Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Cetak Sejarah Pemira Unud, Bawasra Unud 2023 Lakukan Pengurangan 1.154 Suara Sah

BALIILU Tayang

:

Bawasra Unud
DEKLARASI: Pada awal ketetapan peserta Pemilu Raya Mahasiswa (Pemira) Universitas Udayana (Unud), Badan Pengawas Pemilu Raya (Bawasra) Unud telah melakukan naskah deklarasi kampanye Pemira damai. (Foto: Hms Unud)

Badung, baliilu.com –  Pada awal ketetapan peserta Pemilu Raya Mahasiswa (Pemira) Universitas Udayana (Unud), Badan Pengawas Pemilu Raya (Bawasra) Unud telah melakukan naskah deklarasi kampanye pemira damai. Deklarasi tersebut mencakup 3 (tiga) poin penting yakni (1) Mewujudkan pemira yang langsung umum, bebas, rahasia, adil; (2) Melaksanakan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoaks tanpa politisasi sara, dan tanpa politik uang; dan (3) Melaksanakan kampanye Pemira Unud 2023, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Usai dibacakan poin-poin naskah deklarasi tersebut pada Jumat, 8 Desember 2023, para peserta pemira eksekutif nomor urut 1 dan 2 diminta untuk tidak mengumbar sisi negatif dan berfokus menampilkan hal-hal baik mengenai dirinya sendiri. Deklarasi kampanye pemira damai merupakan momentum penting sebagai sesama civitas akademika Universitas Udayana dan sebagai sesama peserta pemira eksekutif.

“Kampanye merupakan upaya untuk meyakinkan pemilih agar memilih peserta pemira eksekutif berdasarkan aspek positif dan keunggulan kompetitif yang dimiliki masing-masing peserta pemira, baik tim pemenangan atau pasangan Capres dan Cawapres BEM PM Universitas Udayana,” ujar Hakim Konstitusi MK Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum.

“Kedua pasangan peserta pemira eksekutif nomor urut 1 dan 2 tahun 2023 memiliki hubungan yang erat karena pernah bekerja bersama dalam satu kabinet dan periode yang sama. Mereka saling menganggap sebagai sahabat, memiliki pemahaman yang mendalam tentang program-program yang dijalankan, serta memiliki pengalaman yang secara keseluruhan menunjukkan keterlibatan aktif dalam Pemerintahan Mahasiswa Universitas Udayana. Dengan demikian, sindir-menyindir pastinya sedikit berkurang karena mereka mengetahui titik lemah dan titik kuat masing-masing. Dan yang terpenting, kami meyakini para pasangan capres-cawapres memiliki niat utama yang sama, (yaitu) untuk menjaga kedamaian Kampus Pewahyu Rakyat dan membangun Pulau Dewata serta Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini,” sambung Angelo Basario Marhaenis.

Baca Juga  Sambut HUT Ke-65 dan BK Ke-42, FIB Unud Gelar Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan Budaya

“Pada saat masa tenang, Bawasra Unud 2023 menerima 9 laporan dan 2 temuan serta menolak 1 laporan dikarenakan tidak memenuhi alat bukti,” ujar Sekretaris Bawasra Unud 2023, Anak Agung Ari Laksmi.

“Dalam pelaksanaan Pemira Universitas Udayana tahun ini, pada tanggal 2 Desember terdapat satu Laporan Dugaan Pelanggaran Pemira. Meskipun seharusnya memasuki masa tenang dan menjadi masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas Kampanye Pemira, namun pada 6 Desember 2023 terdapat satu laporan masuk dan diterima yang menjadikan awal mula Lonjakan Laporan dan Temuan. Pada tanggal 7 Desember 2023, terdapat dua Laporan Dugaan Pelanggaran Pemira dan dua Temuan Dugaan Pelanggaran Pemira. Bawasra membuka pengaduan proses pemira hingga pukul 14.00 Wita, tertanggal 8 Desember 2023 dan sejumlah lima perkara dan menolak satu perkara,” kata Ahmad Ghifari Zakaria sebagai Wakil Ketua Bawasra Unud 2023.

Hasil Putusan Sidang Tertutup dan Terbatas Universitas Udayana Tahun 2023. Pada No. Perkara 005/P/Bawasra. Unud/XII/2023, tentang pelanggaran pemira Bab XIV dengan hasil yakni mengabulkan permohonan dari Pihak Penggugat sepenuhnya, menghukum Tergugat dengan sanksi pengurangan suara sebanyak 20 persen dari hasil jumlah suara sah ditujukan kepada Bagas Rahmad Dewanto. Kemudian No. Perkara 006/P/Bawasra.Unud/XII/2023, tentang pelanggaran pemira Bab XIV dengan hasil yakni mengabulkan permohonan dari Pihak Penggugat sepenuhnya, menghukum Tergugat dengan sanksi pengurangan suara sebanyak 20 persen dari hasil jumlah suara sah pengurangan sebelumnya ditujukan kepada Jhon Lihardo Sipayung bersalah karena melakukan kampanye di masa tenang.

Peserta Pemira Nomor Urut 2 bertanggungjawab atas kesalahan dari Bagas Rahmad Dewanto dan Jhon Lihardo Sipayung. Adapun perkara lain digugurkan dikarenakan tidak dapat memenuhi alat bukti pada saat sidang tertutup dan terbatas Bawasra berlangsung.

Baca Juga  Unud Kukuhkan Delapan Guru Besar, Kini Seluruh Fakultas Punya Profesor

Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Suara dan Penetapan Pemenang Pemira Unud 2023 yang dilakukan oleh KPRM bertepatan dengan Hari Anti-Korupsi Sedunia. Hasil penghitungan peserta pemira eksekutif nomor urut 1 (I Wayan Tresna Suwardiana dan Ricardo Elim) jumlah perolehan suara sebanyak 4.788 dan peserta pemira eksekutif nomor urut 2 (Ahmad Adi Suryono dan Paskah Toga) jumlah perolehan suara sebanyak 3.206. Menindaklanjuti keputusan Bawasra Unud 2023, jumlah perolehan suara peserta pemira eksekutif nomor urut 2 dari 3.206 menjadi 2.565 dikarenakan pengurangan suara sebanyak 20 persen, lalu dikurangi pengurangan suara 20 persen kembali dari 2.565 menjadi 2.052, sehingga total pengurangan sebanyak 1.154 suara sah. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6197-Cetak-Sejarah-Pemira-Universitas-Udayana-Bawasra-Unud-2023-Lakukan-Pengurangan-1-154-Suara-Sah.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Dharma Wanita Persatuan Unud Ikuti Rakor Forum Silaturahmi DWP PTN Se-Indonesia

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Sambut HUT Ke-65 dan BK Ke-42, FIB Unud Gelar Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan Budaya

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Sambut HUT Ke-65 dan BK Ke-42, FIB Unud Gelar Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan Budaya

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca