Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Fun Walk HUT Ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat

BALIILU Tayang

:

fun run wasiat
LEPAS FUN WALK: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA. Istri Paramita Dewi, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, seluruh keluarga besar Pasemetonan Ageng WASIAT serta undangan lainnya.

Fun Walk mengambil rute start di halaman depan Jro Gede Tainsiat ke arah timur menuju Jalan Pattimura, lalu menuju Jalan Belimbing, ke arah selatan menuju Jalan Kaliasem berlanjut ke Jalan Surapati menuju Jalan Kapten Agung, berlanjut ke Jalan Udayana lalu ke utara menuju Jalan Veteran hingga finish kembali di Jro Gede Tainsiat.

Berbaur dengan seluruh peserta Fun Walk, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat Hari Jadi ke-40 kepada Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat.

“Semoga momentum spesial HUT ke-40 Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat ini dapat semakin mempererat kekompakan serta memperkuat soliditas Keluarga Besar Pasemetonan WASIAT tidak hanya di lingkup internal namun juga dalam tujuan mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya saling bergotong – royong,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Acara, Ir. AA Ngr Agung Satria Wibawa, ST., IPM., ASEAN Eng. ditemui usai acara menjelaskan Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat 1986-2026 ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan cek kesehatan gratis dengan dibantu petugas dari RSUP. Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.

Baca Juga  Karya Siswa SMPN 3 Denpasar dan Mahasiswa Unwar Siap Berlaga di Ajang Thailand Inventors Day 2024

“Ucapan terimakasih kami haturkan kepada Wawali Arya Wibawa dan jajaran Pemkot Denpasar yang telah hadir melepas peserta Fun Walk pada puncak perayaan HUT Pasemetonan kami yang dilaksanakan pada hari ini. Seiring dengan bertambahnya usia, Pasemetonan kami akan terus mempertajam komitmen dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS

Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat Gerakan Tanam Padi metode PMAAS di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Abiansemal.
GERAKAN TANAM PADI: Bupati Adi Arnawa saat acara Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Langkah konkret ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai strategi taktis mendongkrak produktivitas pangan, menjaga keberlanjutan lahan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan lahan yang kian nyata. Aksi penanaman ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan Subak Tanah Yeng selaku offtaker (penjamin pasar).

Pada momen tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan benih padi kepada Pekaseh dan pupuk kepada Pangliman sebagai modal awal budidaya berbasis teknologi baru ini. “Astungkara, pada hari yang baik ini kita dapat melaksanakan penanaman padi berbasis teknologi baru melalui PMAAS. Saya minta setelah menanam, jangan kemudian ditinggalkan. Ini harus dikawal terus oleh seluruh pihak untuk mengantisipasi tantangan lapangan dan memastikan teknologi ini memberikan hasil riil,” tegas Bupati Adi Arnawa saat memberikan sambutan di Jaba Pura Puseh Desa Adat Sedang.

Adi Arnawa menceritakan bahwa proyek ini lahir dari gagasan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Menyadari urgensinya, ia langsung memberikan garansi penuh terkait intervensi anggaran daerah. Bagi Pemkab Badung, keberhasilan pertanian tidak hanya dihitung dari angka produksi, tetapi juga kenyamanan para petani.

Sebagai bentuk keberpihakan, Pemkab Badung telah menggulirkan berbagai program insentif, mulai dari beasiswa kuliah (S1) untuk anak petani, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga akses kesehatan dan pendidikan gratis. Bupati menginstruksikan aparatur desa, penyuluh, dan pengurus subak untuk memastikan informasi program ini terserap merata oleh para petani penggarap.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak ‘’Karya Baligia’’ Ida Pedanda Griya Buruan Sanur

Terkait hilirisasi, Bupati menegaskan bahwa Perumda Pasar wajib hadir sebagai penyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani. “Perumda Pasar harus menyiapkan anggaran untuk menyerap produk petani kita. Ini ekosistem pasar yang pasti,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, menjelaskan bahwa PMAAS merupakan program sinergis antara Kementerian Pertanian RI, Pemprov Bali, Pemkab Badung, kelembagaan petani, serta BBRMP Bali.

Secara teknis, metode modern ini menerapkan standarisasi ketat. Pengolahan dan kesiapan lahan yang presisi, Tata kelola air digital dan terukur, pemupukan, pemeliharaan, dan pengendalian hama berbasis data satelit/sensor, pengawasan intensif dari penyuluh lapangan hingga tahapan panen. “Dengan pengawalan ketat ini, kami menargetkan produktivitas padi melonjak hingga 10-12 ton per hektar,” ungkap Raka Sukadana.

Gerakan tanam di Subak Tanah Yeng kali ini mencakup luasan 50 hektar dengan proyeksi hasil mencapai 500-550 ton Gabah Kering Panen (GKP). Sebagai ruang edukasi, Pemkab Badung juga telah membangun demplot percontohan masing-masing seluas 5 are di seluruh Kecamatan se-Badung yang dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Guna memperluas daya jangkau teknologi ini, keberlanjutan program telah dipetakan lewat dua sumber dana besar pada tahun 2026 yakni APBD Perubahan Badung 2026 dengan alokasi Rp 1 Miliar untuk pengembangan lahan seluas 40 hektar di 4 kecamatan (Kecamatan Abiansemal 16 ha, Mengwi 10 ha, Kuta Utara 10 ha, dan Petang 4 ha). APBN Kementerian Pertanian RI 2026 mulai di rencanakan perluasan masif seluas 194 hektar di wilayah Badung.

Melalui integrasi hulu-hilir ini, PMAAS diproyeksikan menjadi kiblat baru model pertanian modern berkelanjutan di Bali yang menyeimbangkan antara swasembada pangan dan kesejahteraan petani secara nyata.

Baca Juga  Wakil Dubes Inggris Tawarkan Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Denpasar

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Badung I Gede Budiyoga (mewakili Ketua DPRD), Ketua Komisi II DPRD Badung Made Sada, perwakilan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, pimpinan OPD terkait, Kepala BBRMP Bali, Direktur Utama Perumda Pasar, Majelis Madya Subak, serta jajaran Tripika, Perbekel, dan Bendesa Adat Sedang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terima DPP Bali Pertalindo, Gubernur Koster: Perkuat Pengembangan Energi Bersih di Bali

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi DPP Bali Pertalindo di Jayasabha, Denpasar.
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). Audiensi membahas penguatan sinergi di bidang lingkungan hidup serta pengembangan energi bersih di Bali.

Audiensi dihadiri jajaran DPP Pertalindo Bali, yang menyampaikan sejumlah program dan kontribusi organisasi dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup di Bali.

Pertemuan dilakukan untuk memperkuat sinergi antara Pertalindo Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup, sertifikasi, laboratorium terakreditasi serta pengembangan energi bersih.

Sinergi dilakukan melalui pemanfaatan kompetensi tenaga ahli lingkungan hidup, dukungan lembaga sertifikasi dan laboratorium terakreditasi, serta kolaborasi dalam mendorong kebijakan energi bersih dan keberlanjutan lingkungan di Bali.

Ketua DPP Pertalindo Bali, I Ketut Gede Dharma Putra, menyampaikan bahwa Pertalindo memiliki Dewan Pengurus Provinsi Bali yang berkomitmen mendukung pembangunan di bidang lingkungan hidup.

Dharma Putra mengungkapkan Pertalindo Bali memiliki lembaga sertifikasi dan laboratorium terakreditasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan di bidang lingkungan hidup.

Di hadapan Gubernur Bali, Dharma Putra melaporkan Pertalindo Bali akan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Konferensi Internasional pada 22 September 2026.

Konferensi yang mengangkat tema “Pemanfaatan Energi Bersih di Bali Menuju Net Zero Emission 2045” akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Shinhwa University dan Universitas Udayana.

“Untuk itu, kami Pertalindo Bali mengundang Gubernur Wayan Koster untuk membuka kegiatan sekaligus menjadi keynote speaker dalam konferensi internasional tersebut,” ujarnya.

Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Bali tidak hanya berpikir mengenai pencapaian Net Zero Emission. Menurutnya, agenda utama Bali adalah Bali Mandiri Energi, dengan mengembangkan sumber energi yang bersih, baru, dan terbarukan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak ‘’Karya Baligia’’ Ida Pedanda Griya Buruan Sanur

“Kemandirian energi dengan sumber energi bersih tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan energi Bali, tetapi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem alam,” ucapnya.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Bali tidak hanya Net Zero Emission. Agenda utamanya Bali Mandiri Energi. Sumber energinya bersih, baru dan terbarukan,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan energi bersih berangkat dari keinginan membangun Bali yang memiliki lingkungan bersih dan berkualitas.

Fokus utama bukan semata-mata memenuhi agenda dunia, tetapi memastikan bahwa udara yang dihirup masyarakat berkualitas;  lingkungan tetap bersih; polusi dapat ditekan; masyarakat hidup sehat; dan pangan yang dikonsumsi masyarakat berkualitas.

“Kebijakan energi bersih harus berjalan beriringan dengan perluasan hutan, rehabilitasi hutan dan peningkatan penanaman pohon. Penanaman pohon diperbanyak untuk menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kemampuan alam menyediakan oksigen,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Bali harus diarahkan agar lingkungan tidak kembali dikotori oleh polusi. Ia lanjut mendorong transformasi sistem energi Bali dengan mengurangi secara bertahap ketergantungan terhadap pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

“Saat ini sistem kelistrikan Bali masih memperoleh sebagian pasokan dari pembangkit berbahan bakar fosil, termasuk sekitar 35 MW dari Paiton yang menggunakan batu bara. Ke depan, Bali diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan energi yang lebih bersih, antara lain energi tenaga surya, tenaga gas,  energi gelombang, dan energi angin,“ ucapnya seraya menegaskan bahwa transformasi tersebut telah masuk dalam rencana sistem kelistrikan PLN dan prosesnya sedang berjalan.

Salah satu strategi utama Bali Mandiri Energi adalah mempercepat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pemanfaatan PLTS didorong di berbagai tempat, antara lain: perkantoran, pusat perbelanjaan/mal, sekolah dan berbagai fasilitas lainnya. Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong peningkatan penggunaan PLTS melalui kebijakan dan Surat Edaran Gubernur.

Baca Juga  Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup Badung Serahkan Bantuan ke Ahli Waris

Gubernur Koster menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM memberikan dukungan terhadap pengembangan PLTS di Bali dengan kapasitas hingga 1.500 MW. Ia menargetkan peningkatan penggunaan energi bersih dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas lingkungan Bali.

Semakin berkurangnya penggunaan energi fosil diharapkan dapat: menurunkan polusi, meningkatkan kualitas udara, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Dengan demikian kualitas udara bagus, polusi turun, penyakit juga menurun. Itu target saya,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kebijakan Bali Mandiri Energi pada akhirnya juga sejalan dengan agenda dunia menuju Net Zero Emission 2045.

Namun, bagi Bali, kebijakan tersebut memiliki landasan yang lebih fundamental, yaitu menjaga alam Bali dan menciptakan kehidupan masyarakat yang bersih, sehat dan berkualitas. Dengan demikian, agenda global Net Zero Emission dipandang sebagai bagian yang selaras dengan arah kebijakan Bali Mandiri Energi.

Gubernur Koster menyampaikan bahwa langkah Bali dalam mendorong kebijakan energi bersih mendapat perhatian dari dunia internasional. Gubernur Koster bahkan menyampaikan dirinya mendapat undangan ke London untuk membahas kebijakan tersebut.

Perhatian internasional tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa kebijakan Bali dalam mendorong energi bersih dan kemandirian energi memiliki relevansi tidak hanya bagi Bali, tetapi juga dalam konteks perubahan energi global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tabanan Sebagai Titik Kumpul Touring Volkswagen Lost in Paradise #6 

Bawa Dampak Positif bagi Pariwisata dan Ekonomi Tabanan

Loading

Published

on

By

Suasana touring komunitas Volkswagen dalam kegiatan Volkswagen Lost in Paradise #6 di Kabupaten Tabanan.
TOURING: Suasana touring komunitas Volkswagen dari berbagai daerah dalam rangka kegiatan Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6, Sabtu (29/8), di Kabupaten Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Touring komunitas Volkswagen dari berbagai daerah dalam rangka kegiatan Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6, Sabtu (29/8), di Kabupaten Tabanan membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata dan perekonomian daerah. Kehadiran para peserta touring tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan mempererat komunitas Volkswagen, tetapi juga turut memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta produk-produk ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Tabanan kepada para peserta dari berbagai daerah.

Touring mengambil rute start dari Ciputra Pangkung Tibah Kediri – Desa Jatiluwih – Pura Luhur Batukau – dan finish di Kantor Bupati Tabanan, dilepas oleh Sekda I Gede Susila Mewakili Bupati Tabaunda

Turut hadir Kepala Perangkat Daerah terkait serta Ketua dan Panitia Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6, seluruh jajaran Ciputra Group dan undangan terkait lainnya. Kegiatan touring berlangsung dalam suasana penuh antusias dan kebersamaan para peserta.

Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas pecinta Volkswagen, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menikmati sekaligus memperkenalkan potensi alam dan pariwisata Tabanan, khususnya kawasan Jatiluwih yang memiliki daya tarik budaya dan panorama alam yang khas.

Menyampaikan arahan Bupati, Sekda Susila menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah memilih Tabanan sebagai titik kumpul dari rangkaian Volkswagen Lost In Paradaktivita

Menurutnya, kegiatan komunitas seperti ini dapat menjadi salah satu media promosi pariwisata sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami tentu menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan para peserta tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga membawa pengalaman dan cerita yang baik tentang Tabanan, sehingga potensi wisata yang kita miliki semakin dikenal luas,” ujar Susila.

Baca Juga  Wakil Dubes Inggris Tawarkan Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Denpasar

Pihaknya berharap ini menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi pariwisata Tabanan kepada para peserta. Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan Volkswagen Lost In Paradise #6 dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di Tabanan, dengan tetap mengedepankan tertib berlalu lintas, menjaga kebersihan lingkungan, serta ikut mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di Tabanan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca