Wednesday, 22 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

HOBIIS

Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mancing HUT Ke-54 ST. Yowana Eka Santhi

BALIILU Tayang

:

wawali
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka secara resmi Lomba Mancing serangkaian HUT ST. Yowana Eka Santhi, Banjar Pemangkalan Desa Ubung Kaja, yang ditandai dengan melepas ikan di Kawasan Subak Pakel II, Minggu (26/2). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Lomba Mancing serangkaian HUT ke-54 ST. Yowana Eka Santhi, Banjar Pemangkalan Desa Ubung Kaja, ditandai dengan melepas ikan di Kawasan Subak Pakel II, Minggu (26/2).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Gede Sumara Putra dan Agus Wirajaya, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara, Bendesa Adat Poh Gading, I Gusti Ngurah Supartha, Perbekel Desa Ubung Kaja, I Wayan Astika serta undangan lainnya.

Wawali Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Mancing serangkaian HUT ST. Yowana Eka Santhi, Banjar Pemangkalan. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan sekaa teruna sebagai wadah kreativitas masih aktif dan produktif. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas dipilihnya Subak Pakel II sebagai lokasi pelaksanaan lomba ini. Dimana, keberadaan subak sangatlah penting sebagai warisan budaya sistem tata kelola air yang memberikan kesejahteraan.

“Tentunya kami di Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, semoga melalui kegiatan ini eksistensi sekaa teruna, subak dan pertanian di Kota Denpasar tetap terjaga. Selamat Ulang Tahun ST. Yowana Eka Santhi, Banjar Pemangkalan, tetap produktif, berkreasi dan jaya selalu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, I Wayan Gede Agastya mengatakan, pelaksanaan Lomba Mancing ini merupakan rangkaian HUT ST. Yowana Eka Santhi, Banjar Pemangkalan yang ke-54. Dimana, selain itu, pelaksanaanya juga bertujuan untuk menjaga eksistensi Subak Pakel II di era modern saat ini. Hal ini mengingat pentingnya subak dalam menjaga ekosistem pertanian Bali.

Lebih lenjut dijelaskan, Lomba Mancing kali ini diikuti oleh 400 peserta lebih. Dimana, nantinya para juara akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai. Yakni Juara I Rp. 2 Juta, Juara II RP. 1,5 Juta dan Juara III Rp. 1 Juta. Tak hanya itu, peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik dan doorprize.

Baca Juga  Sasar Penyandang Disabilitas dan Lansia, Wawali Arya Wibawa Salurkan Paket Sembako dari Kemensos

“Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, dan berharap melalui kegiatan ini dapat terlaksanaa berkelanjutan dalam mendukung kelestarian Subak Pakel II serta mendukung eksistensi Subak Pakel II sebagai destinasi wisata baru,” harapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HOBIIS

Dukung Lomba Mancing, Wawali Terima Audiensi Karang Taruna Kusuma Praja

Published

on

By

lomba mancing Taruna Kusuma Praja
TERIMA AUDIENSI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod di Ruang Tamu Wakil Walikota, Selasa (26/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar siap mendukung penyelenggaraan Lomba Mancing Air Deras ke-2 yang digelar Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod, yang akan digelar serangkaian Hari Kartini, pada 21 April 2024 mendatang.

Hal ini terungkap saat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima audiensi dari Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (26/3).

Ketua Panita, Putu Krisna Hermawan mengatakan, lomba mancing ini direncanakan akan dilaksanakan di Bendungan Tukad Mati Umadui, dengan kuota peserta sebanyak 300 orang.

Putu Krisna juga menyampaikan, salah satu hal yang mendasari penyelenggaraan lomba mancing di tahun ini adalah, suksesnya acara dan antusiasme peserta tahun lalu, sehingga pihaknya menimbang untuk mengadakan kembali yang kali ini bertepatan dengan hari Kartini.

“Yang berbeda kali ini kegiatan kami gelar dalam rangka menyambut Hari Kartini. Oleh karena itu kami berkolaborasi dengan PKK Desa Padangsambian Klod untuk turut ikut serta dalam kegiatan memasak olahan ikan lele bersamaan dengan acara Lomba Mancing Air Deras,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawan merespons positif dan mendukung rencana kegiatan ini.

“Kami selaku Pemerintah Kota Denpasar akan turut serta mendukung kegiatan-kegiatan positif yang ada di masyarakat baik dalam bentuk budaya dan hobi,” katanya.

Arya Wibawa juga berharap lomba ini akan menjadi potensi rekreasi dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Denpasar. Hal ini sejalan dengan salah satu upaya Pemkot Denpasar untuk mengembangkan sektor lainnya di luar sektor pariwisata.

“Kami pun berharap kegiatan Lomba Mancing Air Deras ini akan menjadi wadah rekreasi dan menyalurkan hobi masyarakat, lebih dari itu mengajak masyarakat untuk menjaga keasrian dan kebersihan lingkungannya dalam hal ini lingkungan sungai,” imbuhnya. (eka/bi)

Baca Juga  Usung Tema ‘‘Saguna Prawerthi‘‘, Festival Beraban 2024 Digelar

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Jaya Negara Buka Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I

Published

on

By

kontes ikan koki walikota cup bali
KONTES IKAN: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I yang digelar di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang, Sabtu (23/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I yang digelar di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang, Sabtu (23/3).

Kontes Ikan Mas Koki Bali ini diselenggarakan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali dalam rangka HUT ke-236 Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan Kontes Ikan Mas Koki Bali yang digelar Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali sebagai salah satu komunitas pembudidaya Ikan Mas Koki Bali di Kota Denpasar.

Dikatakannya, kegiatan ini tentunya dapat memberikan manfaat pelestarian budaya dan ekonomi kreatif. Hal ini tidak terlepas dari histori keberadaan Ikan Mas Koki Bali dan cerita Istana Balingkang. Dimana Ikan Mas Koki diceritakan sebagai hadiah dari raja Cina kepada Raja Bali saat itu yang hingga kini dikenal dengan nama Ikan Mas Koki Bali.

“Terdapat tiga manfaat dalam pelaksanaan kontes Ikan Mas Koki Bali yang dapat dirasakan tidak hanya pada pembudidayaan, penyaluran hobi dan ekonomi kerakyatan, disamping itu terdapat cerita dari keberadaan Ikan Mas Koki Bali ini dapat terus disosialisasikan sebagai warisan budaya di Bali, khususnya di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa menyampaikan, keberadaan Ikan Mas Koki Bali yang memiliki perjalanan sejarah dan sekaligus saat ini telah menjadi hobi masyarakat Denpasar.  Sehingga pembudidayaan dan hobi mampu memberi nilai lebih pada ekonomi kerakyatan.

“Antusiasme masyarakat terhadap Mas Koki Bali sangat tinggi terbukti dari keikutan peserta dari pecinta tidak saja datang dari Kota Denpasar, namun juga dari luar Kota Denpasar seperti Tabanan, dan Gianyar,” ujarnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Serahkan Alat Bantu Kesehatan dan Peralatan Memasak kepada K3S dan Disabilitas

Lebih lanjut Mayun Suryawangsa mengatakan, seiring perjalanan sejarah dan perkembangan, pembudidayaan Ikan Mas Koki Bali menghasilkan warna bervariatif dengan keindahan dan ukuran ekor Ikan Mas Koki Bali yang bisa melebihi ukuran badannya. Hal ini yang menjadi daya tarik masyarakat pecinta Ikan Mas Koki Bali untuk memelihara maupun melakukan budidaya.

Gus Mayun menambahkan, pelaksanaan lomba diikuti sebanyak 200 peserta dengan memperebutkan Juara I, II dan III. Bahkan, melihat tingginya antusiasme peserta, pihak panitia melaksanakan pembatasan peserta untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan kegiatan.

“Saat ini banyak terbentuk komunitas budidaya Ikan Mas Koki Bali di Denpasar, kondisi ini sangat mendukung eksistensi Ikan Mas Koki Bali,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Ratusan Bonsai Dipamerkan Hiasi HUT Kota Singaraja

Published

on

By

pameran bonsai hut singaraja
PAMERAN BONSAI: Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana saat meninjau pameran bonsai yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (19/3). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Mewadahi seluruh pencinta bonsai serta mendukung perkembangan ekonomi kreatif khususnya di Kabupaten Buleleng dengan serangkaian memeriahkan HUT ke-420 Kota Singaraja, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) menggelar Pameran Bonsai yang dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (19/3).

Dalam pameran ini digelar mengusung tema “Sudamala Bonsai” yang diikuti sebanyak 570 peserta dan 717 tanaman bonsai dari seluruh Indonesia berlangsung dari tanggal 16 hingga dengan 24 Maret 2024.

Dalam kesempatan ini, Pj. Lihadnyana menyampaikan bonsai tidak sekedar hobi belaka, namun bonsai merupakan sebuah kreativitas yang mampu menggerakkan ekonomi serta dapat menjaga kelestarian lingkungan.

Pihaknya juga mengapresiasi digelarnya pameran nasional PPBI tahun 2024 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singaraja. Pihaknya pun berencana akan rutin menggelar acara tersebut di setiap tahunnya dan akan selalu memberikan dukungan penuh.

“Kita mengharapkan acara ini dapat dilaksanakan sebagai salah satu kalender tahunan. Tetapi tentunya dengan peningkatan yang lebih tinggi. Kalau sekarang event nasional yang belum diikuti oleh seluruh provinsi jadi mungkin kedepannya bisa semua ikut bahkan internasional. Kami di pemerintah akan selalu siap mendukung acara seperti ini,” ucap Lihadnyana.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Panitia Pamnas PPBI tahun 2024, Ketut Windu Saputra mengatakan, pemeran bonsai ini sebagai fasilitas bagi para seniman dan penggemar seni bonsai serta juga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif.

“Pameran ini telah diikuti oleh seluruh penggemar bonsai di Tanah Air. Bahkan peserta terjauh berasal dari Provinsi Lampung. Kami berharap kegiatan pameran dan lomba bonsai yang akan berlangsung selama delapan hari ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman,” harapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Usung Tema ‘‘Saguna Prawerthi‘‘, Festival Beraban 2024 Digelar

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca