguh luar biasa. Meski ada tiga paslon Bupati yang bertarung, namun suara Koster-Giri bisa menembus 59,26 persen (71.044 suara). Raihan ini tipis dari target DPD dan DPC PDIP Klungkung yakni 60 persen kemenangan.

Untuk itu, warga begitu antusias bertemu Koster dan Giri. Mereka menaruh harapan kepada Gubernur Bali 2018-2023 yang telah merancang pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Program prioritas ini akan dilanjutkan Koster bersama wakilnya Nyoman Giri Prasta pada lima tahun memimpin.

Selain itu, warga menilai efek Koster-Giri akan mengayomi Satriya dalam memimpin Klungkung. Jika sukses pada periode pertama, Satriya diyakini bisa dua periode memimpin dan karir politiknya kian menanjak.

Koster hadir menyampaikan terima kasih atas perjuangan tanpa pamrih dan tak pernah kenal lelah yang telah dilakukan pengurus, kader, relawan dan simpatisan. Di sisi lain, DPR RI tiga periode ini memuji pasangan Satriya (Made Satria-Tjok Surya).

Baca Juga  Adian Napitupulu: Bali Istimewa, Harus Dipimpin Figur Istimewa Koster-Giri

“Kemenangan ini berkat kerja keras semuanya, gotong-royong tanpa pamrih dan tahan banting dari berbagai godaan. Pasangan Satriya juga memiliki program-program bagus dan inovatif sehingga dipercaya warga Klungkung,” kata Gubernur Bali asal Sembiran ini.

Koster mengapresiasi pencapaian suara 59,26 persen di Klungkung. Ia berharap semua pengurus dan kader menatap ke depan dan terus mempertahankan pencapaian ini. “Pencapaian luar biasa meski belum sempurna,” katanya.

Selanjutnya kata Koster, kepercayaan krama Klungkung harus dilunasi dengan kerja keras menjalankan aspirasi semua masyarakat. Saatnya menatap ke depan. Menjalankan program kerja sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang telah diterapkan sejak periode pertama kepemimpinan Koster.

Ia juga berkomitmen akan membantu sepenuhnya setiap program pro krama Bali di Klungkung.
Secara khusus, DPD, Koster-Giri, tim dan semua keluarga menyampaikan terima kasih sedalamnya kepada ketua tim pemenangan di Klungkung, Nyoman Suwirta. Bagi Koster, tanpa mantan Bupati Klungkung dua periode ini, rasanya sulit juga untuk memenangkan pertarungan.

Program pembangunan monumental di Klungkung akan dilanjutkan Koster-giri. Satu diantaranya yakni Pusat Kebudayaan Bali. Sempat berhenti sejenak saat Koster jeda sebagai orang nomor satu Bali, kini akan dilanjutkan pada tahun 2025.

“Saya pastikan ini berjalan mulai 2025. Karena berdampak besar Klungkung, Gianyar, Bangli Karangasem. Program pembangunan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Seimbangkan pariwisata di Bali tengah dan timur,” tegas Koster.

Sejumlah akses jalan di Klungkung menuju daerah lain akan dibangun. Shortcut di beberapa lokasi berkelok dan rawan kecelakaan akan menjadi prioritas Koster-Giri selama lima tahun ke depan.
Selain itu, Koster-giri juga akan fokus membangun infrastruktur strategis di Nusa Penida. Seperti jalan, air bersih, kesehatan, pendidikan dan memperkuat saluran komunikasi agar seluruh wilayah Bali zero blank spot.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-77 dan Selamat Hari Jadi Provinsi Bali Ke-64

Di sisi lain, krama Bali banggga karena satu-satunya ketua partai PDIP yang kini menduduki jabatan Gubernur. Di sejumlah daerah di Indonesia, hal itu tak terlihat. Krama Bali di Klungkung bangga dengan pencapaian Wayan Koster. Apalagi, di bawah kendali Koster, partai berlambang banteng ini berkembang pesat di Pulau Dewata.

Hanya pada era kepemimpinan Koster, PDIP Bali meraih enam kursi DPR RI pada Pileg 2019, dan meraih 33 kursi DPRD Bali pada Pileg Bali 2019. Tak hanya itu, prestasi terbaik lainnya yakni memenangkan Presiden dan Wapres Jokowi-Ma’ruf Amin dengan persentase suara di Bali sebesar 91,68.

PDIP Klungkung Minta Maaf
Tak mudah pertarungan di Klungkung pada Pilkada Serentak 2024. Paket yang diusung PDIP Satriya berhadapan dengan dua paslon lainnya. Selain itu, Klungkung dikenal sebagai basis partai lain. Untuk itu, perjuangan gotong-royong tanpa pamrih ini bisa mencapai titik kemenangan harus diapresiasi. Namun DPC PDIP Klungkung meminta maaf karena target suara untuk Koster-Giri di level Gubernur Bali belum terwujud.

“Pengurus, kader, relawan, simpatisan dan semua pendukung telah bekerja keras selama tiga bulan untuk memenangkan Koster-Giri dan Satriya. Kami minta maaf karena belum sesuai target,” kata Ketua DPC PDIP Klungkung, Anak Agung Gede Anom.

Untuk para pengurus, kader dan semuanya, DPC menyampaikan terima kasih sebesarnya dan setulusnya atas gotong-royong tanpa pamrih. AA Gede Anom mengajak semuanya menatap ke depan. Tetap mendukung kepemimpinan Koster-Giri dan Satriya di Klungkung.

Sementara itu, Bupati Klungkung terpilih Made Satria menyampaikan kemenangan ini merupakan kerja keras mesin partai, relawan dan pendukung yang solid. Kini, harapan krama Klungkung memiliki Gubernur dan Bupati dari PDIP telah terwujud. Saatnya semuanya berjuang mewujudkan aspirasi seluruh krama Klungkung yang telah diserap selama ini. “Kemenangan ini merupakan awal dari kita jalankan tugas berat kita mewujudkan komitmen politik kita. Kami tak bisa bekerja sendiri. Mari sama-sama bekerja untuk Klungkung,” kata Satria.

Baca Juga  Rapat Koordinasi PDIP di Bali, Megawati Bakar Semangat Kader

Ia mengatakan, terima kasih atas semua perjuangan pengurus dan kader. Komitmen solid jangan berhenti di sini. Terus dipupuk agar lebih sempurna ke depan. “Kami mohon maaf jika selama kampanye dan helatan Pilkada Serentak 2024, ada kekeliruan. Kini mari kita bersama-sama membangun Klungkung,” tutup Satria. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolda Bali Sambangi Puspem Badung di Hari Pertama Kerja

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi
KUNJUNGI SRT: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Memberikan motivasi dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi muda, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asintel, Aslog, Aster, Kapendam, dan Kazidam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut langsung ole Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta dan Wakil Kepala Sekolah Rakyat.

Mengawali kunjungannya, Pangdam menerima paparan dari Wakil Kepala Sekolah mengenai pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Selanjutnya, Pangdam meninjau secara langsung aktivitas para siswa, termasuk pelaksanaan makan siang bersama, serta melihat fasilitas asrama guna memastikan kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pengarahan dan perkenalan diri. Dalam arahannya, Pangdam menanamkan pemahaman tentang pentingnya keberanian, ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam meraih masa depan. Menurutnya, keberanian sejati lahir dari ketulusan hati, tidak memiliki kepentingan pribadi, serta tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri.

Pangdam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui sistem pendidikan berasrama (boarding school). Pangdam juga mengingatkan bahwa pada masa perjuangan dahulu, keberadaan Sekolah Rakyat turut melahirkan generasi yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat juang tinggi hingga mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Kita tidak bisa mencapai keberhasilan kalau tidak disiplin dan rajin belajar. Kita juga harus belajar menghargai satu sama lain, menghargai guru, menghargai lingkungan, serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita capai hari ini,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Dihadapan Desainer Muda Bali yang Mendunia, Mahendara Jaya Sebut Budaya Bali Hebat di Tangan Gubernur Koster

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa para siswa patut bersyukur karena mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari kebutuhan makan, pakaian, buku-buku hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Oleh karena itu, seluruh fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar sungguh-sungguh dan terus berusaha mengembangkan kemampuan diri.

“Rajin-rajinlah belajar untuk mencapai kesuksesan. Jadilah orang yang optimistis, berani bersaing, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Semua profesi itu bagus sepanjang dijalani dengan tulus, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh,” pesan Pangdam.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, Kodam IX/Udayana juga memberikan bantuan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi para siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, Pangdam turut memberikan uang saku secara langsung kepada para siswa sebagai bentuk motivasi dan penyemangat agar mereka semakin giat belajar, berprestasi, serta terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan yel-yel penuh semangat bersama para siswa, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan yang semakin mempererat kedekatan antara Pangdam dengan generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bali merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin percaya diri, memiliki karakter disiplin, tekun dalam belajar, serta optimistis dalam menggapai cita-cita. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya TNI dalam turut membangun sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-77 dan Selamat Hari Jadi Provinsi Bali Ke-64

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Seni Budaya XV Tahun 2026, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Festival Seni Budaya XV
PEMBUKAAN FESTIVAL SENI BUDAYA XV: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat pembukaan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XV Tahun 2026 di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11).

FSB XV tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 16 November 2026. Ajang tahunan ini mengangkat tema utama Sani Buddhayah Taya Ning Rat, sebuah frasa mendalam yang mengandung arti bahwa Seni Budaya Merupakan Sinar Bagi Hati dan Dunia.

Bupati seusai membuka acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada para seniman, budayawan, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata Pemkab Badung dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Kebijakan ini dinilai sangat strategis sebagai benteng pertahanan identitas diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian masif.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menyampaikan bahwa FSB Badung tahun ini dikemas menarik dengan diisi berbagai metode penampilan. Diantaranya adalah Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Reksadana (Pagelaran), serta Kandarupa (Pameran).

Baca Juga  Rapat Koordinasi PDIP di Bali, Megawati Bakar Semangat Kader

Sukadana menyebutkan festival kali ini tampil beda karena tidak hanya diikuti oleh seniman lokal di seantero Pulau Bali saja. Ajang ini juga diramaikan oleh sanggar dan seniman dari luar daerah, seperti sekaa kesenian dari Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sanggar seni asal Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Acara pembukaan FSB turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Organisasi kewanitaan beserta anggota, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, jajaran Camat se-Kabupaten Badung, Lurah, Perbekel, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca