Denpasar, baliilu.com – Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan pada Jumat, 23 Februari 2024 melantik sebanyak 25 pejabat struktural ITB STIKOM Bali periode 2024-2028 melalui SK Nomor 118/ITBSTIKOM/WDS/II/24 yang berlangsung di ruang aula Gedung ITB STIKOM Bali Renon Denpasar.
Hadir menyaksikan acara pelantikan tersebut yakni Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Pengurus Yayasan Widya Dharma Shanti yakni Ketua Yayasan Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, Ak. M.Si., Drs. Satria Dharma, dan Lilis Yuningsih, S.H., M.Kom.
Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan kepada media mengatakan bahwa rotasi, mutasi atau pergantian pejabat ini adalah hal yang wajar. Pergantian ini tujuannya untuk penyegaran organisasi dan kaderisasi. Menjaga eksistensi ITB STIKOM Bali menghadapi tantangan ke depan baik di antara pendidikan tinggi sendiri maupun juga dengan masyarakat yang begitu banyak perubahannya.
‘‘Sekarang para wakil rektornya sudah pada doktor (S3) semua, jadi ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja kami. Tentu saja dengan bimbingan dari bapak ibu, pengurus Yayasan,’’ ujar Dadang.

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan pada Jumat, 23 Februari 2024 melantik sebanyak 25 pejabat struktural ITB STIKOM Bali periode 2024-2028 di ruang aula Gedung ITB STIKOM Bali Renon Denpasar. (Foto: gs)
Sebelumnya, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dalam sambutannya mengatakan bahwa acara pelantikan dan pengukuhan pejabat baru di lingkungan ITB STIKOM Bali tentu merupakan satu kewajaran. Penggantian atau pengukuhan pimpinan birokrasi di lembaga ini merupakan dinamika yang semestinya terjadi karena memang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Bandem menyebutkan pelantikan dan pengukuhan ini tentunya untuk kepentingan perbaikan kinerja kita. Untuk kepentingan ITB STIKOM Bali agar lebih berperan dalam memberikan kontribusi bagi pengembangan IT, bisnis dan pemikiran-pemikiran secara nasional dan internasional.
ITB STIKOM Bali di usianya ke-22, kata Bandem sudah tentu membutuhkan sumber daya manusia, khususnya para pejabat yang memiliki kemampuan manajerial yang berwawasan luas, memiliki visi dan misi yang jelas dalam mengelola bidangnya masing-masing. ‘‘Kesanggupan dan kompetensi semacam itu disertai membangun kerja sama yang baik merupakan keniscayaan yang dibutuhkan oleh ITB STIKOM Bali dalam rangka mengukuhkan eksistensinya agar makin dekat pada cita-cita sebagai pendidikan tinggi IT, Bisnis, dan Budaya yang berkelas nasional dan internasional,‘‘ ujarnya.
Bandem menegaskan, salah satu tugas penting yang diberikan kepada pejabat baru ini ialah membantu rektor untuk meninjau kembali statuta, resntra, renov dan berbagai aspek lain yang berkaitan dengan MBKM, sesuai kebijakan Mendikbudristek RI.
Bandem mengungkapkan, yayasan ini adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2001 bergerak dalam bidang pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Bisnis dan berhasil mendirikan beberapa lembaga pendidikan diantaranya ITB STIKOM Bali, STTB Badung, SMK TI Bali Global di Kota Denpasar, Badung, Karangasem, Klungkung, LPBA dan beberapa kelompok grup ITB STIKOM Bali yang ada sekarang. ITB STIKOM Bali memiliki 3 kampus utama yaitu di Kota Denpasar, Jimbaran dan Abiansemal. ‘‘Kami juga memiliki kampus STTB di Kota Bandung yang mahasiswanya kini berjumlah 4.000 orang. Kampus ini segera dalam waktu singkat akan merubah status menjadi universitras teknologi Bandung atau UTB,‘‘ ujar Bandem.
ITB Stikom Bali sendiri memiliki sekitar 6.500 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Telah memiliki kerja sama secara internasional, dual degree dengan HELP University di Malaysia dan kampus di Prancis dan beberapa university lainnya yang sedang berlangsung sekarang.
‘‘Mewakili pimpinan saya mengucapkan selamat mengemban jabatan dan tugas bagi bapak ibu yang baru dilantik, semua dapat melaksanakan seluruh tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepada pejabat lama, yang digantikan saat ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tinggi atas jasa bapak ibu memimpin lembaga ini,‘‘ pungkasnya seraya menambahkan ITB Stikom Bali saat ini memiliki satu program studi baru yang dinamakan Prodi Bisnis Digital. Prodi ini memiliki 5 konsentrasi atau minat utama yaitu bisnis kuliner, bisnis perhotelan, bisnis seni pertunjukan, digital akutansi perpajakan dan pemasaran.
Dari 25 pejabat struktural yang dilantik diantaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Roy Rudolf Huizen, S.T., M.T.; Wakil Rektor II Bidang SDM, Umum dan Keuangan Dr. Ni Luh Putri Srinadi, S.E., M.M.Kom; Wakil Rektor III Bidang Pemasaran, Kemahasiswaan, Kerjasama dan Urusan Internasional Yudi Agusta, Ph.D; para kelompok ahli; para Dekan, para Direktur, dan para Ketua Program Studi. (gs/bi)