Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringati HUT Ke-50 dan Bulan Bung Karno V 2023, DPD PDIP Bali Gelar Lomba Mixology Arak Bali dan Flair Bartending

BALIILU Tayang

:

arak bali
MIXOLOGY ARAK BALI – Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali dan ratusan kader menghadiri Lomba Mixology Arak Bali dan Flair Bartending di Taman Soekasada Ujung Karangasem, Jumat (9/6/2023). (Foto: gs)

Karangasem, baliilu.com – Dalam rangkaian memperingati HUT Ke-50 PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno V Provinsi Bali Tahun 2023, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar lomba Mixology Arak Bali dan Flair Bartending yang diselenggarakan di Taman Soekasada Ujung Karangasem, Jumat (9/6/2023).

Pada acara tersebut para peserta juga sempat menyaksikan atraksi Sekaa Genjek Kadung Iseng dari Desa Seraya yang syair-syair lagunya menyiratkan dukungan kepada Wayan Koster untuk melanjutkan di periode kedua memimpin Bali dan kemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Sejumlah kader PDI Perjuangan baik dari unsur DPD Bali maupun DPC kabupaten/kota se-Bali ngibing bersama dua penari yang diiringi gamelan serta lagu-lagu yang dibawakan sekaa genjek.

Hadir pada acara tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, beserta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali seperti Ketua Fraksi Dewa Mahayadnya, Tjok. Gede Agung, AA Adhi Ardana dan yang lainnya. Ketua DPC yang hadir di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Nyoman Giri Prasta beserta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem Gede Dana beserta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Karangasem. Demikian juga ketua DPC kabupaten/kota lainnya beserta anggota fraksi di DPRD masing-masing. Hadir juga Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI seperti Nyoman Partha dan Ketut Kariyasa Adnyana beserta ratusan kader-kader partai mocong putih di Bali.

arak
Salah satu atraksi bartender dalam lomba Flair Bartending. (Foto: gs)

Lomba Mixology Arak Bali yang mengambil tema “Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya, Memantapkan Implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali” itu diikuti oleh 9 peserta masing-masing utusan DPC kabupaten/kota di Bali. Kesembilan peserta tersebut adalah I Wayan Kawayasa wakil Karangasem, I Kadek Dwi Jaya Saputra wakil Gianyar, I Gede Putu Tmmy Hita Prama wakil Tabanan, Gede Krisna wakil Badung, Ketut Pancer Giri wakil Buleleng, I Gede Bala Putra wakil Klungkung, I Kadek Adi Mertana Yasa wakil Denpasar, I Wayan Edi Setiawan wakil Bangli dan Bintang Mikha wakil Kabupaten Jembrana.

Baca Juga  Konsolidasi, PDIP Bali Target Sapu Bersih Kemenangan di Pilkada

Satu per satu peserta mixology arak Bali memperlihatkan keahliannya dalam meracik arak Bali dengan bahan-bahan lainnya sehingga menjadi minuman yang bernilai tinggi. Selanjutnya, ramuan hasil pencampuran arak dan bahan lainnya diharapkan bisa disajikan untuk dunia pariwisata Bali.

Demikian juga lomba Flair Bartending yang diikuti 9 bartender yang menampilkan kelihaiannya melakukan atraksi saat meracik minuman berbahan arak Bali.

Ketua Panitia Ketut Darmayasa mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan Bali yang mau menggandeng asosiasi profesional untuk mengembangkan budaya leluhur. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada bapak Wayan Koster selaku Gubernur Bali karena telah mengeluarkan Pergub Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Dikatakan, Pergub ini telah mampu mengangkat keberadaan nilai dan harkat Arak Bali dari minuman yang dilarang untuk diproduksi dan diperdagangkan kini sudah memiliki payung hukum dan sah untuk diproduksi dan diperdagangkan di Bali.

Darmayasa pun memaparkan data saat ini jumlah perajin arak/petani tercatat 1.486 KK. Tenaga kerja yang terserap di bidang arak mencapai 4.458 orang.

“Dengan adanya Pergub No. 1 tahun 2022, produksi arak baik hasil fermentasi dan atau destilasi tak lagi diproduksi secara sembunyi-sembunyi. Kini sudah ada payung hukum yang jelas dan saat ini ada 32 merek arak dijual secara legal sehingga hotel-hotel, beach club atau restoran sudah sangat gampang mendapatkan produk Arak Bali,’’ ujarnya.

Terkait dengan lomba Mixology Arak Bali, Darmayasa  menentukan tiga pemenang yakni juara 1 berhak atas hadiah uang tunai Rp 10 juta, juara 2 berhak atas hadiah uang tunai Rp 8,5 juta dan juara 3 berhak atas hadiah uang tunai Rp 7,5 juta.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem Gede Dana mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan menjadi tuan rumah Lomba Mixology Arak Bali. Bupati Karangasem tersebut juga menyebut tenaga kerja yang bergelut di bidang arak mencapai ribuan orang. “Kegiatan ini dipastikan akan memberikan nilai tambah bagi produk arak Bali,” tegasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster: Semua Kepala Daerah di Bali Asal PDI Perjuangan Dipastikan Ikut Retreat Gelombang II

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  Konsolidasi, PDIP Bali Target Sapu Bersih Kemenangan di Pilkada

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  Wayan Koster Bersama Pengurus DPD PDIP Bali Hadiri HUT Ke-51 PDI Perjuangan

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

By

RAPAT PARIPURNA: Bupati Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Pimpinan beserta Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam penjelasannya, Bupati Adi Arnawa mengatakan, penyampaian Ranperda tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur Kepala Daerah wajib menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD setelah laporan keuangan diaudit BPK.

“Seluruh rangkaian pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban hingga pengawasan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan partisipatif,” kata Adi Arnawa.

Ia menjelaskan pula, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-14 yang diraih Badung sejak pertama kali diperoleh pada laporan keuangan tahun 2011 serta mempertahankan predikat tersebut selama 12 tahun berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Berdasarkan hasil audit, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp. 9,107 triliun atau 81,13 persen dari target sebesar Rp. 11,226 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp. 8,063 triliun atau 79,20 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp. 1,043 triliun atau 99,94 persen dari target.

Baca Juga  Bagus Alit Sucipta Hadiri Final Lomba Mixology Arak Bali, Dorong Kreativitas Anak Muda dan Penguatan Produk Lokal

“Memang dilihat realisasi PAD perlu lakukan evaluasi menyeluruh. Nanti kita memasang target tetap berdasarkan potensi, tetapi juga tidak pesimistis. Karena di balik kita memasang target yang mungkin melebihi realisasi sekarang itu sebagai upaya kita memotivasi Bapenda semakin agresif melakukan pendataan potensi pajak di badung,” terangnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp. 8,301 triliun atau 64,56 persen dari pagu anggaran sebesar Rp. 12,857 triliun. Belanja meliputi belanja operasi Rp. 4,866 triliun, belanja modal Rp. 2,082 triliun, belanja transfer Rp. 1,341 triliun, dan belanja tidak terduga Rp. 10,73 miliar.

Dengan capaian tersebut, APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp. 806,53 miliar, berbalik dari target awal yang direncanakan mengalami defisit Rp 1,63 triliun. Selain itu, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tercatat sebesar Rp. 1,192 triliun.

Adi Arnawa berharap pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD 2025 dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku hingga memperoleh persetujuan DPRD. “Kami berharap dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini dapat dibahas dan disetujui dalam masa persidangan ini sehingga semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca