Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Diklat Kewirausahaan Nasional KMHDI

Usung Tema “Transportasi Kedaulatan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045”

Loading

BALIILU Tayang

:

HADIRI DIKLAT: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saa menghadiri pembukaan Diklat Kewirausahaan Nasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat KMHDI di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Sabtu (19/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri pembukaan Diklat Kewirausahaan Nasional yang mengangkat tema “Transportasi Kedaulatan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045”, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Sabtu (19/4).

Sebelum diklat dimulai, Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha di Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) RI, Irwansyah Putra Panjaitan mewakili Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra mewakili Gubernur Bali I Wayan Koster, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat KMHDI, I Wayan Dharmawan, membuka bazar UMKM sebagai rangkaian dari kegiatan diklat tersebut.

Saat meninjau pameran bazar UMKM KMHDI, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, pelaksanaan kegiatan yang dikemas dalam bazar dan diklat kewirausahaan ini, merupakan hal penting dan strategis dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda. Hal ini lantaran beberapa produk UMKM yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil karya luar biasa.

Wawali Arya Wibawa juga meyakini, dengan semakin banyaknya wirausahawan muda yang tumbuh, tentu akan berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran serta peningkatan lapangan pekerjaan di masyarakat.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda dan pembangunan daerah,” harap Arya Wibawa.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Pusat KMHDI, I Wayan Dharmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Ia menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta dinamika geopolitik internasional yang memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Musrenbang Kecamatan Denbar

“KMHDI ingin mempersiapkan generasi muda agar mampu menciptakan peluang dan membuka lapangan kerja secara mandiri. Ini penting untuk menghadapi tantangan global yang terus berkembang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha di Kementerian UMKM, Irwansyah Putra Panjaitan menyampaikan apresiasi atas inisiatif KMHDI dalam menyelenggarakan diklat ini. Menurutnya, meskipun proses menciptakan wirausahawan tidak bisa dilakukan secara instan, langkah awal seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat dan mental kewirausahaan secara nasional.

“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, mulai tahun 2025 kita membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kisaran 6 hingga 7 persen. Namun saat ini, kita dihadapkan pada tantangan global seperti ketidakstabilan ekonomi, perang dagang, konflik geopolitik, krisis iklim, dan revolusi teknologi yang terjadi secara bersamaan. Indonesia tentu merasakan dampaknya,” jelas Irwansyah Putra.

Ia menambahkan, di sinilah peran kewirausahaan menjadi sangat penting. Kewirausahaan adalah mesin pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja, menyerap tenaga kerja, dan memberikan solusi atas berbagai masalah sosial secara berkelanjutan. Kewirausahaan juga menjadi penggerak industri, eskalator inovasi, dan penopang kemandirian ekonomi bangsa.

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut kegiatan KMHDI sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui prinsip Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Kegiatan seperti ini harus terus didukung, tidak hanya oleh pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Kewirausahaan saat ini merupakan bentuk kepahlawanan baru di bidang ekonomi, namun harus tetap berpijak pada kearifan lokal,” tegas Dewa Mahendra.

Diklat ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam membangun kedaulatan ekonomi Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. (eka/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan 2025

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Lomba Layang-layang Mel Tanjung Kite Festival XVI

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tinjau Pasar Murah dan Safari Kesehatan

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri HUT Ke-80 Korps Brimob Polda Bali

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca