Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Study Visit, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unud Kunjungi detikBali

BALIILU Tayang

:

kunjungan unud ke detikbali
STUDY VISIT: Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana, semester 5, pada Senin, 18 Desember 2023, saat melaksanakan study visit bertempat di Kantor detikBali, Renon, Denpasar Selatan. (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka pembelajaran dan pengaplikasian mata kuliah Manajemen Media, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana (FISIP Unud), semester 5, pada Senin, 18 Desember 2023, melaksanakan kegiatan study visit bertempat di Kantor detikBali, Renon, Denpasar Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui lebih mendalam terkait sistem media online dan perbedaannya dengan media-media konvensional yang ada.

Ketua panitia study visit melalui siaran pers mengatakan, adanya kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini, membuat tingkat konsumsi media menjadi sedikit bergeser ke media sosial serta media online, meskipun memang media-media konvensional seperti televisi, radio, maupun koran juga tidak sepenuhnya ditinggalkan oleh masyarakat. Salah satu media online yang saat ini sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah detikcom. Media detikcom sendiri juga memiliki media regional yang tersebar di daerah-daerah Indonesia, seperti salah satunya ialah daerah Bali.

Dikatakan, DetikBali merupakan regionalisasi dari detikcom yang berpusat di Jakarta, yang mulai beroperasi sejak tahun 2022. Adanya media detikBali ini, yakni untuk memuat berita-berita hiperlokal agar tidak terlalu Jakartasentris. Hal ini bukan berarti sebelumnya tidak terdapat pemberitaan mengenai muatan lokal Bali, tetapi dahulu jika terdapat berita lokal Bali, pihak kontributor harus melaporkan berita tersebut ke pusat terlebih dahulu dan kemudian baru diedit serta diunggah oleh detikcom yang berada di Jakarta. Dengan adanya detikBali ini, memudahkan mengakses serta mengetahui informasi dan berita lokal tidak hanya Bali, tetapi Nusa Tenggara Barat dan juga Nusa Tenggara Timur.

Adapun jenis-jenis rubrik yang diunggah pada media online detikBali sangat beragam, mulai dari berita, sepak bola, hukum dan kriminal, budaya, tempat wisata, kuliner, bisnis, histori kota, sosok, koleksi pilihan, seputar Nusa Tenggara, serta Bali Bungah. Rubrik yang ditampilkan pun juga ada yang terkemas dalam bentuk foto maupun video. Seperti media online pada umumnya, detikBali juga tentunya memiliki beberapa jenis artikel yang diunggah pada laman situsnya, seperti jenis hard news, soft news atau berita feature, serta artikel yang bersifat timeless atau queri. Contoh dari queri ini biasanya berbentuk list, seperti rekomendasi tempat wisata liburan di Bali akhir tahun, atau artikel-artikel seperti prakiraan cuaca, jadwal pesawat, ataupun kalender Bali.

Baca Juga  Tindak Lanjut Kerja Sama, FEB Unud Terima Kunjungan Magister Ilmu Ekonomi FEB Universitas Palangka

Kekuatan dari media online itu sendiri, lanjut panitia mengungkapkan, yakni terletak pada sifat aktualitasnya. Media online harus selalu up to date atau menginformasikan kejadian terkini, dan disebarkan secara cepat untuk ditayangkan hari itu juga. Walaupun berita yang ditayangkan harus cepat untuk diunggah, tetapi berita itu juga harus tetap akurat dan faktual, dengan tetap memenuhi kode etik jurnalistik. Dalam sebuah media online biasanya orientasinya cenderung pada peningkatan trafik, sehingga ditayangkan berita-berita yang sedang viral. Seperti yang diketahui, suatu perusahaan media bisa bertahan, dilihat dari banyaknya jumlah iklan-iklan yang masuk. Sehingga, apabila trafik dari media tersebut tinggi, maka akan mudah juga menarik pengiklan, dan perusahaan media juga akan mendapatkan keuntungan dari sana. Akan tetapi, bukan berarti media online hanya menayangkan berita viral saja dalam meraup keuntungan, tetapi tentunya harus memberikan berita-berita yang penting untuk diketahui oleh masyarakat luas.

Study visit yang dilakukan ke Kantor detikBali ini, sebut panitia, menambah wawasan serta pengetahuan baru mengenai media online. Dari media detikBali ini, terlihat media online memiliki sifat yang sangat dinamis. Berita atau informasi yang didapatkan harus diunggah secara cepat, karena sudah berbasis internet. Akan tetapi, hal ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa, media online tersebut melakukan pembaruan informasi (updating), apabila terdapat informasi tambahan atau ditambahkan penjelasan yang lebih lengkap dan terperinci. Hal inilah yang membedakannya dengan media konvensional pada umumnya. Media online pun tak luput dari adanya kekeliruan. Namun dalam hal ini, yang terpenting adalah bagaimana media tersebut melakukan pembaruan terhadap berita atau informasi yang keliru, sehingga tidak menimbulkan berita bohong atau hoax bagi pembaca. Semoga dengan adanya pembelajaran secara langsung ini, mampu membuka pemahaman mahasiswa mengenai sistem media online ini bekerja serta menambah pengalaman baru. (gs/bi)

Baca Juga  FK Unud dan FK Unram Gelar Rapat Persiapan Penandatanganan PKS Penelitian dan PKM

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hadiri Puncak Dies Natalis Ke-59 FEB Unud, Gubernur Koster Berharap Konsep Ekonomi Kerthi Bali Dikenalkan di Kampus

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026).
HADIRI DIES NATALIS FEB UNUD: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana yang berlangsung di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana yang berlangsung di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyinggung keberadaan Unud sebagai lembaga Pendidikan tinggi yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah Bali. “Pakar yang tergabung di Pemprov Bali sebagian dari Unud dan secara institusi maupun pribadi, saya dengan Bapak Rektor memiliki hubungan yang sangat baik, terus berkoordinasi untuk menyelaraskan kerja sama antara Pemprov dengan Unud,” ucapnya.

Ia menilai, Unud adalah salah satu perguruan tinggi top di Bali yang menjadi rujukan bagi wilayah Indonesia Timur. Selain itu, universitas ini juga membawa nama besar Udayana, raja yang sangat berpengaruh pada jamannya dan di bawah pemerintahan beliau, Bali mencapai masa keemasan. Saat dipercaya menjadi pemimpin, Gubernur Koster banyak mempelajari konsep para raja terdahulu dalam membangun Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Ini saya jadikan pedoman agar alam, manusia dan alam Bali tetap ajeg. Bali harus betul-betul dibangun sesuai dengan karakteristik dan potensi lokalnya. Ini yang sedang saya kerjakan dengan sangat serius melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun,” urainya.

Dijelaskan olehnya, Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun isinya sangat lengkap, berkaitan dengan segala aspek tentang kehidupan, baik alam, manusia maupun budaya yang semuanya harus hidup, tumbuh dan menjaga keterkaitan satu sama lain agar Bali terpelihara dengan baik.

Salah satu konsep yang menurutnya relevan dengan keberadaan FEB adalah Ekonomi Kerthi Bali dan sudah tertuang dalam sebuah buku. Ia yakin konsep ini sangat penting untuk diketahui oleh keluarga besar FEB Unud, baik kalangan dosen maupun mahasiswa.

Baca Juga  FISIP Unud-Bekraf Kota Denpasar Paparkan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Denpasar 2022-2026

“Saya berharap konsep ini dikenalkan di kampus karena sangat bagus, supaya pengetahuan yang kita bangun benar-benar menyentuh dan menyatu dengan karakter serta potensi daerah Bali. Saya siap memberi kuliah umum tentang Ekonomi Kerthi Bali di FEB,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Bali dua periode ini berharap Unud terus memberi kontribusi nyata untuk membangun Pulau Dewata. “Ini yang sangat saya harapkan, khususnya pada FEB yang genap berusia 59 tahun. Jadikan dies natalis menjadi momentum untuk bergerak maju agar FEB makin kuat, tangguh dan makin terkenal. Menjadi kebanggaan masyakarat Bali dan Indonesia,” pungkasnya.

Dekan FEB Unud Prof. Dr. Ni Putu Wiwin Setyari dalam sambutannya menyampaikan sejumlah capaian fakultas yang dipimpinnya. FEB Unud saat ini telah menjadi fakultas ekonomi terkemuka di wilayah Indonesia Timur dengan ribuan lulusan yang terserap di berbagai sektor. Capaian lainnya, 10 dari 12 prodi di FEB telah terakreditasi unggul. Menurut dia, capaian ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerja kolektif dan dukungan dari berbagai komponen.

Dalam momentum ini, Wiwin Setyari mengajak keluarga besar FEB memaknai tema Dies Natalis Empowering Collective Impact: Driving Change Beyond Limits, Together as One untuk menghasilkan dampak kolektif yang lebih nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap ini bukan hanya sekadar slogan tapi penegasan bahwa keunggulan dari kerja keras harus diterjemahkan dalam tindakan nyata hingga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya. Perayaan dies natalis FEB ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan Wiwin Setyari dan potongan pertama diserahkan kepada Gubernur Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Panitia Lomba Layang-layang Tak Profesional, Bupati Jembrana Kecewa Berat

Published

on

By

Bupati Tinjau Lomba Layang-layang
TINJAU LOMBA: Bupati Jembrana saat meninjau penyelenggaraan Lomba Layang-layang Jembrana yang berlangsung di Pantai Pengambengan pada Minggu (30/8). (Foto: jembranakab.go.id)

Jembrana, baliilu.com – Penyelenggaraan Lomba Layang-layang Jembrana yang berlangsung di Pantai Pengambengan pada Minggu (30/8) memicu gelombang kekecewaan mendalam dari para peserta (rare angon) hingga Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.

Event yang diselenggarakan oleh organisasi Kite Pelangi Jembrana tersebut dinilai gagal disajikan secara profesional akibat buruknya manajemen teknis, minimnya koordinasi, hingga ketidaktransparanan penilaian.

Padahal dengan kapasitas dan nama besar organisasi tersebut, Pelangi Jembrana dinilai seharusnya mampu menyuguhkan ajang berstandar tinggi yang profesional dan rapi.

Kondisi di lapangan menunjukkan minimnya persiapan panitia, atmosfer acara yang sepi, bentroknya jadwal dengan Denpasar Kite Festival, hingga sikap penyelenggara yang dinilai tidak profesional. Hal ini dinilai merugikan potensi pariwisata dan roda perekonomian UMKM lokal yang seharusnya berputar optimal melalui event budaya karena dinilai sepi. Padahal Pemkab Jembrana turut menggelontorkan anggaran untuk mendanai kegiatan tersebut.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara terpisah, Senin (31/8) turut menyampaikan kekecewaannya. Bahkan ia melihat langsung di lapangan saat meninjau acara dan menyerukan pembenahan menyeluruh.

“Pelaksanaannya sangat mengecewakan dan terkesan asal-asalan, tanpa persiapan yang matang. Bahkan event yang digarap komunitas kecil dengan anggaran lebih sedikit bisa dikemas jauh lebih baik dari ini. Ini harus jadi catatan sekaligus evaluasi total panitia,” tegas Kembang dikutip dari laman jembranakab.go.id.

Ia menegaskan agar seluruh organisasi di Jembrana lebih serius, transparan, dan bertanggung jawab dalam mengemas kegiatan di masa mendatang demi menjaga nama baik daerah.

Kekecewaan serupa juga dirasakan oleh peserta lainnya. Selain kendala teknis dan pengemasan acara yang buruk, proses penentuan juara oleh panitia dinilai mencederai sportivitas serta semangat kebersamaan para pecinta seni layang-layang Bali.

Baca Juga  Sidang Praperadilan Kasus SPI, 4 Saksi Ahli Sebut Penetapan Tersangka Korupsi SPI Unud Tak Sah

“Banyak kekecewaan yang terjadi, baik itu teknis sampai keputusan pengambilan juara yang dilakukan oleh pihak panitia. Kegaduhan ini sudah menimbulkan banyak kekecewaan, baik itu rare angon Jembrana dan rare angon Sarbagita,” ungkap salah satu peserta dari komunitas yang enggan disebut namanya.

Karena itu, ia mendesak Pemkab Jembrana meminta pengurus Pelangi Jembrana melakukan evaluasi menyeluruh agar seluruh organisasi di Jembrana lebih serius, transparan, dan bertanggung jawab dalam mengemas event daerah.

“Perlu ada evaluasi terhadap Ketua Pelangi Jembrana saat ini. Yang kita butuhkan sosok yang memiliki kapasitas serta komitmen tinggi untuk mengayomi asosiasi sehingga kami tetap merasa dinaungi serta diurus oleh asosiasi,” ujarnya.

Peserta juga berharap insiden ini menjadi momentum evaluasi agar penyelenggaraan event budaya di masa mendatang dikelola secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab demi mengayomi seluruh pecinta layang-layang di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sutjidra Pastikan Penuntasan Jalan Bukti-Tunjung, Progres Pengerjaan Lampaui Target

Published

on

By

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meninjau progres pengerjaan proyek peningkatan ruas Jalan Bukti-Tunjung, Selasa (1/9).
TINJAU PROYEK: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat meninjau langsung progres pengerjaan proyek peningkatan ruas jalan yang secara resmi bernama Jalan SP3 Jn. Bukti (Jalan Merak – Tunjung Br. Desa Tonggak), Selasa (1/9). (Foto: Hms Buleleng)  

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra memastikan penuntasan Jalan Bukti-Tunjung terus berlanjut sesuai rencana. Ia menyampaikan optimisme tersebut saat meninjau langsung progres pengerjaan proyek peningkatan ruas jalan yang secara resmi bernama Jalan SP3 Jn. Bukti (Jalan Merak – Tunjung Br. Desa Tonggak), Selasa (1/9).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sutjidra melihat perkembangan pekerjaan pada seksi satu ruas jalan yang menghubungkan wilayah Desa Bukti menuju Desa Tunjung. Pekerjaan utama berupa penghamparan aspal hotmix telah selesai, sementara saat ini pengerjaan memasuki tahap penyelesaian bahu jalan.

“Sekarang tinggal memasang bahu jalan, hamparan hotmix-nya sudah selesai. Nanti dilanjutkan untuk section dua,” ujar Sutjidra.

Menurut Sutjidra, kualitas pengerjaan jalan tersebut cukup baik, terutama dari sisi ketebalan aspal yang digunakan. Ia menyebut hasil pengerjaan saat ini lebih baik dibandingkan ruas yang sebelumnya telah dikerjakan di wilayah Desa Tunjung.

“Ini aspalnya cukup bagus, tebal. Lebih tebal dari yang di Tunjung pertama. Yang pertama mungkin sudah dicoba, ini hasil pengembangannya,” katanya.

Sutjidra menjelaskan, pekerjaan lanjutan Jalan Bukti-Tunjung pada tahun 2026 memiliki panjang sekitar 3 kilometer dengan nilai anggaran mencapai Rp 6,3 miliar. Pekerjaan tersebut tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan bahu jalan untuk memperkuat konstruksi dan menjaga ketahanan ruas jalan.

“Untuk proyeknya, selain badan jalan, ada bahu jalan dengan ukuran 1 meter dan setengah meter,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menyelesaikan tahap pertama peningkatan Ruas Jalan SP3 Jn. Bukti (Jalan Merak – Tunjung Br. Desa Tonggak) sepanjang sekitar 3,1 kilometer pada 2025 yang berlokasi di Desa Tunjung. Pembangunan bertahap ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menuntaskan akses jalan yang selama bertahun-tahun menjadi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Sidang Praperadilan Kasus SPI, 4 Saksi Ahli Sebut Penetapan Tersangka Korupsi SPI Unud Tak Sah

Terkait target penyelesaian pekerjaan lanjutan tahun 2026, Sutjidra menyebut proyek tersebut direncanakan rampung pada Oktober. Melihat progres pekerjaan di lapangan, ia optimistis pengerjaan dapat selesai sesuai jadwal bahkan lebih cepat.

“Targetnya 29 Oktober sudah harus selesai. Tapi melihat progresnya sekarang, harusnya sudah selesai. Kita optimistis ini selesai. Deviasinya sudah lebih dari 8 persen dari target,” ungkap Sutjidra.

Dengan proses penyelesaian proyek ini, Pemkab Buleleng berharap Jalan Bukti-Tunjung segera tuntas dan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat. Terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, serta mobilitas warga di wilayah Kecamatan Kubutambahan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca