Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Rakor Pendalaman Pemahaman Gratifikasi

Jadi Wahana Tingkatkan Integritas, Cegah  Gratifikasi di Lingkungan Pemkot Denpasar

Loading

BALIILU Tayang

:

Walikota
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pendalaman Pemahaman Gratifikasi di Graha Sewakadarma, Denpasar, Rabu (14/12). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pendalaman Pemahaman Gratifikasi yang digelar secara luring dan daring di Graha Sewakadarma, Denpasar, Rabu (14/12).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan integritas pejabat guna mendukung pencegahan gratifikasi ini turut menghadirkan Kepala Satuan Tugas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG), Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK RI Sugiarto sebagai narasumber. Tampak hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar I Made Toya, Kepala Inspektorat Kota Denpasar Putu Naning Djayaningsing, serta Pejabat di Lingkungan Pemkot Denpasar sebagai peserta.

Dalam sambutannya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan, dalam rangkaian Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2022 Pemerintah Kota Denpasar melalui Inspektorat Kota Denpasar mengadakan rapat koordinasi pendalaman pemahaman gratifikasi bagi pejabat pada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Di mana, ASN sebagai garda terdepan dalam melaksanakan amanah pembangunan tentu harus bersih dari berbagai indikasi korupsi. Berbagai upaya pencegahan terus diupayakan sehingga mampu memberikan literasi maupun edukasi kepada ASN dalam rangka pencegahan korupsi.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung upaya pencegahan korupsi. Hal ini dibuktikan dengan capaian tingkat pengendalian korupsi yang diimplementasikan pada program penilaian seperti Monitoring Centre for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), Indeks Efektifitas Pengendalian Korupsi (IEPK), Zona Intgritas, WBK/WBBM, Penilaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan lain -lain.

“Beragam program penilaian ini menjadi acuan bersama untuk mengukur komitmen kita dalam mengendalikan korupsi dan perbaikan terhadap tata kelola pemerintahan, tidak hanya pada tataran pemenuhan dokumen akan tetapi kesadaran setiap pribadi untuk tetap berkomitmen menjaga integritas,” jelasnya.

Baca Juga  Bertindak Sebagai Inspektur Upacara, Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel HUT Ke-66 Provinsi Bali di Kota Denpasar

Dikatakan Jaya Negara, pencegahan gratifikasi di lingkungan Pemkot Denpasar dilaksanakan secara konkret dan nyata. Langkah awalnya adalah terbitnya regulasi terkait dengan pengendalian gratifikasi berupa Peraturan Walikota Denpasar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, membentuk unit pengendalian gratifikasi pada masing-masing perangkat daerah, pedoman penanganan benturan kepentingan, mengidentifikasi benturan kepentingan pada perangkat daerah, serta membentuk unit saber pungli Kota Denpasar.

Tak hanya itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya melakukan berbagai terobosan ataupun inovasi guna mempersempit celah untuk melakukan tindakan korupsi, salah satunya dengan melakukan pengalihan sistem dari manual ke digitalisasi.

“Tentunya dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberi pemahaman anti korupsi yang lebih komprehensif khususnya tentang gratifikasi di sektor pelayanan publik, bagaimana cara menyampaikan laporan gratifikasi melalui saluran-saluran yang ada terutama pada aplikasi Gol KPK RI, mengenali jenis dan modus gratifikasi dan paham cara menghindari/menyikapi dan melaporkan gratifikasi, sehingga terwujud pelayanan publik yang bersih dan bebas korupsi karena paham tentang gratifikasi,” ujarnya.

Kepala Satuan Tugas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG), Direktorat Gratifikasi Dan Pelayanan Publik, Deputi Bidang Pencegahan Dan Monitoring KPK RI, Sugiarto dalam paparanya menjelaskan, pengendalian korupsi di Indonesia terus diupayakan melalui berbagai strategi dan program yang berkelanjutan. Pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 menjadi momentum bagi semua stakeholder untuk lebih memahami, mendalami dan secara bergotong royong mengendalikan korupsi.

Dikatakan lebih lanjut, berbagai jenis korupsi telah dipetakan melalui undang[1]- undang tindak pidana korupsi begitu pula strategi pengendaliannya. Oleh karenanya diharapkan kepada seluruh pejabat dan ASN tetap berkomitmen dalam menjaga integritas. Sugiarto menekankan, salah satu tindakan korupsi yang menjadi akar korupsi adalah gratifikasi. Sehingga diperlukan upaya nyata dan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya gratifikasi.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Dorong Optimalisasi Teba Modern Atasi Sampah Organik, Siapkan PDU untuk An-Organik

“Karenanya pada kesempatan ini kembali saya ingatkan bahwa gratifikasi adalah akar dari korupsi, meskipun kecil itu sangat merusak, bagi seluruh ASN diperlukan integritas serta senantiasa selalu menciptakan transparansi, kepercayaan, akuntabilitas, keadilan serta menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” harapnya. (ags/eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Buka Musrenbang RPJMD Tahun 2025 - 2029
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Kota Denpasar Tampilkan Tarian Barong dalam Pawai Budaya Rangkaian Raker KOMWIL IV APEKSI Ke-17 Tahun 2022

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Kota Denpasar Tampilkan Tarian Barong dalam Pawai Budaya Rangkaian Raker KOMWIL IV APEKSI Ke-17 Tahun 2022

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca