Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Dampingi Wamenko Pangan Tinjau Bank Sampah Gema Pelita, SDN 5 Pedungan

Apresiasi Edukasi dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Loading

BALIILU Tayang

:

Wawali Arya Wibawa Dampingi Wamenko Pangan Tinjau Bank Sampah Sekolah
KUNJUNGI BANK SAMPAH: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Bank Sampah Gema Pelita di SDN 5 Pedungan, Kota Denpasar, Kamis (10/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Bank Sampah Gema Pelita di SDN 5 Pedungan, Kota Denpasar, Kamis (10/9). Kunjungan ini untuk melihat secara langsung edukasi dan praktik pengelolaan sampah dari sumber yang melibatkan siswa dan lingkungan sekolah.

Turut mendampingi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar AA Gede Wiratama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengelolaan sampah dari sumber, termasuk melalui edukasi pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Menurutnya, perubahan perilaku harus dibangun sejak dini agar menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

“Ini suatu contoh yang kita lihat. Ketika ditanyakan kepada anak-anak, sudah tersedia tebe modern dan black composter, mereka menjawab sudah. Artinya, keseriusan Bapak Walikota ini menjadi langkah besar dalam penanganan sampah,” ujar Hanif.

Lebih lanjut dijelaskan, persoalan sampah menjadi tantangan serius bagi Bali, termasuk Kota Denpasar yang merupakan salah satu destinasi pariwisata internasional. Karena itu, pengelolaan sampah dari rumah tangga, hotel, sekolah hingga fasilitas lainnya harus terus diperkuat.

Hanif juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Bali, volume sampah yang masuk ke TPA Suwung terus mengalami penurunan. Ke depan, pihaknya mendorong agar sampah organik dapat diselesaikan di sumber sehingga sampah yang masuk ke TPA semakin berkurang.

“Sampah organik harus sudah diselesaikan di sumber. Ini yang terus kita dorong,” tegasnya.

Selain pengelolaan dari sumber, pemerintah juga mendorong pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2027. Hanif berharap Denpasar dan Badung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah di tengah tingginya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan. Hanif juga berharap upaya pengelolaan sampah di Kota Denpasar terus diperkuat sehingga dapat mendukung pencapaian penghargaan Adipura.

Baca Juga  Wawali Kota Denpasar Arya Wibawa Ikuti Rakor Penanggulangan Kemiskinan

“Kami sudah menyampaikan kepada kabupaten lain untuk belajar di Denpasar. Kompleksitasnya cukup tinggi dan kehadiran wisatawan cukup banyak dibandingkan jumlah penduduknya, tetapi pelayanan wisata tetap harus berjalan tanpa mengurangi upaya mengatasi masalah sampah,” katanya.

Sementara itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat terhadap upaya penanganan sampah di Kota Denpasar. Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun budaya memilah dan mengelola sampah.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bapak Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Pengelolaan sampah dari sumber menjadi langkah penting untuk mengurangi beban sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir. Karena itu, edukasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak di sekolah, terus kami perkuat,” ujar Arya Wibawa.

Ketua Bank Sampah Gema Pelita, Dede Mahandra, menjelaskan bahwa bank sampah di SDN 5 Pedungan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa dan keluarga. Para siswa diajak memilah sampah dari rumah, kemudian menabung sampah anorganik di bank sampah.

“Anak-anak menabung sampah bersama keluarganya. Mereka memilah sampah dari rumah, kemudian sampah yang sudah dipilah ditabung di bank sampah,” jelasnya.

Sementara sampah organik diolah di lingkungan sekolah melalui tebe modern, komposter, lubang biopori, serta pengembangan eco enzyme. Para siswa juga dilibatkan sebagai Gema Pelita Ranger yang membantu proses penimbangan sekaligus mengedukasi teman-temannya.

Dede menambahkan, edukasi pengelolaan sampah dilakukan secara rutin, termasuk melalui kegiatan sekolah dan layanan penimbangan sampah yang dilaksanakan secara berkala.

“Kami juga melakukan edukasi setiap pagi. Pada saat purnama dan tilem, kami melaksanakan kegiatan Bank Sampah Gema Pelita,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Penegakan Hukum Penyadapan Ilegal Harus Profesional, Transparan, dan Objektif

Published

on

By

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Sampaikan Keterangan Tertulis
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pihaknya menghormati sepenuhnya proses penegakan hukum yang tengah berlangsung terkait penetapan beberapa perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal kepada beberapa tokoh politik, pengusaha, bahkan Presiden Prabowo. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari mekanisme hukum yang harus kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

“Kami di Komisi III berharap seluruh rangkaian proses hukum tersebut dapat berjalan secara profesional, objektif, dan transparan dari awal hingga akhir,” jelas Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/11/2026) yang dikutip dari laman dpr.go.id.

Mabes Polri mengumumkan kasus dugaan penyadapan atau dugaan ilegal akses, Selasa (3/11) malam.

Ada tiga anggota polisi yang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga anggota polisi itu adalah inisial LSP, ASN, dan EH.

“Berdasarkan hasil sidik sesuai scientific investigation, penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka, LSP, ASN, dan EH,” ujar Kabareskrim Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11) malam.

Dia menerangkan sebelumnya Bareskrim Polri telah melakukan serangkaian lidik dan sidik terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta ilegal akses.

Dalam konferensi pers itu, ia bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Irwasum Komjen Pol Asep Edi Suheri, dan Kadiv Propam Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap “Kapolri memerhatikan dengan sangat serius atas peristiwa yang berkembang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

“Kita ingat bersama sejalan dengan program kapolri yakni bersih ke dalam, kepercayaan masyarakat dimulai dari polisi yang bersih dalam menjalankan tugas dan amanah,” sambungnya.

Baca Juga  Kembali Pimpin Denpasar, Jaya - Wibawa Sampaikan Pidato di Sidang Paripurna Dewan

Dikutip dari laman kumham-imipas.go.id, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 258 serta Pasal 332 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal-pasal tersebut berkaitan dengan dugaan penyadapan tanpa hak serta tindakan melawan hukum terhadap informasi maupun dokumen elektronik.

Menurut Yusril, dugaan penyadapan tersebut menyasar sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia, sejumlah menteri, politisi, dan pengusaha. Dalam proses penyidikan, aparat kepolisian telah menghimpun keterangan saksi serta mengamankan barang bukti berupa perangkat komunikasi dan peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan penyadapan.

Ia juga meluruskan berbagai spekulasi yang mengaitkan perkara tersebut dengan dugaan tindak pidana makar. Yusril menegaskan bahwa hingga saat ini pasal-pasal yang digunakan dalam penyidikan hanya berkaitan dengan dugaan penyadapan dan intersepsi ilegal sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-Undang ITE. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Published

on

By

Mensesneg Prasetyo Hadi Sampaikan Keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta
SAMPAIKAN KETERANGAN: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/prsidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, serta akses ilegal terhadap Kepala Negara maupun sejumlah pimpinan dan tokoh lainnya. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Mensesneg menjelaskan bahwa berdasarkan perkembangan yang disampaikan, sejumlah individu telah dipetakan karena diduga terkait dengan perbuatan tersebut. Pemerintah memandang kasus ini secara serius karena dinilai dapat mengarah pada tindakan yang membahayakan kepentingan dan keselamatan negara.

“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar, ini juga mengarah ke perbuatan yang membahayakan keselamatan kepentingan negara termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara,” ujar Mensesneg dikutip dari laman presidenri.go.id.

Menyusul perkembangan proses hukum yang tengah ditangani aparat penegak hukum, Presiden Prabowo telah mengambil keputusan untuk memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Mensesneg menyampaikan bahwa Keputusan Presiden terkait pemberhentian tersebut telah ditandatangani pada pagi hari.

“Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” ungkapnya.

Untuk memastikan tugas dan fungsi Kepala Staf Kepresidenan tetap berjalan, Presiden menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan.

“Untuk selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut, untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI, yang namanya Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Kepala Staf Kepresidenan,” lanjutnya.

Pemerintah, menurut Mensesneg, juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Pemerintah menegaskan bahwa mekanisme penyadapan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap proses yang dilakukan secara sah.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Puncak Gebyar Literasi Kota Denpasar 2025

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir bahwa ini dilakukan tentunya oleh beberapa oknum-oknum tertentu,” kata Mensesneg. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Published

on

By

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi
REMBUG WARGA: Polsek Gianyar saat menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri, Polsek Gianyar menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., didampingi PS. Kanit Binmas, PS. Kanit Intelkam, PS. Kanit Sabhara, Bhabinkamtibmas Desa Temesi, serta personel Polsek Gianyar. Turut hadir Perbekel Desa Temesi, para Klian Dinas, Ketua Bank Sampah Induk (BSI), pekerja TPS-3R, dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Gianyar berdialog langsung dengan aparatur desa, pengelola, pekerja, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kondisi serta perkembangan pengelolaan TPS-3R. Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memperkuat komunikasi dengan pihak kepolisian, serta menjaga hubungan harmonis antara warga lokal dan warga pendatang. Selain itu, disampaikan imbauan agar pengelolaan TPS-3R tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan, mengingat lokasi tersebut terdapat material mudah terbakar seperti kertas, plastik, dan barang rongsokan.

Kapolsek Gianyar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat puntung rokok dan penggunaan kompor, serta mengantisipasi bencana alam di musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau menjauhi penyalahgunaan narkoba, termasuk kewaspadaan terhadap penyalahgunaan cairan vape yang mengandung zat terlarang, serta mengawasi aktivitas di lingkungan tempat tinggal dan rumah kos. Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, seluruh masyarakat diharapkan turut menjaga kerukunan dan situasi keamanan agar tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan, “Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh aparatur desa, tokoh masyarakat, pengelola, pekerja, dan warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian. Apabila menemukan gangguan Kamtibmas maupun terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan bencana alam, segera hubungi layanan Kepolisian Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.” Kapolsek juga menegaskan pentingnya pendataan identitas warga pendatang sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Rakor Forum Perbekel/Lurah Kota Denpasar

Sementara itu, Perbekel Desa Temesi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Polsek Gianyar serta menyatakan kesiapan pemerintah desa bersama masyarakat untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dalam sesi dialog, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait aktivitas anak-anak muda yang masih berkumpul hingga melewati tengah malam.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Gianyar memerintahkan personel untuk meningkatkan patroli dan penertiban terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat serta terus berkoordinasi dengan aparatur Desa Temesi. Melalui kegiatan Rembug Warga ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca