Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Abian Kapas Klodan Festival, Dorong Kreativitas Generasi Muda Lestarikan Budaya Bali

BALIILU Tayang

:

abian kapas festival
BUKA AKK FEST 2026: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri dan membuka secara resmi Abian Kapas Klodan Festival 2026 yang berlangsung di Balai Banjar Abian Kapas Kelod, Desa Sumerta, Denpasar Timur, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Abian Kapas Klodan Festival 2026 yang berlangsung di Balai Banjar Abian Kapas Kelod, Desa Sumerta, Denpasar Timur, Minggu (7/6) secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar I Made Mudra, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan undangan yang memadati lokasi acara.

Di sela-sela kegiatan Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada Sekaa Teruna-Teruni (STT) Satya Dharma Laksana Banjar Abian Kapas Kelod yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat persatuan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Bali.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas para pemuda yang telah mampu menghadirkan kegiatan positif seperti ini. Festival ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, serta menjaga warisan budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa berharap Abian Kapas Klodan Festival dapat terus berkelanjutan dan menjadi agenda kreatif yang mampu menarik minat generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan seni dan budaya. Selain itu, festival ini juga diharapkan menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan antar-pemuda di Bali.

Sementara itu, Ketua Panitia Abian Kapas Klodan Festival 2026, Wayan Gagas Pradita Putra, menjelaskan bahwa festival tersebut digelar sebagai wadah kreativitas generasi muda sekaligus bentuk komitmen STT Satya Dharma Laksana dalam melestarikan seni budaya Bali, khususnya seni ogoh-ogoh yang telah menjadi identitas budaya masyarakat Bali.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tinjau Lomba Serangkaian Hari Pramuka di Taman Kota Lumintang

Ia menjelaskan, terdapat empat kategori lomba yang dipertandingkan dalam festival ini, yakni Lomba Ogoh-ogoh Mini Kategori Mesin, Lomba Ogoh-ogoh Mini Kategori Non-Mesin, Lomba Tapel Ogoh-ogoh, dan Lomba Sketsa Ogoh-ogoh. Sebanyak 110 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Bali turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

“Melalui festival ini kami ingin memberikan ruang bagi para seniman muda untuk menunjukkan kreativitasnya sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Bali. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Gagas.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir. Beragam karya kreatif ogoh-ogoh dengan berbagai tema karakter dipamerkan. Penilaian lomba melibatkan tiga Dewan Juri yakni Cenk Cenk Bero, Gusman Surya, dan Dwi Aga. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketujuh Pencarian Nelayan Hilang, Operasi SAR Resmi Ditutup

Published

on

By

Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian nelayan hilang I Nyoman Darin di Pantai Lebih, Gianyar, sebelum resmi dihentikan pada hari ketujuh.
DIHENTIKAN: Operasi pencarian terhadap nelayan asal Desa Lebih, I Nyoman Darin (51), yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Jumat (17/7/2026), resmi dihentikan pada hari ketujuh pencarian, Kamis (23/7/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Operasi pencarian terhadap nelayan asal Desa Lebih, I Nyoman Darin (51), yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Jumat (17/7/2026), resmi dihentikan pada hari ketujuh pencarian, Kamis (23/7/2026). Keputusan tersebut diambil setelah seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan evaluasi bersama usai upaya pencarian maksimal yang dilakukan selama tujuh hari.

Kegiatan pencarian dimulai pukul 07.30 WITA di Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar. Sebelum operasi dilaksanakan, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Koordinator Lapangan Basarnas Denpasar, Dudi Librana Yudana.

Dalam operasi hari terakhir, Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas Bali dengan menyisir perairan dari Lembeng hingga Pantai Jumpai, Kabupaten Klungkung, kemudian memperluas pencarian ke perairan lepas berdasarkan analisis arus dan titik dugaan hilangnya korban. Selain itu, satu unit kapal Satpolairud Polres Gianyar disiagakan untuk mendukung operasi sesuai kondisi cuaca, serta dilakukan pemantauan melalui udara menggunakan drone.

Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara sistematis di sepanjang garis pantai ke arah timur dan barat sejauh kurang lebih tiga kilometer dari lokasi awal kejadian guna mencari kemungkinan keberadaan korban maupun petunjuk lainnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan, yakni Basarnas Denpasar, BPBD Kabupaten Gianyar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Tim SAR Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, serta Bhabinkamtibmas Desa Lebih.

Pada pukul 14.00 WITA dilaksanakan evaluasi akhir yang dipimpin bersama oleh Basarnas Denpasar dan BPBD Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh upaya pencarian telah dilaksanakan secara maksimal sesuai prosedur dan standar operasi SAR melalui pencarian laut, penyisiran darat, maupun pemantauan udara. Namun hingga berakhirnya masa operasi, korban belum berhasil ditemukan sehingga Operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.

Baca Juga  Masuki Usia Ke-29, Wawali Arya Wibawa Harapkan Pertuni Denpasar Optimalkan Akomodasi Kalangan Tunanetra

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan bahwa seluruh upaya pencarian telah dilaksanakan secara maksimal sesuai prosedur operasi SAR dengan melibatkan seluruh unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan.

“Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, seluruh personel telah mengerahkan kemampuan dan sumber daya secara maksimal melalui pencarian di laut, penyisiran di sepanjang pesisir, hingga pemantauan udara. Namun hingga batas waktu operasi berakhir, korban belum berhasil ditemukan sehingga berdasarkan hasil evaluasi bersama, Operasi SAR resmi ditutup,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun operasi pencarian telah dihentikan, BPBD Kabupaten Gianyar bersama Basarnas dan seluruh instansi terkait tetap akan melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan nelayan, Balawista, pemerintah desa, dan masyarakat pesisir apabila terdapat informasi baru mengenai keberadaan korban.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan atas dedikasi, kerja sama, dan semangat kemanusiaan yang ditunjukkan selama operasi berlangsung. Kepada keluarga korban, kami turut prihatin dan berharap tetap tabah serta terus berdoa. Apabila ada informasi baru, kami siap melakukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku,” tutupnya.

Pihak keluarga korban turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel SAR Gabungan atas dedikasi, kerja keras, dan upaya maksimal yang telah dilakukan selama proses pencarian. Keluarga juga menyatakan akan tetap berkoordinasi dengan aparat dan instansi terkait apabila terdapat perkembangan informasi mengenai korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Anak Nasional, Buleleng Perkuat Perlindungan Anak lewat Tim BESTIE dan Edukasi di Sekolah

Published

on

By

Perayaan Hari Anak Nasional 2026 di Buleleng sebagai momentum penguatan perlindungan anak melalui Tim BESTIE.
Perayaan Hari Anak Nasional 2026 di Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memperkuat komitmen dalam melindungi hak-hak anak melalui edukasi, pendampingan, serta perluasan akses layanan perlindungan. Berbagai upaya terus dilakukan agar anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, peringatan HAN tahun ini menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memastikan terpenuhinya hak anak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan pengasuhan yang layak.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengatakan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Pemenuhan hak dan perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab bersama agar setiap anak dapat tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (23/7).

Menurut Kariaman, Dinsos P3A akan terus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak untuk menyerap persoalan yang dihadapi anak-anak di Kabupaten Buleleng agar dapat segera ditindaklanjuti melalui pendampingan yang tepat.

“Kami akan terus berkomunikasi untuk menyerap berbagai permasalahan anak di Kabupaten Buleleng sehingga bisa segera ditindaklanjuti dan didampingi. Harapannya, persoalan hukum maupun berbagai masalah yang berdampak pada tumbuh kembang anak dapat semakin berkurang,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Tim BESTIE Buleleng yang secara rutin melaksanakan sosialisasi dan edukasi di sekolah-sekolah. Tim ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pencegahan perundungan (bullying), kekerasan terhadap anak, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Dampingi Menag RI Serahkan Bantuan untuk Pura dan Warga Terdampak Banjir di Denpasar

“Melalui Tim BESTIE, kami memberikan edukasi kepada anak-anak di sekolah. Pendekatan teman sebaya dinilai lebih efektif karena anak-anak lebih mudah terbuka ketika memahami bagaimana menghadapi bullying maupun persoalan lainnya,” jelasnya.

Kariaman mengungkapkan, sejumlah laporan kasus perundungan telah diterima dan seluruhnya ditangani dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan serta kepentingan terbaik bagi anak.

“Sudah ada beberapa laporan kasus bullying yang kami dampingi. Namun kasus tersebut tidak kami publikasikan karena kerahasiaan identitas anak merupakan prioritas. Tim BESTIE melakukan pendampingan sejak awal serta memilah setiap kasus, mana yang dapat diselesaikan melalui pembinaan dan mana yang memerlukan pendampingan secara khusus,” tegasnya.

Selain membentuk Tim BESTIE, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menghadirkan aplikasi BESTIE sebagai inovasi layanan perlindungan perempuan dan anak. Aplikasi tersebut memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus melaporkan kasus sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.

Melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, Buleleng berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat perlindungan anak agar setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat 110, Polsek Dentim Tindaklanjuti Laporan Warga

Published

on

By

Petugas Polsek Denpasar Timur merespons laporan warga terkait pria yang diduga masuk ke pekarangan rumah tanpa izin di Jalan Jaya Giri, Denpasar Timur.
RESPONS LAPORAN: Polisi merespons laporan masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga masuk ke pekarangan rumah warga tanpa izin di kawasan Jalan Jaya Giri, Gang 26 Blok A, Denpasar Timur, Rabu (22/7/2026) malam. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kepolisian Sektor Denpasar Timur merespons cepat laporan masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga masuk ke pekarangan rumah warga tanpa izin di kawasan Jalan Jaya Giri, Gang 26 Blok A, Denpasar Timur, Rabu (22/7/2026) malam.

Laporan tersebut diterima melalui layanan pengaduan Kepolisian 110 sekitar pukul 20.30 Wita. Mendapat laporan tersebut, Pawas Polsek Denpasar Timur bersama Unit Kegiatan Lapangan (UKL) segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Sesampainya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pelapor dan melakukan pemeriksaan situasi di sekitar pekarangan rumah. Berdasarkan keterangan pelapor, pria yang dilaporkan telah meninggalkan lokasi sebelum petugas kepolisian tiba.

Petugas kemudian memberikan imbauan secara humanis kepada pelapor agar segera menghubungi pihak kepolisian apabila pria tersebut kembali datang dan menimbulkan rasa terganggu atau tidak nyaman. Pelapor juga diarahkan untuk membuat laporan secara resmi ke kantor polisi apabila merasa permasalahan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, antara pelapor dan pria yang dilaporkan sebelumnya pernah memiliki hubungan pribadi. Namun, hubungan tersebut telah berakhir dan permasalahan sebelumnya juga telah dilakukan upaya mediasi. Pelapor kemudian memilih meminta bantuan kepolisian karena merasa terganggu dengan kedatangan yang bersangkutan ke kediamannya.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat merupakan perhatian kepolisian dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan situasi serta ketentuan yang berlaku.

“Polri berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Personel di lapangan segera mendatangi lokasi untuk memastikan situasi aman serta memberikan imbauan dan langkah penanganan yang diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Raih Penghargaan IGA 2024 dari Kemendagri RI

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Apabila masyarakat merasa terancam, terganggu atau mengalami permasalahan yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi layanan Kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat. Kami akan merespons dan memberikan penanganan sesuai dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.

Dalam penanganan tersebut, petugas telah menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengecekan situasi, berkoordinasi dengan pelapor serta memberikan imbauan secara persuasif dan humanis.

Setelah petugas melakukan pengecekan, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif. Polsek Denpasar Timur juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga komunikasi yang baik dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang tepat serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun kenyamanan orang lain. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca