Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Bali Apresiasi Kepedulian LSM Jaga Kebersihan Sungai di Bali

Ajak ‘’Ngrombo’’ Selesaikan Masalah Sampah

Loading

BALIILU Tayang

:

sungai watch
TERIMA AUDIENSI: Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya menerima audiensi dari Organisasi Nirlaba yaitu Sungai Watch terkait penanganan sampah plastik di Bali, bertempat di Ruang Rapat Gubernur Bali, pada Rabu (25/10). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya menerima audiensi dari Organisasi Nirlaba yaitu Sungai Watch terkait penanganan sampah plastik di Bali, bertempat di Ruang Rapat Gubernur Bali, pada Rabu (25/10).

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyampaikan apresiasi atas kepedulian dari organisasi Sungai Watch untuk membantu Bali menangani permasalahan sampah. Ia mengakui, bahwa permasalahan sampah di Bali merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan sulit untuk diatasi, untuk itu Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karenanya, Mahendra mengajak Sungai Watch dan organisasi relawan lingkungan lainnya untuk ngrombo atau bergotong-royong mengentaskan permasalahan sampah di Bali, dan pihaknya akan selalu terbuka jika para relawan memberikan masukan yang membangun kepada Pemerintah terkait pengentasan masalah sampah di Bali.

“Sampah di Bali tidak tersortir, itu kendalanya,” ungkap Mahendra Jaya. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sejak awal telah berencana untuk menutup TPA Suwung dengan mengalihkan pengelolaan sampah di daerah Sarbagita menuju TPST serta TPS-3R yang ada saat ini. Namun hal tersebut masih terkendala oleh kapasitas pengolahan sampah yang belum maksimal.

“Tadinya TPST Kertalangu kita harapkan 400 ton per hari tapi prakteknya hanya 150 ton sedangkan produksi sampah di Bali 1.100 ton per hari untuk Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, red),” ungkapnya.

Terkait TPA Suwung, Mahendra Jaya menyampaikan bahwa kebakaran di TPA Suwung dan TPA lainnya memberikan pelajaran untuk kita semua bahwa pemilahan sampah memang benar-benar harus dilakukan, terlebih Bali sudah memiliki perda penanganan sampah berbasis sumber, jika perda ini dimaksimalkan maka beban TPA tidak terlalu berat. Untuk itu perubahan paradigma di masyarakat terkait pemilahan sampah harus dibangun.

Baca Juga  Memasuki Era Digital, Transparansi Informasi Publik Jadi Kunci Wujudkan “Good Governance”

“Saya harap ke depan kita bisa memasukkan ke dalam kurikulum sampai ke tingkat TK dalam  penerapan pemilahan sampah, sehingga sedari dini telah terbentuk generasi yang memiliki karakter bisa memilah sampah dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, ke depan Mahendra juga akan melakukan optimalisasi penerapan Perda Pemprov Bali No. 5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya pada penegakan hukum jika terjadi pelanggaran dalam pembuangan sampah sembarangan. Untuk itu, Mahendra berharap dengan adanya langkah-langkah preventif dari semua pihak pengelolaan sampah di Bali dapat diatasi.

Sementara itu, Founder Sungai Watch Gary Bencheghib mengatakan Sungai Watch merupakan sebuah organisasi nirlaba/yayasan yang memiliki fokus untuk menghentikan laju sampah plastik sebelum masuk ke laut dengan cara membersihkan sungai dengan memasang jaring sampah. Selain kegiatan pembersihan, organisasi tersebut juga melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.

“Kami telah mengidentifikasi 350 lebih tempat pembuangan sampah ilegal di Bali (titik oranye). Kami berusaha untuk membersihkan semua tempat pembuangan terbuka ilegal ini melalui pembersihan mingguan dan darurat, namun ke depan kami ingin keterlibatan Pemda Kabupaten dalam menertibkan TPA ilegal yang semakin menjamur,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Layanan Kepolisian 110 Direspon Cepat, Polsek Dentim Datangi Lokasi Dugaan Tawuran Remaja

Published

on

By

polsek dentim
GERCEP: Polsek Dentim bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan tawuran remaja di kawasan Pantai Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Jumat (15/5/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan tawuran remaja di kawasan Pantai Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Jumat (15/5/2026) dini hari.

Laporan tersebut diterima melalui layanan pengaduan Kepolisian 110. Pelapor menyampaikan adanya sekelompok anak remaja yang berkumpul dan diduga berpotensi melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Padanggalak Sanur No. 88, Denpasar Timur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Denpasar Timur yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Made Buda Arjana segera mendatangi lokasi sekitar pukul 01.21 Wita guna melakukan pengecekan dan patroli di seputaran area yang dimaksud.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya aksi tawuran maupun tindakan yang mengarah pada gangguan kamtibmas. Petugas hanya mendapati sejumlah remaja yang sedang berkumpul mengingat suasana libur panjang.

Meski demikian, Pawas bersama personel UKL tetap memberikan imbauan dan teguran secara humanis kepada para remaja agar segera kembali ke rumah masing-masing karena waktu sudah larut malam menjelang subuh, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Polsek Dentim berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Setelah situasi dipastikan aman dan kondusif, personel UKL Polsek Dentim kembali melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Memasuki Era Digital, Transparansi Informasi Publik Jadi Kunci Wujudkan “Good Governance”
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bali dan Tiongkok Kian Erat, Gubernur Koster dan Konjen Zhang Bahas PSEL, Digitalisasi hingga Ekspor Buah Bali

Published

on

By

gubernur koster
KUNJUNGAN: Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar pada Kamis (14/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, H.E. Zhang Zhisheng, dalam pertemuan yang membahas penguatan hubungan Bali–Tiongkok di berbagai sektor strategis, mulai dari pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), keamanan warga negara asing, digitalisasi Bali, hingga pengembangan ekspor komoditas pertanian Bali ke pasar Tiongkok. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (14/5) petang di Kediaman Resmi Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Zhang memuji berbagai perkembangan pembangunan di Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster. Ia mengaku melihat perubahan signifikan dibandingkan saat pertama kali bertugas di Bali dua tahun lalu.

“Saya melihat perubahan yang sangat baik. Jalan dan berbagai fasilitas berkembang pesat. Saya juga sempat ke Buleleng. Tahun 2024 saya mengunjungi Ubud dan beberapa tempat lain, saat itu jalannya masih cukup rusak. Sekarang banyak perkembangan positif yang terlihat nyata,” ujar Konjen Zhang.

Menurutnya, banyak pihak kerap hanya menyoroti kekurangan Bali, namun sebagai diplomat ia justru melihat banyak capaian positif yang menggembirakan, termasuk dari sisi keamanan.

“Kasus-kasus yang menimpa warga Tiongkok juga dapat diselesaikan dengan baik. Dari kami yang bergerak di bidang diplomasi, saya melihat banyak hasil nyata dari kepemimpinan Pak Gubernur selama ini,” katanya.

Dukung PSEL Bali dan Investasi Teknologi

Konjen Zhang juga menegaskan dukungan Tiongkok terhadap pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali. Ia menyebut telah mengunjungi PLTU Celukan Bawang dan melihat pentingnya kepastian pasokan listrik bagi Bali.

Selain itu, pihaknya optimistis proyek PSEL dapat menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di Bali.

Baca Juga  Ketua BKOW Bali Tekankan Pentingnya Pendidikan Politik bagi Perempuan

“Saya pastikan investor Zhejiang Weiming yang menggarap proyek PSEL ini profesional dan memiliki pengalaman sukses di berbagai tempat. Kami juga memastikan seluruh proses mematuhi aturan hukum yang berlaku di Bali,” tegasnya.

Konjen Zhang mengatakan Tiongkok siap mendukung pengembangan Bali di sektor ekonomi kreatif, pertanian, perikanan, hingga transformasi digital.

Ia bahkan menyoroti potensi besar komoditas buah Bali di pasar Tiongkok, terutama manggis dan salak.

“Manggis Bali memiliki potensi ekspor yang sangat besar ke Tiongkok. Salak juga sangat diminati, bahkan masih kekurangan pasokan. Rasanya khas dan sangat disukai masyarakat Tiongkok,” ujarnya.

Selain perdagangan, Zhang juga menyinggung kerja sama sistem pembayaran digital antara Indonesia dan Tiongkok melalui QRIS yang menurutnya semakin memudahkan wisatawan dan transaksi lintas negara.

Ia turut mengundang Gubernur Koster untuk berkunjung ke Republik Rakyat Tiongkok, termasuk ke kota teknologi seperti Shenzhen, guna memperkuat kolaborasi investasi dan transformasi digital Bali.

Koster: Bali dan Tiongkok Punya Kedekatan Historis dan Kultural

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan Bali mendukung penuh penguatan hubungan Indonesia dan Tiongkok sebagaimana dijalin Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Tiongkok.

Menurut Koster, hubungan Bali dan Tiongkok telah berlangsung lama dan memiliki kedekatan secara historis maupun kultural.

“Di sejumlah tempat suci di Bali ada pemujaan terhadap dewa-dewi Tiongkok. Secara kultural, masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki nilai-nilai yang cukup mirip dengan budaya Tiongkok,” ujar Koster.

Ia menambahkan, wisatawan asal Tiongkok juga menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata Bali. Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok berada di posisi ketiga terbesar setelah Australia dan India.

Koster juga menegaskan komitmennya mengawal langsung pembangunan PSEL Bali yang akan dibangun bersama mitra asal Tiongkok, Zhejiang Weiming, setelah dipilih oleh Danantara Indonesia sebagai mitra proyek.

Baca Juga  Melalui Pergub No. 47/2019, Wagub Cok Ace Harapkan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Dimulai dari Hulu

“Saya memimpin langsung prosesnya bersama Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar untuk memastikan semuanya berjalan baik hingga peletakan batu pertama pada Juli mendatang,” katanya.

Menurutnya, saat ini proses finalisasi dokumen dan administrasi terus berjalan tanpa hambatan. Pematangan lahan juga tengah berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Karena ini pertama kali adanya PSEL berteknologi tinggi di Bali, saya mengawasi ketat seluruh prosesnya. Sesuai rencana, pengerjaan berlangsung selama 15 bulan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2027,” jelasnya.

Koster berharap fasilitas tersebut mampu mengatasi persoalan sampah di Denpasar dan Badung sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan modern.

Selain pengelolaan sampah, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan dan memperkuat keamanan wilayah melalui koordinasi bersama Polda Bali dan Kodam IX/Udayana.

Kagumi Deng Xiaoping

Di akhir pertemuan, Koster mengaku banyak belajar dari perkembangan Tiongkok yang kini menjadi salah satu negara paling berpengaruh di dunia, terutama dalam pembangunan teknologi dan industri.

“Saya mengikuti perkembangan Tiongkok hingga sekarang menjadi negara yang sangat progresif. Tiongkok bagi kami menjadi panduan dalam membangun. Secara pribadi saya sangat mengagumi sosok Deng Xiaoping,” kata Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Bali 2026

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung hadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026
PEMBINAAN: Ketua TP. PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Bali Tahun 2026 di SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, Dalung, Jumat (15/5) pagi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com –  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, Jalan Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Jumat (15/5) pagi.

Kegiatan pembinaan ini merupakan rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Bali Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Tim Penggerak PKK Provinsi Bali akan melaksanakan tiga jenis lomba, yakni lomba paduan suara, lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dan lomba memasak. Pembinaan menghadirkan langsung dewan juri dari masing-masing cabang lomba guna mematangkan persiapan peserta.

Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengatakan, kehadiran tim penilai HKG PKK Provinsi Bali menjadi suatu kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kegiatan pembinaan dan penilaian tidak hanya sekedar agenda rutin maupun perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana evaluasi, pembelajaran, serta pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda agar semakin adaptif, inovatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama baik Kabupaten Badung di tingkat Provinsi Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, perwakilan Kabupaten Badung dalam lomba tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yakni SMA Negeri 1 Kutuh untuk lomba senam, JB School untuk lomba paduan suara, dan SMK Triatma untuk lomba memasak.

Ny. Rasniathi juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan ajang tersebut sebagai momentum untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat persaudaraan antar generasi muda di Bali.

Baca Juga  Sinergi Pengendalian Inflasi Bali Jelang Akhir Tahun 2024

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026.

Ia menjelaskan, proses pendaftaran peserta lomba telah dilaksanakan pada 3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan pembinaan pada 27 Maret 2026 guna mempertajam persiapan peserta menjelang pelaksanaan lomba.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga mampu memberikan penampilan terbaik pada saat lomba,” katanya.

Adapun gladi bersih lomba memasak dan lomba senam dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026, sedangkan gladi paduan suara dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Pelaksanaan lomba akan digelar pada 2 Juli 2026, sementara pengumuman juara direncanakan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tanggal 24 Juli 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali, Ketua Tim Pembina HKG PKK Provinsi Bali beserta anggota, dewan juri, kepala sekolah perwakilan peserta lomba, serta para siswa-siswi peserta lomba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca