Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Rakercab dan Forbis HIPMI Denpasar

Dorong Kreativitas Generasi Muda untuk Denpasar Maju

Loading

BALIILU Tayang

:

rakercab hipmi denpasar
BUKA RAKERCAB: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan membuka Rakercab dan Forbis BPC HIPMI Denpasar Tahun 2026, Rabu (13/5) di Graha Sewakadarma, Lumintang Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Forum Bisnis (Forbis) BPC HIPMI Denpasar Tahun 2026 yang mengusung tema “E.N.E.R.G.I.C Mindset, Stronger Impact for Denpasar”, Rabu (13/5) di Graha Sewakadarma, Lumintang Denpasar. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong dan menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk memperkuat semangat inovasi, kreativitas, dan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar yang semakin maju dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Dewa Made Agung, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, jajaran OPD terkait, Ketua KADIN Denpasar I Putu Arnawa, Sekretaris Umum BPD HIPMI Bali I Putu Gede Waladipa, serta Ketua Umum BPC HIPMI Denpasar I Wayan Putu Wawan Widiana.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan berbagai capaian pembangunan Kota Denpasar sekaligus tantangan yang saat ini dihadapi bersama. Dengan jumlah penduduk mencapai 762,51 ribu jiwa yang tersebar di empat kecamatan, 27 desa, 16 kelurahan, 35 desa adat, dan 360 banjar adat, Kota Denpasar terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2025 yang mencapai 85,63, pertumbuhan ekonomi sebesar 6,11 persen, persentase penduduk miskin yang turun menjadi 2,16 persen, tingkat pengangguran terbuka sebesar 1,41 persen, serta inflasi yang tetap terjaga di angka 3,45 persen.

“Visi pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju diwujudkan melalui berbagai program pengembangan kreativitas generasi muda. Pemerintah Kota Denpasar telah menghadirkan ruang kreatif seperti Dharma Negara Alaya dan Graha Yowana Suci sebagai wadah inkubator bisnis dan pengembangan ekonomi kreatif,” jelas Arya Wibawa. Selain itu, berbagai event kreatif seperti D’Youth Festival, Denpasar Festival, hingga program BKRAF Academy terus digelar untuk meningkatkan partisipasi anak muda dan memperkuat kolaborasi bersama stakeholder.

Baca Juga  Minimalisir Terjadinya Kebakaran, Wawali Arya Wibawa Buka Edukasi Antisipasi Kebakaran bagi OPD

Wawali Arya Wibawa menegaskan bahwa generasi muda merupakan modal dasar yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, namun juga pada kualitas sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan memiliki semangat kolaborasi yang kuat. Oleh karena itu, generasi muda harus diberikan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Lebih lanjut dijelaskan, kreativitas menjadi potensi utama dalam menggerakkan pembangunan, khususnya di Kota Denpasar yang terus berkembang sebagai kota kreatif berbasis budaya.

“Mari bersama-sama bersinergi untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Maju, yakni Denpasar yang Makmur, Aman, Jujur, dan Unggul,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Denpasar, I Wayan Putu Wawan Widiana mengatakan bahwa Rakercab dan Forbis bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum untuk menentukan arah kerja, menyatukan visi, dan menyusun program yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi anggota maupun masyarakat Kota Denpasar. Menurutnya, semangat program kerja E.N.E.R.G.I.C dirancang agar HIPMI Denpasar menjadi organisasi yang progresif dan mampu memberikan dampak nyata bagi dunia usaha serta pembangunan daerah.

“Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan tiga HIPMI Perguruan Tinggi sebagai bagian dari upaya regenerasi dan penumbuhan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, serta talkshow bisnis untuk memperkuat jaringan usaha dan melahirkan gagasan kreatif bagi pengusaha muda di Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sasar Tiga Desa di Jembrana, Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali Bawa Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Published

on

By

bergerak dan berbagi
AKSI SOSIAL: Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di wilayah Kabupaten Jembrana, Rabu (13/5/2026). (Foto: bi)

Jembrana, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di wilayah Kabupaten Jembrana, Rabu (13/5/2026). Aksi sosial (aksos) ini menyasar tiga lokasi, yaitu Desa Tuwed, Kecamatan Melaya; Kelurahan Baler Bale Agung; dan Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. TP PKK Bali membagikan paket bantuan berupa 30 kg beras, 60 butir telur, dan 2 kotak susu kepada 50 penerima bantuan di setiap lokasi yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK. Total bantuan yang disalurkan TP PKK Bali pada aksos di Jembrana terdiri atas 4.500 kg beras, 9.000 butir telur, dan 300 kotak susu.

Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menyampaikan terima kasih atas perhatian TP PKK Provinsi Bali kepada krama Bumi Makepung. “Ini bukan kegiatan sosial yang pertama, tetapi sudah beberapa kali dilaksanakan di wilayah kami,” ujarnya. Ia menilai kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Oleh sebab itu, Ani Kembang Hartawan sangat berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dalam lingkup yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, dalam sambutannya menginformasikan bahwa aksos ini terlaksana atas sinergi TP PKK Bali dengan sejumlah mitra kerja. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Dewata juga menerangkan beragam kegiatan TP PKK lainnya, seperti “Berbelanja dan Berbagi” hingga gerakan “Kulkul PKK dan Posyandu” yang dilaksanakan di kabupaten/kota se-Bali.

Untuk diketahui, pada aksos kali ini TP PKK Bali menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali yang turut menyalurkan bantuan di tiga desa/kelurahan.

Baca Juga  Minimalisir Terjadinya Kebakaran, Wawali Arya Wibawa Buka Edukasi Antisipasi Kebakaran bagi OPD

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali membagikan 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung. Selanjutnya, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali membagikan 10 paket sembako berisi 10 kg beras, 2 pcs minyak goreng, 3 kg gula pasir, 2 bungkus kopi bubuk, dan 1 bungkus makanan ringan. IBI Provinsi Bali menyalurkan bantuan berupa 2 kotak susu SGM Explor 150 gram kepada 10 balita dan 2 kotak susu SGM Bunda 150 gram bagi 10 ibu hamil.

Bantuan juga diberikan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali berupa paket multivitamin, telur, bibit cabai, pohon buah-buahan, dan buku resep kuliner olahan kue serta pangan lokal.

Aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Bali di setiap lokasi juga diisi dengan layanan kesehatan gratis, vaksinasi rabies, dan bimbingan teknis olahan kue yang melibatkan kader PKK. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Tegaskan UMKM Bali Penopang Utama Ekonomi Kerthi Bali

Bersama Tiga Menteri, Gelar Akad Massal 1.000 UMKM di Unud

Loading

Published

on

By

umkm bali
AKAD MASSAL: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan UMKM merupakan penopang utama ekonomi Bali dalam transformasi Ekonomi Kerthi Bali yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri UMKM Helfi Nurhasan, Rektor Universitas Udayana, Forkopimda Provinsi Bali, serta sejumlah lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas kementerian dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui pembangunan kewirausahaan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.

“Perlu kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa Bali saat ini sedang melaksanakan transformasi lewat Ekonomi Kerthi Bali, yang menempatkan UMKM sebagai salah satu penopang utama ekonomi Bali. Kami berkomitmen membangun Bali yang kuat secara ekonomi, berdikari, serta berbasis pada kearifan lokal dan sumber daya manusia Bali itu sendiri,” ujar Giri Prasta.

Ia menegaskan, UMKM tidak hanya berfungsi menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga menjaga identitas budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat Bali. Karena itu, penguatan UMKM diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan omzet usaha, tetapi juga kualitas produk, penguasaan teknologi digital, perluasan akses pasar global, perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga penguatan jejaring usaha.

“Kita ingin UMKM Bali naik kelas. Mereka bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas budaya dan kreativitas Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri ‘’Pujawali’’ di Pura Pajenengan Agung Peraupan

Giri Prasta juga memaparkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I tahun 2026 mencapai 5,58 persen. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembangunan ekonomi Bali membutuhkan transformasi besar yang bertumpu pada sektor riil, penguatan UMKM, dan lahirnya wirausaha baru.

Ia menilai target peningkatan rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,60 persen pada 2029 hingga menuju 8 persen pada 2045 membutuhkan kerja sama terintegrasi dan berkelanjutan dari seluruh pihak.

“Oleh sebab itu, kegiatan ini sangat tepat karena menghadirkan ekosistem yang mempertemukan dunia usaha, lembaga pembiayaan, praktisi bisnis, dan para pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi,” katanya.

Giri Prasta juga mengungkapkan realisasi penyaluran KUR di Bali pada 2025 mencapai 134.549 penerima. Selain itu, pengajuan hak kekayaan intelektual di Bali tercatat mencapai 43.520 permohonan.

Ia menekankan bahwa tantangan ekonomi global yang semakin dinamis hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas kreatif, media, dan masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai gerakan bersama untuk membangun UMKM Bali yang kreatif, berbasis inovasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Saya yakin Bali mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif nasional. Ia menyebut penyaluran KUR sektor ekonomi kreatif secara nasional telah mencapai Rp8,9 triliun.

Menurutnya, penguatan sektor ekonomi kreatif membutuhkan pendekatan heksahelix melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, akademisi, komunitas, media, serta pelaku usaha.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kami terus mendorong akses pembiayaan, perlindungan HAKI, pembinaan, penguatan kapasitas, dan jejaring usaha agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia bisa go global,” kata Teuku Riefky.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Genjot Penanganan Stunting Kota Denpasar

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menambahkan kehadiran program Sapa UMKM menjadi bentuk nyata pendekatan kementerian kepada pelaku usaha kecil dan menengah.

“Sapa UMKM bukan sekadar aplikasi, tetapi bentuk kehadiran Kementerian UMKM agar bisa berinteraksi dengan pelaku UMKM kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut akad massal tersebut sebagai langkah besar dalam memperkuat ekosistem UMKM Bali agar naik kelas dan semakin kompetitif.

“Saya bangga melihat akad ini. Bali memiliki ekosistem yang memberi kesempatan tumbuh bersama. UMKM adalah pahlawan ekonomi nasional karena menopang 60 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Muhaimin.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap UMKM dari pungutan liar, hambatan usaha, hingga premanisme agar pelaku usaha dapat berkembang dengan aman dan percaya diri.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Risa Damanik, mengatakan kegiatan akad massal tersebut merupakan yang keempat digelar di Indonesia dan melibatkan sekitar 2.000 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari seluruh Bali.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 terkait pengentasan kemiskinan melalui penguatan kewirausahaan, akses pembiayaan KUR, serta pemanfaatan HAKI sebagai alternatif agunan usaha. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Lantik Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkot Denpasar

Published

on

By

walikota jaya negara
LANTIK: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat resmi melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Rabu (13/5) siang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (13/5) siang.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, A.A. Putu Gde Wibawa, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Komang Lestari Kusuma Dewi, Asisten Administrasi Umum, Putu Wisnu Wijaya Kusuma, perwakilan Forkompinda Kota Denpasar, undangan terkait dan juga jajaran OPD Pemkot Denpasar yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Pada kesempatan itu, adapun pejabat yang dilantik, meliputi sebanyak 1 orang Pejabat Administrator, 1 orang Pejabat Pengawas, serta 19 orang Pejabat Fungsional melalui mekanisme pengangkatan pertama maupun perpindahan dari jabatan lain.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan hal yang lumrah dari pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah proses untuk memantapkan dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik Kota Denpasar agar tetap berjalan maksimal,“ ungkap Walikota Jaya Negara.

Lebih lanjut, Walikota Jaya Negara berpesan untuk seluruh ASN Kota Denpasar terus meningkatkan kompetensi serta mengasah potensi diri.

Pihaknya juga menekankan pada pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan hari ini agar memegang teguh penerapan pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Denpasar I Wayan Sudiana yang ditemui usai acara mengharapkan pejabat yang dilantik agar amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi, serta mampu bekerja secara disiplin, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Serangkaian HUT Ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar

“Melalui spirit Vasudhaiva Kutumbakam mewujudkan Denpasar yang maju, humanis, dan berkelanjutan melalui penguatan profesionalisme aparatur serta budaya kerja yang kolaboratif dan berintegritas, ” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca