Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Tinjau Safari Kesehatan dan Donor Darah Serangkaian HUT Tagana Denpasar

BALIILU Tayang

:

safari kesehatan tagana denpasar
SAFARI KESEHATAN: Walikota Denpasar, I Gustu Ngurah Jaya Negara saat meninjau kegiatan Safari Kesehatan dan Donor Darah serangkaian HUT ke-20 Tagana Kota Denpasar, Jumat (22/3) bertempat di Wantilan Desa Adat Pohgading, Ubung Kaja. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Denpasar menggelar aksi sosial Safari Kesehatan dan Donor Darah di Wantilan Desa Adat Pohgading, Ubung Kaja, Jumat (22/3). Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian HUT ke-20 Tagana ini di tinjau langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Hal ini diharapkan mampu memberikan kedekatan pelayanan bagi masyarakat.

Tampak hadir mendampingi, Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, Camat Denpasar Utara, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yuswara dan unsur terkait lainnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengaapresiasi sinergitas Tagana Denpasar dan semua pihak dalam mendukung aksi sosial safari kesehatan dan donor darah. Tentunya, kegiatan ini sangat positif sebagai upaya mendukung peningkatan kesehatan masyarakat serta ketersediaan stok darah di Kota Denpasar.

“Tentu kami sangat memberikan apresiasi atas pelaksanaan aksi sosial safari kesehatan dan donor darah ini, hal ini tentu sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara, semoga dengan adanya donor darah ini dapat menjaga stok darah di Kota Denpasar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, mengatakan, sangat mengapresiasi atas peran aktif Tagana Kota Denpasar. Bagi pihaknya keberadaan Tagana sudah tidak perlu diragukan lagi, karena selama ini kiprahnya sangat terasa dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Laxmy Saraswaty berkata, di hari ulang tahun ke-20 ini, pihaknya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas darma bakti yang telah diberikan selama ini. Melalui kegiatan bakti sosial ini, ia berharap Tagana lebih dekat dengan masyarakat.

Sementara, Ketua Tagana Kota Denpasar, I Made Tara, mengatakan, anggota Tagana Kota Denpasar sampai saat ini berjumlah 75 orang. Pada kegiatan safari kesehatan kali ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, sosialisasi dan verifikasi keaktifan kartu BPJS Kesehatan bagi warga Ubung Kaja dan sekitarnya termasuk para pedagang pasar Poh gading.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Perayaan Natal MPUK Denpasar 2024

Dikatakannya, pelaksanaan Pemeriksaan kesehatan merupakan sinergitas bersama RSUD Wangaya dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Pemeriksaan mata gratis yanh nerupakan sinergi bersama John Fawcett foundation, Pemeriksaan THT untuk anak anak sekolah dasar, Fisioterapi dari yayasan perduli kemanusiaan Bali didukung oleh FK LKS Kota Denpasar, serta Donor darah dari PMI Kota Denpasar.

Selain itu, lanjut Made Tara, juga turut Sosialisasi kebencanaan dan kebakaran bersama PLN Denpasar di SD Negeri 3 Ubung, penyeraban bantuan sembako kepada Kube Simbar segara sebanyak 55 paket bantuan dari Tagana dan nantinya ada Susur mangrove dengan Tagana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bali Jagadhita VII 2026: Rangkaian Lomba Budaya dan Pangan Lokal Bali, serta Pemecahan Rekor MURI

Published

on

By

Bali Jagadhita
BALI JAGADHITA: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam penyelenggaraan lomba sebagai rangkaian agenda Bali Jagadhita VII 2026 pada 5–7 Juni 2026 di Mal Bali Galeria, Denpasar. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam penyelenggaraan lomba sebagai rangkaian agenda Bali Jagadhita VII 2026 pada 5–7 Juni 2026 di Mal Bali Galeria, Denpasar. Kegiatan lomba terdiri dari enam jenis yaitu Lomba Kreasi Kerajinan Tas Berbahan Purna Pakai, Lomba Merangkai Gebogan, Lomba Masak Serba Ikan (LMSI), Lomba Mewarnai, Lomba Melukis Motif Endek dengan Media Tote Bag Berbahan Ramah Lingkungan, dan Lomba Videografi.

Rangkaian lomba mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pelestarian budaya daerah dan pangan lokal Bali di berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Perhelatan lomba di hari pertama diawali oleh Lomba Kreasi Kerajinan Tas Berbahan Purna Pakai. Dengan semangat “Waste to Wonder: Kreasi Tas dari Limbah”, lomba ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah, khususnya limbah plastik, sebagai bahan baku alternatif dalam industri kerajinan. Dampak positif dari pengelolaan limbah yaitu terdapat peningkatan nilai tambah limbah melalui proses pengolahan menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomis.

Kegiatan ini juga mendukung implementasi kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Dengan demikian, produk tas berbahan limbah dapat dimanfaatkan sebagai alternatif tas belanja yang ramah lingkungan. Dalam penyelenggaraan lomba kreasi tas, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, khususnya dalam aspek rekomendasi peserta dan proses penjurian.

Selain itu, proses penjurian turut melibatkan pihak eksternal lain yaitu dari Institut Seni Indonesia Bali dan Bank Sampah Wastu Lestari. Peserta lomba terdiri dari dua puluh kelompok dari kabupaten dan kota di Provinsi Bali, masing-masing terdiri dari dua orang. Dewan juri mengungkapkan beberapa komponen utama penilaian: 1) Orisinalitas dan Budaya Bali; 2) Kreativitas Pemanfaatan Daur Ulang; 3) Fungsi dan Kenyamanan Tas; 4) Teknik dan Estetika; serta 5) Nilai Lingkungan dan Ekonomi Produk.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Vihara Satya Dharma Benoa

Semarak kegiatan lomba berlanjut di hari kedua dengan tiga jenis perlombaan, yaitu Lomba Merangkai Gebogan, Lomba Mewarnai, dan Lomba Masak Serba Ikan (LMSI). Lomba Merangkai Gebogan, sebagai salah satu sarana persembahan dalam pelaksanaan upacara keagamaan bagi umat Hindu di Bali, diselenggarakan dengan memanfaatkan buah lokal Bali sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong kreativitas, serta mengoptimalkan penggunaan hasil pertanian lokal dalam pembuatan Gebogan. Juri eksternal lomba ini terdiri dari dua seniman dan satu akademisi. Peserta lomba terdiri dari dua puluh kelompok yang berasal dari Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Wanita Hindu Dharma Indonesia, dan masyarakat umum.

Dalam pelaksanaannya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Kriteria penilaian utama lomba yaitu Kombinasi dan Keserasian Penataan, Kerapian dan Kebersihan, Penggunaan Bahan Lokal, Kreativitas, serta Ketepatan Waktu. Ni Luh Putu Wiwin Astari sebagai salah satu dewan juri lomba memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali atas inisiasi kegiatan ini.

”Saya sangat kagum melihat tangantangan terampil, ketelitian, kreativitas, dan semangat para peserta. Menilai Lomba Gebogan kemarin bukanlah hal yang mudah, karena kami tidak hanya melihat keindahan estetika dan keserasian komposisi media, tetapi juga harus menilai kesesuaian dengan pakem tradisi, sembari berpacu dengan waktu.” ujar Wiwin.

Masih di rangkaian lomba yang sama, Lomba Mewarnai Tingkat SD dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya sejak usia dini. Melalui tema “Ekspresi Budaya Bali dalam Ragam Warna”, kegiatan ini dirancang sebagai media edukatif yang memadukan seni visual dan budaya lokal melalui karakter bernama LAIK. Karakter ini merupakan perpaduan tiga ikon khas Bali yaitu, penyu, jalak bali, dan barong yang melambangkan kebijaksanaan dan keberlanjutan. LAIK diciptakan oleh seniman sekaligus juri lomba asal Kabupaten Gianyar, Dewa Raka Jana Nuraga. Pria yang akrab disapa Raka Jana merupakan pendiri HNS Creative Studio sekaligus sebagai salah satu UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Baca Juga  Penyalaan Api Suci Buka Gelaran Denfest Ke-18

Sebagai penutup lomba di hari kedua, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menghadirkan LMSI untuk menggugah semangat dan pengetahuan masyarakat untuk mengonsumsi ikan lokal Bali. LMSI memanfaatkan ikan tuna sirip biru sebagai bahan baku menu keluarga, menu balita, dan menu kudapan. Tim dewan juri LMSI berasal dari Bali Chef Community (BCC) serta Chef Hovit. Dalam kesempatan ini, terdapat juga sesi demonstrasi memasak dari Chef Manik sebagai top 9 Master Chef Indonesia season 12. Peserta lomba terdiri dari sembilan kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari dua orang peserta yang berasal dari tim PKK kabupaten/kota se-Provinsi Bali.

Demi mengoptimalkan animo masyarakat Bali terhadap agenda Bali Jagadhita VII 2026, puncak rangkaian lomba hari ketiga diakhiri oleh Lomba dan Pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Melukis Motif Endek dengan Media Tote Bag Berbahan Ramah Lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan inovasi untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda agar berperan dalam melestarikan kain endek Bali. Peserta lomba sebanyak 107 orang dengan tiga kategori yaitu 67 pelajar (SD, SMP, dan SMA), 22 mahasiswa, serta 18 peserta umum.

Dewan juri Lomba Melukis Motif Endek dengan Media Tote Bag Berbahan Ramah Lingkungan berasal dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, UPTD Rumah Kreatif Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Perajin UMKM Putri Mas, Perajin UMKM Tunjung Biru Gringsing, Perajin UMKM Agung Bali Collection.

Dr. Tjok Istri Ratna Cora S. S.Sn., M.Si. sebagai salah satu dewan juri lomba dari ISI Denpasar mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan menjadi bagian dari kesuksesan acara. ”Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik dalam melestarikan budaya Bali, khususnya kain Endek, dengan cara yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Saya melihat antusiasme dan kreativitas peserta yang luar biasa dalam mengangkat motif Endek melalui media ramah lingkungan.” tutur Tjok.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Hadiri Serangkaian ‘’Karya’’ di Banjar Abian Kapas Tengah

Dalam hal pemecahan rekor MURI, penyerahan piagam secara resmi dilakukan oleh Customer Relation Manager MURI, Lutvi Syah Pradana kepada Rudy Brando Hutabarat selaku Asisten Gubernur Bank Indonesia. Tak lengkap rasanya jika perlombaan Bali Jagadhita VII 2026 tanpa keberadaan Lomba Videografi. Kegiatan ini melibatkan insan kreatif dari berbagai kalangan untuk meliput beragam kegiatan Bali Jagadhita VII 2026. Dewan juri pada lomba ini yaitu Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha, S.S., M.Si sebagai sosok yang berpengalaman sebagai sutradara film dan dosen videografi di Institut Desain Bisnis Bali. Rangkaian lomba Bali Jagadhita VII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat masyarakat Bali dalam pelestarian budaya dan pangan lokal Bali. Harapan ke depan yaitu kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali serta berbagai mitra kerja dapat berlanjut, sehingga agenda Bali Jagadhita pada tahun-tahun selanjutnya semakin edukatif, inspiratif, dan penuh makna dengan mengedepankan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Resmi Buka PKB Tabanan 2026

Ribuan Seniman Siap Tampilkan Karya Terbaik Pada PKB XLVIII Bali

Loading

Published

on

By

Bupati Sanjaya
BUKA PKB TABANAN: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana Tabanan, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana Tabanan, Minggu (7/6). Kegiatan yang menjadi ruang ekspresi seni budaya masyarakat tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat yang tampak memadati area Garuda Wisnu Singasana sepanjang malam.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kabupaten Tabanan yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa beserta Ketua Gatriwara Kabupaten Tabanan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta Ketua DWP Kabupaten Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, para asisten Setda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta para camat se-Kabupaten Tabanan.

PKB Kabupaten Tabanan bertujuan memberikan ruang pentas sekaligus ajang uji coba bagi para seniman daerah sebelum tampil pada Pesta Kesenian Bali tingkat Provinsi Bali yang akan berlangsung di Taman Budaya Art Centre Denpasar pada 13 Juni hingga 12 Juli 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat Tabanan untuk menyaksikan secara langsung berbagai karya seni yang akan mewakili daerah di tingkat provinsi.

Kabupaten Tabanan tahun ini turut berpartisipasi dengan menampilkan 15 materi dari total 20 materi yang dipentaskan pada PKB Provinsi Bali. Materi tersebut terdiri atas 9 parade dan 6 kategori lomba yang melibatkan berbagai cabang seni tradisional Bali. Adapun kategori parade meliputi Gong Kebyar Anak-anak, Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, Pawai, Peragaan Busana, Joged Tradisi, Ngelawang, Pelegongan Klasik, dan Angklung Kebyar. Sementara kategori lomba terdiri atas Baleganjur, Barong Ket, Taman Penasar, Mewarnai, Mesatwa, serta Jantra Tradisi Bali.

Baca Juga  Pemkot Denpasar dan KPK RI Gelar Rakor Hadirkan Lintas Sektor

Sekitar 2.000 seniman terlibat dalam seluruh rangkaian persiapan PKB tahun ini. Berbagai materi telah dipersiapkan sejak Januari 2026 dan mendapatkan pembinaan intensif dari tim pembina Kabupaten Tabanan yang terdiri dari unsur seniman, akademisi seni, dan budayawan.

Bupati Sanjaya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Tabanan untuk menyaksikan pembukaan PKB. Menurutnya, kehadiran masyarakat yang memenuhi kawasan Garuda Wisnu Singasana menjadi bukti bahwa seni dan budaya masih memiliki tempat yang sangat istimewa di hati masyarakat Tabanan. “Masyarakat Tabanan yang hadir malam ini, baik dari Meliling, Dajan Peken, Selemadeg Barat dan wilayah lainnya, semuanya hadir memenuhi Lapangan Garuda Wisnu Singasana yang megah ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, bahwa PKB Kabupaten Tabanan merupakan wahana bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mendukung perkembangan seni budaya daerah. Pelaksanaan PKB tingkat kabupaten sebelum penyelenggaraan PKB Provinsi Bali dinilai menjadi kesempatan penting bagi para seniman untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Sanjaya berharap pelaksanaan PKB Kabupaten Tabanan ke depan dapat berlangsung lebih lama. Selain memberikan ruang yang lebih luas bagi para seniman dan pecinta seni, perhelatan budaya tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Kalau bisa tahun depan lebih panjang lagi pelaksanaannya. Bukan hanya dicintai oleh para pecinta seni di Tabanan, tetapi juga memberikan dampak bagi UMKM dan masyarakat kecil yang menikmati perputaran ekonomi dari festival ini,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Ni Luh Nyoman Sri Suryati, dalam laporannya menyampaikan, bahwa PKB Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026, bertempat di Taman Bung Karno, Garuda Wisnu Singasana Tabanan. Selain menyajikan berbagai pertunjukan seni, kegiatan ini juga diramaikan oleh UMKM, kuliner, kerajinan, dan pelaku ekonomi kreatif yang turut meramaikan jalannya festival budaya tersebut.

Baca Juga  Pemkot Denpasar akan Bangun SJUT Tahun Ini

Sri Suryati menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan atas dukungan dan arahan yang diberikan sehingga PKB Kabupaten Tabanan dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah kreativitas para seniman sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. “Kami berharap pelaksanaan PKB Kabupaten dapat membangkitkan kreativitas seni para seniman Tabanan dan memutar roda perekonomian rakyat Tabanan untuk memperkokoh Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” pungkasnya.

Malam itu, panggung Garuda Wisnu Singasana menampilkan tiga duta seni Kabupaten Tabanan yang akan berlaga di PKB Provinsi Bali 2026, yakni Gong Kebyar Wanita, Sekaa Gong Istri Kesarin Mesari 108 yang membawakan Tari Kreasi Semara Ratih, dilanjutkan dengan Gong Kebyar Anak-anak, Sanggar Seni Iswara Murthi dengan pementasan Dolanan Mekekua-kekuaan, serta Gong Kebyar Dewasa oleh Sekaa Gong Suara Kencana yang menampilkan Fragmen Tari Amukti Jayaning Singasana. Penampilan tersebut sukses memukau dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati area pertunjukan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Cari 2 Korban Anak-anak Terseret Arus di Pantai Kuta

Published

on

By

bocah terseret arus di Pantai Kuta
Tim SAR saat melakukan pencarian korban terseret arus di Pantai Kuta. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Dua bocah terseret arus di Pantai Kuta, Kabupaten Badung saat bermain bola pada Minggu sore, sekitar pukul 18.05 Wita. Sesaat sebelum kejadian mereka sedang bermain bola di bibir pantai, beberapa kali bolanya terlempar ke laut, namun nahas saat sedang mengambil bola korban terseret ombak dan menghilang.

Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 18.50 Wita dari bapak Asad. Diketahui identitas korban atas nama Airlangga Andrianto (13 tahun) dan Noval Aditya Saputra (8 tahun), keduanya bertempat tinggal di Jalan Mataram, Kuta.

Malam itu diberangkatkan 6 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menuju lokasi. Terkendala dengan jarak pandang yang terbatas, upaya pencarian kemarin malam dilakukan dengan penyisiran sepanjang pantai. Hingga pukul 22.00 Wita hasil pencarian masih nihil.

Pagi ini SRU darat dan SRU laut kembali digerakkan dengan menurunkan 1 unit rubber boat. Sementara itu Balawista Kuta melakukan penyisiran menggunakan 1 unit jetski. SRU darat penyisiran ke arah selatan sejauh kurang lebih 1 KM. Rencana operasi SAR hari ke dua akan menyisiri seputar lokasi kejadian seluas 3 NM2 oleh SRU laut.

Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta, Polairud Polresta Denpasar, Babinpotmar, Balawista Kuta, Banser, BRC, pihak keluarga dan masyarakat setempat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Walikota Jaya Negara dan Para Delegasi Asia Pasifik Ikuti Yoga Bersama Serangkaian CityNet Excom Meeting Ke-45
Lanjutkan Membaca