Saturday, 13 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Bebayuhan Oton Madurgama Lan Sapuh Leger Massal Pemecutan Kaja

BALIILU Tayang

:

Sapuh Leger

Denpasar, baliilu.com – Masih dalam rangkaian Hari Tumpek Wayang yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Wayang, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Bebayuhan Oton Madurgama lan Sapuh Leger Massal Pemerintah Desa Pemecutan Kaja, yang diikuti ratusan orang peserta, di Lapangan SMP Negeri 2 Denpasar, Sabtu (22/6) pagi.

Selain Wawali Arya Wibawa, tampak hadir pula saat itu, Penglingsir Puri Jro Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya atau Turah Joko, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Sumardika dan Eko Supriadi, serta pimpinan OPD Pemerintah Kota Denpasar lainnya.

Wawali Arya Wibawa dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan upacara Bebayuhan Oton dan Sapuh Leger Massal ini. Seluruh rangkaian upacara tersebut, menurutnya merupakan salah satu upaya pembersihan, penyucian, dan pemuliaan alam semesta (jagat raya) beserta isinya termasuk manusia yang ada di dalamnya.

“Seperti yang kita tahu, Tumpek Wayang yang dikenal juga sebagai Otonan Wayang dan Otonan Jagat, adalah hari yang dianggap sangat sakral karena merupakan pertemuan atau transisi beberapa waktu terakhir. Yaitu, Kajeng (waktu terakhir dalam siklus Tri Wara), Kliwon (waktu terakhir dalam siklus Panca Wara), Saniscara (waktu terakhir dalam siklus Sapta Wara), dan Tumpek Wayang adalah tumpek yang terakhir dalam siklus kalender Bali. Tentunya hari ini adalah hari baik untuk dapat melaksanakan Otonan Jagat beserta isinya,” tuturnya.

Ketua Panitia kegiatan itu, I Gusti Ngurah Bagus Manu Raditya dalam laporannya menyebut, setidaknya 585 orang peserta mengikuti upacara ini. Kesemua peserta tersebut, merupakan warga masyarakat yang berasal dari 15 Banjar yang berada di wilayah Desa Pemecutan Kaja.

“Pelaksanaan seluruh rangkaian upacara ini selain sebagai upaya pembersihan dan penyucian, juga ditujukan untuk dapat melestarikan budaya dan tradisi budaya Bali,” katanya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Terima Duta Besar New Zealand untuk Indonesia, Tawarkan Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Pariwisata hingga Sister City

Upacara Bebayuhan Oton dan Sapuh Leger Massal ini, diawali dengan para peserta yang dikelompokkan berdasarkan hari kelahirannya dalam rentang Wuku Wayang, untuk nunas Tirta (memohon air suci) penglukatan. Selanjutnya, para peserta tersebut nantinya akan mengikuti seluruh rangkaian upacara yang dipuput oleh dua orang Ida Pedanda Siwa Budha dan 1 orang Ida Bhujangga (Tri Sedaka). (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

BUDAYA

Walikota Jaya Negara ‘’Ngaturang Bhakti’’ Saraswati di Pura Agung Jagatnatha

Published

on

By

Saraswati
PERSEMBAHYANGAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat mengikuti rangkaian persembahyangan bersama Hari Suci Saraswati di Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung, Sabtu (13/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan persembahyangan bersama serangkaian Hari Suci Saraswati di Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung, Sabtu (13/7). Hal tersebut merupakan wujud sradha bhakti dalam memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati atau Dewi Ilmu Pengetahuan.

Hadir langsung bersama seluruh pemedek yang hadir dan mengikuti persembahyangan yakni Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Tampak hadir pula Sekretaris Jendral Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI, Ni Wayan Giri Adnyani, Forkopimda Kota Denpasar, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Usai melaksanakan persembahyangan, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, Hari Suci Saraswati dimaknai sebagai turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia. Sehingga, pada hari ini umat manusia memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati yang identik disebut dengan dewi pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra.

Dikatakan Jaya Negara, Dewi Saraswati diyakini sebagai sakti dari Dewa Brahma, dewa pencipta dalam mitologi Hindu. Hari Raya Saraswati menjadi hari yang penting bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan, karena ilmu pengetahuan dianggap sebagai bekal dalam kehidupan manusia yang dapat menuntun ke arah kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan peningkatan keberadaban.

Dikatakannya, pada hari ini, umat Hindu melakukan persembahyangan dan persembahan kepada Dewi Saraswati di pura, sekolah, dan rumah masing-masing. Selain itu, Umat Hindu juga menghaturkan banten Saraswati pada pustaka, lontar, kitab, dan buku-buku.

“Kami menghaturkan terimakasih kepada masyarakat Kota Denpasar termasuk siswa siswi dan mahasiswa yang sudah hadir pada perayaan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar ini. Perayaan ini telah digelar secara rutin, mudah-mudahan melalui persembahyangan ini semua umat diberikan pengetahuan dan kecerdasan dalam menjalankan swadarma masing-masing,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  HUT Ke-103 RSUD Wangaya, Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat

Sementara, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara mengatakan bahwa rangkaian persembahyangan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar dipusatkan di Pura Agung Jagatnatha. Dimana, rangkaian persembahyangan dimulai pada pagi hingga malam hari. Sehingga seluruh pemedek dapat secara bergantian melaksanakan persembahyangan dengan tertib dan khusyuk.

“Dan bagi pemedek yang hendak melaksanakan persembahyangan kami imbau untuk tidak membawa plastik sekali pakai, dan tetap menjaga kebersihan pura untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Buka Perayaan Rahina Suci Saraswati Mahawarga Bhujangga Waisnawa

Published

on

By

saraswati
BUKA PERAYAAN SARASWATI: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka Perayaan Rahina Suci Saraswati, Mahawarga Bhujangga Waisnawa (MWBW) yang ditandai dengan pemukulan gong di Merajan Agung Bhujangga Waisnawa, Br. Penamparan, Kecamatan Denbar, Sabtu (13/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus membuka Perayaan Rahina Suci Saraswati, Mahawarga Bhujangga Waisnawa (MWBW) yang ditandai dengan pemukulan gong di Merajan Agung Bhujangga Waisnawa, Br. Penamparan, Kecamatan Denbar, Sabtu (13/7). Kegiatan yang diisi dengan beragam lomba ini menjadi momentum dalam memaknai turunnya ilmu pengetahuan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, Cintya Febriani, Moncol MWBW Kota Denpasar, Guru Ketut Bagus Kertanegara, Moncol MWBW Kab. Badung, Guru Made Wijaya, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas Perayaan Hari Suci Saraswati oleh Mahawarga Bhujangga Waisanawa ini. Tentunya hal ini menjadi momentum yang baik dalam memaknai turunnya ilmu pengetahuan. Selain itu, perayaan ini juga menjadi wahana silaturahmi untuk mempererat persaudaraan dan mengembangkan potensi kreativitas generasi muda.

Arya Wibawa berharap dengan perayaan dan persembahyangan Hari Saraswati ini menjadi momentum untuk meningkatkan sradha dan bhakti agar semua umat manusia dianugrahi kecerdasan dan diberikan kekuatan dalam menjalankan swadarma masing-masing.

“Tentu ini sangat baik, dengan adanya lomba-lomba ini menjadi wahana untuk pengembangan diri, selain juga sebagai upaya meningkatkan sradha bhakti dan wujud syukur atas anugerah kewicaksana atau kepintaran dalam menjalanlan swadarma sebagai umat manusia,” ujar Arya Wibawa.

Sementara, Ketua Ketua Karya Perayan Hari Saraswati Bhujangga Waisnawa Denpasar, I Ketut Oka Mudhita mengatakan, perayaan Hari Suci Saraswati kali ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba dan mengambil tema Wimba Pamijilan Widya Jnanamuang Pangeweruh Marganing Darma Kahuripan.

Lebih lanjut dijelaskan, adapun dalam perayaan Hari Saraswati kali ini diisi dengan lomba Ngwacen Aksara Bali, Lomba Nyurat Aksara Bali, Lomba Mesatua Bali, Lomba Gender Wayang Berpasangan, Lomba Palawakya, Lomba Pidarto Basa Bali, dan Lomba Canang Sari.

Baca Juga  Peringati Bulan Bung Karno V di Denpasar

Adapun lomba-lomba ini merupakan wahana apresiasi serta pelestarian tradisi adat dan budaya Bali. Nantinya, dalam lomba ini akan ditetapkan para pemenang pada masing-masing kategori.

“Perayaan Rahina Saraswati ini merupakan bentuk nyata sinergi dari kita, untuk Pemkot Denpasar dan umat Mahawarga Bhujangga Waisnawa, sehingga diharapkan kedepannya agar semakin kompak dan terus berkontribusi dalam pembangunan khususnya di Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Karya’’ di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Pemogan

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
HADIRI KARYA: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Karya Piodalan Padudusan Alit Melaspas Lan Pasupati Pelawatan Ida Bhatara Ring Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Pemogan pada Minggu (7/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Piodalan Padudusan Alit Melaspas Lan Pasupati Pelawatan Ida Bhatara Ring Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Pemogan pada Minggu (7/7). Upacara tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan sradha dan bhakti masyarakat, utamanya krama pengempon.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Camat Denpasar Selatan, Ketut Sri Karyawati, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara, serta tokoh masyarakat setempat.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan Karya Piodalan Padudusan Alit Melaspas Lan Pasupati Pelawatan Ida Bhatara ring Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pemogan ini diharapkan dapat terus meningkatkan sradha dan bhakti masyarakat, utamanya krama pengempon.

Selebihnya Jaya Negara mengatakan pelaksanaan yadnya ini tentu sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Diharapkan upacara yadnya ini dapat memberikan energi Dharma yang dapat memancarkan hal positif bagi jagat Bali, khususnya Kota Denpasar serta menetralisir hal- hal negatif.

“Ini adalah bagian dari dharmaning agama dan dharmaning negara. Tentunya kami berharap dengan upacara ini dapat memberikan manfaat baik secara sekala dan niskala bagi masyarakat dan umat,” ungkap Jaya Negara.

Sementara Manggala Karya, I Wayan Barita dalam kesempatan tersebut mengatakan pelaksanaan Karya Piodalan Padudusan Alit Melaspas lan Pasupati Pelawatan Ida Bhatara Ring Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pemogan ini telah dimulai sejak tanggal 24 Juni 2024 lalu yang diisi dengan upacara Matur Piuning, Maguru Piduka, Nyukat Genah, Nuasen Nanceb Panggang, dan Mejaya-jaya.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun yang dipasupati saat ini yaitu Sesuhunan Ratu Bagus Banaspati, Ratu Ayu, Ratu Rarung, Ibu Gumi Sesuhunan Desa Puseh sareng Prasanak-prasanak Ida, serta Nyuciang yang dilaksanakan di Setra Desa Adat Pemogan. Dan saat upacara penyineban yang jatuh pada tanggal 17 Juli 2024 mendatang juga akan dilaksanakan sesolahan Calonarang.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tinjau Safari Kesehatan di Banjar Buana Desa Kelurahan Padangsambian

“Kami turut mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Walikota Jaya Negara beserta jajarannya atas kehadiran dan dukungannya. Dan kami berharap dengan dilaksanakannya upacara ini dapat mendukung eksistensi budaya serta seluruh krama khususnya yang berada di Desa Adat Pemogan dianugrahi keselamatan dan kesejahteraan,” pungkas Wayan Barita. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca