Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Koster Pasar Gotong-royong, Komang Sanjaya dan Ribuan Kader Terbaik PDI Perjuangan Padati Gedung Maria Tabanan

BALIILU Tayang

:

koster
KOSTER PASAR GOTONG-ROYONG: Dalam rangka HUT ke-50 PDI Perjuangan dan perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2023, DPP PDI Perjuangan melaksanakan kegiatan Koster Pasar Gotong-royong di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan pada Selasa (27/6). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Dalam rangka HUT ke-50 PDI Perjuangan dan perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2023, DPP PDI Perjuangan melaksanakan kegiatan Koster Pasar Gotong-royong yang melibatkan ratusan pelaku UMKM. Yang mana kegiatan ini dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan pada Selasa (27/6), dan dihadiri pula oleh kader-kader terbaik PDI Perjuangan seluruh Bali.

Nampak hadir pada kesempatan itu Pengurus DPP I Made Urip yang juga selaku anggota DPR RI, Ketua DPD Wayan Koster yang juga selaku Gubernur Bali beserta jajaran, Ketua Dewan Pembina BMI Pusat, petugas Partai yang menjabat anggota DPR RI, Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, Sayap Partai dan ribuan kader Partai.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster, menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara ini. “Acara utama sebenarnya adalah kegiatan pasar gotong-royong yang diarahkan langsung oleh Bapak Prananda Prabowo. Beliau juga yang memberi judul kegiatan yaitu Komunikasi dan Sosialisasi Terpadu dengan singkatan Koster yaitu Koster Pasar Gotong-royong. Beliau yang memberi arahan dan saya diwajibkan untuk melaksanakan acara sore hari ini,” ucapnya.

Itulah sebabnya dalam rangka Bulan Bung Karno dilaksanakan dirangkaikan dengan kegiatan-kegiatan lain yang sudah berjalan lancar dan sukses. “Kemudian juga terkait dengan acara pasar gotong-royong ini saya ucapkan terimakasih kepada panitia, terutama sekali kepada Ketua DPC Kabupaten Tabanan Pak Komang Gede Sanjaya. Tepuk tangan untuk beliau yang bekerja dengan sangat baik untuk acara ini,” imbuh Koster.

Kemudian Dewan Pembina Pusat BMI Mochamad Herviano, juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia, Bapak Wayan Koster dan seluruh jajaran, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan dengan terselenggaranya kegiatan ini. “Mari kita langsung bergerak, menambah kekuatan Partai tentunya dalam menggapai aspirasi anak-anak muda di wilayah masing-masing,” pintanya.

Baca Juga  Gede Kula Sebut Wayan Koster Pemimpin Visioner

Di samping itu, ia juga mengimbau bahwa apa yang bisa diperjuangkan, harus diperjuangkan bersama untuk bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat, supaya Bali benar-benar bisa menjadi contoh pemikiran Bung Karno pendiri Pancasila. “Agar semua cita-cita yang kita perjuangkan bisa kita wujudkan. Dan tentunya bersama-sama satu nafas memenangkan PDI Perjuangan di Bali,” tegas Ketua Dewan Pembina Pusat BMI itu.

Selaku tuan rumah, Ketua DPC Tabanan Komang Gede Sanjaya yang juga menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya acara ini. “Merupakan sebuah kehormatan, bahwa hari ini di Kabupaten Tabanan dihadiri oleh kader-kader terbaik PDI Perjuangan dari DPP sampai DPD, DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, Sayap Partai, BMI, Taruna Merah Putih, Baguna dan lainnya. Ini sebuah kehormatan bagi Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Sanjaya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia acara dan pihak terkait dalam Koster Pasar Gotong-royong ini dirangkaikan dengan pelantikan DPD BMI Bali yang telah bekerja dengan penuh semangat gotong-royong menyukseskan kegiatan ini. “Hari ini pedagang UMKM seluruh Bali merasa berterimakasih kepada kader-kader PDI yang telah memborong dagangan yang dijajakan karena membludaknya teman-teman yang hadir di jantung Kota Tabanan. Terimakasih dan selamat datang di Kabupaten Tabanan,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik 2026

Perkuat Transparansi dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

Published

on

By

Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik Polresta Denpasar di Ruang Catur Prasetya
EVALUASI: Rapat Analisa dan Evaluasi terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Analisa dan Evaluasi Terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026).

Dengan dipimpin oleh Kabag Ren Polresta Denpasar AKP I Putu Agus Ady Wijaya, S.H. dan dihadiri para pejabat serta personel dari sejumlah satuan kerja, di antaranya Kanit Regident Sat Lantas, Ka SPKT, KBO Sat Reskrim, PS. Kauryamnin Sat Intelkam Polresta Denpasar, serta personel/staf masing-masing Satker yang ditunjuk.

Forum tersebut juga melibatkan unsur masyarakat sebagai bagian penting dalam memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, yakni Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Selatan, Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Barat, perwakilan mahasiswa Universitas Warmadewa, Elisabeth International, dan STIKES Bina Usada, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan media.

Kabag Ren Polresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan FKP menjadi ruang komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat untuk menyepakati serta mengevaluasi standar pelayanan publik. Transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan, sehingga berbagai masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

Selain membahas standar pelayanan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Polisi 110 sebagai sarana quick response dalam memberikan bantuan Kepolisian kepada masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kanit Regident Sat Lantas Polresta Denpasar memaparkan standar pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), mulai dari dasar hukum, persyaratan, hingga mekanisme pelayanan yang terbagi dalam tujuh zona, yakni zona pendaftaran, registrasi, identifikasi, pencerahan, uji teori, uji praktik, dan cetak SIM.

Baca Juga  Arahan Presiden Prabowo Jadi Motivasi Bali, Gubernur Koster Langsung Bentuk Satgas Penanganan Sampah di Pantai Kuta

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polresta Denpasar menjelaskan standar pelayanan pada proses penyelidikan dan penyidikan. Pelayanan Reskrim mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Disampaikan pula bahwa standar pelayanan Reskrim tidak hanya berorientasi pada kecepatan penanganan perkara, tetapi juga mencakup kepastian proses, perlindungan hak saksi, korban, tersangka maupun masyarakat, tertib administrasi, serta akuntabilitas setiap tindakan. SOP menjadi instrumen pengawasan dan pengendalian agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari upaya Polresta Denpasar untuk memastikan pelayanan Kepolisian senantiasa terbuka terhadap evaluasi dan masukan masyarakat.

“Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan Polresta Denpasar benar-benar memenuhi standar, mudah diakses, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Kasi Humas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun pelayanan publik yang semakin responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan FKP Tahun 2026, Polresta Denpasar berharap terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara Kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tindaklanjuti Laporan Warga via Call Center 110, Polsek Dentim Datangi Lokasi Gangguan Musik Keras

Published

on

By

Polsek Dentim respons laporan gangguan musik keras
RESPONS LAPORAN: Personel Polsek Dentim saat merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui Call Center Polri 110 terkait adanya gangguan suara musik keras yang mengganggu waktu istirahat warga di kawasan Jl. Dahlia 1, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (21/8/2026) dini hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Wayan Suartana, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, personel UKL Polsek Dentim tidak menemukan adanya aktivitas yang menghidupkan musik dengan suara keras. Petugas hanya mendapati sejumlah anak muda yang sedang duduk dan berbincang-bincang.

Dalam kesempatan tersebut, Pawas memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban, tidak membuat keributan maupun menyalakan musik dengan volume keras, mengingat waktu sudah memasuki dini hari dan warga sekitar sedang beristirahat. Imbauan tersebut juga disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Setelah diberikan imbauan, anak-anak muda tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Polsek Dentim mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan terkait gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wayan Koster Bacakan "Dedication of Life" di Rakernas Ke-4 PDI Perjuangan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

Published

on

By

Kepala Dinas Perikanan Badung Nyoman Suardana bersama pembudidaya lokal mengemas paket olahan ikan Gemarikan
KEMAS PAKET OLAHAN IKAN: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. (kanan) bersama pembudidaya dan pengolah lokal saat mengemas paket olahan ikan. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal, yakni Kelompok Ikan Tunjung Putih yang juga berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya di Kabupaten Badung guna pemenuhan bahan baku.

“Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Paket Gemarikan tersebut berisi ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna yang siap dikonsumsi. Hasil budidaya dan olahan masyarakat lokal tersebut kemudian disalurkan sebagai bagian dari program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket,”ujarnya.

“Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” sambung Suardana.

Selain itu, pihaknya juga rutin menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan. Sasarannya balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau berpotensi mengalami stunting.

“Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, Gemarikan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi hasil budidaya dan olahan ikan lokal untuk terserap. Pembudidaya dan pengolah ikan Badung pun ikut mendapat manfaat dari program pemerintah tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ratusan Warga Gobleg Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Wayan Koster
Lanjutkan Membaca