Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Agus Arya Wibawa Serahkan Piagam Pengukuhan Banjar Binoh Kaja Sebagai Basis Perjuangan

BALIILU Tayang

:

de
PENGUKUHAN: Banjar Binoh Kaja dikukuhkan menjadi basis perjuangan di Kota Denpasar. Pengukuhan ini dirangkaikan dalam peringatan Serangan Umum Kota Denpasar, 11 April 1946 yang berlangsung, Minggu (11/4/2021) di Banjar Binoh , Desa Ubung Kaja.

Denpasar, baliilu.com – Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara dikukuhkan menjadi basis perjuangan di Kota Denpasar. Pengukuhan ini dirangkaikan dalam peringatan Serangan Umum Kota Denpasar, 11 April 1946 yang berlangsung, Minggu (11/4/2021) di Banjar Binoh , Desa Ubung Kaja.

Puncak peringatan Serangan Umum Kota Denpasar dilakukan dengan  tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Kegiatan dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, juga diisi penyerahan  piagam pengukuhan Banjar Binoh Kaja sebagai basis perjuangan. Dalam kesempatan tersebut Wawali Agus Arya Wibawa bersama para Veteran Pejuang Kota Denpasar melaksanakan apel dan peletakan karangan bunga di Goa Penyingkiran yang berada di kawasan Banjar Binoh Kaja.

Wawali Agus Arya Wibawa menyampaikan kutipan dari Bapak Proklamator Ir. Sukarno bahwa perjuangan terdahulu akan lebih mudah karena melawan penjajah, justru perjuangan saat ini sangat sulit karena melawan bangsa sendiri. Sehingga Agus Arya Wibawa mengajak generasi muda di Banjar Binoh dan Desa Ubung Kaja untuk dapat mengembangkan dan melestarikan keberadaan Goa Penyingkiran atau Perlindungan, hal ini juga telah diserahkan piagam pengukuhan sebagai kawasan berbasis perjuangan Republik Indonesia Tahun 1945-1949.

‘’Keberadaan situs bersejarah ini nantinya akan kita kembangkan menjadi potensi wisata sejarah. Pemkot Denpasar sangat berkomitmen dalam melestarikan dan mengembangkan situs bersejarah yakni Goa Perlindungan di Banjar Binoh Kaja menjadi kawasan wisata sejarah, hal ini nantinya kita akan lakukan penataan bersama masyarakat Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja untuk dapat menguatkan komitmen pelestarian situs bersejarah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan peringatan Serangan Umum Kota Denpasar sangat penting dalam melanjutkan cita-cita perjuangan Bangsa khususnya di Kota Denpasar. Semangat patriotisme dan sikap heroisme pengorbanan para Pahlawan Kemerdekaan yang saat ini juga ditunjukkan dalam keberadaan Goa yang dimanfatakan pejuang untuk tempat penyingkiran atau persembunyian.

“Pemkot Denpasar sangat berterima kasih atas upaya Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar yang didukung semua pihak, masyarakat Banjar Binoh Kaja untuk pelestarian jejak sejarah ini. Kita berharap keberadaan goa ini dapat menjadi monumen sejarah bagi regenerasi menjadikan Desa Ubung Kaja destinasi wisata sejarah di mana ornamen sejarah yang masih ada dapat kita rawat bersama dan dijaga serta dilestarikan,” ujarnya.

Sementara Dewan Pimpinan Cabang LVRI Kota Denpasar, Djro Wiladja mengatakan Banjar Binoh Kaja sebagai basis perjuangan yang didasari pada temuan Goa Penyingkiran di tepi sungai kawasan banjar setempat. Banjar ini juga tercatat cukup banyak sebagai Veteran Pejuang Kemerdekaan yang menunjukkan indikasi bahwa kawasan Banjar Binoh Kaja adalah kawasan desa perjuangan.

Djro Wiladja berharap agar kawasan goa ini ditata dengan baik diberikan catatan siapa saja pejuang yang bermarkas di kawasan goa ini. Disamping itu dapat dibuatkan buku kecil yang bisa dibaca oleh generasi muda. Anak-anak sekolah di sekitar kawasan ini bisa diajak ke goa dan diberikan penjelasan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini adalah hasil jerih payah dengan pengorbanan keringat, jiwa raga, dan air mata para pejuang.

“Kami dari DPC LVRI Kota Denpasar melakukan kajian lapangan bekerjasama dengan Dinas Sosial Denpasar dan Provinsi Bali serta sepakat untuk memberikan Anugrah Penghargaan kepada Banjar Binoh Kaja sebagai kawasan basis perjuangan. Serta kami berharap agar nilai nilai yang ditanamkan oleh para pejuang dapat tetap dilestarikan oleh generasi penerus,” ujar Djro Wiladja (pur/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kapolri Terima Audiensi Direktur FBI, Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Kejahatan Transnasional

Published

on

By

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Direktur FBI Kash Patel di Mabes Polri, Jakarta.
TERIMA AUDIENSI: Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Mr. Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Mr. Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara Polri dan FBI dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks, khususnya di bidang kontra terorisme, kejahatan siber, narkotika, serta penipuan daring lintas negara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Polri dan FBI sejak tahun 2014, terutama dalam pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap berbagai upaya penegakan hukum.

Audiensi juga membahas sejumlah isu strategis, antara lain perkembangan ancaman peredaran fentanyl dan bahan prekursor, penanganan jaringan scam compounds dan cyber-enabled fraud, penguatan kerja sama investigasi dan pertukaran informasi intelijen, serta pengembangan kapasitas personel melalui berbagai program pelatihan yang diselenggarakan FBI seperti pada FBI Academy.

“Di tengah dinamika global, berbagai jenis kejahatan terus berkembang, seperti kejahatan siber, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum,” kata Sigit.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat penanganan buronan yang menjadi subjek Interpol Red Notice serta mekanisme kerja sama dalam proses penegakan hukum lintas negara.

Kapolri menegaskan bahwa penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu kunci dalam menghadapi perkembangan kejahatan transnasional yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan melintasi batas yurisdiksi negara. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan FBI melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas personel, serta pelaksanaan operasi bersama sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur FBI menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan Polri dan menegaskan komitmen FBI untuk terus memperkuat kerja sama dalam pemberantasan terorisme, narkotika, kejahatan siber, serta berbagai bentuk kejahatan lintas negara lainnya melalui pendekatan yang lebih erat, konkret, dan berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, diawali dengan penyambutan Direktur FBI di Gedung Utama Mabes Polri, penandatanganan buku tamu, diskusi bilateral, pertukaran cinderamata, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nekat Lepas Spion Motor? Ini Bahaya dan Aturan yang Wajib Diketahui

Published

on

By

Ilustrasi sepeda motor tanpa spion yang melanggar aturan lalu lintas dan berisiko meningkatkan kecelakaan di jalan.
LANGGAR ATURAN: Saorang pengendara sepeda motor tanpa spion yang melanggar aturan lalu lintas dan berisiko meningkatkan kecelakaan di jalan. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Demi membuat tampilan motor terlihat lebih sporty atau menarik, masih banyak pengendara yang memilih melepas salah satu bahkan kedua spion. Padahal, kebiasaan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

Saat berada di jalan raya, pengendara tidak hanya fokus pada kondisi di depan tetapi juga harus mengetahui situasi di belakang dan di samping kendaraan. Sebab spion dapat membantu pengendara memantau pergerakan kendaraan lain tanpa harus menoleh, terutama ketika hendak berpindah jalur, berbelok, atau menyalip.

Tanpa spion, penglihatan pengendara menjadi lebih terbatas sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, baik yang melibatkan sesama pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Dikutip dari website resmi Korlantas Polri https://korlantas.polri.go.id/, fungsi spion penting bagi keselamatan, penggunaan spion juga telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pasal 48 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Ketentuan tersebut diperjelas melalui Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan yang mewajibkan setiap sepeda motor dilengkapi sedikitnya dua spion, masing-masing di sisi kiri dan kanan.

Bagi pengendara yang tetap mengoperasikan sepeda motor tanpa memenuhi persyaratan tersebut, sanksinya diatur dalam Pasal 285 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yakni pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Keselamatan berkendara tidak ditentukan oleh tampilan kendaraan, melainkan oleh kesiapan kendaraan itu sendiri dalam memenuhi standar keselamatan. Memasang dua spion mungkin terlihat sebagai hal sederhana, tetapi keberadaannya dapat membantu pengendara mengambil keputusan dengan lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan. (gs/dpr.go.id)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perpres Ojol Segera Final, Dasco Pastikan DPR Terus Kawal Perlindungan Pengemudi  

Published

on

By

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan usai memimpin rapat koordinasi pembahasan Perpres Ojol di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, memberi keterangan usai memimpin Rapat Koordinasi DPR RI bersama jajaran pemerintah yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – DPR RI terus mengawal penuntasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Ojek Online (Ojol) demi menghadirkan payung hukum serta perlindungan yang berkeadilan bagi para pengemudi ojol di tanah air. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi DPR RI bersama jajaran pemerintah yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa proses penyempurnaan regulasi ini telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dan kini berada di fase penyelesaian. “Hari ini kami kembali mengadakan rapat koordinasi untuk menyempurnakan Perpres tentang Ojol yang alhamdulillah sedikit lagi sudah final,” ujar Sufmi Dasco Ahmad usai memimpin rapat koordinasi.

Dasco menjelaskan, DPR RI bersama pihak eksekutif fokus menyerap aspirasi riil dari para pelaku lapangan agar substansi Perpres benar-benar menjawab kebutuhan para mitra pengemudi. Dalam rapat koordinasi tersebut, DPR RI secara khusus mendengarkan langsung laporan evaluasi terkait skema pembagian tarif yang selama ini berjalan.

“Tadi kita sudah mendengar langsung masukan dari Koalisi Ojol Nasional mengenai evaluasi tarif yang selama ini berjalan, khususnya terkait efektivitas penerapan skema 92 persen dan 8 persen,” tutur Dasco dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Dasco menyampaikan bahwa DPR RI dan pemerintah telah menyepakati langkah teknis terakhir untuk merampungkan seluruh draf Perpres. Tahap penyelesaian akhir ini hanya tinggal menunggu satu agenda pertemuan finalisasi dengan para pemangku kepentingan.

“Tadi kami sudah sepakat bahwa tim akan bertemu sekali lagi untuk finalisasi,” tegas Pimpinan DPR RI tersebut.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang turut hadir dalam rapat koordinasi mengonfirmasi bahwa arahan Presiden terkait skema pembagian tarif telah mulai diimplementasikan di lapangan. “Yang penting perintah dari Presiden mengenai pembagian tarif 92 persen dan 8 persen secara riil di lapangan sudah diterapkan,” kata Prasetyo Hadi melengkapi.

Melalui rapat koordinasi ini, DPR RI memastikan fungsi pengawasannya terus berjalan optimal guna menjamin Perpres Ojol yang dihasilkan nantinya mampu menciptakan iklim kemitraan yang sehat, adil, dan transparan bagi seluruh pengemudi maupun penyedia layanan aplikasi transportasi di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca