Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Jagadhita VII 2026: Rangkaian Lomba Budaya dan Pangan Lokal Bali, serta Pemecahan Rekor MURI

BALIILU Tayang

:

Bali Jagadhita
BALI JAGADHITA: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam penyelenggaraan lomba sebagai rangkaian agenda Bali Jagadhita VII 2026 pada 5–7 Juni 2026 di Mal Bali Galeria, Denpasar. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam penyelenggaraan lomba sebagai rangkaian agenda Bali Jagadhita VII 2026 pada 5–7 Juni 2026 di Mal Bali Galeria, Denpasar. Kegiatan lomba terdiri dari enam jenis yaitu Lomba Kreasi Kerajinan Tas Berbahan Purna Pakai, Lomba Merangkai Gebogan, Lomba Masak Serba Ikan (LMSI), Lomba Mewarnai, Lomba Melukis Motif Endek dengan Media Tote Bag Berbahan Ramah Lingkungan, dan Lomba Videografi.

Rangkaian lomba mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pelestarian budaya daerah dan pangan lokal Bali di berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Perhelatan lomba di hari pertama diawali oleh Lomba Kreasi Kerajinan Tas Berbahan Purna Pakai. Dengan semangat “Waste to Wonder: Kreasi Tas dari Limbah”, lomba ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah, khususnya limbah plastik, sebagai bahan baku alternatif dalam industri kerajinan. Dampak positif dari pengelolaan limbah yaitu terdapat peningkatan nilai tambah limbah melalui proses pengolahan menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomis.

Kegiatan ini juga mendukung implementasi kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Dengan demikian, produk tas berbahan limbah dapat dimanfaatkan sebagai alternatif tas belanja yang ramah lingkungan. Dalam penyelenggaraan lomba kreasi tas, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, khususnya dalam aspek rekomendasi peserta dan proses penjurian.

Selain itu, proses penjurian turut melibatkan pihak eksternal lain yaitu dari Institut Seni Indonesia Bali dan Bank Sampah Wastu Lestari. Peserta lomba terdiri dari dua puluh kelompok dari kabupaten dan kota di Provinsi Bali, masing-masing terdiri dari dua orang. Dewan juri mengungkapkan beberapa komponen utama penilaian: 1) Orisinalitas dan Budaya Bali; 2) Kreativitas Pemanfaatan Daur Ulang; 3) Fungsi dan Kenyamanan Tas; 4) Teknik dan Estetika; serta 5) Nilai Lingkungan dan Ekonomi Produk.

Baca Juga  Talk Show Perempuan Baligivation 2025 Digelar

Semarak kegiatan lomba berlanjut di hari kedua dengan tiga jenis perlombaan, yaitu Lomba Merangkai Gebogan, Lomba Mewarnai, dan Lomba Masak Serba Ikan (LMSI). Lomba Merangkai Gebogan, sebagai salah satu sarana persembahan dalam pelaksanaan upacara keagamaan bagi umat Hindu di Bali, diselenggarakan dengan memanfaatkan buah lokal Bali sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong kreativitas, serta mengoptimalkan penggunaan hasil pertanian lokal dalam pembuatan Gebogan. Juri eksternal lomba ini terdiri dari dua seniman dan satu akademisi. Peserta lomba terdiri dari dua puluh kelompok yang berasal dari Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Wanita Hindu Dharma Indonesia, dan masyarakat umum.

Dalam pelaksanaannya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Kriteria penilaian utama lomba yaitu Kombinasi dan Keserasian Penataan, Kerapian dan Kebersihan, Penggunaan Bahan Lokal, Kreativitas, serta Ketepatan Waktu. Ni Luh Putu Wiwin Astari sebagai salah satu dewan juri lomba memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali atas inisiasi kegiatan ini.

”Saya sangat kagum melihat tangantangan terampil, ketelitian, kreativitas, dan semangat para peserta. Menilai Lomba Gebogan kemarin bukanlah hal yang mudah, karena kami tidak hanya melihat keindahan estetika dan keserasian komposisi media, tetapi juga harus menilai kesesuaian dengan pakem tradisi, sembari berpacu dengan waktu.” ujar Wiwin.

Masih di rangkaian lomba yang sama, Lomba Mewarnai Tingkat SD dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya sejak usia dini. Melalui tema “Ekspresi Budaya Bali dalam Ragam Warna”, kegiatan ini dirancang sebagai media edukatif yang memadukan seni visual dan budaya lokal melalui karakter bernama LAIK. Karakter ini merupakan perpaduan tiga ikon khas Bali yaitu, penyu, jalak bali, dan barong yang melambangkan kebijaksanaan dan keberlanjutan. LAIK diciptakan oleh seniman sekaligus juri lomba asal Kabupaten Gianyar, Dewa Raka Jana Nuraga. Pria yang akrab disapa Raka Jana merupakan pendiri HNS Creative Studio sekaligus sebagai salah satu UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Baca Juga  BI Bali Apresiasi Pemkab Buleleng Implementasi KKI di Seluruh Perangkat Daerah

Sebagai penutup lomba di hari kedua, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menghadirkan LMSI untuk menggugah semangat dan pengetahuan masyarakat untuk mengonsumsi ikan lokal Bali. LMSI memanfaatkan ikan tuna sirip biru sebagai bahan baku menu keluarga, menu balita, dan menu kudapan. Tim dewan juri LMSI berasal dari Bali Chef Community (BCC) serta Chef Hovit. Dalam kesempatan ini, terdapat juga sesi demonstrasi memasak dari Chef Manik sebagai top 9 Master Chef Indonesia season 12. Peserta lomba terdiri dari sembilan kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari dua orang peserta yang berasal dari tim PKK kabupaten/kota se-Provinsi Bali.

Demi mengoptimalkan animo masyarakat Bali terhadap agenda Bali Jagadhita VII 2026, puncak rangkaian lomba hari ketiga diakhiri oleh Lomba dan Pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Melukis Motif Endek dengan Media Tote Bag Berbahan Ramah Lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan inovasi untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda agar berperan dalam melestarikan kain endek Bali. Peserta lomba sebanyak 107 orang dengan tiga kategori yaitu 67 pelajar (SD, SMP, dan SMA), 22 mahasiswa, serta 18 peserta umum.

Dewan juri Lomba Melukis Motif Endek dengan Media Tote Bag Berbahan Ramah Lingkungan berasal dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, UPTD Rumah Kreatif Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Perajin UMKM Putri Mas, Perajin UMKM Tunjung Biru Gringsing, Perajin UMKM Agung Bali Collection.

Dr. Tjok Istri Ratna Cora S. S.Sn., M.Si. sebagai salah satu dewan juri lomba dari ISI Denpasar mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan menjadi bagian dari kesuksesan acara. ”Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik dalam melestarikan budaya Bali, khususnya kain Endek, dengan cara yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Saya melihat antusiasme dan kreativitas peserta yang luar biasa dalam mengangkat motif Endek melalui media ramah lingkungan.” tutur Tjok.

Baca Juga  Balinomics: BI Bali Paparkan Outlook Ekonomi dan Pariwisata Bali, Dukung Program Pemerintah

Dalam hal pemecahan rekor MURI, penyerahan piagam secara resmi dilakukan oleh Customer Relation Manager MURI, Lutvi Syah Pradana kepada Rudy Brando Hutabarat selaku Asisten Gubernur Bank Indonesia. Tak lengkap rasanya jika perlombaan Bali Jagadhita VII 2026 tanpa keberadaan Lomba Videografi. Kegiatan ini melibatkan insan kreatif dari berbagai kalangan untuk meliput beragam kegiatan Bali Jagadhita VII 2026. Dewan juri pada lomba ini yaitu Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha, S.S., M.Si sebagai sosok yang berpengalaman sebagai sutradara film dan dosen videografi di Institut Desain Bisnis Bali. Rangkaian lomba Bali Jagadhita VII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat masyarakat Bali dalam pelestarian budaya dan pangan lokal Bali. Harapan ke depan yaitu kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali serta berbagai mitra kerja dapat berlanjut, sehingga agenda Bali Jagadhita pada tahun-tahun selanjutnya semakin edukatif, inspiratif, dan penuh makna dengan mengedepankan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat

Published

on

By

Suahasil Nazara Beri Keterangan Usai Dilantik jadi Menkeu
BERI KETERANGAN: Suahasil Nazara memberikan keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkapnya.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” lanjut Suahasil.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional. Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen.

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.

Suahasil turut menekankan pentingnya komunikasi publik yang dapat dipercaya dalam pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, kredibilitas APBN harus dibangun tidak hanya melalui kebijakan yang sehat, tetapi juga melalui komunikasi yang konsisten kepada masyarakat.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Terkait efisiensi, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi APBN tidak semata-mata dimaknai sebagai pemotongan belanja. Efisiensi harus memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Dukungan Gubernur Bali Perkuat KUPVA BB Berizin untuk Pariwisata Bali Berkualitas

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.

Dalam mengemban amanah barunya, Suahasil turut memastikan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat terus berjalan secara berkesinambungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah janji jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Pelantikan Menkeu Suahasil dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, para menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dukungan Gubernur Bali Perkuat KUPVA BB Berizin untuk Pariwisata Bali Berkualitas
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Beasiswa hingga ke China, SMAN 1 Sukasada Buka Lebih Banyak Peluang bagi Siswa Raih Masa Depan

Published

on

By

Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada
Suasana pembelajaran bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada, Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Memasuki usia ke-24, SMA Negeri 1 Sukasada terus membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk meraih masa depan. Tidak hanya melalui prestasi akademik, sekolah juga menghadirkan beasiswa, penguatan bahasa asing, pelatihan keterampilan, hingga peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Sukasada dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari momentum HUT ke-24 sekolah yang mengusung harmoni antara budaya, pendidikan, dan tuntutan zaman.

Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah beasiswa prestasi bagi siswa berprestasi dari jenjang SMP. Program ini memberikan pembebasan biaya pendidikan bagi siswa yang berhasil meraih predikat juara umum di sekolah asal.

Juara umum pertama mendapatkan beasiswa selama tiga tahun, juara umum kedua selama dua tahun, sedangkan juara umum ketiga memperoleh beasiswa selama satu tahun.

Kepala SMAN 1 Sukasada, Putu Suardana, S.Pd.,M.Pd, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar budaya berprestasi tumbuh sejak jenjang pendidikan sebelumnya.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada siswa agar terus berprestasi. Prestasi akademik harus mendapat apresiasi, sehingga mereka semakin semangat belajar dan berkembang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9).

Menurutnya, sekolah tidak ingin membatasi kesempatan siswa hanya pada prestasi akademik. Potensi di bidang olahraga, seni, budaya, maupun keterampilan juga terus dikembangkan.

Hal tersebut menjadi bagian dari konsep pendidikan yang ingin dibangun SMAN 1 Sukasada, yakni tetap berakar pada budaya lokal namun mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Anak-anak yang datang ke SMA Negeri 1 Sukasada memang memiliki jiwa budaya dan olahraga yang kuat. Itu yang kami gali kembali. Prestasi yang sudah ada kami kemas dengan sentuhan modern, sehingga budaya tetap hidup tetapi anak-anak juga siap menghadapi tuntutan global,” jelasnya.

Baca Juga  Bi Bali Bersama Pemprov Bali Dorong Inovasi Digital Wujudkan Bali Sebagai Pusat Teknologi & Industri Kreatif

Peluang siswa untuk menatap dunia global juga diperkuat melalui pembelajaran bahasa asing, salah satunya bahasa Mandarin. Program tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Undiksha dan Harbin University.

Siswa mendapatkan pembelajaran bersama native speaker dan saat ini telah memasuki pembelajaran bahasa Mandarin level dua yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Yang menarik, penguatan bahasa Mandarin tersebut tidak hanya bertujuan menambah kemampuan komunikasi siswa, tetapi juga membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke China melalui jalur beasiswa.

“Tahun ini anak-anak baru masuk ke level dua. Kami berharap dan berdoa semoga ada yang mampu menembus China melalui peluang beasiswa tersebut,” ujarnya.

Selain membuka peluang pendidikan ke luar negeri, sekolah juga memberikan perhatian terhadap siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui program beasiswa subsidi silang, siswa dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen selama tiga tahun.

Sebelum bantuan diberikan, sekolah terlebih dahulu melakukan survei terhadap kondisi ekonomi keluarga. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 38 siswa telah menerima bantuan tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari upaya sekolah memastikan kondisi ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Tidak berhenti pada pendidikan akademik, SMAN 1 Sukasada juga membekali siswa dengan keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja. Sekolah menggandeng lembaga pelatihan pariwisata H2B untuk memberikan pelatihan di bidang culinary, housekeeping, hospitality, dan bartender.

Siswa mengikuti delapan kali pelatihan teori di sekolah dan empat kali praktik langsung di industri. Setelah mengikuti uji kompetensi, siswa memperoleh sertifikat keterampilan sebagai nilai tambah ketika melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Beberapa siswa kami sudah diterima bekerja di restoran dan penginapan berbekal sertifikat keterampilan yang mereka peroleh dari program ini,” jelasnya.

Baca Juga  Program GNPIP Diharapkan Bangun Ekosistem Pangan Bali yang Tangguh dan Berdaya Saing

Beragam program tersebut menunjukkan bahwa SMAN 1 Sukasada berupaya memberikan lebih banyak pilihan masa depan bagi siswanya. Ada jalan melalui prestasi, ada kesempatan melalui beasiswa, ada peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, serta ada bekal keterampilan bagi siswa yang ingin langsung memasuki dunia kerja.

Putu Suardana menegaskan, sekolah akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki siswa maupun guru agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pendidikan.

“Kami ingin memunculkan sekecil apa pun sumber daya yang ada, baik dari anak-anak maupun guru. Semua potensi itu kami kembangkan agar anak-anak memiliki bekal yang kuat untuk masa depannya,” tegasnya.

Memasuki usia ke-24, SMAN 1 Sukasada ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk memilih jalannya sendiri. Dengan tetap berpijak pada budaya lokal, sekolah terus membuka pintu menuju prestasi, keterampilan, perguruan tinggi, hingga peluang pendidikan di tingkat global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca