Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kaji Peran Teknik Akupresur Atasi Hiperemesis Gravidarum, Made Tangkas Raih Gelar Doktor

BALIILU Tayang

:

kaji
Dr. dr. Made Tangkas, Sp.OG, MPH. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Bertempat di ruang sidang Pascasarjana lt. III, Gedung Pascasarjana Denpasar, telah berlangsung ujian Promosi Doktor dengan kandidat promovendus dr. Made Tangkas, Sp.OG, MPH, dengan judul disertasi “Aplikasi Akupresur di Titik PC 6 Menurunkan Kadar Serum Interleukin 1, Interleukin 6, Dopamin dan Human Chorionic Gonadotrophin serta Memperbaiki Luaran Klinis dan Keton Urin Pasien Hiperemesis Gravidarum” pada Senin (15/5/2023). 

Hiperemesis gravidarum (HEG) merupakan komplikasi kehamilan muda yang ditandai dengan keluhan mual muntah berlebihan sehingga menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit dan metabolisme. Etiopatogensis HEG sampai saat ini belum jelas, banyak faktor yang diduga berperan seperi faktor hormonal, inflamasi, neurotransmiter dan lainnya. Oleh sebeb itu pengobatan HEG masih secara emperis dan suboptimal terutama ditujukan untuk mengembalikan cairan dan elektorlit dan mengurangi keluhan mual dan muntah. 

Pendekatan farmakologi dengan menggunakan obat antiemetik dilakukan namun efek samping obat tersebut menyebabkan kekurangnyamanan pasien dalam penggunaannya. Di samping itu efek teratogenik yang masih diduga terjadi dan biaya yang cukup mahal menyebabkan pengembangan ke arah pendekatan nonfarmakologi dengan menggunakan sediaan herbal dan teknik akupresur.

Teknik akupresur merupakan teknik kedokteran tradisional China yang diketahui memiliki manfaat positif terhadap perbaikan kesehatan manusia demikian juga efek terhadap keluhan mual muntah terutama akupresur di titik PC6.

 Banyak penelitian telah dilakukan terhadap efektivitas dan efikasi akupresur terhadap perbaikan keluhan mual muntah, namun belum ada yang meneliti tentang bagaimana mekanismenya dalam memperbaiki keluhan mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah tindakan akupresur di titik PC 6 berpengaruh pada proses inflamasi dan hormonal serta bagaimana mekanismenya sehingga dapat memperbaiki luaran klinis mual muntah dan keton urin pada pasien dengan hiperemesis gravidarum dengan memeriksan kadar Interleukin-1β, Interleukin-6, Dopamin dan hCG serta keton urin dan wawancara menggunakan kuisioner PUQE.

Baca Juga  Teliti Fitur Suprasegmental pada Film ‘’Sherlock The Empty Hearse’’, Dosen ISI Denpasar Raih Gelar Doktor Linguistik di FIB Unud

 Penelitian ini melibatkan 30 subyek ibu hamil dengan HEG yang dibagi dalam 2 kelompok, 3 diantaranya tidak ikut dianalisis karena dropout. Pada kelompok perlakuan dilakukan akupresur di titik PC6 sedangkan pada kelompok kontral di titik sham selama 48 jam menggunakan gelang akupresur. Dilakukan pengambilan sampel serum dan wawancara pada 24 jam pertama dan 24 jam kedua. Kadar IL-1β, IL-6, Dopamin, hCG serum diperiksa dengan teknik ELISA, keton urine dengan drum stick. Perbedaan nilai pre tes, nilai 24 jam dan 48 jam di uji dengan menggunakan uji statistik komparatif Wilcoxon untuk data yang tidak homogen dan uji Pairedt test untuk data yang homogen. Sedangkan dilakukan uji Path Analysis untuk melihat kekuatan hubungan antarvariabel.

Penurunan kadar IL-1β dan IL-6 lebih besar secara bermakna pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Demikian juga penurunan kadar hCG dan keton urine lebih besar secara bermakna pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Pada kadar dopamin, terjadi peningkatan pada kedua kelompok namun peningkatan yang terjadi pada kelompok perlakuan lebih kecil dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Perbaikan klinis dengan mengunakan penurunan nilai skor PUQE lebih besar secara bermakna pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Uji Path membuktikan bahwa akupresur di titik PC 6 memperbaiki luaran klinis mual muntah dalam 24 jam pertama melalui pengaruhnya terhadap dopamin, sedangkan dalam 48 jam melalui pengaruhnya terhadap IL-6, yang lebih besar dibandingkan variabel lainnya.

Ujian dipimpin oleh Dekan FK Unud, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes., dengan tim penguji : 1. Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes (Promotor); Prof. Dr. dr. I Made Wiryana, Sp.An-KIC (Kopromotor I); Dr. dr. I Nyoman Gede Budiana, Sp.OG, Subsp.Onk (Kopromotor II); Prof. Dr. dr. I Wayan Putu Sutirta Yasa, M.Si; Prof. Dr. dr. Tjok. Gde Agung Senapathi, Sp.An., KAR; Prof. dr. I Made Ady Wirawan, S.Ked, MPH, Ph.D; Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes; Dr. dr. Dyah Kanya Wati, Sp.A (K). 

Baca Juga  FEB Unud Laksanakan Ujian Seleksi Maba Program Profesi, Magister, dan Doktor

Sedangkan undangan akademik adalah : Dr. dr. I Nyoman Hariyasa Sanjaya, Sp.OG(K), MARS; Dr. dr. I Wayan Artana Putra, Sp.OG, Subsp, K.Fm; Dr. dr. I Gusti Ayu Widianti, M.Biomed; Dr. dr. Ketut Suarjana, MPH; Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, M.Sc., Sp.S(K).

Pada ujian kali ini Dr. dr. Made Tangkas, Sp.OG, MPH., dinyatakan lulus sebagai Doktor Lulusan ke- 378 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan predikat Cumlaude. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2948-Kaji-Peran-Teknik-Akupresur-Untuk-Mengatasi-Hiperemesis-Gravidarum-Made-Tangkas-Raih-Gelar-Doktor.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Published

on

By

Imperial College
TERIMA DELEGASI: Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

Baca Juga  Angkat Topik Batas Waktu Penangkapan Anak, I Ketut Suartha Raih Gelar Doktor di FH Unud

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

Published

on

By

Operasi Cartenz
SAMPAIKAN APRESIASI: Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai telah mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua yang berlangsung di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Mimika, Papua, baliilu.com – Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai telah mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan Pinandita I Made Kembardana dalam kesempatan yang berlangsung di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6/2026).

Dalam penyampaiannya, Pinandita I Made Kembardana menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini diamati secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media.

“Kami para pemangku dan tokoh Agama Hindu di Kabupaten Mimika ingin menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini kami amati, baik secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz selama ini telah berjalan dengan baik karena mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Menurut pandangan kami, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz sudah berjalan dengan baik. Pendekatan yang mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan menjadi langkah yang tepat dalam membangun kepercayaan serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Papua,” kata Pinandita I Made Kembardana.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tindakan yang profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami juga mendukung upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindakan yang dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum merupakan hal yang diharapkan oleh masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.

Baca Juga  Kembangkan Aplikasi Modrescript, IW Santiyasa Raih Gelar Doktor Ilmu Kedokteran

Sebagai tokoh agama, Pinandita I Made Kembardana berharap setiap persoalan yang terjadi di Papua dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai sebagai jalan keluar yang berkelanjutan.

“Sebagai tokoh agama, kami berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai. Kami percaya bahwa penyelesaian melalui kekerasan tidak akan memberikan solusi yang berkelanjutan, karena hanya akan melahirkan persoalan baru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

“Oleh karena itu, kami berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan. Dengan cara tersebut, kita dapat bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pinandita I Made Kembardana juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau informasi yang dapat memperkeruh suasana. Mari kita bersama menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, meskipun memiliki latar belakang dan perbedaan yang beragam, pada hakikatnya adalah saudara sebangsa dan setanah air yang harus terus menjaga kebersamaan.

“Apa pun latar belakang dan perbedaan yang kita miliki, pada dasarnya kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air. Karena itu, mari kita saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan mendukung terciptanya kedamaian di Tanah Papua,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Pinandita I Made Kembardana memanjatkan doa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman dan fokus membangun masa depan Papua yang lebih baik.

Baca Juga  Dandy Pramana Hostiadi, Alumni Pertama ITB STIKOM Bali Raih Doktor "Network Security" di ITS

“Kami berdoa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan fokus membangun masa depan yang lebih baik bagi Papua dan Indonesia,“ tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3.761 Personel Gabungan Layani Aksi Unjuk Rasa di Monas dan DPR RI

Published

on

By

demo monas
AMANKAN: Sebanyak 3.761 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Sebanyak 3.761 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Dua kegiatan penyampaian pendapat tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Gedung DPR/MPR RI.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, aksi pertama akan dilaksanakan oleh Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di kawasan Kaki Silang Barat Daya Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. “Unjuk rasa dari PB PMII dan beberapa elemen massa di wilayah Kaki Silang Barat Daya Monas,“ ujar Erlyn.

Selanjutnya, aksi unjuk rasa juga akan digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) bersama sejumlah elemen massa lainnya di kawasan Gedung DPR/MPR RI pada pukul 11.00 WIB.

“Aksi oleh DPN KNARA dan beberapa elemen massa lainnya di kawasan Gedung DPR/MPR RI pukul 11.00 WIB,“ kata Erlyn.

Untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polri mengerahkan 3.761 personel gabungan yang terdiri atas personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek.

Terkait pengaturan arus lalu lintas, rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan situasi dan jumlah massa di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar Monas dan Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan jalur alternatif untuk memperlancar mobilitas.

“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung untuk menghindari potensi kepadatan arus lalu lintas,“ tutup Erlyn. (gs/bi)

Baca Juga  Angkat Kesejahteraan Petani Cabai di Badung, I Wayan Wijana Raih Gelar Doktor di FEB Unud

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca