Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Rakor Lintas Sektor Ketupat Agung

Untuk Kesiapan Pengamanan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 

Loading

BALIILU Tayang

:

ketupat agung
RAKOR: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Ketupat Agung, untuk kesiapan pengamanan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pada Senin (9/3) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Ketupat Agung, untuk kesiapan pengamanan hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pada Senin (9/3) pagi.

Rapat yang dipimpin Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang itu turut dihadiri pula oleh unsur TNI, Satpol-PP, Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan terimakasih atas sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Kota Denpasar dengan unsur Polri, TNI dan instansi terkait lainnya pada kegiatan serupa di setiap tahunnya.

Arya Wibawa kemudian menyebut, usai Rakor Lintas Sektor ini, pihak Pemerintah Kota Denpasar akan segera menggelar rapat koordinasi serupa di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan terkait dengan kesiapan menjelang perayaan Hari Raya Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.

Kolaborasi dan sinergi antara Dinas Perhubungan, Satpol-PP dan OPD terkait lainnya dengan unsur Polri dan TNI juga harus semakin diintensifkan, agar gangguan Kamtibmas dapat diminimalisir.

“Rekan-rekan dari OPD Pemerintah Kota Denpasar agar selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polri, TNI dan unsur terkait lainnya dalam kesiapan pengamanan ini,” ungkapnya.

Lebih jauh, Arya Wibawa juga mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No 9 Tahun 2024 tentang Pelestarian Ogoh-ogoh yang di dalamnya juga berisi tentang pelarangan penggunaan sound system.

Selain itu, Arya Wibawa juga mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar agar ikut bersama menjaga kondusifitas dan tidak mudah untuk mempercayai berita hoax yang biasanya beredar di media sosial.

“Ngiring sama-sama menjaga kondusifitas untuk kenyamanan dan keamanan di kota Denpasar,” kata Arya Wibawa.

Baca Juga  Laporan Cepat Call Center 110, Polisi Respons Kecelakaan Dua Mobil di Simpang Raya Puputan Renon

Sementara itu, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang pada kesempatan yang sama mengatakan, rapat koordinasi lintas sektor yang dilaksanakan semata ditujukan untuk

Raya Nyepi Tahun Caka 1947 merupakan  agenda rutin tahunan untuk memantapkan koordinasi dan kerjasama antar instansi yang disertai evaluasi terkait berbagai kendala giat pengamanan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Terlebih pelaksanaan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 akan berbarengan dengan rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sehingga kordinasi yang baik diharapkan terjalin dalam menjaga kondusifitas keamanan ditengah masyarakat.

“Polresta Denpasar bersinergi dengan instansi pemangku kebijakan lainnya terus berkomitmen memberikan pengamanan optimal demi menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat selama rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 seperti kegiatan Melasti, Tawur Agung Kesanga, dan juga Ngembak Geni,” paparnya.

Selebihnya, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang juga mengatakan, strategi pengamanan meliputi penjagaan titik-titik vital, patroli keamanan, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi dengan unsur-unsur keamanan lainnya menjadi prioritas dalam rapat ini.

“Semua dilakukan sebagai langkah kesiapan dalam merumuskan kebijakan yang tepat dalam menjaga Kambtibmas. Diharapkan rakor ini menjadi dasar dalam menentukan solusi berbagai tantangan Kambtibmas yang ada,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Terima Laporan 110, Polsek Dentim Gerak Cepat Bubarkan Keributan di Seputaran Jl. Raya Puputan

Published

on

By

Polsek Dentim Tindaklanjuti Laporan 110 soal Keributan di Jalan Raya Puputan
TINDAKLANJUTI LAPORAN: Personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan call center Polri 110 terkait keributan di seputaran Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Alfamart kawasan Bajra Sandhi, Jl. Raya Puputan, Denpasar Timur, Minggu (25/10/2026) malam. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan call center Polri 110 terkait adanya keributan di seputaran Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Alfamart kawasan Bajra Sandhi, Jl. Raya Puputan, Denpasar Timur, Minggu (25/10/2026) malam.

Menindaklanjuti informasi tersebut, UKL (Unit Kecil Lengkap) Polsek Dentim bersama Samapta Polresta Denpasar dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Nyoman Padu didampingi Padal Ipda I Nyoman Yasa, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang lebih luas.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan dan mengamankan situasi. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada sekelompok anak muda yang terlibat keributan agar membubarkan diri dan kembali ke tempat tinggal masing-masing guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya persuasif tersebut mendapat respons sehingga situasi berhasil dikendalikan dan kelompok yang terlibat keributan telah membubarkan diri.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui layanan 110, menjadi bagian penting dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Laporan masyarakat merupakan informasi penting bagi Kepolisian untuk segera melakukan tindakan di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Laporan Cepat Call Center 110, Polisi Respons Kecelakaan Dua Mobil di Simpang Raya Puputan Renon
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Apel Operasi Patuh Agung 2026, akan Berlangsung 14 Hari

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Pimpin Apel Operasi Patuh Agung 2026
PIMPIN APEL: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Agung 2026 di halaman Mapolresta Denpasar, Senin (26/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Agung 2026 di halaman Mapolresta Denpasar, Senin (26/10/2026). Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan apel yang diikuti personel Polresta Denpasar dan jajaran. Kegiatan tersebut turut melibatkan Denpom IX/Udayana, Dinas Perhubungan Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, serta Jasa Raharja Kota Denpasar sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam amanat Kapolda Bali yang dibacakan Kapolresta menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan sarana konsolidasi untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak seluruh personel yang terlibat, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lalu lintas yang tertib dan berkeselamatan di wilayah Bali.

Bali sebagai destinasi pariwisata internasional memiliki mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi. Kondisi tersebut menuntut peningkatan disiplin berlalu lintas, kualitas pelayanan, serta perlindungan terhadap keselamatan seluruh pengguna jalan.

Namun, situasi lalu lintas di Bali masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Bali periode Januari hingga September 2026, penindakan pelanggaran lalu lintas, khususnya melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), meningkat sekitar 28 persen. Pada periode yang sama, angka kecelakaan lalu lintas juga meningkat 26 persen dibandingkan tahun 2025, sementara jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan naik 2,7 persen.

“Peningkatan angka tersebut menjadi peringatan bagi kita semua bahwa upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas harus dilaksanakan secara lebih serius, terukur, dan berkelanjutan. Kita tidak boleh membiarkan pelanggaran menjadi kebiasaan dan tidak boleh menganggap kecelakaan sebagai sesuatu yang biasa,” demikian penekanan dalam amanat pimpinan apel.

Baca Juga  Peresmian Revitalisasi Sungai Tukad Wang Biga Desa Pemogan

Operasi Patuh Agung 2026 dilaksanakan secara serentak di wilayah Bali. Pelaksanaannya juga didukung pemangku kepentingan terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja. Operasi ini tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengutamakan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta imbauan yang humanis kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Lima penekanan kepada seluruh personel yang bertugas pertama, melaksanakan tugas secara profesional, tegas, humanis, berintegritas, dan bertanggung jawab, serta mengoptimalkan penerapan ETLE terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan secara transparan dan akuntabel. Kedua, mengutamakan hasil operasi yang berdampak nyata. Ketiga, mengoptimalkan upaya pencegahan dan edukasi melalui deteksi dini serta pemetaan lokasi rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan. Keempat, memperkuat sinergi dengan instansi terkait. Kelima, menjaga kesiapan, disiplin, dan keteladanan personel.

Melalui Operasi Patuh Agung 2026, Polresta Denpasar bersama seluruh pemangku kepentingan berharap tercipta budaya berlalu lintas yang semakin tertib, aman, dan berkeselamatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

249 Prajurit Remaja Resmi Sandang Pangkat Serda, Kasdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang III TA 2026

Published

on

By

Kasdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang III 2026
PENUTUPAN: Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi saat menutup Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmaba Infanteri) Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Rindam IX/Udayana, Tabanan, Senin (26/10/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Sebanyak 249 prajurit TNI Angkatan Darat menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmaba Infanteri) Gelombang III Tahun Anggaran 2026. Penutupan pendidikan dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Rindam IX/Udayana, Tabanan, Senin (26/10/2026).

Dalam amanat tertulis Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Putra Widiastawa yang dibacakan Kasdam IX/Udayana, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dan dilantik sebagai prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua.

Pangdam menyebut kelulusan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, ketekunan, dan kerja keras selama mengikuti pendidikan. Ia meminta para prajurit menjadikan capaian itu sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas.

Menurut Pangdam, berakhirnya pendidikan menandai dimulainya pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Sebagai prajurit Infanteri, mereka dituntut menjaga profesionalisme, ketahanan fisik dan mental, serta kemampuan bertempur.

Pangdam juga mengingatkan para prajurit untuk menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam bertugas. Mereka diminta terus mengembangkan kemampuan, menjaga kehormatan, dan menjunjung profesionalisme.

Selain itu, Pangdam berpesan agar para prajurit berkontribusi dalam penyelesaian masalah, membangun hubungan kerja yang baik, serta menghormati senior dan membina junior.

Pangdam menilai keberhasilan prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertempur, tetapi juga sikap, perilaku, loyalitas, integritas, dan kontribusi bagi satuan serta masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam memberikan apresiasi kepada Danrindam IX/Udayana dan tenaga pendidik atas pelaksanaan pendidikan. Penghargaan juga diberikan kepada lulusan dengan capaian terbaik.

Penerima penghargaan tersebut adalah Serda I Made Isma Arya Permana Putra sebagai peraih nilai tertinggi Tripola Dasar Pendidikan, Pengetahuan, dan Keterampilan; Serda Januarius Bento Siki sebagai peraih nilai tertinggi Sikap dan Perilaku; serta Serda Mardo Feo sebagai peraih nilai tertinggi Jasmani Militer.

Baca Juga  Laporan Cepat Call Center 110, Polisi Respons Kecelakaan Dua Mobil di Simpang Raya Puputan Renon

Rangkaian upacara juga diisi demonstrasi bela diri kolosal. Para lulusan memperagakan Sparko, Puncak Silat Militer dan Karate sebagai bagian dari hasil pembinaan fisik, mental, dan keterampilan selama pendidikan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan kelulusan tersebut menjadi awal pengabdian para Bintara remaja dengan mengedepankan disiplin, profesionalisme, integritas, dan loyalitas.

“Pangkat Serda yang disandang hari ini bukan sekadar simbol kenaikan status, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Kami berharap para Bintara remaja mampu menjadi prajurit yang tangguh, adaptif, humanis, serta senantiasa hadir memberikan solusi dan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kapendam.

Upacara dihadiri Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Tabanan, para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam IX/Udayana, serta orang tua para prajurit yang baru dilantik.

Dengan berakhirnya pendidikan pertama ini, sebanyak 249 Bintara Remaja akan mengikuti pendidikan lanjutan kecabangan Infanteri. Mereka akan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keprajuritan untuk mendukung pelaksanaan tugas di satuan masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca