Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Lanjutkan Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ di Kota Denpasar

Serahkan Bantuan di Empat Lokasi, juga Konsen Sosialisasikan Program Pembangunan yang Tengah Dilaksanakan oleh Pemprov Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

ny putri koster
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan bantuan sembako kepada warga saat acara Aksi Sosial bertajuk ‘'Menyapa dan Berbagi'‘ pada Senin (7/8/2023) di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Setelah sebelumnya turun secara estafet di tujuh kabupaten, TP PKK Provinsi Bali melanjutkan aksi sosial di Kota Denpasar. Aksi sosial bertajuk ‘’Menyapa dan Berbagi’‘ pada Senin (7/8/2023) digelar di empat lokasi yaitu Desa Adat Taman Poh Manis Kecamatan Denpasar Timur, Desa Peguyangan Kaja Kecamatan Denpasar Utara, Desa Padangsambian Kecamatan Denpasar Barat dan berakhir di Banjar Kaja, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan. Kegiatan ini merupakan sinergi TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kota Denpasar, didukung OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, Pemkot Denpasar dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali.

Di setiap lokasi, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan bantuan kepada 50 warga sasaran. Bantuan yang diserahkan berupa 1 ton beras, 50 krat telur 80 kotak susu untuk balita, 80 kotak susu untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan Kader PKK. Selain itu, diserahkan pula bantuan berupa bibit tanaman produktif dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali, bantuan bibit ayam beserta pakan dan bibit sayur mayur dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali, paket makanan tambahan dan susu dari Dinas Kesehatan dan IBI Provinsi Bali. Khusus di lokasi pertama yaitu Desa Adat Taman Poh Manis, kegiatan aksi sosial dihadiri Ketua Dewan Penasehat Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) Ny. Ririn Perry Warjiyo yang menyerahkan bantuan sosial untuk masyarakat Desa Penatih yang diterima secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara.

Ketua TP PKK Bali Ny. Putri Suastini Koster dalam sambutannya menjelaskan, aksi sosial ini merupakan salah satu program TP PKK Provinsi Bali. Secara garis besar, kegiatan TP PKK Bali dibagi menjadi dua yaitu sosialisasi dan aksi sosial. “Ini bagian dari kegiatan sosial, selain itu kita juga punya aksi berbakti dan berbagi serta berbelanja dan berbagi,” ucapnya. Melalui aksi sosial ini, TP PKK Bali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Selain aksi sosial, sebagai partner pemerintah, TP PKK Bali juga konsen menyosialisasikan program pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh Pemprov Bali. Sosialisasi ini bertujuan untuk menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah. Dijelaskan olehnya, Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster telah menjalankan berbagai program yang dipayungi regulasi seperti Perda, Pergub hingga Surat Edaran. “Program pembangunan dan regulasi dikeluarkan oleh Pemprov, dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota hingga jenjang paling bawah dan membutuhkan dukungan dari masyarakat luas,” urainya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sambangi 4 Desa di Kecamatan Abiansemal Badung

Dalam kesempatan itu, secara khusus Ny. Putri Koster menyosialisasikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Regulasi ini telah diturunkan dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 8324 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Di Desa/kelurahan Dan Desa Adat. Ia berharap, Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakatnya mendukung implementasi kebijakan ini. “Masyarakat adalah ujung tombak dalam keberhasilan setiap program dan kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ucapnya.

Berikutnya, perempuan yang dikenal memiliki multi talenta di bidang seni ini  menyinggung tentang program pengurangan sampah plastik sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Regulasi ini menekankan pentingnya upaya serius dalam mengurangi atau bahkan meniadakan penggunaan plastik sekali pakai karena bahan ini sangat sulit terurai dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan. “Larangan penggunaan plastik dan styrofoam sudah ada Pergubnya. Regulasi ini dikeluarkan dengan tujuan yang sangat baik yaitu untuk menyelamatkan bumi kita,” urainya sembari menambahkan bahwa plastik sangat sulit terurai, khususnya di dalam tanah. Jika penggunaannya tidak dibatasi, ia khawatir tanah akan penuh plastik sehingga tak bisa lagi dimanfaatkan untuk bercocok tanam.

Lebih lanjut, pendamping orang nomor satu ini memberi penekanan pada upaya pencegahan stunting. Menurutnya, stunting harus dicegah sedini mungkin karena berdampak pada masa depan generasi penerus. “Kita ingin memiliki anak-anak yang cerdas, berdaya saing dan berbudi pekerti,” ungkapnya. Ditambahkan olehnya, pencegahan stunting mesti dilakukan sedini mungkin, mulai dari calon ibu memasuki usia remaja. Selain memperhatikan asupan gizi, orang tua diminta memperhatikan kebiasaan remaja putri. “Orang tua harus mengingatkan kalau putri mereka terlalu banyak bermain gadget atau begadang. Karena radiasi gadget itu sangat berpengaruh pada kesehatan, khususnya alat reproduksi,” bebernya. Selain itu, stunting juga bisa dicegah dengan memperhatikan asupan gizi pada ibu hamil. Ia bersyukur karena Daerah Bali saat ini menyisakan angka stunting terkecil di Indonesia.

Aksi sosial kali ini juga diisi dengan sosialisasi dan pemberian edukasi dari sejumlah pimpinan OPD. Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom memberi edukasi tentang cara pencegahan penyakit yang ditularkan oleh hewan ke manusia seperti rabies dan Meningitis Streptococcus Suis (MSS). Terkait rabies, ia menyampaikan tata laksana penanganan gigitan anjing. Ia menyarankan, begitu tergigit anjing atau hewan berdarah panas lain, pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah mencuci luka di air mengalir menggunakan sabun selama 10-15 menit. Setelah itu, korban gigitan harus segera memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan terdekat.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Jadi Narasumber di Dialog Indonesia Bisa

“Gejala awal rabies adalah demam, namun gejala yang mematikan baru muncul dua bulan kemudian. Korban gigitan akan berperilaku seperti anjing gila dan jika sampai sudah muncul gejala itu maka sudah sangat-sangat berbahaya. Saya sarankan tetap waspada, sekecil apapun gigitannya segera periksakan ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan secepatnya,” bebernya.

Masih dalam arahannya, Kadiskes juga menginformasikan penyakit yang belakangan ditemukan di Bali yaitu Meningitis Streptococcus Suis (MSS). Kemunculan penyakit ini cukup meresahkan karena ditularkan melalui daging babi yang mengandung bakteri streptococcus. Agar tak tertular MMS, ia mewanti-wanti masyarakat agar lebih selektif dalam mengkonsumsi olahan daging babi. “Kita harus yakin kalau daging yang kita konsumsi bersumber dari ternak yang sehat,” ujarnya. Selanjutnya masyarakat juga diingatkan memasak daging hingga matang sempurna. Masih terkait antisipasi penyebaran MMS, ia juga menyinggung pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap peternak. “Pencegahannya harus dilakukan dari hulu hingga hilir,” sebutnya.

ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berfoto bersama saat gelar Aksi Sosial bertajuk ‘’Menyapa dan Berbagi’‘ pada Senin (7/8/2023) di empat lokasi di Kota Denpasar. (Foto: ist)

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada memberi pemahaman tentang program ketahanan pangan. Ia menyarankan warga kota Denpasar agar memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami tumbuhan yang bermanfaat sebagai pangan seperti ketela, singkong, cabai, sayur mayur dan lainnya. “Manfaatkan pekarangan, medianya tak harus tanah tapi bisa juga air. Itu namanya urban farming,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Kadistanpangan Bali juga menginformasikan keberhasilan Gubernur Wayan Koster dalam mengembangkan bibit bunga Gemitir Bali Sudamala yang memiliki 5 jenis warna yaitu merah, putih, emas, kuning dan orange. Selain mampu menciptakan warna baru, pengembangan Gemitir Bali Sudamala ini juga bertujuan untuk memutus ketergantungan petani terhadap bibit import yang harganya sangat mahal. “Setelah melalui tahapan uji coba, besok kita akan launching dengan membagikan 10 ribu bibit yang akan ditanam pada lahan percontohan di seluruh kabupaten/kota,” terangnya.

Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja menyosialisasikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Menurut dia, dua regulasi itu sangat penting mendapat perhatian di wilayah perkotaan karena kepadatan penduduk yang berimplikasi pada tingginya produksi sampah. Masih terkait dengan pelestarian lingkungan, Made Teja menyinggung pentingnya perlindungan sumber mata air yang telah dipayungi regulasi yaitu Peraturan Gubernur Bali  Nomor 24 Tahun 2020 tentang Perlindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut.

Baca Juga  Libatkan 500 Pegawai Pemprov, Ny. Putri Koster Ikuti Gebyar Merah Putih

Ketua IBI Bali Luh Putu Sekarini menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan stunting melalui upaya pemberian perhatian pada remaja putri. “Remaja putri harus menjaga pola makan, bila perlu ditambah tablet tambah darah. Tahap krusial selanjutnya adalah masa kehamilan, kita sebut 1.000 hari awal kehidupan,” cetusnya. Asupan gizi yang cukup juga  sangat dibutuhkan ketika bayi lahir. Menurutnya, kecukupan asupan gizi bayi bisa dipenuhi dengan pemberian ASI eksklusif.

Sementara itu, Direktur RS Mata Bali Mandara Provinsi Bali dr. Ni Made Yuniti memberikan edukasi tentang pentingnya merawat mata yang merupakan bagian dari panca indra yang sangat penting. Untuk menjaga mata tetap sehat, ia menyarankan masyarakat mengkonsumsi makanan sehat, rajin berolahraga dan bagi yang sudah berumur 40 tahun ke atas wajib melakukan pemeriksaan mata. “Yang berusia 40 tahun ke atas, harus mulai rutin memeriksakan mata. Hal ini penting agar kelainan mata yang muncul seiring bertambahnya usia bisa terdeteksi sedini mungkin,” sarannya. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan bijak dalam penggunaan piranti gadget karena pancaran radiasinya dapat mengganggu kesehatan mata. Menurutnya, radiasi gadget tak hanya merusak mata, tapi juga bisa mempengaruhi saraf otak.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina memberi edukasi tentang tertib administrasi kependudukan. Sedangkan Kadis Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra dalam paparannya menegaskan komitmen Gubernur Bali Wayan Koster dalam penguatan serta pemajuan adat, tradisi dan budaya. Komitmen itu dibuktikan dengan pemberian bantuan kepada desa adat. Selain itu, Gubernur juga telah menuntaskan pembangunan kantor Majelis Desa Adat (MDA) di seluruh kabupaten/kota lengkap dengan dukungan sarana dan prasarananya. Menurutnya ini merupakan langkah penting dalam upaya pemuliaan alam, krama dan budaya Bali.

Kegiatan aksi sosial TP PKK Bali juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno VIII, Pemkab Tabanan Tegaskan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Published

on

By

hari lahir pancasila
PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Senin (1/6). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 tersebut berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Senin (1/6).

Upacara dihadiri oleh Ida Cokorda Anglurah Tabanan, perwakilan Rindam X/Udayana, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten Setda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, para camat se-Kabupaten Tabanan, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, serta peserta upacara lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia.

Menurut amanat yang dibacakan, tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Wabup Dirga menyampaikan bahwa sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Ia juga menekankan bahwa Pancasila menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sementara nilai musyawarah dan mufakat menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

Lebih lanjut disampaikan, kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi Indonesia dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Apresiasi Festival UMKM 2023 MUKI BaliNy. Putri Koster Apresiasi Festival UMKM 2023 MUKI Bali

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” demikian petikan amanat yang dibacakan.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral dapat menyesatkan. Karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai penjaga masa depan, diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Dirga saat membacakan amanat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memberikan penghargaan kepada para anggota Purna Paskibraka Tahun 2025 beserta pelatih dan tim kesehatan. Wabup Dirga menyampaikan bahwa sertifikat yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan bukti autentik dari komitmen, kedisiplinan, dedikasi, serta kerja keras yang telah ditunjukkan selama masa bakti. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pengingat akan tanggung jawab moral yang mereka emban sebagai generasi penerus bangsa.

Selain itu, Pemkab Tabanan juga melepas putra-putri terbaik daerah yang akan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Bali dan tingkat nasional tahun 2026. Dalam amanatnya, Dirga memberikan motivasi kepada para peserta agar berjuang dengan penuh semangat dan membawa nama baik Tabanan di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memberikan penghargaan kepada 42 orang PNS yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Baca Juga  Ny. Putri Koster Jadi Narasumber di Dialog Indonesia Bisa

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang mengangkat tema “Kawya Atma Kerthi – Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator”. Tema tersebut mengandung makna bahwa semangat perjuangan Bung Karno harus terus hidup dalam jiwa, karya, dan pengabdian seluruh masyarakat kepada bangsa dan negara. Semangat gotong royong, nasionalisme, persatuan, serta keberanian membangun Indonesia, khususnya Tabanan, diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini. Pembukaan resmi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Pimpin Apel Hari Lahir Pancasila 2026

Published

on

By

hari lahir pancasila
PIMPIN APEL: Wabup Bagus Alit Sucipta saat memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (1/6). Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), K.H. Yudian Wahyudi, dalam pidato yang dibacakan Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan, peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum merefleksikan dan mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tema tahun ini menegaskan nilai luhur Pancasila penting untuk menjaga persatuan bangsa dan menjadi landasan mewujudkan perdamaian dunia.

“Pancasila telah terbukti menjadi pedoman yang mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan zaman yang terus berubah, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang beragam namun tetap bersatu. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan ratusan suku bangsa, Indonesia menunjukkan bahwa keragaman dapat menjadi kekuatan jika dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila. Karena itu, Pancasila harus terus menjadi pedoman moral dan arah bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia,” ujarnya.

Seusai acara, Wabup Bagus Alit Sucipta menyatakan bahwa Pemkab Badung memaknai Pancasila dengan mengimplementasikan Sila Kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Wujud nyatanya berupa optimalisasi pelayanan publik dan pemberian bantuan sosial menjelang hari raya keagamaan bagi seluruh umat beragama di Kabupaten Badung.

“Itu salah satu adalah pemberian Bantuan merata untuk seluruh agama yang ada di Kabupaten Badung. Dari agama Hindu, agama Islam, dan seluruh agama yang ada di Kabupaten Badung. Itu salah satu bentuk kami mengimplementasikan Pancasila sebagai ideologi bangsa di Indonesia. bagaimana Pancasila menjadi bintang pemersatu atau bintang penuntun daripada generasi muda. Mari kita benar-benar dari sila satu sampai sila kelima, kita benar-benar bisa implementasikan dan tidak lanjuti, khususnya di generasi muda yang ada di Kabupaten Badung,” katanya.

Baca Juga  Terbukti Ramah Lingkungan, Ny. Putri Koster Dukung Sistem Bioflok untuk Budidaya Ikan di Bali

Apel ini turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti beserta para Wakil Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB. Surya Suamba, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Kepala Instansi Vertikal, Direktur Perumda, Ketua TP. PKK Badung beserta jajaran organisasi kewanitaan, TNI/Polri, dan para ASN di Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringati Hari Lahir Pancasila, DWP Badung Jenguk ASN yang Sakit di RSD Mangusada

Published

on

By

dwp badung
JENGUK ASN: Penasehat DWP Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Ketua DWP Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba saat menjenguk ASN, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Memperingati Hari Lahir Pancasila, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Ketua DWP Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba, menggelar aksi sosial dengan menjenguk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang menjalani perawatan medis, Senin (1/6).

Rombongan DWP Badung mengunjungi lima orang ASN yang sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada akibat penyakit berat, seperti gagal ginjal, kanker, dan stroke. Selain di rumah sakit, kunjungan kasih ini juga dilanjutkan ke kediaman salah satu ASN di Jalan Kebo Iwa, Lingkungan Padangsambian Kaja.

Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata organisasi terhadap para abdi negara yang sedang diuji kondisi kesehatannya.

“Ini adalah wujud nyata keberadaan kita sebagai Dharma Wanita Persatuan. Kita peduli, hadir, dan tidak pernah melupakan para ASN di Kabupaten Badung, baik saat mereka sedang berkarya maupun saat sedang membutuhkan perhatian dan dukungan,” ujarnya usai kunjungan.

Ia menambahkan, momen peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni menjadi waktu yang tepat untuk mengamalkan sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Menurutnya, saling menguatkan dan meringankan beban sesama adalah esensi dari nilai luhur Pancasila.

“Para ASN ini telah memberikan pengabdian terbaiknya untuk daerah dan masyarakat Badung. Sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir memberikan dukungan di saat mereka sedang berjuang memulihkan kesehatan. Semoga perhatian ini menjadi pemantik semangat agar mereka lekas sembuh,” tambahnya.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Direktur RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta, beserta jajaran medis dan staf rumah sakit. Pihak rumah sakit menyambut baik aksi sosial ini karena dinilai berdampak positif bagi psikologis pasien. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh DWP Kabupaten Badung. Ia menyebut dukungan moril dari organisasi sangat membantu proses pemulihan pasien.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Apresiasi Festival UMKM 2023 MUKI BaliNy. Putri Koster Apresiasi Festival UMKM 2023 MUKI Bali

“Dukungan psikologis seperti ini sangat berharga nilainya bagi pasien dan keluarga. Hal ini juga menjadi motivasi bagi kami tenaga medis untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Badung, termasuk para abdi negara,” katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca