Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud dan Sekretariat Kabinet RI Tanda Tangani MoU Program Penerjemah

BALIILU Tayang

:

unud
MOU: Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. I Putu Gede Adiatmika dan Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Farid Utomo, SH, MH menunjukkan dokumen MoU usai penandatanganan, Rabu (7/6/2023) di Kampus Jimbaran. (Foro: ist)i

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) menjalin kerja sama dengan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Rabu (7/6/2023).

Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Rektor yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Prof. I Putu Gede Adiatmika, Dekan Fakultas Ilmu Budaya beserta jajaran, UPT Bahasa, dan Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Farid Utomo, SH, MH beserta jajaran.

Wakil Rektor Prof. I Putu Gede Adiatmika dalam sambutannya memperkenalkan sekilas tentang Universitas Udayana yang memiliki dua lokasi kampus yakni di Kampus Bukit Jimbaran dan Kampus Denpasar serta rencana pengembangan ke depan. Melalui kerja sama dengan Sekretariat Kabinet ini diharapkan dapat mendukung transformasi Unud dari BLU bergerak menjadi PTN-BH.

unud
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Prof. I Putu Gede Adiatmika saat memaparkan sekilas tentang Universitas Udayana. (Foto: ist)

Pelaksanaan penandatanganan MoU ini nantinya diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan lebih detail dan riil dengan unit kerja terkait di Universitas Udayana yang dalam hal ini diusung oleh Fakultas Ilmu Budaya, yang secara spesifik akan dilaksanakan dalam program penerjemah yang menjadi salah satu titik awal kerja sama antara Fakultas Ilmu Budaya Unud dengan Sekretariat Kabinet RI yang nantinya akan berlanjut dengan pelaksanaan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi lainnya diantaranya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) maupun kegiatan lain. Kerjasama ini diharapkan dapat berkelanjutan dan mendukung salah satu indikator kinerja Unud baik dalam hal MBKM maupun kerja sama perguruan tinggi.

Sementara Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Farid Utomo, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan dalam kegiatan ini pihaknya turut mengajak Tim yang menjadi motor dalam kerja sama ini. Dalam dunia yang semakin global dan bahasa semakin banyak ragamnya, sementara kebutuhan SDM untuk penerjemah masih sangat minim.

Baca Juga  FIB Unud dan Perumda Kerthi Bali Santhi Sepakat Implementasikan Kerja Sama

Banyak pemerintah daerah tidak memiliki penerjemah padahal untuk memajukan daerah dibutuhkan juga kemampuan bahasa asing. Hal ini mendasari kerja sama dengan universitas di dalam negeri dan luar negeri. Tidak hanya dalam mencetak SDM penerjemah tetapi juga yang professional, khususnya nanti bisa dipakai di pemerintahan pusat maupun di daerah. Pihaknya sangat berbahagia bisa bekerjasama dengan Unud dalam meningkatkan kapasitas SDM khususnya penerjemah. Ke depan diharapkan kerja sama ini tidak hanya tanda tangan MoU, tetapi lebih pada kegiatan nyata yang dilaksanakan kedua belah pihak. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5647-Universitas-Udayana-dan-Sekretariat-Kabinet-Tanda-Tangani-Nota-Kesepahaman.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Gandeng Kelompok Nelayan Segara Ayu, Prodi MIL Unud Gelar PKM

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Published

on

By

Duta Budaya Badung Hadiri Colours of Cultures Festival
HADIRI COCF: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadiri Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang berlangsung di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (16/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Seni budaya Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Delegasi kesenian Tari Kecak Kabupaten Badung tampil memukau dalam ajang bergengsi Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang berlangsung di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (16/10).

Kehadiran Badung dalam festival bertema “Tanda Mata Nusantara” ini menjadi bukti pengakuan luas terhadap kekayaan seni daerah. Festival tahunan yang berlangsung pada 16–18 Oktober ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara IndonesiaTIC dan FORKAPPSI, dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI, BUMN, BUMD, serta berbagai komunitas pecinta budaya tanah air. Pada tahun ini, CoCF telah resmi masuk dalam kalender eksklusif Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Penampilan ikonik Tari Kecak Badung disaksikan langsung oleh Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, yang hadir memperkuat promosi pariwisata daerah didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Menteri Pariwisata, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Ketua FORKAPPSI, serta jajaran tokoh budaya nasional.

Selain mementaskan seni pertunjukan, rangkaian festival berskala nasional ini turut menghadirkan instalasi seni interaktif, pengalaman multisensori, pameran produk kerajinan dan cinderamata daerah, hingga eksibisi kuliner tradisional dari berbagai penjuru nusantara serta mancanegara.

Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas performa luar biasa para seniman muda Badung di panggung utama CoCF 2026. “Tari Kecak bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan napas budaya leluhur kita yang terus hidup. Melalui ajang ini, kita tidak hanya memamerkan keindahan estetika seni Bali, tetapi juga menyampaikan pesan keragaman dan persatuan Nusantara. Semoga kehadiran Badung memperkuat posisi budaya kita di panggung nasional,” ujarnya.

Baca Juga  FMIPA Gelar ‘’International Short Course on Sustainability and Ecotourism’’

Melalui partisipasi aktif ini, Pemkab Badung berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkuat citra positif Badung sebagai destinasi pariwisata dunia yang berwawasan budaya unggul. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Raih Penghargaan Nasional di ITMW 2026, Bupati Adi Arnawa Gagas Strategi Pariwisata Badung 5.0

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Konferensi ITMW 2026
HADIRI ITMW 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa saat acara The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week Conference 2026 di Ballroom Wantilan, Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan visi besar transformasi pariwisata daerah dalam ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) Conference 2026. Sesi khusus bertajuk The Resilience of Indonesia tersebut diselenggarakan di Ballroom Wantilan, Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Sabtu (17/10).

Dalam forum tahunan unggulan MarkPlus Tourism (MCorp) yang dibuka resmi oleh Gubernur Bali Wayan Koster ini, Kabupaten Badung sukses mengukir prestasi gemilang. Badung dianugerahi penghargaan Best Regency Destination Award 2026 untuk dua kategori sekaligus, yakni Excellence in Accessibility dan Excellence in Attraction. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Badung, Anak Agung Putri Mas Agung.

Saat menjadi pembicara, Bupati Wayan Adi Arnawa memaparkan materi bertema “Membangun Ekosistem Pariwisata 5.0, Integrasi Infrastruktur, Mobilitas dan Pemerataan Ekonomi Berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Konsep ini menekankan pergeseran pengelolaan pariwisata dari kuantitas jumlah kunjungan (mass tourism) menuju penciptaan nilai pariwisata berkualitas (quality tourism) yang berkelanjutan. “Tantangan pariwisata Badung ke depan bukan hanya mempertahankan daya tarik dan meningkatkan kunjungan, tetapi memastikan pergerakan wisatawan memberikan manfaat ekonomi merata bagi masyarakat, termasuk di wilayah tengah dan utara,” ujar Adi Arnawa.

Guna mewujudkan pemerataan tersebut, Bupati menelurkan strategi Beyond the South untuk mendiversifikasi pengalaman wisata agar tidak menumpuk di pesisir selatan. Potensi warisan sejarah, desa wisata, budaya, hingga agrowisata akan diintegrasikan melalui penguatan konektivitas infrastruktur.

Sejumlah rencana strategis yang dipaparkan meliputi pengembangan Jalan Lingkar Selatan (JLS), jalan pintas Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat, serta transportasi terpadu berupa trem pesisir, Water Taxi, dan bus pengumpan (feeder). Aksesibilitas ini dirancang untuk mengurai kemacetan sekaligus membuka jalur ekonomi bagi UMKM, sektor pertanian, dan pengelola homestay di desa wisata.

Baca Juga  Gandeng Kelompok Nelayan Segara Ayu, Prodi MIL Unud Gelar PKM

Acara berskala nasional ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johanis Asadoma, anggota DPD RI Dapil Sumatera Barat Irman Gusman, Founder & Chair of MCORP Hermawan Kartajaya, para Bupati dan Walikota se-Indonesia, para Pimpinan Asosiasi dan Organisasi Pariwisata, para Pimpinan Perusahaan, Akademisi, dan Praktisi Pariwisata. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca