Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Cok Ace Ikuti Prosesi Peletakan Batu Pertama Candi Bentar Kawasan TMI

Rangkaian Kunjungan Kerja ke Polandia

Loading

BALIILU Tayang

:

candi bentar
PELETAKAN BATU: Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati berkesempatan untuk mengikuti prosesi peletakan batu pertama atau Ground Breaking Candi Bentar (Pintu Masuk Utama) Kawasan Taman Mini Indonesia (TMI) yang digelar di Kota Gdansk, Dolina Charlotty Resort, pada Sabtu (5/8). (Foto: ist)

Polandia, baliilu.com – Masih dalam rangkaian kunjungan kerja ke Polandia, kali ini Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati berkesempatan untuk mengikuti prosesi peletakan batu pertama atau Ground Breaking Candi Bentar (Pintu Masuk Utama) Kawasan Taman Mini Indonesia (TMI) yang digelar di Kota Gdansk, Dolina Charlotty Resort, pada Sabtu (5/8).

Dalam sambutannya, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dibangunnya candi bentar (pintu masuk utama) Kawasan Taman Mini Indonesia, yang nantinya juga akan menjadi Pintu Masuk anjungan Bali. Fasilitas yang akan dibangun di anjungan Bali adalah Pura dan Rumah Tinggal Tradisional Bali. Diharapkan mini Indonesia ini dapat meningkatkan hubungan budaya antara Negara Polandia dan Republik Indonesia khususnya dengan Provinsi Bali.

Lanjut, orang nomor dua di Bali ini menyampaikan bahwa penduduk Bali yang jumlahnya 4,3 juta jiwa tersebut sebagian besar memeluk agama Hindu yang berlandaskan pada konsep Tri Hita Karana yaitu menjaga hubungan harmonis dengan Tuhan, menjaga hubungan harmonis dengan sesama dan menjaga hubungan harmonis dengan alam lingkungannya. Upacara keagamaan yang dikemas dalam bentuk atraksi budaya hampir setiap hari bisa disaksikan di Pulau Bali, antara lain: upacara yang berhubungan dengan manusia, yang berhubungan dengan lingkungan, dan upacara-upacara lainnya.

Dengan adanya upacara Mendem Dasar,  serta ornamen – ornamen yang ada pada candi bentar, maka candi bentar tidak semata – mata sebagai pintu keluar masuk dari satu halaman ke halaman lainnya yang bersifat estetis saja tetapi juga bersifat filosofis.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Konsul Kehormatan Indonesia di Gdansk (Bapak Miroslav Wawrowski) yang telah menginisiasi pembangunan candi bentar di proyek Taman Mini Indonesia, kepada Duta Besar Indonesia untuk Polandia (Ibu Anita Lidya Luluhima), Duta Besar Republik Polandia di Indonesia (Ibu Beata Stoczynska) yang telah mendukung terwujudnya proyek ini dan kepada para arsitek Bali, kontraktor, serta semua pihak yang telah ikut berperan mewujudkan proyek yang besar ini, saya mengucapkan terima kasih. Semoga karya monumental ini akan menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Bali dengan Polandia khususnya dengan masyarakat Grandsk,” pungkas Wagub Cok Ace.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Ajak Para Penerima Beasiswa BI Kelak Membangun Indonesia Khususnya Bali

Sementara itu, Deputi Marshal (Setingkat Wakil Gubernur, red) Provinsi Pomeranian Wiesław Byczkowski menyampaikan bahwa kerja sama antara Indonesia dengan Polandia sudah terjalin selama 7 tahun, dan hubungan kerja sama tersebut semakin erat. Menurutnya, hal itu terbukti dari dibangunnya mini Indonesia di Polandia. Lebih jauh, ia sangat terkesan dengan dibangunnya anjungan Bali, dimana Bali sangat terkenal sebagai Pulau seribu Pura yang terkenal dengan predikat terbaiknya. Untuk itu, diharapkan anjungan Bali dapat menjadi media promosi untuk mendorong masyarakat Polandia berkunjung ke Bali.

Sementara itu, Konsul Kehormatan Indonesia di Gdansk  Miroslaw Wawrowski menyampaikan bahwa candi bentar tersebut merupakan bangunan pertama dari kompleks pembangunan Indonesia Mini  yang secara bertahap akan dibangun kedepannya, yang saat ini telah dibangun anjungan Pura dan Anjungan Rumah Tinggal. Dengan mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan tradisi, maka pihaknya telah melakukan kerja sama dengan manajemen Taman Mini Indonesia Indah dan Institut Seni Indonesia. Diharapkan dengan adanya pembangunan dan investasi yang dilakukan, akan semakin meningkatkan kerja sama antara Polandia dan Indonesia. Untuk itu diharapkan kerja sama semua pihak dalam melancarkan kerja sama tersebut.

Dalam sambutan terakhir, dukungan kerja sama yang positif juga muncul dari Duta Besar Indonesia di Polandia Anita Lidya Luhulima yang mengungkapkan bahwa pertama kali muncul dari Conhor Polandia, yang ingin membangun Indonesia Mini. Pembangunan Indonesia Mini kedepannya merupakan bagian dari upaya mempromosikan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Polandia sehingga para wisata Polandia akan berkunjung ke Indonesia. Hal tersebut, didukung oleh lokasi pembangunan taman mini Indonesia tersebut terletak di lokasi strategis yang sering dijadikan tempat untuk menonton konser rock. Untuk itu diharapkan, anjungan pertama yang akan dibangun adalah Anjungan Bali, dapat menarik minat wisata Polandia.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Harap Paiketan Krama Istri dan Pasikian Pacalang Bali Perkuat Tugas dan Fungsi Desa Adat

Hadir dalam kesempatan tersebut Duta Besar Republik Polandia di Indonesia Beata Stoczynska, Walikota Slupsk, Ustka, Darlowo dan Leba serta Anggota Dewan Perwakilan Pomerania.

Acara kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan penandatanganan MoU antara Dolina Charlotty dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dilanjutkan dengan acara nasarin. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Percepat Pembangunan hingga Pelosok Negeri

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA PIMPINAN TNI: Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut Seskab Teddy, Panglima TNI bersama para Kepala Staf melaporkan sejumlah capaian program yang telah dijalankan oleh TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Panglima dan para Kepala Staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh TNI, termasuk capaian program yang secara langsung mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Seskab Teddy menyebut bahwa salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di Papua, khususnya di wilayah pegunungan. Program listrik masuk Papua yang dijalankan TNI Angkatan Darat terus menunjukkan perkembangan positif dan kini telah menjangkau lebih dari 200 desa.

Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berfungsi menghubungkan desa-desa di berbagai wilayah Indonesia juga terus berjalan. “Saat ini telah mendekati 2.000 titik,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengatakan bahwa TNI juga terus meningkatkan program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Hingga Juni 2026, pembangunan fasilitas tersebut telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga di berbagai daerah.

Baca Juga  Tinjau Isoter Berbasis Desa di Ubud, Wagub Cok Ace Harap Angka Kasus Covid-19 Bisa Menurun

“Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga,” ucap Seskab Teddy.

Di bidang kesejahteraan prajurit, KSAD turut melaporkan perkembangan berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan personel TNI sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara di seluruh wilayah Indonesia. Melalui berbagai program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Melalui berbagai program tersebut, TNI terus berkontribusi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil,” pungkas Seskab Teddy. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden

Published

on

By

kepala bgn
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Trenggono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Selain itu, Presiden Prabowo juga turut melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, para pejabat yang dilantik kemudian masing-masing menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan diikuti para tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Harap Paiketan Krama Istri dan Pasikian Pacalang Bali Perkuat Tugas dan Fungsi Desa Adat

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

Published

on

By

survei mbg
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, DEN melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa survei tersebut dilakukan secara profesional dan independen untuk memastikan kredibilitas hasil yang disampaikan kepada Presiden Prabowo. “Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” ujar Luhut dalam keterangannya usai pertemuan.

Sekretaris DEN Septian Hario Seto menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen dan dibiayai langsung oleh DEN dengan mengambil sampel secara acak di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, DEN menemukan bahwa program MBG telah menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi SPPG.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPPG yang ada saat ini, itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut. Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini,” ungkap Septian.

Menurut Septian, temuan tersebut menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong terbentuknya rantai pasok baru yang melibatkan pelaku usaha lokal. DEN juga mencatat bahwa sekitar 65 persen UMKM yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri ''Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel'' Griya Gede Ketewel

“Nah, yang lebih menarik ada sekitar 65 persen sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada. Jadi ini juga penting bahwa ini bukanlah supplier besar yang masuk, tapi UMKM-UMKM yang muncul itu memang UMKM yang ada di dalam kabupaten atau lokasi di mana SPPG tersebut berada,” jelas Septian.

Selain mendorong pertumbuhan UMKM, survei DEN juga menunjukkan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Hampir seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari masyarakat sekitar.

“Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja, itu hampir 99% memang dari warga sekitar,” ujar Septian.

Meski demikian, DEN menilai masih terdapat ruang perbaikan, khususnya dalam aspek dukungan permodalan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas variasi produk yang disuplai kepada SPPG. DEN menilai dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi ini kami juga melihat, ini juga menjadi salah satu pendorong kenapa kemarin pertumbuhan kita mencapai 5,61 persen,” kata Septian.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi yang disampaikan kepada Presiden Prabowo untuk memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Jadi ini yang tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden terkait dengan survei MBG yang dilakukan secara independen oleh Dewan Ekonomi Nasional,” pungkas Septian.

Program MBG kini tidak hanya menghadirkan makanan bergizi di meja anak-anak Indonesia, tetapi juga menghadirkan peluang usaha, lapangan kerja, dan harapan baru bagi masyarakat di berbagai daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca