Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap III 2023

Ny. Putri Koster: Kita Perlu Belajar dari Desa Tenganan Pegringsingan Menjaga Warisan Leluhurnya. Mereka Menenun, Mereka Menjual dan Mereka juga yang Pertama Memakainya

Loading

BALIILU Tayang

:

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster saat menutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap III Tahun 2023, Senin, 8 Mei 2023. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Senin (Soma Wage, Dukut), 8 Mei 2023 menutup pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap III Tahun 2023 di Gedung Ksirarnawa, Art Centre Denpasar. Penutupan pameran IKM Bali Bangkit kali ini juga dihiasi dengan penampilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali serta perwakilan berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada Bali.

Di hadapan para undangan dan peserta fashion show, wanita yang akrab disapa Bunda Putri ini menyinggung sejarah dilaksanakannya Pameran IKM Bali Bangkit yang tanpa terasa telah berjalan selama hampir 3 tahun. “Kita sudah mulai sejak masa pandemi dimana saat itu kita kebingungan apa yang bisa kita lakukan untuk para pengrajin,” ungkap Bunda Putri.

Namun perjuangan wanita multitalenta ini berbuah manis. Didukung dengan kebijakan-kebijakan pengembangan dan pemanfaatan produk lokal asli Bali, IKM Bali Bangkit menjadi salah satu momentum kemajuan industri tenun dan kerajinan Bali. Bahkan omset yang diperoleh pengrajin meningkat jauh di atas penghasilan rata-rata sebelum pandemi melanda. “Jadi kita buktikan di tahun 2021 awal sampai 2022, omset penjualan mereka total mencapai 51 miliar rupiah,” ungkap Bunda Putri.

Diperlukan sinergi yang kuat agar tenun Bali dapat lestari. “Saya bisa menyimpulkan seperti itu dari keberadaan kain-kain tenun kita, utamanya salah satu kain yang sangat langka yang hanya dimiliki oleh Bali dan hanya ada di Desa Pegringsingan yang namanya kain Tenun Double Ikat Gringsing,” katanya.

Menurutnya kita perlu belajar dari bagaimana Desa Tenganan Pegringsingan menjaga warisan leluhurnya. “Mereka menenun, mereka menjual dan mereka juga yang pertama memakainya,” ujar Bunda Putri.

Baca Juga  Dialog Interaktif di RRI Singaraja, Ny. Putri Koster Jelaskan Kiat Melawan Pikun di Masa Tua
Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster foto bersama usai menutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap III Tahun 2023, Senin, 8 Mei 2023. (Foto: ist)

Hal ini pun didukung dengan adanya aturan, awig-awig dan pararem yang mengharuskan masyarakat Desa Tenganan untuk hanya menggunakan kain tenun Pegringsingan saat melaksanakan yadnya di desa. “Jadi hulu dan hilirnya harus kita jaga dengan baik sehingga nantinya kita bisa mewariskan kepada anak cucu kita,” tegas Bunda Putri.

Ini adalah warisan budaya yang sangat luar biasa dan harus dilestarikan dengan baik. “Ketika ini hilang betapa berdosanya kita, tidak mampu mewariskan kepada anak cucu kita. Selesai di generasi kita karena salah memperlakukan kain-kain tenun tradisional kita,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar upaya pelestarian ini dilakukan oleh seluruh masyarakat Bali, apa pun sukunya, apa pun agamanya, jika telah berada di Bali wajib untuk turut melestarikan budaya dan tradisi Bali. Tidak hanya kain tenun dan songket Bali, namun juga aksara, bahasa dan sastra Bali.

Sementara berdasarkan survey yang dilakukan oleh Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Bali, hanya 13% dari kain tenun endek Bali yang beredar di masyarakat merupakan produk asli yang dibuat di Bali. Sementara 87% sisanya merupakan produk luar Bali yang mendompleng atau melabeli diri dengan nama kain tenun endek Bali. “Kita tidak alergi dengan produk dari luar. Tapi sampaikan bahwa ini tenun dari Troso, ini tenun dari Jepara, ini tenun dari Palembang, ini tenun dari NTT. Jangan semua dinamakan endek Bali,” jelas wanita pendamping Gubernur Bali tersebut.

Hal serupa juga terjadi dengan Songket Bali yang kini mulai tersisih dengan adanya songket bordir. “Titiang sampaikan kepada Bapak/Ibu, itu produk ilegal karena motifnya mengambil songket yang sudah punya sertifikat kekayaan intelektual komunal dan Pemerintah Provinsi Bali mewakili masyarakat Bali,” tegas Bunda Putri. Ia memperingatkan kepada seluruh pihak agar tidak serta merta menjiplak motif songket Bali karena ada undang-undang hak cipta dan sanksinya. “Minimal kurungan 2 tahun penjara dan denda 300 juta,” jelas Bunda Putri.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 2 Tahun 2023

Bunda Putri mengajak seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama melestarikan kain tradisional Bali. “Kita semua sepakat untuk turut melestarikan kain-kain tenun warisan leluhur kita yang adi luhung, yang belum tentu dimiliki oleh negara lain,” katanya. Seperti halnya dengan kain tenun double ikat yang hanya ada di 3 (tiga) negara, yaitu Jepang, India dan Indonesia. Dan di Indonesia hanya ada di Bali, tenun double ikat Tenganan Pegringsingan yang hanya ada di Desa Tenganan Pegringsingan – Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dorong Birokrasi Inovatif, Bupati Sutjidra Resmikan ASN Corporate University dan Si Bijak Paten

Published

on

By

Peluncuran ASN Corporate University Buleleng
SI BIJAK PATEN: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat menghadiri peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10). (Foto: Hms Tbn)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi di Bumi Panji Sakti. Langkah konkret tersebut diwujudkannya lewat peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10).

Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Buleleng menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk menghadirkan sistem pembelajaran terintegrasi. Terobosan ini digagas Bupati Sutjidra agar peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) tidak berhenti sekadar pada pelatihan formal, melainkan langsung bermuara pada penerapan kerja nyata di lapangan.

Di hadapan Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq Dea, Wakil Bupati Gede Supriatna, unsur pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat Pemkab Buleleng, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya membangun aparatur yang berintegritas, kredibel, dan bersih dari korupsi.

“Pengembangan seluruh ASN ini penting agar mereka memiliki kompetensi, kredibilitas, dan integritas. Pelaksanaannya juga harus transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” tegas Bupati Sutjidra.

Melalui program ini, Bupati Sutjidra memastikan arah kebijakan birokrasi selaras dengan delapan program prioritas daerah. Pihaknya menginstruksikan agar proses pembelajaran dimulai secara berjenjang dari unsur pimpinan, pejabat struktural, fungsional, hingga kepala seksi sebelum diteruskan ke seluruh staf di masing-masing perangkat daerah.

Bupati Sutjidra berharap, melalui kepemimpinan yang kuat dan terarah, ASN di Buleleng mampu memahami serta mengeksekusi setiap program prioritas secara optimal, sehingga kehadiran birokrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Bupati Sutjidra juga optimis penerapan sistem ini mampu menjadikan Buleleng sebagai pilot project nasional dalam pengembangan kompetensi aparatur.

Langkah progresif Bupati Sutjidra ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufiq Dea. Menurut Taufiq, komitmen kuat seorang kepala daerah adalah kunci utama keberhasilan transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Dampingi Ketum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono Kunjungi Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 4

“Transformasi birokrasi tidak akan berjalan tanpa adanya kepemimpinan yang visioner dan keberanian untuk mengubah cara-cara lama menjadi lebih adaptif. Apa yang dilakukan Pemkab Buleleng hari ini patut menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan,” ungkapnya

Dengan resmi diluncurkannya ASN Corporate University dan Si Bijak Paten oleh Bupati Sutjidra, Pemkab Buleleng kini bersiap membangun budaya belajar yang berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin inovatif, efektif, dan solutif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Dirga Ajak Generasi Muda Jaga Kesehatan, Jauhi Narkoba, dan Peduli Sesama

Published

on

By

Roadshow Orkes Tabanan di SMAN 1 Kediri
HADIRI APEL: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri apel dan roadshow sosialisasi bersama Tim Kolaborasi Orkes Tabanan yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), PPTI, PMI, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri apel dan roadshow sosialisasi bersama Tim Kolaborasi Orkes Tabanan yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10), dan dihadiri Kepala Sekolah beserta jajaran guru, para pengurus KPA, PPTI, PMI, dan BNK Kabupaten Tabanan, serta para siswa.

Melalui sambutannya, Wabup Dirga yang juga selaku ketua rangkaian organisasi tersebut menegaskan bahwa generasi muda merupakan penerus Tabanan yang memegang peranan penting dalam menentukan masa depan daerah.

“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus Tabanan. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Karena itu, selain rajin belajar, kalian juga harus menjaga kesehatan, memiliki komitmen yang baik, menjauhi narkoba, dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Dirga menjelaskan bahwa masing-masing organisasi yang tergabung dalam Tim Kolaborasi Orkes Tabanan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.

“KPA mengajak kita memahami HIV/AIDS dengan benar serta tidak memberikan stigma kepada orang yang hidup dengan HIV. PPTI membantu meningkatkan kesadaran tentang TBC, mulai dari pencegahan hingga pentingnya menjalani pengobatan sampai tuntas. PMI mengajarkan kita tentang kemanusiaan, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, dan semangat membangun bersama. Sementara itu, BNK mengajak kita menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berani menolak ajakan yang dapat merusak masa depan,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Wabup Dirga mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya serta tidak ragu meminta bantuan kepada guru maupun orang tua ketika menghadapi persoalan. Perhatian terhadap percepatan penurunan stunting juga disampaikan Wabup Dirga sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan tinggi badan, tetapi juga dengan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat berbagai faktor, termasuk kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Dorong Kader Posyandu di Pekutatan Lebih Gercep Layani Masyarakat

“Kalian perlu membiasakan makan makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan diri. Kebiasaan sehat remaja akan menjadi bekal penting untuk masa depan anak dan cucu kalian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga turut mendorong pembentukan KSPAN (Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba) di sekolah-sekolah sebagai wadah bagi para siswa untuk belajar, berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, dan menjadi teladan positif bagi teman sebaya.

“KSPAN bukan sekadar organisasi, tetapi wadah bagi kalian untuk belajar dan berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, serta menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya. Saya berharap KSPAN benar-benar aktif, bukan hanya terbentuk di atas kertas, tetapi diisi dengan kegiatan yang menarik, edukatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” harapnya.

Wabup Dirga juga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk terus mendukung kegiatan tersebut melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh para siswa. Ia menitipkan tiga pesan utama kepada generasi muda, yakni menjaga diri dan masa depan, peduli terhadap teman, serta menjadi pelopor perubahan.

“Mulailah dari diri sendiri, dari sekolah, dan dari keluarga. Tidak perlu menunggu menjadi orang besar untuk melakukan hal yang baik,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Dirga  Wabup Dirga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk terus mendukung kegiatan tersebut melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh para siswa.  Pihaknya juga berharap seluruh sekolah di Kabupaten Tabanan dapat menjadi lingkungan yang aman, bebas narkoba, peduli terhadap kesehatan, serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berprestasi, dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Buka Pelatihan Tata Busana Adat Payas Utama dan Madya di Buleleng

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tongkat Komando Berganti, Kombes Pol. I Wayan Winaya Resmi Pimpin Polresta Denpasar

Published

on

By

Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce memimpin sertijab Kabid Labfor dan Kapolresta Denpasar di Gedung Presisi Polda Bali
SERTIJAB: Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bidang Laboratorium Forensik (Kabid Labfor) dan Kapolresta Denpasar yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (19/10/2026) pukul 08.30 Wita. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bidang Laboratorium Forensik (Kabid Labfor) dan Kapolresta Denpasar yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (19/10/2026) pukul 08.30 Wita.

Dalam sertijab tersebut, jabatan Kapolresta Denpasar resmi beralih dari Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H. Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus mekanisme pembinaan karier personel untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas kepolisian.

Kombes Pol. Leonardo David Simatupang selanjutnya mengemban tugas baru sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Madya TK II Divpropam Polri. Sementara itu, Kombes Pol. I Wayan Winaya sebelumnya menjabat sebagai Dirpamobvit Polda NTB sebelum dipercaya memimpin Polresta Denpasar.

Kapolda Bali menekankan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi dan pembinaan organisasi yang harus dimaknai sebagai upaya memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian. Pergantian pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan amanah baru tersebut, Kombes Pol. I Wayan Winaya diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memperkuat koordinasi dengan seluruh jajaran serta melanjutkan program-program yang telah berjalan di Polresta Denpasar.

Sementara itu, dedikasi dan pengabdian Kombes Pol. Leonardo David Simatupang selama memimpin Polresta Denpasar menjadi bagian dari kesinambungan pelaksanaan tugas organisasi. Pengalaman dan capaian selama masa kepemimpinannya diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas baru di lingkungan Divpropam Polri.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pergantian pimpinan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri.

Baca Juga  Tresna lan Punia PAKIS Bali, Ny. Putri Koster Tekankan Tari Rejang adalah Identitas Tiap Desa Adat

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier sekaligus langkah organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas tetap berjalan secara berkesinambungan. Kami menyambut pejabat baru dan siap mendukung pelaksanaan tugas Kapolresta Denpasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, jajaran Polresta Denpasar akan terus memperkuat sinergi, koordinasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis dan responsif.

“Dengan kepemimpinan yang baru, kami berharap seluruh personel semakin solid dan mampu melanjutkan program yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme personel serta mengoptimalkan pelayanan kepolisian, sehingga Polresta Denpasar semakin mampu menjawab berbagai tantangan keamanan dan kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Kota Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca