Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

“RAWAKOTA” Polda Bali Raih Juara 1 Lomba Maskot Polri

BALIILU Tayang

:

polri
SUKSES: Polda Bali dengan mahakaryanya yang diberi nama "RAWAKOTA", sukses meraih juara 1 lomba maskot Polri, Kamis (13/7/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77, perwakilan Polda Bali Kompol Deni Septiawan, S.I.K., M.H. Kasubag Mutjab Bag Binkar Ro SDM Polda Bali dengan mahakaryanya yang diberi nama “RAWAKOTA”, sukses meraih juara 1 lomba maskot Polri, Kamis (13/7/2023).

Sayembara Maskot Polri ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-77,  dilaksanakan mulai bulan Juni lalu dan diikuti oleh peserta umum/TNI/Polri dari seluruh Indonesia.

Hasil penilaian dari Tim Penilai Internal Polri dan Tim Independen yang berkompeten untuk perwakilan Polda Bali, mahakarya Kompol Deni Septiawan, S.I.K., M.H., yang diberi nama “RAWAKOTA”, tidak dapat diragukan lagi dan mampu menyisihkan semua lawannya dari peserta seluruh Indonesia, hingga sukses meraih juara 1 maskot Polri.

Piala untuk mahakarya luar biasa perwakilan Polda Bali yang diberi nama “RAWAKOTA” diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., kepada Kompol Deni Septiawan, S.I.K., M.H.

Adapun kriteria maskot “RAWAKOTA”  yakni berbentuk burung Garuda, mengandung nilai-nilai Tri Brata dan Pancasila, bersumber dari kearifan lokal.

RAWAKOTA sendiri secara filosofis memiliki makna akronim dari Rastra Sewa Kottama yang memiliki arti “Polri adalah Abdi Utama daripada Nusa dan Bangsa”.

Secara etimologi maskot RAWAKOTA menggunakan burung Garuda sebagai simbol dengan mengenakan seragam Polri. Rawakota memakai pakaian kamen atau sarung yang mencirikan pakaian adat beberapa etnis di Indonesia.

Maskot RAWAKOTA menggunakan liontin berbentuk garuda Pancasila yang memiliki makna bahwa dalam setiap insan Polri selalu menjadikan Pancasila sebagai building block dalam pelaksanaan tugas.

Maskot RAWAKOTA juga memakai gasper Tri Brata yang menjadi 3 prinsip utama bagi setiap anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan supremasi hukum dan HAM.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polda Bali Gelar Donor Darah

Unsur kepala pada Maskot RAWAKOTA didesign runcing yang secara filosofis mengandung arti bahwa dalam menghadapi tantangan dan dinamika Kamtibmas yang selalu berkembang, setiap anggota Polri harus mampu berpikir tajam, dan memiliki kemampuan yang tinggi untuk menguasai situasi dalam rangka menentukan diskresi yang tepat dan merespon berbagai hal yang terjadi.

Maskot RAWAKOTA adalah representasi Polri yang selalu menjadi shadow masyarakat dimana masyarakat Indonesia sangat kental dengan entitas keanekaragaman suku, agama dan ras, namun tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semangat Makot RAWAKOTA merupakan Visi Polri pada peringatan Hari Bhayangkara ke-77 yang mengusung tema “Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju”.

RAWAKOTA akan menjadi icon bagi Polri untuk konsisten menjaga denyut nadi Presisi, khususnya untuk menjadi cooling system di tengah suhu politik yang dinamis jelang pelaksanaan Pemilu 2024. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Kukuhkan Pengurus Komunitas Kaplut dan Tagana Kota Denpasar

Published

on

By

wawali arya wibawa
KUKUHKAN PENGURUS: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengukuhkan secara resmi Pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pengurus Komunitas Pejalan Lapangan Puputan (Kaplut) Sport and Music. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan berita acara di Graha Nawasena Denpasar, Rabu (10/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengukuhkan secara resmi Pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pengurus Komunitas Pejalan Lapangan Puputan (Kaplut) Sport and Music. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan berita acara di Graha Nawasena Denpasar, Rabu (10/6).

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, OPD serta undangan lainnya. Selain pengukuhan juga dilaksanakan launching Difel Cafe yang merupakan Cafe yang dikelola kaum difabel di Kota Denpasar. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan CSR dari Bank BPD Bali dan Pertamina.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat kepada pengurus yang dikukuhkan. Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan acara yang dikemas apik dan mampu memadukan berbagai potensi yang ada.

Arya Wibawa menambahkan, kedepan kegiatan seperti ini agar terus dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan ruang ekspresi dan kreativitas masyarakat.

“Mewakili Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan selamat bertugas pengurus yang dikukukuhkan, tentunya kami berharap secara berkelanjutan Kaplut Sport and Music dan Tagana Kota Denpasar untuk dapat menjadi potensi dan sumber kesejahteraan sosial,” harapnya.

Ketua Kaplut Sport and Music, I Kompiang Wiranata mengatakan adapun pengukuhan pengurus Kaplut Sport and Music ini, akan memegang jabatan kepengurusan selama periode 2026-2030. Dengan pelaksanaan pengukuhan ini, pihaknya berharap Kaplut akan menjadi wadah kreativitas untuk menjadi potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

“Harapan kami tentu secara berelanjutan dapat menjalin persaudaraan serta menjadi wadah kreativitas bagi pecinta sport dan musik di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Ketua Tagana Kota Denpasar mengatakan I Made Tara mengatakan pengukuhan Tagana masa bakti 2026-2031 merupakan bentuk komitmen Tagana Kota Denpasar untuk terus bersinergi dengan Pemerintah, swasta hingga masyarakat.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polda Bali Gelar Donor Darah

“Ke depan, kami berharap keberadaan Tagana dapat menjadi profesi yang dihargai dan dihormati atas dedikasinya dalam memperjuangkan kemanusiaan di bidang kebencanaan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jaga Ketertiban dan Keindahan, Satpol PP Denpasar Tertibkan 139 Media Promosi yang Terpasang di Fasilitas Umum

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
PENERTIBAN: Tim penertiban Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan kegiatan penertiban baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet yang terpasang di fasilitas umum pada Rabu (10/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Tim penertiban Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan penertiban baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet yang terpasang di fasilitas umum pada Rabu (10/6). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban, keindahan, dan kebersihan wajah kota.

Kegiatan penertiban yang dilaksanakan Satpol PP Kota Denpasar ini menyasar sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan strategis di Kota Denpasar, yakni Jalan P.B. Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanuddin, Jalan Thamrin, Jalan Gunung Agung, dan Jalan Buluh Indah.

Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, didampingi Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan peraturan daerah sekaligus menjaga estetika kota agar tetap tertata dan nyaman bagi masyarakat.

“Penertiban ini dilakukan terhadap berbagai media promosi yang dipasang pada fasilitas umum tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku. Selain untuk menjaga ketertiban umum, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi, bersih, dan indah,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan penertiban tersebut, petugas berhasil menurunkan dan mengamankan sebanyak 139 media promosi, yang terdiri dari 52 pamflet, 40 banner, 46 spanduk, serta 1 papan nama.

Pihaknya mengimbau masyarakat, pelaku usaha, maupun penyelenggara kegiatan agar memasang media promosi sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak memanfaatkan fasilitas umum secara sembarangan. Dengan demikian, ketertiban dan keindahan Kota Denpasar dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Bawa Nendra menegaskan bahwa kegiatan penertiban serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman, nyaman, dan berwawasan budaya.

Baca Juga  Kasus Tumbakbayuh, Polisi Amankan 3 Tersangka WNA dan 1 DPO

“Mari bersama kita wujudkan Denpasar yang tertib, indah dan bersih,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Badung dan Bali Bersinergi Salurkan Bantuan di Tiga Desa

Published

on

By

TP PKK Badung
AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Sekretaris I TP. PKK Nyonya Yunita Alit Sucipta mendampingi Sekretaris I TP. PKK Provinsi Bali Nyonya Seniasih Giri Prasta aksi sosial TP PKK Provinsi Bali ”Bergerak dan Berbagi" di Kecamatan Abiansemal, Rabu (10/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung mendampingi aksi sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa wilayah Kecamatan Abiansemal, yakni Desa Ayunan, Desa Blahkiuh, dan Desa Penarungan, Rabu (10/6).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Sekretaris I TP PKK Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta. Berdua mendampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Nyonya Seniasih Giri Prasta yang memimpin rombongan sosial tersebut. Turut hadir jajaran kepala OPD Pemprov Bali dan Pemkab Badung, pengurus TP PKK Kecamatan Abiansemal dan Mengwi, serta warga penerima manfaat.

Dalam aksi sosial ini, disalurkan bantuan pangan pokok dalam jumlah besar untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Total bantuan mencakup 4.500 kilogram beras, 300 krat telur (9.000 butir), dan 300 kotak susu. Seluruh paket bantuan ini menyasar kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, serta penyandang disabilitas di ketiga desa tersebut.

Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Nyonya Seniasih Giri Prasta, menyampaikan bahwa program ini dirancang agar kehadiran TP PKK dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan materi semata, melainkan wujud rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Melalui program ini, kami ingin menyampaikan bahwa kami hadir, kami peduli, dan kami ingin berbagi kebahagiaan. Semoga bantuan sederhana ini dapat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari penerima, terutama untuk menjaga asupan gizi lanjut usia, tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, dan kenyamanan saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Seniasih.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat silaturahmi serta sinergi antara pengurus TP PKK Provinsi dengan tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa.

Baca Juga  Polda Bali Imbau Masyarakat Sambut Idul Fitri Tanpa Petasan

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi langkah TP PKK Provinsi Bali yang telah memilih Kabupaten Badung sebagai lokasi aksi sosial. Menurutnya, bantuan ini sangat berharga bagi pemenuhan gizi masyarakat di Desa Ayunan, Blahkiuh, dan Penarungan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mulia ini. Bantuan yang diserahkan hari ini merupakan bentuk perhatian yang sangat berharga, terutama untuk kelompok masyarakat yang memerlukan dukungan gizi dan perhatian lebih. Kami berharap sinergi yang terjalin antara TP PKK Provinsi dan Kabupaten ini dapat terus ditingkatkan, sehingga program-program kesejahteraan masyarakat dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh penjuru Badung,” tegasnya.

Nyonya Rasniathi juga mengajak pengurus TP PKK tingkat desa untuk terus aktif memantau kondisi warga dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca