Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

WK II DPRD Badung Made Sunarta Hadiri Penyerahan 29 Piagam kepada Pengusaha Saat Gathering Forum TJSP Badung

BALIILU Tayang

:

tjsp
Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta menghadiri penyerahan piagam oleh Sekda Badung kepada 29 perusahaan pada acara Gathering Forum TJSP Kabupaten Badung, di Ruang Kerta Gosana, lantai III, Puspem Badung, Kamis (8/12). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Wakil Ketua (WK) II DPRD Badung Made Sunarta menghadiri penyerahan sebanyak 29 piagam kepada pengusaha saat acara Gathering Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Badung, Kamis (8/12/2022) di TJSP Badung bertempat di Ruang Kerta Gosana, lantai III, Puspem Badung. Penyerahan dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung selepas membuka secara resmi acara Gathering Forum TJSP Kabupaten Badung tersebut.

Acara ini diinisiasi oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Badung, dengan mengambil tema “Pengarusutamaan Sustainable Developments Goals (SDG’s) dan Integrasi Agenda Pemerintah Daerah, Act Responsible Think Sustainable, yang juga dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan selaku Tim Fasilitasi TJSP Ida Bagus Gede Arjana, Administrasi Umum Cok Raka Darmawan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Anak Agung Putri Mas Agung, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, narasumber dari Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara, Putri Kinasih, Unggul Yoga Ananta, beserta stakeholder para pengusaha TJSP.

 Seusai membuka acara, Sekda Adi Arnawa mengatakan, pelaksanaan acara Gathering Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Badung, sekaligus pemberian piagam penghargaan kepada beberapa pengusaha yang sudah ikut aktif, berpartisipasi dalam kegiatan Forum TJSP di Kabupaten Badung.

“Tentu saya atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pengusaha yang sudah menyisihkan keuntungannya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Badung, dalam rangka pembangunan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Badung. Ke depan pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap beberapa program-program yang sekiranya bisa mendorong pariwisata kita di Kabupaten Badung. Bagaimanapun juga, tentu harus ada timbal balik antara TJSP, Corporate Social Responsibility (CSR) yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah, dengan cara mendorong pembangunan infrastruktur dan pembangunan lingkungan. Ini yang akan kita lakukan kedepan, mudah-mudahan seiring dengan perkembangan itu, tentu semakin banyak pula teman-teman pengusaha untuk ikut bergabung di TJSP,“ ungkapnya.

Baca Juga  Nyoman Satria Pimpin Raker Finalisasi Pansus DPRD Badung Bahas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Lebih lanjut dikatakan, sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada dunia usaha, maupun pariwisata di Tahun 2023 ini, dalam rangka untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di kawasan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Badung melalui APBD, telah merancang pembangunan jalan shortcut di kawasan persimpangan Desa Tibubeneng, sampai ke Canggu yang datangnya dari arah Kerobokan. “Dengan terbangunnya jalan shortcut, setidaknya akan bisa meminimalisir kemacetan yang terjadi selama ini di Kabupaten Badung,” jelasnya.

Sementara itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan selaku Tim Fasilitasi TJSP Ida Bagus Gede Arjana dalam laporannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen tinggi dalam mewujudkan konsep SDGs Tahun 2015-2030. Sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Badung 2021-2026. Oleh karena itu RPJM Kabupaten Badung dapat dijadikan acuan kerangka kerja perusahaan yang melaksanakan TJSP perusahaan di masing-masing, disamping akan memberikan nilai-nilai keberlanjutan perusahaan, serta dapat dijadikan pemenuhan syarat, pemenuhan standar SNI : ISO 26000;2013 tentang Panduan Tanggung Jawab Sosial. Berkenaan hal tersebut, guna terjalinnya komunikasi yang lebih intens, pihaknya menganggap perlu dilaksanakannya gathering dengan tema ‘’Pengarusutamaan SDGs dan integrasi agenda pemerintah daerah’’, dengan tagline Act Responsible Think Sustainable, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para stakeholder yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program pembangunan di Kabupaten Badung Tahun 2022. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pria Lanjut Usia yang Hilang di Gunung Batukaru

Published

on

By

batukaru
HENTIKAN PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). Penghentian pencarian ini dilakukan mengingat selama tujuh hari pencarian tim SAR Gabungan belum menemukan tanda – tanda baru keberadaan korban.

“Sampai pencarian terakhir hari ini, tim SAR gabungan belum menemukan indikasi korban ditemukan,” terang Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali I Wayan Juni Antara.

Ia menambahkan, sejak hari pertama, tim SAR gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri, instansi pemerintah, perangkat desa, relawan, masyarakat setempat dan kelurga korban, telah menyisir hutan dan area perbukitan yang dicurigai menjadi titik hilangnya korban, namum pencarian tetap nihil.

Tak hanya itu, saksi mata yang ikut dalam rombongan pendakian, Negah Susana Yasa (61) juga dilibatkan kembali dalam upaya pencarian.

Kondisi curah hujan yang tinggi disertai kabut menyebabkan jalur pendakian menjadi licin dan jarak pandang tim SAR gabungan menjadi terbatas.

“Sesuai dengan regulasi Undang – Undang Nomor. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian dengan pengerahan unsur SAR gabungan dapat dihentikan apabila selama 7 hari pencarian korban tidak ditemukan,” ungkap Juni Antara.

Meski demikian, Operasi SAR dapat dilanjutkan kembali apabila ditemukan tanda – tanda yang mengarah pada bukti baru yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan tugas kemanusian yang dilakukan sejak hari pertama hingga terakhir ini, pencarian kita lanjutkan dengan pemantauan dan akan berkoordinasi dengan pemandu – pemandu yang melaksanakan pendakian di Gunung Batukaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta Hadiri Pelantikan Direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Revitalisasi Bahasa Pedawa Digelar, Sekolah Adat Manik Empul Libatkan Lintas Generasi

Published

on

By

Sekolah Adat Desa Pedawa
REVITALISASI: Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa sebagai upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengimbasan program revitalisasi yang selama ini secara berkelanjutan dilakukan oleh Manik Empul, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Bali. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahasa Pedawa.

Berbagai materi disajikan dalam kegiatan ini, di antaranya mesatua (bercerita), banyolan atau lawakan menggunakan bahasa Pedawa, pembacaan puisi, serta pidato (pidarta) berbahasa Pedawa. Ragam kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang mulai jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah Adat Mani Empul, Wayan Sadnyana ditemui saat kegiatan, Sabtu (2/5) menyampaikan kegiatan revitalisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat keberadaan bahasa Pedawa sebagai salah satu dialek Bahasa Bali, serta menggali kembali kearifan lokal yang terkandung dalam berbagai istilah khas Pedawa yang kini mulai terlupakan.

“Banyak istilah lokal yang sesungguhnya sarat makna, namun sudah jarang dipahami generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani transfer pengetahuan antar generasi,” ujar Sadnyana.

Secara teknis disampaikan, kegiatan dilaksanakan di wantilan Desa Adat Pedawa setiap akhir pekan sepanjang bulan Mei, dengan melibatkan instruktur dari kalangan relawan serta tokoh adat setempat. Peserta kegiatan mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak tingkat sekolah dasar, remaja SMP dan SMA, hingga mahasiswa dan masyarakat umum.

“Pelibatan lintas generasi ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan bahasa dan sastra lisan Pedawa sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat ikatan komunitas berbasis tradisi,” pungkasnya.

Baca Juga  Made Sunarta Apresiasi Pawai Pembukaan PKB 2025 Sebagai Ajang Pelestarian dan Promosi Kebudayaan Bali

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Sekolah Adat Manik Empul berharap bahasa Pedawa tidak hanya bertahan, tetapi juga kembali hidup dan berkembang di tengah masyarakat sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Buruh: DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Tata Aturan Outsourcing

Published

on

By

outsourcing
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Munchen/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan menyambut positif langkah Pemerintah yang dalam rangka Hari Buruh 2026 menerbitkan aturan baru melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya. Salah satu poin dalam Permenaker ini adalah pembatasan jenis pekerjaan dalam outsourcing.

Menurut Puan, penataan aturan outsourcing juga perlu memastikan bahwa fleksibilitas hubungan kerja tidak berkembang menjadi ruang yang memperbesar kerentanan pekerja terhadap kehilangan pekerjaan mendadak.

Puan memandang pembatasan outsourcing pada jenis pekerjaan tertentu pun harus diikuti kejelasan implementasi. “Ini diperlukan agar aturan tersebut tidak menimbulkan pola baru yang justru memindahkan ketidakpastian ke bentuk hubungan kerja lain yang belum sepenuhnya terlindungi,” imbaunya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Kemudian mengenai isu perlindungan pekerja transportasi digital, Puan menilai hal tersebut menjadi bagian dari perubahan struktur kerja yang perlu dibaca lebih luas. Pada peringatan May Day kali ini, Pemerintah disebut akan memberi kejutan bagi para buruh dan pengemudi ojek online (ojol).

“Perlindungan terhadap penghasilan, kepastian hubungan kerja, dan jaminan sosial bagi pengemudi layanan transportasi online menjadi penting karena sektor digital kini menjadi penopang ekonomi banyak keluarga,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan mengatakan semua upaya regulasi yang ada bermuara pada satu hal yakni memastikan masyarakat bekerja tetap memiliki rasa aman terhadap masa depannya dan keluarga.

“Karena ketika ketidakpastian kerja meningkat, tekanan sosial akan jauh lebih cepat dirasakan di tingkat keluarga. Ini tentang kebutuhan pokok rumah tangga, pendidikan anak-anak, dan berbagai kebutuhan hidup lain,” tegas Puan.

Puan lalu menyinggung 2 kejadian yang menjadi perhatian beberapa waktu terakhir yakni kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, dan kasus kekerasan pada anak di Tempat Penitipan Anak atau Daycare di Yogyakarta.

Baca Juga  Made Sunarta Apresiasi Pawai Pembukaan PKB 2025 Sebagai Ajang Pelestarian dan Promosi Kebudayaan Bali

“Dalam sepekan terakhir, kita melihat berbagai potret memilukan yang dihadapi pekerja. Kecelakaan kereta baru-baru ini dialami oleh mayoritas pekerja saat hendak pulang ke rumah,” kata Puan.

“Lalu kasus kekerasan pada Daycare, ini juga menjadi keprihatinan kita bersama karena tempat penitipan anak kita ketahui sekarang menjadi alternatif pengasuhan bagi orangtua pekerja,” lanjutnya.

Untuk itu, Puan mendorong agar Pemerintah semakin meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan untuk mendukung pekerja. Termasuk keamanan pada transportasi dan kenyamanan pada kebutuhan domestik.

Puan menyatakan, DPR akan terus mengawal setiap kebijakan bagi pekerja, dan mendorong adanya peningkatan kesejahteraan untuk semua masyarakat bekerja. Bahkan DPR juga baru-baru ini mengesahkan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) untuk keadilan bagi pekerja di sektor domestik.

“Pengesahan UU PPRT yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dan berdekatan dengan momen May Day, kita harapkan menjadi sebuah bentuk perjuangan nyata dari DPR untuk pekerja,” jelas Puan.

Puan menegaskan, semua pekerja berhak memperoleh perlindungan yang layak. “Baik itu pekerja formal, pekerja informal, pekerja di sektor konvensional, pekerja di sektor domestik, freelancer dan kreatif, guru, driver ojek online, PRT, petani gurem, buruh harian, hingga pekerja kaki lama, dan lain-lain, semuanya berhak mendapat perlindungan dari Negara,” urai cucu Bung Karno itu.

“Peringatan Hari Buruh harus dipahami sebagai pengingat bahwa menjaga kualitas hidup pekerja berarti juga menjaga landasan sosial yang menopang pembangunan nasional,” tutup Puan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca