Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-19 ST. Prana Sukma Banjar Pipitan Canggu

BALIILU Tayang

:

Sekaa Truna
Sekda Adi Arnawa disaat menghadiri HUT ke-19 ST. Prana Sukma Banjar Pipitan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (26/11). (Foto : ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menghadiri perayaan HUT ke-19 ST. Prana Sukma Banjar Pipitan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (26/11) bertempat di Balai Banjar Pipitan Canggu Kuta Utara Badung. Turut hadir Anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, Perwakilan Camat Kuta Utara serta Unsur Tripika Kecamatan Kuta Utara, Perbekel Desa Canggu I Wayan Suarya, Jro Bendesa Adat I Wayan Suarsana dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Badung membantu dana sebesar 10 juta rupiah yang diserahkan langsung oleh Sekda Adi Arnawa kepada Perwakilan Sekaa Truna.

Dalam Sambutannya Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Sekaa Truna Prana Sukma sudah bisa bersatu berkumpul untuk melaksanakan kegiatan perayaan hari jadi yang ke-19 tahun.

“Sekarang ini masih dalam suasana hari Pahlawan 10 November dan 20 November kemarin bagaimana pejuang kemerdekaan kita dulu masih menggunakan bambu runcing. Sedangkan di jaman kemerdekaan ini masih tetap ada penjajahan bagaimana tantangan ke depan bagi anak-anak muda kita untuk bisa mengurangi kebodohan dan kemiskinan inilah tantangan ke depan kita. Maka dari itu harus disadari dan dipahami oleh seluruh generasi muda kita apalagi di Banjar Pipitan Canggu ini banjar yang banyak tokoh yang muncul yang sudah bisa bersatu maka dari itu jaga solidaritas jaga persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa berharap dalam pelaksanaan perayaan hari ulang tahun sekaa truna ini ada kegiatan pelestarian seni dan budaya misalnya ada lomba seni dalam hal ini untuk pelestarian sehingga generasi muda ini agar tidak ketinggalan untuk ikut melestarikan seni adat dan budaya dan ini merupakan hal dasar di Pulau Bali tercinta ini. Pihaknya selaku pemerintah akan selalu mendorong dan bekerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat, perbekel, kelian adat dan lainya untuk tetap menjaga adat, seni dan budaya. Selain itu juga harus tetap menjaga alam semesta ini untuk selalu lestari dan indah untuk dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Baca Juga  PKK Badung “Mereresik” dan Sembahyang Bersama di Pura Petitenget

“Maka dari itu Tri Hita Karana ini luar biasa sekali diantaranya hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam semesta oleh karena itu ini harus dijaga, kalau alam sudah merestui apapun bisa terjadi di Bumi Bali ini maka dari itu kita semua harus menjaga lingkungan ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut diimbau kepada sekaa truna untuk jangan sekali-kali menganggap organisasi sekaa truna ini kecil karena organisasi ini tempat untuk belajar berorganisasi bagaimana menghargai orang, memimpin orang termasuk bagaimana cara bermusyawarah mufakat.

“Kalau sudah bisa melewati tahapan – tahapan seperti ini saya yakin sekali suatu saat nanti dari sekaa truna Prana Sukma ini akan muncul sosok pemimpin di Badung ini. Dalam perayaan HUT ini, bukan hanya sekedar peringatan dan pergantian pengurus saja namun perlu kita evaluasi kembali apa yang harus kita laksanakan untuk ke depan dan lebih lanjut untuk kegiatan sekaa truna ini agar selalu bermanfaat bagi generasi ke depan untuk selalu mendukung aktivitas di masyarakat dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung,” ujarnya.

Sementara itu Ketua ST. Prana Sukma I Made Satria Wibawa menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sekda Adi Arnawa bersama para undangan lainnya. Dilaporkan bahwa selain memperingati hari jadi yang ke-19 tahun, ST. Prana Sukma juga melaksanakan serah terima kepengurusan sekaa truna yang baru, di mana dalam perayaan kali ini mengambil tema “Nayaka Samahita” yang artinya Harmonisasi dalam Komando Persatuan.

“Perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan rasa kekeluargaan antar anggota sekaa truna- truni, dan dapat kami sampaikan juga anggota Sekaa Truna-Truni Banjar Pipitan ini berjumlah 100 orang diantaranya 55 anggota laki-laki dan 45 anggota perempuan,” lapornya. (gs/bi)

Baca Juga  Porprov Bali Tahun 2022, Pemkot Denpasar Berikan Dana Tali Kasih kepada Atlet Berprestasi

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas SDM Penyusun LPPD, Pemkot Denpasar Gelar Bimtek

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Rekatkan Pasemetonan, Maha Semaya Warga Pande Kabupaten Badung Gelar Loka Sabha V  

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Gencar Bangkitkan Ekonomi Daerah, Pemkot Denpasar Gelar Matchmaking bagi UMKM

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca