Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengabdian Internasional RSH FKH Unud, Adakan Pelayanan Kesehatan Hewan di Desa Bakas Klungkung 

BALIILU Tayang

:

rumah sakit
RSH FKH Unud saat mengadakan pelayanan kesehatan hewan di Desa Bakas Klungkung. (Foto: ist) 

Klungkung, baliilu.com – Dalam situasi pascapandemi saat ini, Rumah Sakit Hewan Pendidikan Udayana telah memperluas akses keperawatan hewan di masyarakat pedesaan yang kurang terlayani. Dalam perluasan akses ini hanya memiliki tujuan untuk membantu masyarakat dalam segi kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, serta menjaga lingkungan tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apa pun.  RSHP Udayana dengan semua staff dan sukarelawan mengadakan pengabdian bidang kesehatan hewan di Klinik Lapangan.

Acara pengabdian internasional tahun 2022 ini mengusung tema “Klinik Lapangan untuk Kedarutan Medik Veternier pada Hewan yang Berisiko“. Kegiatan tersebut berlangung Jumat, 9 Desember 2022, di Desa Bakas Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung, Bali. Dr. Drh.I Nyoman Sulabda, M.Kes selaku ketua pelaksana pengabdian internasional ini menyampaikan bahwa dipilihnya tempat ini sebagai pengabdian internasional karena Desa Bakas merupakan desa wisata yang terdampak Covid-19, sehingga banyak anjing yang perlu mendapat perhatian. Di samping juga Desa Bakas adalah Desa Binaan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana dan PDHI Cabang Bali.

Pada pengabdian ini, pengobatan penyakit pada anjing dan kucing, vaksinasi penyisiran penyakit rabies serta edukasi masyarakat tentang pentingnya pemeliharaan anjing yang berkualitas dan bertanggung jawab, dan kontrol populasi pada anjing dan kucing.

rsh
Peserta pengabdian internasional dari RSH FKH Unud foto bersama saat mengadakan pelayanan kesehatan hewan di Desa Bakas Klungkung. (Foto: ist) 

Pada acara pembukaan, Dekan FKH Udayana yang diwakili oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Informasi dan Kerja Sama, Dr. Drh I Wayan Sudira, M.Si menyampaikan bahwa program pengabdian internasional ini yang membawa fakultas dan mahasiswa ke masyarakat untuk memberikan perawatan kesehatan hewan peliharaan yang berharga bagi masyarakat yang kurang terlayani. Dr. Wayan Sudira menekankan bahwa kepada mahasiswa yang mengikuti program pengabdian ini adalah kombinasi antara membantu masyarakat dan hewan yang membutuhkan sekaligus kesempatan untuk membentuk diri menjadi dokter yang lebih peduli dan berempati.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional

Menurut Direktur RSHP Udayana Prof. Dr. Drh. I Ketut Puja yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan ini bekerja sama dengan Lembaga Swadaya International yaitu Animal Australia. Dalam kegiatan ini difokuskan pada penyediaan pelayanan kesehatan gratis pada hewan dalam keadaan kedaruratan medik terutama pada anjing kucing jalanan. Lebih lanjut dikatakan selama 2 tahun terakhir, RSHP Udayana telah melakukan kegiatan serupa namun pelayanan hanya dipusatkan di RSHP Udayana di Sesetan.

Mengingat dampak Covid-19 sangat meluas dan ini juga mempengaruhi kesejahteraan hewan, maka RSHP Udayana dengan Animal Australia terpanggil untuk memastikan hewan-hewan ini memiliki kesempatan hidup dan memastikan kesejahteraan mereka adalah prioritas. Untuk menambah jangkauan pelayanan, RSHP Udayana dan Animal Australia serta berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali, Yayasan Seva Bhuwana, Yayasan Sintesia Animalia Indonesia, Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Alumni FKH Udayana, serta masyarakat Desa Bakas.

Pada akhir kegiatan, Kepala Desa Bakas memberikan tanggapan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warganya. Bantuan vaksinasi, obat hewan dan pemeriksaan kesehatan serta kontrol populasi pada anjing dan kucing diharapkan dapat meningkatkan kesehatan anjing dan kucing yang dimiliki masyarakat sehingga dapat membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan penyakit rabies. Lebih lanjut kepala desa mengatakan sangat terbantu dan  senang ada kepedulian dari  Fakultas Kedokeran Hewan, PDHI Cabang Bali serta lembaga swadaya lainnya untuk mengadakan kegiatan ini, semoga kegiatan ini bisa dilakukan lagi nantinya.

Dalam satu hari kegiatan, tim vaksinasi yang menyisir ke rumah penduduk di tiga dusun telah memvaksinasi sebanyak 71 anjing dan 24 kucing yang belum divaksin. Pada saat vaksinasi juga dilakukan edukasi langsung pada masyarakat. Untuk kontrol populasi telah mampu mensterilkan sebanyak 13 ekor anjing jantan 16 ekor anjing betina dan 6 ekor kucing jantan dan 6 kucing betina. Serta layanan kesehatan hewan stasioner mengobati 11 ekor hewan.

Baca Juga  Prodi Doktor Ilmu Hukum FH Unud Gelar Pengabdian Internasional di The Datai Langkawi Malaysia

Pada akhir kegiatan, Dr. Sulabda menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat pada masyarakat dan bila bermanfaat RSHP Unud mempertimbangkan untuk mengadakan kegiatan yang sama di tahun 2023. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2365-Rumah-Sakit-Hewan-Fakultas-Kedokteran-Hewan-Universitas-Udayana-Mengadakan-Pengabdian-Internasional-Pelayanan-Kesehatan-Hewan-di-Desa-Bakas-Kabupaten-Klungkung-.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Fapet Unud Gelar Pengabdian Internasional 
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Fapet Unud Gelar Pengabdian Internasional 

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca