Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Kukuhkan Ribuan Pengurus Anak Ranting, Ranting dan PAC Denpasar

Wayan Koster: Ini Bukan Seremonial tapi Amanah Perjuangan dan Tanggung Jawab Moral 

Loading

BALIILU Tayang

:

pac pdi denpasar
PENGUKUHAN: Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Bali, Wayan Koster saat mengukuhkan pengurus anak ranting, ranting dan anak cabang (PAC) se-Kota Denpasar, Jumat, 13 Maret 2026 di GOR Kompyang Sujana Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Bali, Wayan Koster mengukuhkan pengurus anak ranting, ranting dan anak cabang (PAC) se-Kota Denpasar, Jumat, 13 Maret 2026 di GOR Kompyang Sujana Denpasar. Koster yang juga Gubernur Bali dua periode ini menegaskan, acara pengukuhan ini bukan sekadar seremonial melainkan sebuah amanah perjuangan dan tanggung jawab moral semua pengurus untuk rakyat.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial organisasi kepartaian. Lebih dari itu, ini merupakan amanah perjuangan dan tanggung jawab moral yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran, baik secara Niskala maupun Sakala, sebagai wujud pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara,” tegas Koster dihadapan 2.400 pengurus PDIP Denpasar.

Koster mengatakan, pengurus yang dikukuhkan merupakan ujung tombak perjuangan Partai di tengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi Partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya, kebersamaan, dan gotong-royong.

“Sebagai kader Partai yang berada di Gumi Bali yang kita cintai, saudara-saudara juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai luhur kearifan lokal Sad Kerthi yakni; Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi yang bermakna menyucikan dan memuliakan Jiwa, Laut, Sumber Air, Tumbuh-tumbuhan, Manusia, dan Alam Semesta,” ujar Koster.

Dengan semangat tersebut, tegas Koster perjuangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi  Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraan generasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali.

Baca Juga  PDIP Bali Gotong-royong Bersih-bersih Sungai Telaga Waja-Unda

Sebelum mengukuhkan ribuan pengurus, Koster selaku Ketua DPD PDIP Bali meminta kesanggupan semuanya. Ribuan pengurus menjawab dengan lantang bahwa sanggup menjalankan instruksi dan komitmen partai.  Berikut isi lengkap prosesi pengukuhan yang dipimpin Koster untuk meneguhkan semua pengurus.

Semua pengurus menyatakan, Sanggup melaksanakan tugas sebagai ujung tombak Partai dalam pemenangan Pemilu dan Pilkada, Sanggup membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, kaum Marhaen, Sanggup menggalang kekuatan rakyat dalam rangka memperluas basis perjuangan Partai, Sanggup mematuhi dan melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai, kebijakan serta keputusan Partai, dan Sanggup menjaga loyalitas, integritas, dedikasi, serta militansi dalam berpartai.

“Dengan memohon restu dan kerahayuan dari Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, maka pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pengurus Anak Ranting, Pengurus Ranting, dan Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan se-Provinsi Bali. Semoga saudara-saudara dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta semangat gotong-royong dalam bingkai persaudaraan menyama braya, demi kejayaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan serta demi terwujudnya kesejahteraan rakyat, kemajuan Bali dan Indonesia,” tegas Koster.

Pengukuhan juga dihadiri Sekum PDIP Bali IGN Jaya Negara dan sejumlah pengurus DPD PDIP Bali, Ketua DPC PDIP Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan para pengurus, dan ribuan pengurus.

I Gusti Ngurah Gede dalam laporannya menyampaikan sekitar 2.461 orang pengurus di Kota Denpasar hadir pada pengukuhan yang dilakukan Ketua DPD Wayan Koster.

“Kepengurusan PAC, ranting dan anak ranting sekitar 2.461 orang. Merekalah mata dan telinga partai dalam menyerap aspirasi di tingkatan paling bawah,” katanya.

Ngurah Gede mengajak semua pengurus agar bekerja keras membantu Gubernur Bali dan Walikota Denpasar mengatasi masalah sampah dan persoalan lainnya di wilayah masing-masing.

Baca Juga  DPD PDIP Bali Antusias Sambut Peserta Liga Kampung Soekarno Cup

“Permasalahan ini bisa selesai bila kita hadapi bersama. Mari kita terus bergotong-royong demi kejayaan PDI Perjuangan di Bali,” katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan Enam Pelanggar dalam Kegiatan Sabergep

Published

on

By

Petugas Satpol PP Kota Denpasar melaksanakan Sabergep di persimpangan lampu lalu lintas wilayah Denpasar
SABERGEP: Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (Sabergep) di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas di wilayah Kota Denpasar, Kamis (20/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (Sabergep) di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas di wilayah Kota Denpasar, Kamis (20/8). Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menertibkan enam orang pelanggar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan peraturan daerah sekaligus langkah preventif untuk menekan aktivitas gelandangan dan pengemis di ruang publik yang berpotensi mengganggu ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta keselamatan pengguna jalan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, saat dikonfirmasi mengatakan, sebelum melakukan penertiban, petugas terlebih dahulu melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah persimpangan. Dalam pelaksanaan tugasnya, Satpol PP tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Dari hasil kegiatan hari ini, kami menertibkan enam orang, terdiri atas empat pengamen, satu pengemis, dan satu badut. Selanjutnya, mereka didata, diberikan pembinaan awal, serta diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Agung Yudie Asmara.

Pihaknya menjelaskan, terhadap para pelanggar tersebut, Satpol PP Kota Denpasar selanjutnya melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna penanganan lebih lanjut. Hal ini terutama berkaitan dengan persoalan sosial yang membutuhkan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Sabergep, Satpol PP Kota Denpasar berkomitmen untuk terus menjaga dan menciptakan kondisi Kota Denpasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Meski demikian, penegakan ketertiban umum tetap dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memperhatikan aspek sosial dalam penanganannya.

Satpol PP Kota Denpasar juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam penanganan permasalahan sosial dengan tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis maupun pengamen yang beraktivitas di jalan atau persimpangan lampu lalu lintas. Masyarakat diharapkan dapat menyalurkan bantuan melalui lembaga sosial resmi agar dapat dikelola dan disalurkan secara lebih tepat sasaran serta berkelanjutan.

Baca Juga  PDIP Bali Gotong-royong Bersih-bersih Sungai Telaga Waja-Unda

Selain itu, masyarakat diingatkan bahwa seluruh layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui Garbasita atau Gerakan Bantuan Satpol PP tidak dipungut biaya. Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas, seluruh jajaran Satpol PP Kota Denpasar tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun.

“Apabila terdapat pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui WhatsApp Bot Garbasita pada nomor 081337338326 dengan menyertakan bukti yang autentik untuk dapat ditindaklanjuti,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Kunjungan Kerja ke Perumda

Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Pengembangan Usaha Perumda Pasar

Loading

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar didampingi jajaran manajemen
KUNKER: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar, Jumat (21/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar, Jumat (21/8). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi organisasi sekaligus memberikan arahan strategis dalam upaya meningkatkan kinerja, tata kelola, serta pengembangan usaha perusahaan.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Walikota Denpasar didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, IB Alit Adhi Merta disambut Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra, beserta jajaran manajemen.

Dalam arahannya, Wakil Walikota menekankan pentingnya pembenahan dan penataan organisasi agar perusahaan dapat bekerja lebih efektif, profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Pembenahan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi struktur organisasi, sumber daya manusia, sistem kerja maupun pembagian tugas dan tanggung jawab.

Selain itu, penerapan e-Kinerja juga perlu diperkuat sebagai instrumen pengukuran kinerja yang transparan, terukur dan berorientasi pada hasil.

“Pembenahan organisasi harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Setiap pegawai harus memiliki target dan tanggung jawab yang jelas, sehingga kinerja organisasi dapat diukur dan dievaluasi dengan baik,” ujar Kadek Agus Arya Wibawa.

Ia juga mendorong perusahaan untuk menyusun rencana jangka menengah yang lebih terarah, khususnya dalam pengembangan usaha. PD Pasar diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas, namun mampu membaca peluang, melakukan inovasi, meningkatkan produktivitas dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru.

Menurutnya, pengembangan usaha harus disertai dengan kajian yang matang, perencanaan yang jelas serta evaluasi secara berkala. Dengan demikian, perusahaan dapat tumbuh secara sehat dan memberikan kontribusi yang semakin optimal bagi pembangunan serta perekonomian Kota Denpasar.

“Perusahaan harus memiliki arah yang jelas ke depan. Kita perlu melihat potensi pengembangan usaha, melakukan perbaikan dan penataan, sehingga keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga  PDIP Bali Gotong-royong Bersih-bersih Sungai Telaga Waja-Unda

Lebih lanjut, Wakil Walikota menegaskan bahwa perbaikan dan penataan tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga mencakup sistem kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kualitas pelayanan, pengelolaan keuangan, hingga strategi pengembangan usaha.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola perusahaan dan integritas seluruh jajaran. Tata kelola yang baik harus dibangun melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme dan tanggung jawab.

“Integritas menjadi pondasi utama. Tata kelola yang baik harus berjalan beriringan dengan integritas, sehingga setiap kebijakan dan keputusan yang diambil benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra bersama jajaran menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti arahan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, khususnya dalam pembenahan organisasi, penguatan sistem kinerja, penataan pengelolaan pasar serta pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Melalui pembenahan organisasi, penguatan e-Kinerja, peningkatan tata kelola dan integritas, serta pengembangan usaha yang terencana, PD Pasar Kota Denpasar diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat pada umumnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Gempa NTT, Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Melalui Program Pegadaian Peduli

Published

on

By

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Edy Purwanto serahkan bantuan Pegadaian Peduli kepada Bupati Ende
PEGADAIAN PEDULI: Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto saat menyerahkan bantuan “Pegadaian Peduli” yang diterima langsung oleh Bupati Ende. (Foto: Hms PT Pegadaian)

Flores, NTT, baliilu.com – Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan tahap awal yang disalurkan melalui PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Bali Nusra difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa NTT. Pegadaian telah menyalurkan bantuan ke Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada.

Bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan tanggap darurat, di antaranya paket sembako dan bahan pangan pokok, air bersih, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan pengungsian seperti tenda, selimut, dan tikar lipat.

Penyerahan bantuan dilakukan melalui berbagai mekanisme, baik secara langsung kepada masyarakat terdampak maupun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan relawan yang berada di lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima dengan cepat, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Di Kabupaten Ende, bantuan Pegadaian diterima langsung oleh Bupati Ende. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa sekaligus mendukung proses penanganan bencana di wilayah Kabupaten Ende.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat Pegadaian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak gempa NTT.

“Kami berupaya bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan dasar masyarakat, khususnya para penyintas yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”

Baca Juga  Peringati HUT Ke-50 dan Bulan Bung Karno V 2023, DPD PDIP Bali Gelar Lomba Mixology Arak Bali dan Flair Bartending

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berdampak pada sejumlah kabupaten di wilayah tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian karena Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas tektonik yang tinggi.

Menanggapi kondisi tersebut, Pegadaian terus melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD setempat, serta jaringan kantor Pegadaian di wilayah NTT untuk mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk nasabah maupun fasilitas operasional Pegadaian.

Penyaluran bantuan di tujuh kabupaten tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Dengan melibatkan pemerintah daerah, BPBD, relawan, serta berbagai elemen masyarakat, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Pegadaian juga akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyiapkan bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Melalui program Pegadaian Peduli, Pegadaian berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Kepedulian dan sinergi berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penanganan serta pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca