Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Gathering “Setneg Mantul Road to G20” Jadi Momentum Akselerasi Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Bali

BALIILU Tayang

:

Wawali Arya Wibawa
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menjadi Keynote Speaker dan membuka secara resmi Gathering Setneg Mantul Road to G20 yang digelar Kementerian Sekretariat Negara dan Bekraf Denpasar di Jumpa Coffee, Jalan Kaliasem, Denpasar, Senin (23/5).

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menjadi Keynote Speaker pada Gathering Setneg Mantul Road to G20 yang digelar Kementrian Sekretariat Negara dan Bekraf Denpasar di Jumpa Coffee, Jalan Kaliasem, Denpasar, Senin (23/5). Dimana, kegiatan yang dilaksanakan serangkaian menyambut KTT G20 ini diharapkan menjadi momentum akselerasi pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali.

Hadir dalam kesempatan tersebut sebagai narasumber yakni Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara RI, Eddy Cahyono Sugiarto, Pelaku Bisnis Kreatif dan Kandidat Ekonomi Bisnis, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Guru Besar FE Universitas Udayana, Prof. Dr. I Wayan Ramantha dan Co Founder Kepeng.id dan CEO Baliola.com, I Gede Putu Rahman Desyanta. Hadir pula Kepala Bappeda Kota Denpasar, Putu Wisnu Wijaya Kusuma dan Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, Putu ‘Lengkong’ Yuliarta.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas prakarsa penyelenggaraan acara ini. Hal ini tentu menjadi momentum untuk bersinergi bersama segenap pihak terkait untuk mewujudkan Denpasar Maju.
Lebih lanjut dijelaskan, setelah lebih dari dua tahun terkungkung oleh pandemi Covid-19 dan menghadapinya dengan berbagai cara, kini wabah tersebut mulai menyurut dan masyarakat global sudah mulai berani melangkah memperluas gerak dan jarak.

“Berbagai kebiasaan di masa pandemi, seperti ketaatan terhadap pola hidup sehat dan fleksibilitas pola komunikasi antarpersona maupun antarlembaga, telah eksis pada sebagian besar orang dan berlanjut di era pascapandemi ini. Bahkan pola ekspresi dan rekreasi pun mengalami perubahan pada sebagian kalangan,” katanya.

Dikatakan Arya Wibawa, bagi daerah yang bersandar pada industri pariwisata, pandemi Covid-19 memunculkan kesadaran baru. Dimana, industri pariwisata tidak boleh dibiarkan sebagai sandaran tunggal. Sehingga hendaknya ada sandaran lain yang dapat menjadi alternatif di saat terjadi situasi darurat yang melumpuhkan sendi-sendi utama pariwisata.

Baca Juga  Dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional, Wawali Buka Lomba Ogoh-ogoh Mini

“Pada titik inilah Kota Denpasar yang sejak lama mengarahkan kotanya menjadi Kota Kreatif, mendapat penegasan bahwa pilihan itu benar adanya,” ujarnya.

Menurut Arya Wibawa, kesadaran kedua adalah bahwa setiap “musibah” selalu mengandung “berkah”. Hal ini berupa munculnya peluang-peluang lahirnya inovasi baru sebagai solusi dari berbagai persolan yang dihadapi.

“Jika melihat beberapa kecenderungan, peluang-peluang yang menguat saat ini sebagian besar berada di ranah industri rekreasi, industri teknologi informasi dan teknologi industri keuangan. Dalam konteks itulah pertemuan kita sore hingga petang ini menemukan relevansinya,” jelasnya.

“Penyelenggaraan KTT G20 di Bali tahun ini merupakan momentum yang sangat baik sebagai titik berangkat untuk mengembangkan semua itu. Karena itu, diperlukan kesiapan dan ketetapan hati untuk menyambut dan mengolah semua peluang dan kemungkinan yang akan muncul setelah perhelatan besar tersebut digelar,” imbuhnya.

Ketua Pelaksana Harian Bekraf Denpasar, I Putu Yuliartha menjelaskan, acara ini diselenggarakan untuk merespons perkembangan yang sedang berlangsung di Bali maupun di dunia global. Dimana, penyelenggaraan perhelatan besar berskala global di Bali, yakni KTT G-20 yang harus direspons dengan sebaik-baiknya.

“Kita harus pintar memposisikan diri dan berperan dalam perkembangan yang akan terjadi sepanjang dan pascapertemuan puncak para kepala negara G20 tersebut diselenggarakan,” ujar Yuliartha.

Sementara Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara RI, Eddy Cahyono Sugiarto memaparkan bahwa acara ini selain merupakan acara “pemanasan” dari acara puncak KTT G-20. Hal ini juga sekaligus sebagai upaya menyerap aspirasi publik mengenai hal apa yang harus diperjuangkan dalam perhelatan akbar tersebut sehingga memberi dampak yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia secara luas.

“Melalui acara ini kami berupaya menyerap aspirasi masyarakat sehingga dapat kami perjuangkan pada perhelatan strategis tersebut,” tandasnya. (way/eka)

Baca Juga  Restorasi Rampung, Walikota Jaya Negara Hadiri Pemelaspas Gedong Ratu dan Penyengker Pura Puseh Desa Adat Sumerta

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tutup Garda Festival Ubung Kaja

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Kasus Sembuh Covid-19 di Denpasar Mulai Melejit di Angka 108 Orang, Positif Bertambah 456

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca