Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sasar 20.000 Peserta, Sekda Dewa Indra Apresiasi Literasi Digital bagi ASN Daerah Bali

BALIILU Tayang

:

dewa indra
LITERASI DIGITAL: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Literasi Digital bagi ASN Pemprov Bali, Senin (21/8/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menyambut baik kegiatan Literasi Digital dengan sasaran 20.000 ASN Daerah Bali yang meliputi instansi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Apresiasi itu diutarakannya dalam sambutan pada acara pembukaan Literasi Digital bagi ASN Pemprov Bali, Senin (21/8/2023).

Untuk diketahui, kegiatan yang digelar Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI ini berlangsung hybrid. Secara offline, kegiatan dilaksanakan di Hotel Mercure Kuta, sementara Sekda Dewa Indra hadir secara daring melalui aplikasi zoom meeting dari Ruang Vidcon Kantor Gubernur Bali. Sebagian ASN juga mengikuti dari kantor masing-masing melalui aplikasi zoom dan live streaming youtube.

Mengusung tema “Transformasi Digital Aparatur Pemerintahan dan Netralitas Aparatur Pemerintahan di Dunia Digital”,  kegiatan berlangsung dari tanggal 21 hingga 24 Agustus 2023 dan dibagi dalam 8 kelompok dengan sasaran 20.000 ASN yang ada di Bali. ASN Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar masuk dalam kelompok pertama pada Senin (21/8)  dengan jumlah 5.000 peserta. Berikutnya pada Selasa (22/8), Literasi Digital menyasar 5.500 ASN Kabupaten Badung dan Buleleng. Pada Rabu (23/8), kegiatan ini menyasar 5.000 ASN Kabupaten Bangli, Jembrana, Klungkung dan Gianyar. Dan hari terakhir yaitu Kamis (24/8), literasi digital menyasar 4.500 ASN Pemkab Karangasem dan Tabanan.

Sekda Dewa Indra dalam sambutannya menyebut Literasi Digital yang menyasar ASN di Daerah Bali sebagai kegiatan yang luar biasa. “Ini merupakan kolaborasi antarlembaga yang sangat positif. Ini bisa dijadikan role model dalam menyukseskan kebijakan nasional lainnya,” ucapnya. Ia mengajak ASN Pemprov dan Kabupaten/Kota yang dilibatkan dapat menyimak dan mengikuti kegiatan dengan baik. Terlebih materi yang dibawakan oleh para narasumber sangat menarik yaitu digital skill, digital safety, digital ethics dan digital culture. Ia yakin, seiring dengan masifnya perkembangan IT, belum seluruh ASN paham dan cakap dalam memanfaatkan ruang digital. Karena faktanya masih ada kasus terkena tipu, terpancing di medsos hingga menimbulkan ketersinggungan hingga nomor telepon kena hack. “Ini tandanya masih ada yang belum paham bagaimana memanfaatkan media digital. Gunakan kesempatan ini dengan baik untuk menambah wawasan,” ucapnya.

Baca Juga  Hari Kunjung Perpustakaan, Momentum Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Acara pembukaan kegiatan Literasi Digital juga diisi penayangan video arahan Presiden RI Joko Widodo. Dalam arahannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tantangan di ruang digital semakin besar dan sangat banyak. Konten negatif terus bermunculan, kejahatan di ruang digital seperti hoax, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, perundungan siber, ujaran kebencian dan radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai karena menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kewajiban kita bersama untuk meminimalkan konten negatif. Caranya dengan membanjiri ruang digital dengan konten positif. Banjiri dan isi terus dengan konten positif,” ajaknya. Untuk itu, kecakapan digital masyarakat perlu ditingkatkan agar mampu  menciptakan lebih banyak konten kreatif yang mendidik dan menyejukkan serta menyerukan  perdamaian. Selain itu, ia berharap internet mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, membuat UMKM naik kelas dengan onboarding ke platform e-commerce. Sehingga dengan demikian, internet bisa memberi nilai tambah ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Masih dalam arahannya, Presiden Jokowi menyebut literasi digital sebagai  kerja besar pemerintah yang membutuhkan dukungan dari berbagai komponen. Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi 110 lembaga dan berbagai komunitas yang terlibat dalam literasi digital nasional. “Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar, mendorong inisiatif komponen lain untuk melakukan kerja konkret di masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI Bonifasius Wahyu Pudjianto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama BPSDM Kemendagri dan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dengan sasaran 350 ribu ASN di Indonesia. Literasi digital ini diharapkan dapat meningkatkan kecakapan digital kalangan ASN sehingga mampu berkontribusi menciptakan konten positif. Pada kesempatan itu, Bonifasius mengingatkan ASN menjaga netralitas serangkaian dengan pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024. (gs/bi)

Baca Juga  Tutup Festival Pangan Lokal, Sekda Dewa Indra Apresiasi Penggunaan Produk Tani Lokal Bali

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Melali Sambil Berbagi, Sahabat Hardtop Negaroa Berbagi Paket Sembako di Gilimanuk

Published

on

By

Hardtop Negaroa
BAGIKAN SEMBAKO: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan membagikan sembako di acara “Melali dan Berbagi” Komunitas Sahabat Hardtop Negaroa, Minggu (3/5) di Karang Sewu. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kawasan wisata Karang Sewu mendadak semarak dengan kehadiran puluhan Toyota Hardtop dalam tajuk acara “Melali dan Berbagi”, Minggu (3/5). Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas Sahabat Hardtop Negaroa ini menjadi strategi unik untuk mengangkat potensi wisata lokal Jembrana sambil tetap mengedepankan sisi kemanusiaan melalui aksi bakti sosial.

Sebanyak 24 unit Toyota Hardtop yang tergabung dalam komunitas Sahabat Hardtop Negaroa melakukan konvoi menyusuri jalanan Jembrana dalam agenda “Melali dan Berbagi”.

​Kegiatan ini bukan sekadar ajang pamer kendaraan ikonik, melainkan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat kurang mampu di sekitar objek wisata tersebut melalui pembagian paket sembako.

​Turut hadir di tengah rombongan, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang juga merupakan anggota aktif komunitas ini. Kembang menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi ganda, mempererat silaturahmi sekaligus mengangkat potensi wisata lokal.

“Jalan-jalan ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata yang kita miliki di Jembrana, salah satunya Karang Sewu. Sembari menikmati alam, kami juga ingin hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial pembagian sembako,” ujar Bupati Kembang Hartawan.

​Senada dengan hal tersebut, dr. Putu Gilang Iswara, salah satu anggota komunitas, menjelaskan bahwa Sahabat Hardtop Negaroa ingin menghidupkan kembali “aura” mobil klasik di Bumi Makepung.

“Kita Sahabat Hardtop Negaroa ingin membangkitkan kembali aura mobil legenda di Jembrana dengan menjaga eksistensi mobil Hardtop agar tetap relevan di era modern,” ungkap dr. Gilang.

​Bagi para anggotanya, Toyota Hardtop bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol gaya hidup yang memegang teguh prinsip 5B (Bermanfaat, Berkarya, Bersatu, Bersaudara, dan Bersahaja).

Aksi di Karang Sewu ini membuktikan bahwa di balik eksteriornya yang kokoh dan gahar, komunitas Sahabat Hardtop Negaroa memiliki kepedulian yang lembut terhadap sesama, menjaga harmoni antara hobi, promosi daerah, dan jiwa sosial. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Umumkan Berakhirnya Status Pandemi Covid-19

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Orang ASN di Lingkungan Pemkab Gianyar Direkomendasikan Pemberhentian

Published

on

By

pemkab gianyar
RAPAT: Suasana pelaksanaan rapat pemeriksaan tim pada Selasa (5/5) bertempat di Ruang Kerja Sekda Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Sebanyak 3 orang ASN  Pemkab Gianyar diberhentikan oleh Tim Pertimbangan Hukuman Disiplin (TPHD), usai pelaksanaan rapat pemeriksaan Tim pada hari Selasa (5/5) bertempat di Ruang Kerja Sekda Gianyar.

ASN yang direkomendasikan pemberhentian tersebut berinisial DMCDPP, Pranata Trantibum, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gianyar dengan terbukti sah melakukan tindak pidana menguasai narkotika golongan I bukan tanaman yang melebihi 5 gram sesuai Keputusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 1473/Pid.Sus/2025/PN. Dan berinisial KSS, Pengelola Umum Operasional, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar dengan terbukti melakukan tindak pidana menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I sesuai Putusan Pengadilan Negeri Gianyar Nomor 12/Pid.Sus/2026/PN. Yang bersangkutan diberhentikan sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, dan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.

Selain itu, ASN berinisial LNH, Pengelola Umum Operasional, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, juga diberhentikan karena yang bersangkutan tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama sepuluh hari kerja secara terus-menerus sesuai Peraturan Bupati Gianyar Nomor 47 Tahun 2024 tentang Cara Penegakan Disiplin Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkab Gianyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, selaku ketua tim TPHD menyampaikan bahwa pemberian sanksi tegas tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menegakkan disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur sipil negara di lingkungan pemerintahan.

“Keputusan ini diambil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Gianyar tidak akan mentolerir pelanggaran disiplin berat maupun tindak pidana yang dilakukan oleh aparatur, karena ASN harus menjadi contoh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh pegawai agar senantiasa menjaga etika, menaati aturan, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga  Sinergi Penguatan Satpol PP Dalam Upaya Penegakan Perda Ketertiban Umum yang Berwawasan ‘’Animal Welfare’’

“Ke depan, apabila terjadi pembiaran terhadap pegawai yang tidak disiplin dan atasan langsung tidak mengambil tindakan tegas, maka atasan yang bersangkutan juga dapat dikenakan sanksi, termasuk kemungkinan dicopot dari jabatannya,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Singa Kren, Angkat Akulturasi Budaya sebagai Fondasi Kemajuan

Published

on

By

Singa Kren
JUMPA PERS: Pemerintah Kecamatan Buleleng saat menggelar jumpa pers Singa Kren Festival di Jl. Teleng Singaraja, Selasa (5/5/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kecamatan Buleleng menggelar jumpa pers Singa Kren Festival di Jl. Teleng Singaraja, Selasa (5/5/2026). Festival perdana ini bertajuk Singaraja Kreativitas Seni Festival atau Singa Kren Festival, dengan tema Purwaning Sastrotsawa Pragati yang bermakna nilai budaya, tradisi, dan filsafat sebagai awal kemajuan.

Memimpin jumpa pers, Camat Buleleng Putu Gopi Suparnaca menjelaskan, nama Singa Kren diambil dari program inisiatif Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. “Singa” merujuk pada Singaraja, sementara “Kren” merupakan singkatan dari Kreativitas Seni.

“Jadi potensi-potensi kreativitas seni yang unggul. Oleh karena itu, namanya Kren, festival perdana kali. Itu latar belakang sejarah kenapa kami harus mengangkat nama itu,” ujar Putu Gopi Suparnaca.

Festival ini, menurutnya, menjadi wujud nyata jargon Singaraja Kren Buleleng Paten. Acara dirancang sebagai wadah kolaborasi berbagai elemen seni dan budaya yang telah lama hidup di Buleleng, mulai dari seni tari tradisional Bali, akulturasi budaya Tionghoa, Muslim, hingga pengaruh Buddha, serta seni musik modern dan kreativitas UMKM.

Tema Purwaning Sastrotsawa Pragati sendiri mengandung makna filosofis yang mendalam. “Ada kandungan nilai budaya, ada kandungan tradisi yang terpelihara, terlestari hingga kini. Dan itu juga bermakna pada kandungan kreativitas dari kreativitas seni. Kemudian dari nilai budaya, tradisi, dan kandungan filsafat penuh arti ini cikal bakal kemajuan pemerintah Kabupaten Buleleng,” papar mantan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Buleleng itu.

Berbagai kegiatan akan memeriahkan festival ini, antara lain pentas tari dan seni budaya khas Kecamatan Buleleng, seni musik modern, pameran pelayanan publik, pameran UMKM tradisional dan kuliner, Fun Run, Zumba Party, lomba karaoke, serta fashion show.

Baca Juga  Buka Seminar Kebertahanan Bali Segara, Sekda Dewa Indra Ingatkan Posisi Strategis Potensi Kelautan

Salah satu highlight-nya adalah garapan kolosal yang berisi ratusan seniman. Ketua Sanggar Santhi Budaya, I Gusti Ngurah Eka Prasetya mengatakan, pihaknya mengerahkan 87 penari dan 26 penabuh yang diiringi gamelan gong kebyar sebagai ciri khas Buleleng.

“Keunikannya ada di sini, karena biasanya garapan-garapan yang memunculkan beberapa macam etnis itu biasanya memiliki karakter musik yang berbeda-beda. Namun sekarang kami mencoba memeras otak dengan mempergunakan perangkat gong kebyar untuk mengiringi sekian banyak etnis dengan melodi baik pentatonis maupun diatonis,” jelas seniman yang akrab disapa Gus Eka itu.

Garapan tersebut bersifat kolosal dengan melibatkan lebih dari 550 orang, termasuk penari laki-laki dan perempuan dari anak-anak hingga dewasa. Menurutnya, meski bukan sesuatu yang benar-benar baru, pengemasan untuk festival perdana ini dibuat berbeda, termasuk proses penyambutan tamu VIP dengan rute yang disesuaikan.

Gus Eka berharap, Festival Singa Kren diharapkan menjadi momentum pelestarian sekaligus pengembangan seni budaya Buleleng yang akulturatif, sekaligus mendorong kemajuan daerah melalui kreativitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca