Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Ikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Kementerian ATR/BPN

Paparkan RDTR Wilayah Perencanaan Selatan dan Timur  Kota Denpasar

Loading

BALIILU Tayang

:

Wawali
Wawali Arya Wibawa saat mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Kementerian ATR/BPN. (Foto : ist)

Jakarta, baliilu.com – Menindak lanjuti Surat Walikota Denpasar Nomor 650/14930 /DPUPR tanggal 6 Desember 2022 perihal Permohonan Persetujuan Substansi RDTR WP Selatan, Surat Kota Denpasar Nomor 650/14929/DPUPR tanggal 6 Desember 2022 hal Permohonan Persetujuan Substansi RDTR WP Timur, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Pembahasan Revisi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Jumat (16/12) bertempat di Sheraton Grand Gandaria City Hotel, Jakarta.

Di mana selain Kota Denpasar, Rakor ini juga di ikuti oleh Kabupten Lumajang, Karangasem dan Kabupten Tuban.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan ini didampingi Kadis PUPR Kota Denpasar AAN. Bagus Ariawata, Kadis Perhubungan, I Ketut Sriawan, Kepala Badan Perencanan Pendapatan Daerah Kota Denpasar I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Dinas Pertanian Kota Denpasar AA. Gde Bayu Brahmasta dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa.

Dalam paparannya Wawali Arya Wibawa mengatakan, Proses Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kota Denpasar sudah berjalan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Konsultasi publik tahap I telah dilakukan pada tahun 2014, konsultasi publik tahap II pada tahun 2018, Rekomendasi BIG diselesaikan pada tahun 2018, dilanjutkan dengan Penyusunan Materi Teknis, Klinik dan Asistensi dengan Kementerian ATR yang sampai saat ini masih dilakukan secara intensif, penyesuaian terhadap Pedoman Pedoman Penyusunan RDTR juga telah dilakukan dengan mengikuti arahan dari Tim Teknis kementrian ATR. Dan saat ini sampailah pada tahap sidang Lintas Sektor.

Tujuan Penataan Ruang Kota Denpasar adalah untuk mewujudkan ruang Kota Denpasar yang produktif, aman, nyaman, dan berkelanjutan sebagai Pusat Kegiatan Nasional, berbasis budaya dan kota kreatif yang dilandasi Tri Hita Karana.

Sedangkan tujuan penataan ruang RDTR WP timur adalah untuk mewujudkan ruang WP timur sebagai kawasan penyangga pertanian, pusat pelayanan perdagangan dan jasa, kawasan permukiman yang terintegrasi harmonis berdasarkan Tri Hita Karana.

Wilayah Perencanaan RDTR WP Timur memiliki luas daratan kurang lebih 2.174,00 Ha (Dua Ribu Seratus Tujuh Puluh Empat hektar).

Baca Juga  Sehari Jelang Idul Adha, Pemkot Denpasar Cek Kesehatan Hewan Kurban, Penyembelihan Diimbau Patuhi Prokes

Dan untuk tujuan penataan ruang RDTR WP selatan adalah untuk mewujudkan ruang WP selatan sebagai kawasan perdagangan dan jasa, kawasan permukiman, kawasan pertanian, pelayanan infrastruktur kota dan wilayah serta kawasan pariwisata yang terintegrasi harmonis berdasarkan Tri Hita Karana.

Dengan wilayah perencanaan RDTR WP selatan memiliki luas daratan kurang lebih 4.984,73 Ha (empat ribu sembilan ratus delapan puluh empat hektar).

“Visi-misi yang kami bangun digerakkan oleh Weda Wakya Vasudhaiva Kutumbakam yang mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara. Semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan paras paros sarpanaya, salunglung sabayantaka. Proses penyusunan RDTR WP utara ini, diselesaikan secara bersama-sama, bekerja sama, sinergis, dengan konsep menyama braya,” ungkap Arya Wibawa.

Dalam implementasi konsep Vasudhaiva Kutumbakam dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua stakeholder baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi OPD di lingkup Pemerintahan Kota Denpasar, masyarakat dan DPRD untuk bersama- sama membangun Kota Denpasar guna mewujudkan “Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju”.

Sementara Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Ir. Dwi Hariyawan Sutrisno dalam arahannya mengapresiasi komitmen para kepala daerah untuk dapat segera menetapkan rancangan rencana tata ruang yang sedang disusun.

“Hal ini menandakan bahwa para kepala daerah sangat concern akan pertumbuhan wilayahnya dan menunjukkan keinginan agar daerah tersebut ingin maju dan berkembang,” kata Dwi Hariyawan.

Rencana tata ruang, lanjut Dwi, adalah produk dari pengembangan kawasan. Isu strategis maupun permasalahan kawasan yang telah disampaikan oleh kepala daerah mencerminkan suatu bentuk visi misi ke depan bagaimana kawasan tersebut akan dikembangkan dan bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakat.

“Tentunya dalam melakukan analisis, berbagai macam aspek akan dinilai, mulai dari aspek fisik dasar, misal tanah yang cocok untuk pengembangan industri, perumahan, lalu aspek sosial budaya dari kondisi masyarakatnya”.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Delegasi Shaviyani Atoli Council, Maldives

Ia menambahkan, perpaduan berbagai macam aspek dinilai bukan hanya dari sisi ekonomi dan sosial budaya, namun juga untuk melindungi lingkungan hidup. “Dengan rencana tata ruang, diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut sesuai dengan peruntukannya,” tutup Dwi. (ays/eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan 144 Baliho, Pamflet, Banner dan Spanduk di Fasilitas Umum

Published

on

By

Satpol PP Denpasar tertibkan media promosi di fasilitas umum
PENERTIBAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga ketertiban, ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10).

Kegiatan penertiban menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Denpasar, yakni Jalan Melati, Jalan P.B. Sudirman, dan Jalan Raya Sesetan. Penertiban dilakukan terhadap baliho, pamflet, banner, spanduk, hingga papan nama yang dipasang pada fasilitas umum dan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan tertata.

“Penertiban ini kami laksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di ruang-ruang publik. Kami mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar memperhatikan ketentuan dalam pemasangan media promosi sehingga tidak mengganggu fasilitas umum maupun keindahan kota,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP Kota Denpasar berhasil menertibkan sebanyak 144 media, dengan rincian 25 baliho, 55 pamflet, 26 banner, 30 spanduk, dan 8 papan nama.

Bawa Nendra menambahkan, Satpol PP Kota Denpasar terus mengedepankan pendekatan persuasif dan sesuai dengan ketentuan dalam setiap pelaksanaan penertiban. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Selain penertiban, Satpol PP Kota Denpasar juga mengingatkan masyarakat terkait layanan pengaduan melalui GARBASITA (Gerakan Bersama Satuan Polisi Pamong Praja). Seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA tidak dikenakan biaya.

“Untuk menjaga integritas seluruh jajaran Satpol PP Kota Denpasar, kami tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Apabila ada pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA dengan menyertakan bukti yang autentik,” tegasnya.

Baca Juga  Hadiri Pertemuan APCAT, Walikota Jaya Negara Bahas Penciptaan Generasi Bebas Tembakau

Pengaduan dapat disampaikan melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban kota sekaligus membantu mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” Pura Sekar Jepun Tangkas Kori Agung

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa hadiri Karya Ngenteg Linggih di Kerobokan
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). Kehadiran Wawali Arya Wibawa merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat yang dilaksanakan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan desa adat dalam menjaga keberlanjutan adat, agama, tradisi dan budaya Bali.

Ketua Panitia Karya, I Wayan Sarjana Putra mengatakan, rangkaian karya telah dimulai sejak 1 Oktober 2026 dengan pelaksanaan Matur Piuning Karya. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dilaksanakan upacara Ngingsah sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak karya.

“Rangkaian karya sudah dimulai sejak 1 Oktober dengan Matur Piuning. Hari ini dilaksanakan Ngingsah, kemudian pada 10 Oktober mendatang akan dilaksanakan Pecaruan Rsi Gana,” ujar I Wayan Sarjana Putra.

Sarjana menjelaskan, puncak karya akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Seluruh rangkaian upacara kemudian akan diakhiri dengan Penyineban pada 16 Oktober 2026.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi semangat dan kebersamaan krama dalam melaksanakan karya tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan sradha dan bhakti, namun juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya dan tradisi Bali.

“Pemerintah Kota Denpasar tentu memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama dalam melaksanakan karya ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga adat, tradisi dan budaya Bali agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

Arya Wibawa menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai adat, agama, tradisi dan budaya. Sinergi antara pemerintah, desa adat dan masyarakat dinilai penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Denpasar yang tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Antara Bank BPD Bali dengan Desa Adat Sanur dan Desa Adat Intaran

“Rangkaian karya di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan khidmat serta menjadi momentum bagi seluruh krama untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Jiwa Kepemimpinan, Paskibraka Badung Kunjungi IPDN dan BPIP RI

Published

on

By

Paskibraka Badung studi kebangsaan di IPDN dan BPIP RI Jakarta
STUDI KEBANGSAAN: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi anggota Paskibraka Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 saat studi kebangsaan dan kepemimpinan ke Kampus IPDN dan Kantor Pusat BPIP RI di Jakarta, Rabu (7/10). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 melaksanakan studi kebangsaan dan kepemimpinan ke dua lembaga nasional di Jakarta, Rabu (7/10). Dua instansi yang menjadi tujuan utama adalah Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta dan Kantor Pusat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut mendampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa beserta jajaran.

Saat mengunjungi Kampus IPDN Jakarta, rombongan diterima secara resmi oleh Direktur Sekolah Pascasarjana IPDN, Drs. Muhadam Labolo. Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab seputar kepemimpinan, pengabdian negara, hingga tantangan menjaga persatuan bangsa.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa kehadiran generasi muda terbaik Badung ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran mendalam tentang arti kepemimpinan yang siap mengabdi dan ditempa. “IPDN adalah tempat lahirnya kader pemerintahan yang kokoh. Semangat inilah yang ingin kami wariskan kepada anak-anak Paskibraka Badung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh Prof. Muhadam Labolo. Ia berpesan agar para anggota Paskibraka terus memperteguh persatuan demi kepentingan rakyat. “Kalian adalah simbol kebangkitan dan kesetiaan bangsa, pewaris harapan negeri,” tegasnya.

Usai dari IPDN, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Pusat BPIP RI. Mereka diterima langsung oleh Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, yang juga merupakan tokoh asli kelahiran Badung, Bali.

Dalam arahannya, Wisnu Bawa Tenaya mengingatkan bahwa Pancasila harus hidup di dalam dada dan dipraktikkan dalam sikap sehari-hari, bukan sekadar menjadi lambang seremonial saat upacara. “Kalian sebagai Paskibraka memiliki tanggung jawab ganda. Tidak hanya mengibarkan bendera, melainkan juga mengibarkan semangat Pancasila di tengah masyarakat,” pungkas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga  Bendesa Adat se-Denpasar Tawarkan Hummer Mill Atasi Sampah Organik di Denpasar

Menanggapi hal itu, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap pemahaman utuh mengenai Pancasila sebagai perekat keberagaman bisa dibawa pulang ke daerah. Kunjungan bermakna ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan Badung yang berkarakter, berintegritas, serta menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca