Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Paparkan Evaluasi SAKIP Kota Denpasar di Hadapan Tim Kemenpan RB

BALIILU Tayang

:

Evaluasi
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menyampaikan paparan tentang Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Pemkot Denpasar di hadapan Tim Kemenpan RB yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Walikota Denpasar, Senin (12/9). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan paparan tentang Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Pemkot Denpasar di hadapan Tim Kemenpan RB yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (12/9). Hal ini merupakan rangkaian pelaksanaan Evaluasi SAKIP Tahun 2022.

Pelaksanaan pemaparan turut disaksikan langsung Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II, Budi Prawira bersama tim. Tampak mendampingi Wawali Arya Wibawa, Asisten Administrasi Umum Dewa Nyoman Semadi, Kepala Bappeda Kota Denpasar Putu Wisnu Wijaya Kusuma, serta OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam paparannya Wawali Arya Wibawa menjelaskan, ada empat isu strategis dihadapi Kota Denpasar dalam mewujudkan program kerja pembangunan. Yakni pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran, angka kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Keempat hal ini telah tertuang dalam misi pembangunan Kota Denpasar untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan 16 sasaran dan 17 indikator sasaran sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU).

Lebih lanjut dijelaskan, Indikator Kinerja Utama Kota diwujudkan dengan beberapa upaya yang dikemas dalam Cascading IKU. Yakni meningkatnya kualitas pendidikan, meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan, meningkatnya pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, meningkatnya upaya penanganan pelanggaran Perda dan menurunnya kasus kriminalitas.

Selanjutnya, juga meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya penanganan bencana, meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengurangi pengangguran, optimalnya pemanfaatan teknologi, meningkatnya inovasi daerah, meningkatkan kualitas infrastruktur, meningkatnya kualitas lingkungan hidup dan meningkatnya pembangunan kebudayaan.

“Nilai LHE SAKIP Kota Denpasar Tahun 2021 mencapai 74,57 atau dengan predikat BB, hal ini membuktikan keseriusan Pemkot Denpasar untuk terus meningkatkan capaian SAKIP, hal ini juga menunjukkan komitmen Pemkot Denpasar dalam efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran,” jelasnya.

Baca Juga  Bahas Strategi Majukan Ekonomi Daerah pasca Pandemi, Wawali Arya Wibawa Hadiri Pertemuan Anggota Forum Citynet

Arya Wibawa menjelaskan, rekomendasi LHE SAKIP Kota Denpasar terus dioptimalkan dengan mengefektifkan penerapan manajemen kinerja dan budaya kinerja. Hal ini dikemas dengan langkah nyata. Yakni Review Dokumen Perencanaan dan penguatan komitmen pimpinan, penjabaran, keselarasan dan keterkaitan kinerja, kolaboratif, sinergi, crosscutting program dalam pencapaian visi-misi, monev atas pencapaian kinerja, dukungan sistem Informasi dan perubahan pola pikir.

Pihaknya menambahkan, dengan pelaksanaan SAKIP ini Pemkot Denpasar telah merancang program prioritas yang efektif dan efisien. Diantaranya Bidang Pendidikan dengan Pembangunan 12 ruang kelas baru untuk SD dan 1 gedung SMP. Bidang kesehatan yakni pemeliharaan kesehatan individu dan masyarakat serta pembelian obat. Dan yang terakhir yakni Bidang Infrastruktur dan Pengelolaan Lingkungan dengan Pembangunan TPS-3R/TPST, Perbaikan Jalan, Penataan Kawasan Pantai Sanur, Pengelolaan Persampahan serta Pengadaan Sarana dan Prasarana Pengelolaan Persampahan.

“Tentunya segala inovasi ini merupakan buah dari pelaksanaan SAKIP di Kota Denpasar, semoga dengan komitmen besar dan usaha besar, Predikat Nilai SAKIP Kota Denpasar bisa mencapai A di tahun ini, mari bersama seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mendukung upaya besar ini,” jelasnya.

Sementara, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II, Budi Prawira mengatakan, evaluasi SAKIP dan RB Kementerian PANRB tahun 2022 dapat dimaknai sebagai momentum perubahan. Sebab evaluasi dilakukan oleh tim evaluator dari internal Kementerian PANRB, yang terdiri dari tim gabungan unit kerja dan Inspektorat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan yang lebih bersifat substantif dan holistik, bukan rekomendasi yang bersifat terlalu teknis.

Fokus evaluasi RB tahun ini akan banyak terkait dengan isu-isu kebijakan baru yang dikembangkan oleh Kementerian PANRB. Di mana, kementerian PANRB harus menjadi role model dalam mempraktikkan kebijakan baru tersebut sebagai pelaksanaan agenda Reformasi Birokrasi.

Baca Juga  Kelurahan Peguyangan Pantau Wilayah dan Sosialisasi Penduduk Non Permanen

“Khusus terkait SAKIP, pasca-penyederhanaan birokrasi dibutuhkan penyesuaian rencana strategis (renstra). Penyesuaian renstra bisa dimulai dari unit kerja deputi untuk kemudian menjadi acuan untuk penetapan renstra Kementerian PANRB,” jelasnya. (ags/eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM Tahun 2025

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Kelurahan Peguyangan Pantau Wilayah dan Sosialisasi Penduduk Non Permanen

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM Tahun 2025

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca